STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DESA NOEBESI, KECAMATAN NUNBENA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

  • Marfind Imanuella Orinald Nggadas Nalle Universitas Nusa Cendana
  • Astin E. Mau Universitas Nusa Cendana
  • Yusratul Aini Universitas Nusa Cendana
  • Nixon Rammang Universitas Nusa Cendana
Keywords: Etnobotani, Tumbuhan Obat, Desa Noebesi, Status Konservasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan, bagian tumbuhan yang digunakan, serta cara pemanfaatannya oleh masyarakat Desa Noebesi, Kecamatan Nunbena, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, serta identifikasi tumbuhan, dan dianalisis secara deskriptif kualitatif serta kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 36 jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan secara turun-temurun oleh masyarakat. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun (43%), dengan habitus yang didominasi oleh pohon (61%), dan habitat terbanyak ditemukan di kebun (45%). Cara pengolahan yang paling umum dilakukan adalah dengan merebus bagian tumbuhan lalu meminum air rebusannya. Berdasarkan status konservasi IUCN, mayoritas tumbuhan obat berada pada kategori risiko rendah (Least Concern) sebesar 66%, diikuti oleh kategori belum dievaluasi (Not Evaluated) 22%, serta kurang data (Data Deficient) dan terancam (Endangered) masing-masing sebesar 6%.
Kata Kunci: Etnobotani, Tumbuhan Obat, Desa Noebesi, Status Konservasi
Published
2026-07-02
How to Cite
Marfind Imanuella Orinald Nggadas Nalle, Astin E. Mau, Yusratul Aini, & Nixon Rammang. (2026). STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DESA NOEBESI, KECAMATAN NUNBENA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. IKRA-ITH ABDIMAS, 10(2). Retrieved from https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-ABDIMAS/article/view/7575