IKRAITH-EKONOMIKA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA
<p>This scientific journal of IKRA-ITH Ekonomiika is a Scientific Journal for the publication of economic papers published by the YAI University Persada Indonesia Research and Community Service Institute. This scientific journal is a means of pouring ideas and lecturer papers working in the field of economics for management, accounting, marketing, entrepreneurship and development studies. Hopefully the presence of this scientific journal can help in the development and dissemination of ideas, ideas, activities and follow-up in the economic field.</p> <p>P-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1537332007">2654-4946</a></p> <p>E-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1539765259">2654-7538</a></p> <p>DOI : <a href="https://doi.org/10.37817/IKRAITH-EKONOMIKA">10.37817/IKRAITH-EKONOMIKA</a></p> <p><span style="text-decoration: underline;"> </span></p> <p><span style="text-decoration: underline;"><em><strong>Akreditasi Jurnal:</strong></em></span></p> <p><a title="SINTA 5" href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/6215" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/jafar_octo/Sertifikat_akreditasi_Ekonomi_001.png" width="2137" height="1427"></a> </p>Universitas Persada Indonesia YAIen-USIKRAITH-EKONOMIKA2654-4946Pengaruh Iklan Digital terhadap Peningkatan Penjualan Toko Mahkota Sawit di Lazada
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5313
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh iklan digital terhadap kinerja penjualan Toko Mahkota Sawit di Lazada, salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia. Dalam era digitalisasi yang pesat, iklan online menjadi salah satu instrumen penting untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan visibilitas produk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei yang disebarkan kepada 98 responden yang pernah melakukan pembelian di Toko Mahkota Sawit melalui Lazada. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk mengukur hubungan antara iklan digital dan peningkatan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan. Analisis<br>regresi menunjukkan bahwa iklan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran pelanggan, menumbuhkan minat beli, serta mendorong peningkatan volume transaksi. Hasil ini mendukung model AIDA serta penelitian sebelumnya mengenai efektivitas strategi pemasaran digital. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi iklan digital bagi penjual online agar mampu meningkatkan daya saing di pasar e-commerce yang sangat kompetitif. </p> <p><br>ABSTRACT <br>This study aims to examine the effect of digital advertising on the sales performance of Mahkota Sawit Store on Lazada, one of the largest e-commerce platforms in Indonesia. In the era of rapid digitalization, online advertising has become an essential tool to attract consumer attention and increase product visibility. A quantitative research method was employed using a survey distributed to 98 respondents who had purchased products from Mahkota Sawit Store through Lazada. Data were analyzed using simple linear regression to measure the relationship between digital advertising and sales growth. The findings indicate that digital advertising has a significant<br>and positive effect on increasing sales. The regression results show that advertising contributes to improving customer awareness, stimulating purchase interest, and driving higher transaction volumes. These results support the AIDA model and prior studies on the effectiveness of digital marketing strategies. The implications of this study highlight the importance for online sellers to optimize digital advertising in order to enhance competitiveness in highly saturated e-commerce markets.</p>Lilian Nethania NavaMariana Octora Br. TurnipRahmad AkbarHayatul Khairul RahmatYedi SispurwantoNina VeronikaNur Asma Deli
Copyright (c)
2026-07-062026-07-06921810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5313Pengaruh Playstation Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Coffee Shop: Studi Kasus Coffee Shop XYZ
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5316
<p>ABSTRAK </p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PlayStation sebagai fasilitas hiburan terhadap kepuasan pelanggan di XYZ Coffee Shop. Coffee shop saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati minuman, tetapi juga sebagai ruang sosial yang dituntut memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Salah satu strategi yang diterapkan adalah penyediaan fasilitas permainan PlayStation untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 83 responden yang ditentukan dengan rumus Slovin dari populasi sebanyak 500 pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PlayStation berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Nilai koefisien determinasi (R²) juga memperlihatkan bahwa keberadaan PlayStation memberikan