Gambaran Psychological Well-Being pada Komunitas Usia Lanjut di Panti Wreda Husnul Khotimah Tangerang

  • Andry Yanti Universitas Paramadina
  • Anjani Arum Safitri Universitas Paramadina
  • Fitria Rahayu Universitas Paramadina
  • Aneuke Yu’dzia Mirzalline Universitas Paramadina
  • Azzahra Tsabitha Universitas Paramadina
Keywords: psychological well-being, lanjut usia, panti wreda, active aging, inactive aging, spiritualitas

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menggambarkan psychological well-being seluruh 27 penghuni Panti Wreda Husnul Khotimah, Tangerang, berusia 60-100 tahun, menggunakan kerangka enam dimensi Ryff (1989). Data dikumpulkan melalui tiga metode: (1) Focus Group Discussion (FGD) dengan 10 lansia kelompok active aging berfokus pada eksplorasi keenam dimensi psychological well-being; (2) observasi perilaku non-verbal terstruktur pada 17 lansia kelompok inactive aging yang dikategorisasi dalam empat tingkat kesehatan; serta (3) wawancara mendalam dengan tiga pengurus panti. Data FGD dianalisis menggunakan analisis tematik refleksif (Braun & Clarke, 2023); triangulasi sumber dilakukan untuk memperkuat validitas. Hasil menunjukkan bahwa pada kelompok active aging, dimensi penerimaan diri, hubungan positif, dan tujuan hidup berada pada level tinggi ditopang spiritualitas, kohesi sosial antarsesama penghuni, serta aktivitas berkebun dan memasak bersama; sementara otonomi berada pada level rendah akibat keterbatasan struktural sistem pengelolaan panti. Pada kelompok inactive aging, profil psychological well-being bervariasi dari sedang-tinggi (Tingkat Kesehatan I) hingga tidak dapat dinilai penuh (Tingkat Kesehatan IV). Spiritualitas dan kualitas relasi sosial merupakan faktor protektif yang konsisten lintas kelompok.
Kata kunci: psychological well-being, lanjut usia, panti wreda, active aging, inactive aging, spiritualitas

Published
2026-12-03