Pengaruh Sanksi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan
Abstract
Kinerja pegawai merupakan keluaran penting yang mencerminkan kemampuan organisasi mencapai target kerjanya. Di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, khususnya Divisi Produksi, kedisiplinan waktu masih menjadi persoalan karena tingkat keterlambatan karyawan belum stabil. Kondisi tersebut mendorong perusahaan menggunakan sanksi sebagai instrumen pengendalian agar kepatuhan terhadap ketentuan kerja dapat diperkuat. Penelitian ini menguji keterkaitan sanksi dan disiplin kerja dengan kinerja karyawan PPKS Medan menggunakan pendekatan kuantitatif berdesain asosiatif. Seluruh 34 karyawan Divisi Produksi dijadikan responden melalui sampling jenuh. Data dikumpulkan dengan kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis melalui uji kualitas data, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) menggunakan SPSS. Pengujian parsial memperlihatkan bahwa sanksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (thitung = 7,079; sig. 0,000 < 0,05), demikian pula disiplin kerja (thitung = 7,639; sig. 0,000 < 0,05). Pengujian simultan juga menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan (Fhitung = 32,474; sig. 0,000 < 0,05). Adjusted R Square sebesar 0,656 berarti 65,6% perubahan kinerja dapat diterangkan oleh sanksi dan disiplin kerja, sedangkan 34,4% lainnya berkaitan dengan faktor di luar model penelitian


