Peran Geopolitical Risk sebagai Sumber Guncangan Eksternal dalam Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter Indonesia
Abstract
Ketidakpastian lingkungan global yang bersumber dari dinamika geopolitik sering kali memicu guncangan penawaran yang merambat ke sistem ekonomi makro negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh guncangan risiko
geopolitik global yang diwakili oleh indeks Geopolitical Risk (GPR) terhadap instrumen moneter dan stabilitas makroekonomi di Indonesia, yang diproyeksikan melalui variabel BI-Rate, jumlah uang beredar (LnM2), nilai tukar rupiah (EXR), inflasi (INF), dan
pertumbuhan ekonomi (GDPG). Penelitian ini menggunakan data sekunder runtun waktu (time series) kuartalan dari kuartal I tahun 2014 hingga kuartal IV tahun 2025 dengan total 48 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model
(VECM) untuk menangkap dinamika hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Hasil uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya satu hubungan keseimbangan jangka panjang yang stabil di dalam sistem makroekonomi. Estimasi
VECM menunjukkan adanya mekanisme koreksi kesalahan jangka pendek yang signifikan pada persamaan utama dengan tingkat konvergensi mencapai 66,7% per kuartal. Lebih lanjut, analisis Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) pada
jangka menengah (kuartal ke-4) membuktikan bahwa guncangan GPR memberikan kontribusi yang kuat dan riil dengan menjelaskan sebesar 13,99% variabilitas inflasi domestik dan 13,76% variabilitas pertumbuhan ekonomi. Transmisi risiko geopolitik ini
bekerja melalui guncangan sisi penawaran (supply-side shock), di mana eskalasi konflik internasional mendorong depresiasi nilai tukar dan inflasi produk impor (importedinflation). Stabilitas makroekonomi domestik Indonesia saat ini sangat sensitif terhadap risiko sektor eksternal, sehingga otoritas moneter disarankan untuk mengintegrasikan indeks risiko geopolitik global ke dalam model proyeksi inflasi dan kebijakan suku bunga acuan.
Kata Kunci: Geopolitical Risk (GPR), Stabilitas Makroekonomi, Instrumen Moneter,Inflasi, VECM.


