Penerimaan dan Penolakan Keluarga terhadap Transpuan Anggota Yayasan Pesona Jakarta dalam Perspektif IPARTheory

  • Tommy Tindo Universitas Persada Indonesia Y.A.I
Keywords: transpuan, keluarga, penerimaan, penolakan, IPARTheory

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman penerimaan dan penolakan keluarga terhadap transpuan menggunakan kerangka IPARTheory. Metode yang digunakan adalah kualitatif cross-sectional melalui wawancara semi-terstruktur terhadap lima transpuan anggota Yayasan Pesona Jakarta. Data dianalisis dengan directed qualitative content analysis berdasarkan empat kategori: Warmth-Affection, Hostility-Aggression, Indifference-Neglect, dan Undifferentiated Rejection. Hasil menunjukkan bahwa Warmth-Affection paling dominan, yaitu 74 item atau 60,16% dari 123 item ekspresi aktual. Temuan ini menunjukkan bahwa keluarga dapat menjadi ruang penerimaan, perlindungan, dan dukungan, meskipun penerimaan sering kali masih bersifat ambivalen dan dimediasi oleh norma moral, ikatan darah, ekonomi, religiusitas, serta rasa malu sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman keluarga transpuan bersifat berlapis, tidak dikotomis, dan berubah dari waktu ke waktu.
Kata kunci : transpuan; keluarga; penerimaan; penolakan; IPARTheory

Published
2026-06-02