Analisis Penerapan Akuntansi Cicil Emas Berdasarkan PSAK 102 di PT Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi

  • Nadira Ayuni Azahra Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Angga Sanita Putra Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Nesti Hapsari Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Kholida Atiyatul Maula Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Madjidainun Rahma Universitas Singaperbangsa Karawang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akad yang digunakan dalam produk cicil emas di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu  Karawang Kertabumi, bagaimana penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi dan bagaimana kesesuain dengan PSAK 102 pada transaksi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Adapun analisis yang digunakan yaitu dengan mendeskripsikan apa yang diteliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi menerapkan akad murabahah berdasarkan pesanan yang diterapkan sesuai prinsip syariah. Selama proses akad berlangsung, pihak bank menjelaskan secara rinci seperti margin, uang muka, biaya administrasi, serta konsekuensi keterlambatan pembayaran. Selain itu, penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi telah sesuai dengan ketentuan PSAK 102 tentang akuntansi murabahah. Kesesuaian tersebut terlihat pada pengakuan aset murabahah, pencatatan piutang murabahah, pengakuan margin keuntungan, serta perlakuan akuntansi terhadap uang muka yang dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-07-29
How to Cite
Azahra, N. A., Putra, A. S., Hapsari, N., Maula, K. A., & Rahma, M. (2026). Analisis Penerapan Akuntansi Cicil Emas Berdasarkan PSAK 102 di PT Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi. IKRAITH-EKONOMIKA, 9(2), 2017-2029. Retrieved from https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7281