HUBUNGAN ZIS, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN PENGANGGURAN DENGAN TINGKAT KEMISKINAN DI INDONESIA
711-721
Abstract
Kemiskinan merupakan permasalahan struktural yang hingga kini masih menjadi tantangan utama pembangunan ekonomi di Indonesia. Upaya pengentasan kemiskinan memerlukan sinergi antara instrumen keuangan sosial dan kebijakan makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Produk Domestik Bruto (PDB), dan tingkat pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk data semesteran dari September 2009 hingga Maret 2024 yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Sebelum dilakukan estimasi, model diuji menggunakan uji asumsi klasik dan ditemukan adanya heteroskedastisitas serta autokorelasi, sehingga dilakukan koreksi menggunakan metode Heteroskedasticity and Autocorrelation Consistent (HAC) Newey–West. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel ZIS, PDB, dan pengangguran berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Secara parsial, ZIS dan PDB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian variasi kemiskinan masih dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi ZIS dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sebagai strategi pengentasan kemiskinan di Indonesia