kontribusi cukup besar terhadap kepuasan pelanggan, meskipun faktor lain seperti kualitas pelayanan, harga, dan suasana kafe juga berperan penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyediaan fasilitas hiburan interaktif seperti PlayStation merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan di coffee shop. <br><br>ABSTRACT </p> <p>This study aims to analyze the influence of PlayStation as an entertainment facility on customer satisfaction at XYZ Coffee Shop. Coffee shops today are not only places to enjoy beverages, but also social spaces that are expected to provide added value for customers. One of the strategies applied is the provision of PlayStation games to enhance the customer experience. This research employs a quantitative approach with a descriptive-verificative method. Data were collected through questionnaires distributed to 83 respondents, determined using the Slovin formula from a population of 500 customers. The results show that PlayStation has a positive and significant effect on customer satisfaction. The coefficient of determination (R²) also indicates that PlayStation contributes considerably to customer satisfaction, although other factors such as service quality, price, and café atmosphere also play an important role. This study concludes that providing interactive entertainment facilities such as PlayStation is an effective strategy to improve customer satisfaction and loyalty in coffee shops.</p>Denis RamadhanHawa Vitria Nur QholivaRahmad AkbarHayatul Khairul RahmatHarmi YelmiNina VeronikaNur Asma Deli
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069291610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5316Representasi Nilai Kepemimpinan dan Tanggung Jawab Pada Fi lm The Lion King
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5317
<p>ABSTRAK <br>Saat ini, penggunaan teknologi digital membuka banyak peluang dalam membentuk karakter dan membangun kepemimpinan, terutama melalui platform belajar online dan media sosial yang mendorong partisipasi generasi muda. Namun, pengembangan ini sering kali hanya fokus pada aspek teknis dan kecepatan dalam menyampaikan informasi, sehingga kurang memperhatikan pembentukan nilai moral, etika, dan tanggung jawab sebagai bagian penting dari kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai kepemimpinan transformasional ditunjukkan oleh tokoh Simba dalam film The Lion King, sebagai upaya memahami bagaimana cerita populer bisa menjadi media untuk membangun kepemimpinan yang jujur dan bermoral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus pada empat aspek utama,<br>yaitu pengaruh ideal, motivasi yang memotivasi, pengembangan intelektual, dan pertimbangan individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan Simba dari sosok yang menghindari tanggung jawab menjadi seorang pemimpin yang berani dan adil memberikan contoh kuat tentang pentingnya kepemimpinan yang didasari nilai. Penelitian ini diharapkan bisa melengkapi pendekatan teknologi dalam pembentukan kepemimpinan dengan memperkuat aspek karakter dan moralitas. <br><br>ABSTRACT <br>Currently, the use of digital technology opens up many opportunities in shaping character and building leadership, especially through online learning platforms and social media that encourage youth participation. However, this development often focuses only on technical aspects and speed in delivering information, thus neglecting the formation of moral values, ethics, and responsibility as important parts of leadership. This study aims to analyze how transformational leadership values are demonstrated by the character Simba in the movie The Lion King, in an effort to understand how popular stories can be a medium for building honest and moral leadership. This study uses a descriptive qualitative method with a focus on four main aspects, namely ideal<br>influence, motivating motivation, intellectual development, and individual consideration. The results show that Simba's transformation from a figure who avoids responsibility to a brave and fair leader provides a strong example of the importance of values-based leadership. This research is expected to complement the technological approach to leadership development by strengthening character and morality aspects.</p>Ameziziana AmezizianaAmara Bilqis Kinanti Erindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahRizky Amalia SinulinggaGagas Gayuh Aji
Copyright (c)
2026-07-062026-07-0692172610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5317Representasi Kepemimpinan pada Karakter Alif (Film Menolak Diam!)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5323
