Analisis Rasio Profitabilitas dan Likuiditas untuk Menilai Kinerja Keuangan PT Benteng Api Technic Tbk 2023–2025
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Benteng Api Technic Tbk periode 2023–2025 melalui rasio profitabilitas (Net Profit Margin, Return on Assets, dan Return on Equity) dan rasio likuiditas (Current Ratio, Quick Ratio, dan Cash Ratio). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada satu perusahaan, berdasarkan data sekunder berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan ROE turun tajam pada 2024, masing-masing dari 12,18% menjadi 4,73% dan dari 18,55% menjadi 6,63%, karena total aset dan ekuitas meningkat pesat setelah penawaran umum perdana sementara laba bersih menurun. Kedua rasio membaik pada 2025 menjadi 6,11% dan 8,62%, sedangkan NPM relatif stabil pada kisaran 9,26%–10,22%. Dari sisi likuiditas, Current Ratio turun dari 595,46% menjadi 371,69% pada 2024 dan sedikit naik menjadi 375,09% pada 2025; Quick Ratio turun dari 336,13% menjadi 162,05% lalu naik menjadi 179,91%; Cash Ratio turun dari 146,11% menjadi 92,97% lalu pulih menjadi 100,37%. Secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan tergolong sehat dan stabil dengan likuiditas yang jauh di atas batas aman, meskipun profitabilitas belum kembali ke level 2023.


