Literasi Keuangan, Persepsi Kemudahan Penggunaan Teknologi, dan Kinerja Keuangan UMKM: Peran Mediasi Penggunaan Digital Payment
Abstract
Di tengah perkembangan teknologi, UMKM dituntut untuk beradaptasi agar tetap bisa bersaing dan berkembang. Salah satu bentuk adaptasi yang sedang banyak diterapkan adalah penggunaan sistem pembayaran digital atau digital payment. Persepsi kemudahan penggunaan teknologi dan literasi keuangan menjadi aspek penting dalam mendorong dan memastikan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, menggunakan teknologi digital payment secara optimal untuk meningkatkan kinerja keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan dan persepsi kemudahan penggunaan teknologi terhadap kinerja keuangan pada UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan penggunaan digital payment sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan telah menggunakan digital payment dalam menjalankan usahanya. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 92 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Model (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, persepsi kemudahan penggunaan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, penggunaan digital payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM melalui penggunaan digital payment, dan persepsi kemudahan penggunaan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM melalui penggunaan digital payment.