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam mengarahkan dan mempengaruhi orang lain agar mau bekerja sama mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Seorang pemimpin idealnya tidak hanya memberi arahan, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan penggerak perubahan. Dalam prosesnya, nilai integritas, keberanian, dan rasa tanggung jawab memiliki peran penting dalam membentuk kepemimpinan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kepemimpinan transformasional dalam film Menolak Diam! yang menyoroti perjuangan melawan ketidakadilan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif, melalui pengamatan adegan serta kajian teori kepemimpinan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama berhasil mempengaruhi lingkungan sekitarnya melalui semangat perubahan, kejujuran, dan kepedulian terhadap keadilan sosial. Namun, pendekatan tersebut juga memunculkan tantangan karena tidak semua pihak dapat menerima perubahan yang ditawarkan, seperti Alif yang akhirnya harus menghadapi tekanan dari pihak sekolah dan lingkungan sekitar saat memperjuangkan keadilan. <br><br>ABSTRACT <br>Leadership is the ability of a person to direct and influence others to work together to achieve predetermined goals. An ideal leader not only gives directions but is also able to inspire and drive change. In the process, the values of integrity, courage, and responsibility play an important role in shaping effective leadership. This study aims to analyze the representation of transformational leadership in the film Menolak Diam! (Refusing to Be Silent!), which highlights the struggle against injustice in schools. This study uses a descriptive qualitative method with a narrative approach, through observation of scenes and a review of leadership theory from various sources.<br>The results of the study show that the main character successfully influences his surroundings through his spirit of change, honesty, and concern for social justice. However, this approach also presents challenges because not everyone can accept the changes offered, such as Alif, who ultimately has to face pressure from the school and his surroundings while fighting for justice.</p>Ningrum Niza UnnaviAmara Bilqis KinantiErindah DimisqiyaniGagas Gayuh AjiAmaliyah AmaliyahRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-0692273610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5323Implementasi Gaya Kepemimpinan Visioner Pada Film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5332
<p>Abstract<br>Leadership is a factor that can determine the success of an organization in achieving its goals. This study aims to analyze the implementation of visionary leadership in the film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta (2018), on Sultan Agung’s character as a historical leader with long-term vision, moral courage, and a deep commitment to Javanese cultural values. Using a descriptive qualitative approach, the research examines key scenes that depict Sultan Agung’s political strategies, inspirational communication, and personal sacrifices in resisting VOC colonialism. The film illustrates that visionary leadership is not solely about power, but also about shaping the people’s character through education and cultural preservation. Sultan Agung is portrayed as a religious, humanistic, and strategic leader who integrates local wisdom with sustainable development principles, aligning with SDG 16. This analysis affirms that film can serve as an effective educational medium to foster public understanding of leadership that is just, inclusive, and future-oriented. The representation of Sultan Agung also demonstrates how visionary leadership can build collective solidarity and historical awareness in the face of socio-political challenges. Thus, his character becomes a compelling reflection of leadership that remains relevant and inspirational within the contemporary Indonesian context.</p> <p>Abstrak<br>Kepemimpinan merupakan faktor yang dapat menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam pencapaian tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi gaya kepemimpinan visioner dalam film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta (2018), dengan fokus pada karakter Sultan Agung sebagai representasi pemimpin historis yang memiliki visi jangka panjang, keberanian moral, dan komitmen terhadap nilai-nilai budaya Jawa. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji adegan-adegan kunci yang menampilkan strategi politik, komunikasi inspiratif, dan pengorbanan pribadi Sultan Agung dalam menghadapi kolonialisme VOC. Film ini menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga pada pembangunan karakter rakyat melalui pendidikan dan pelestarian budaya. Sultan Agung digambarkan sebagai pemimpin religius, humanis, dan strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, selaras dengan tujuan SDG 16. Analisis ini menegaskan bahwa media film dapat menjadi sarana edukatif yang efektif dalam membentuk pemahaman publik tentang kepemimpinan yang adil, inklusif, dan berorientasi masa depan. Representasi Sultan Agung dalam film ini juga memper-lihatkan bagaimana kepemimpinan visioner mampu membangun solidaritas kolektif dan kesadaran historis dalam menghadapi tantangan sosial-politik. Dengan demikian, karakter Sultan Agung menjadi refleksi dari kepemimpinan yang relevan dan inspiratif bagi konteks Indonesia masa kini.</p>Nandamar Romadhoni SasongkoMuhammad FikriErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahRizky Amalia SinulinggaGagas Gayuh Aji
