DINAMIKA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) AMNINO BUTIN DI DESA OEBOLA, KECAMATAN FATULEU, KABUPATEN KUPANG DALAM PROGRAM REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN
Abstract
Pengelolaan hutan dan lahan yang keliru dapat memicu dampak negatif seperti penggundulan hutan
dan penurunan kualitas tutupan lahan. Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah menginisiasi Program
Rehabilitasi Hutan dan Lahan melalui kegiatan reboisasi dan penghijauan. Keberhasilannya sangat
dipengaruhi oleh partisipasi aktif dan dinamika Kelompok Tani Hutan sebagai pelaksana di tingkat
tapak. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik individu anggota, (2) gambaran
pelaksanaan program Rehabilitasi Hutan dan Lahan, (3) tingkat dinamika kelompok pada Kelompok
Tani Hutan Amnino Butin di Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, serta (4)
menganalisis hubungan yang signifikan antara karakteristik individu (usia dan tingkat pendidikan)
dengan dinamika kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed
methods) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus terhadap seluruh
anggota Kelompok Tani Hutan Amnino Butin yang berjumlah 37 orang, sedangkan analisis hubungan
antarvariabel diuji menggunakan analisis statistik non-parametrik Uji Korelasi Rank Spearman
bantuan IBM Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
karakteristik anggota Kelompok Tani Hutan didominasi oleh kelompok usia produktif 41–50 tahun
dengan latar belakang pendidikan formal mayoritas lulusan SD dan SMP. Pelaksanaan program
Rehabilitasi Hutan dan Lahan yang mengelola lahan seluas 50 ha di Kawasan Hutan Lindung Sisimeni
Sanam blok Butin telah berjalan secara sistematis melalui tiga tahapan utama yang terukur, yaitu
perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Secara akumulatif, tingkat dinamika
Kelompok Tani Hutan Amnino Butin berada pada kategori tinggi tergolong dinamis dengan nilai ratarata
total sebesar 133, di mana tujuh indikator dinamika kelompok berada pada kategori tinggi dan
hanya indikator tekanan kelompok yang berada pada kategori rendah. Hasil uji korelasi Rank
Spearman membuktikan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia maupun tingkat
pendidikan dengan tingkat dinamika kelompok pada Kelompok Tani Hutan Amnino Butin.
Kata Kunci: dinamika kelompok, kelompok tani hutan, karakteristik individu, rehabilitasi hutan dan lahan.

