Manajemen Risiko Produksi pada Agribisnis Tanaman Hias: Analisis Mitigasi Dampak Cuaca dan Hama terhadap Efisiensi Usaha
Abstract
Agribisnis tanaman hias (Bunga Proyek) memiliki potensi ekonomi tinggi namun rentan terhadap ketidakpastian iklim dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko produksi, menganalisis dampak risiko terhadap efisiensi usaha, serta merumuskan strategi mitigasi pada usaha budidaya bunga di Tanjung Morawa. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif, penelitian dilakukan pada lahan seluas ±1.216 m² dengan sistem produksi open field (tanpa naungan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama bersumber dari curah hujan tinggi dan serangan hama ulat daun, yang menyebabkan tingkat kerusakan (loss rate) mencapai 30%. Analisis finansial menunjukkan usaha masih layak dengan R/C Ratio 1,6, namun simulasi mitigasi menunjukkan bahwa penurunan tingkat kerusakan dari 30% menjadi 15% dapat meningkatkan R/C Ratio menjadi 1,94. Strategi mitigasi direkomendasikan melalui tiga tahapan: low cost (perbaikan drainase dan naungan sederhana), medium (penggunaan mini greenhouse dan PHT), serta strategic (digitalisasi pemasaran). Implementasi manajemen risiko terpadu terbukti krusial untuk meningkatkan ketahanan dan profitabilitas usaha tani skala kecil.