Copyright (c)
2026-07-062026-07-0692374610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5332Representasi Gaya Kepemimpinan Transformasional Tokoh Naruto Uzumaki dalam Film Naruto Shippuden
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5333
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan transformasional penting dipahami karena mampu mendorong perubahan dan memberi inspirasi bagi pengikut, namun dalam representasi fiksi seperti anime Naruto Shippuden nilai kepemimpinan ini sering dianggap sekadar hiburan, bukan refleksi nyata dari teori kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana Naruto Uzumaki menunjukkan kepemimpinan transformasional melalui dialog dan tindakannya, serta menghubungkannya dengan praktik kepemimpinan modern. Metode yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif dengan kajian naratif pada adegan yang relevan, berfokus pada empat dimensi kepemimpinan transformasional yaitu pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual, dan perhatian individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naruto mampu memengaruhi, menginspirasi, dan menumbuhkan keyakinan baik pada lawan maupun sekutunya, yang sejalan dengan teori kepemimpinan modern. Namun, kontradiksi muncul karena dalam dunia nyata penerapan kepemimpinan transformasional kerap terbentur birokrasi dan resistensi organisasi, hal yang jarang ditampilkan dalam narasi fiksi. Temuan ini menegaskan bahwa media populer dapat menjadi sumber refleksi kepemimpinan, dan penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian pada karya fiksi lain untuk dibandingkan dengan praktik nyata. <br><br>ABSTRACT <br>Transformational leadership is important to understand because it can drive change and inspire followers; however, in fictional representations such as the anime Naruto Shippuden, this leadership value is often perceived merely as entertainment rather than a reflection of actual leadership theory. This study aims to examine how Naruto Uzumaki demonstrates transformational leadership through his dialogue and actions, and how it relates to modern leadership practices. The method employed is qualitative descriptive, with a narrative examination of relevant scenes, focusing on the four dimensions of transformational leadership: idealized influence, inspirational<br>motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration. The findings indicate that Naruto is able to influence, inspire, and foster confidence in both allies and opponents, aligning with modern leadership theory. Nevertheless, contradictions arise because in the real world, the implementation of transformational leadership often encounters bureaucratic obstacles and organizational resistance—challenges rarely depicted in fictional narratives. These findings emphasize that popular media can serve as a source of leadership reflection, and future research could expand the study to other fictional works for comparison with real-world practices.</p>Sendi Ilham RohmatullohMuhammad FikriErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahRizky RizkyGagas Aji
Copyright (c)
2026-07-062026-07-0692475710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5333Representasi Kepemimpinan Transformasional Pada Karakter Abah dalam Film Keluarga Cemara 1
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5391
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan sering kali dikaitkan dengan organisasi dan institusi, tetapi juga muncul di dalam keluarga. Film Keluarga Cemara 1 menggambarkan Abah sebagai sosok ayah yang membimbing keluarganya melalui masa krisis setelah kehilangan stabilitas keuangan. Penelitian ini menganalisis bagaimana kepemimpinan Abah mencerminkan prinsip-prinsip kepemimpinan transformasional. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan naratif, adegan-adegan dalam film diteliti untuk menginterpretasikan perilaku<br>Abah berdasarkan empat dimensi inti dari kepemimpinan transformasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abah mencerminkan integritas, memotivasi anak-anaknya dengan optimisme, mendorong tanggung jawab dan pemikiran kritis, serta memberikan perhatian individu untuk membangun kepercayaan. Karakteristik ini memungkinkan keluarga untuk menyesuaikan diri dan tetap bersatu dalam situasi sulit. Penelitian ini menyarankan bahwa film-film populer dapat berfungsi sebagai media pendidikan dengan menyajikan contoh konkret kepemimpinan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.