Pengembangan Model Bisnis Inovatif Berbasis Digital Branding Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Makanan Ringan “Itiyyy Snack”
Abstract
Transformasi digital telah menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun banyak pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan digital branding ke dalam model bisnis secara strategis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model bisnis inovatif berbasis digital branding pada UMKM makanan ringan Itiyyy Snacks di Kota Medan serta menganalisis pengaruh digital branding terhadap daya saing usaha. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan kombinasi analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan melalui pemetaan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan regresi linier berganda terhadap 100 pelanggan aktif yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi digital branding, yaitu konsistensi identitas visual, brand storytelling, aktivitas Instagram, aktivitas Shopee, dan responsivitas WhatsApp Business, berpengaruh signifikan terhadap daya saing UMKM. Nilai koefisien determinasi sebesar 61,9% menunjukkan bahwa digital branding memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan daya saing usaha. Integrasi hasil analisis SWOT dan temuan empiris menghasilkan prototipe Business Model Canvas inovatif berbasis digital branding yang menekankan penguatan proposisi nilai, optimalisasi kanal digital, pengembangan hubungan pelanggan, dan diversifikasi sumber pendapatan. Model yang dihasilkan telah divalidasi bersama mitra dan berpotensi direplikasi pada UMKM makanan ringan lainnya. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa model bisnis yang aplikatif untuk mendukung transformasi digital dan peningkatan daya saing UMKM secara berkelanjutan.


