Risiko Penyakit Pasca-Banjir di Sumatera: Studi Literatur Perspektif Kesehatan Masyarakat dan Fiqih Kesehatan

  • Muhammad Zali, Lc, M.H.I Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Adzra Muzhaffirah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Mutiara Rengganis Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • T. Magda Chaisyara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Liza Adilia Pury Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Nazwa Aqela Saragih Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Nanda Liana Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Keywords: banjir, penyakit pasca banjir, kesehatan masyarakat, fiqih kesehatan

Abstract

Banjir adalah bencana yang langsung memengaruhi kesehatan warga di Indonesia, terutama di daerah Sumatera. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko penyakit setelah banjir dari sudut pandang kesehatan masyarakat dan prinsip fiqih kesehatan. Metode yang dipakai adalah analisis literatur terhadap artikel ilmiah, buku, dan dokumen resmi pemerintah. Pengkajian isi dilakukan untuk mengenali jenis penyakit yang paling umum, faktor-faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa diambil. Temuan kajian menunjukkan bahwa penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan diare menjadi isu utama setelah banjir, disebabkan oleh sanitasi yang buruk, air yang terkontaminasi, dan kurangnya akses ke layanan kesehatan. Meskipun masyarakat mempunyai pengetahuan, hal tersebut belum diimbangi dengan tindakan pencegahan yang efektif. Penggabungan pendidikan kesehatan yang berbasis komunitas dengan prinsip fiqih terkait bencana memiliki peran penting dalam mengurangi risiko penyakit dan memperkuat ketahanan masyarakat setelah kejadian bencana.
Kata Kunci: banjir, penyakit pasca banjir, kesehatan masyarakat, fiqih kesehatan.

Published
2025-11-30