Kondisi Psikososial Usia Lanjut pada Komunitas Pelita di Pondok Jagung, Tangerang Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi psikososial usia lanjut pada Komunitas Pelita di Perumahan
Pondok Jagung RT 04 RW 04, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan metode observasi dan wawancara terstruktur terhadap 20 partisipan usia lanjut yang berusia 60 tahun ke
atas, penelitian ini mengeksplorasi enam dimensi psikososial: goal directedness, meaningfulness, future
orientation, personal value/contribution, emotional loneliness, dan social loneliness. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sebagian besar usia lanjut masih aktif secara sosial dan mengarah pada kondisi ego integrity (Erikson),
ditandai dengan rasa syukur, penerimaan diri, dan kebermaknaan hidup. Namun, terdapat kerentanan emosional
berupa kerinduan terhadap keluarga yang tinggal jauh. Temuan ini selaras dengan Activity Theory (Havighurst)
yang menekankan pentingnya keterlibatan sosial berkelanjutan, serta teori kebutuhan Maslow mengenai rasa
memiliki dan penghargaan. Kegiatan sosial berbasis komunitas terbukti efektif sebagai intervensi psikologis nonklinis
yang promotif dalam mendukung kesejahteraan psikologis usia lanjut.
Kata kunci: usia lanjut, kondisi psikososial, kesejahteraan psikologis, dukungan sosial, komunitas, Interaksi Sosial Rekreatif