</p> <p><br>ABSTRACT <br>Leadership is often associated with organizations and institutions, yet it also emerges within families. The movie Keluarga Cemara 1 presents Abah as a father who guides his family through crisis after losing financial stability. This research examines how Abah’s leadership reflects the principles of transformational leadership. Applying a qualitative descriptive method with a narrative approach, film scenes were analyzed to interpret Abah’s behaviors based on four core dimensions of transformational leadership. The results indicate that Abah exemplifies integrity, inspires his children with optimism, encourages responsibility and critical thinking, and provides individual attention to build trust. These qualities enable the family to adapt and remain united in difficult situations. The study suggests that popular films can serve as educational media by portraying practical examples<br>of leadership that are relevant to everyday life.</p>Emely Seisha HarionoNovita Indah Dwi ArianiErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahGagas Gayuh AjiRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-0692586710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5391Representasi Kepemimpinan Transformasional Perempuan dalam Film “Bila Esok Ibu Tiada” (2024): Pemaknaan Peran Ibu sebagai Pemimpn Keluarga
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5428
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan transformasional biasanya dibicarakan dalam lingkungan organisasi dan dianggap mampu meningkatkan hasil kerja serta semangat para anggotanya. Meskipun begitu, penelitian tentang kepemimpinan transformasional dalam keluarga masih belum banyak, padahal keluarga adalah unit sosial yang paling kecil namun sangat penting dalam membentuk kepribadian dan nilai moral seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai kepemimpinan transformasional terlihat dalam film Bila Esok Ibu Tiada (2024) melalui sosok Ibu Rahmi, yang berperan sebagai ibu dan sekaligus pemimpin keluarga. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif, dengan menganalisis adegan dan dialog dalam film yang menunjukkan empat dimensi kepemimpinan transformasional, yaitu pengaruh ideal, motivasi<br>inspiratif, stimulasi intelektual, serta pertimbangan individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu Rahmi mampu mempertahankan keharmonisan keluarga dengan penuh empati, menjadi contoh moral yang baik, serta mendorong anak-anak untuk berpikir lebih jernih. Namun, tindakannya menyembunyikan penyakit anak juga menunjukkan adanya dilema antara perlindungan dan transparansi, sehingga kepemimpinan dalam keluarga tidak selalu sempurna. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa film bisa menjadi alat pembelajaran tentang kepemimpinan yang penuh nilai moral, serta memberikan ruang untuk mempertimbangkan peran ganda perempuan sebagai ibu sekaligus pemimpin keluarga. </p> <p><br>ABSTRACT <br>Transformational leadership is commonly discussed in organizational settings and is considered capable of improving work performance and the morale of its members. However, research on transformational leadership within the family is still limited, even though the family is the smallest social unit but is very important in shaping a person's personality and moral values. This study aims to analyze how transformational leadership values are seen in the film Bila Esok Ibu Tiada (2024) through the character of Ibu Rahmi, who plays the role of both mother and family leader. The method used is a descriptive qualitative method with a narrative approach, by analyzing scenes and dialogue in the film that demonstrate four dimensions of transformational leadership: idealized influence,<br>inspirational motivation, intellectual stimulation, and individual consideration. The results show that Ibu Rahmi is able to maintain family harmony with empathy, serves as a good moral example, and encourages children to think more clearly. However, her actions in concealing her child's illness also demonstrate the dilemma between protection and transparency, so that family leadership is not always perfect. Thus, this study shows that film can be a learning tool about leadership full of moral values, and provides space to consider the dual role of women as mothers and family leaders.</p>Vannesya Chandika MaharaniAmara Bilqis kinantiErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahGagas Gayuh AjiRizky Amaliya Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-0692687710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5428Kepemimpinan Perempuan Dalam Lingkungan Maskulin: Representasi Ketangguhan Bu Broto Dalam Film Losmen Bu Broto
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5430
<p>ABSTRAK <br>Latar belakang penelitian ini adalah adanya stereotip gender yang membatasi ruang kepemimpinan perempuan, khususnya dalam lingkungan yang maskulin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi ketangguhan kepemimpinan transformasional Bu Broto dan kaitannya dengan prinsip SDG 5. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis wacana kritis dan semiotika terhadap film Losmen Bu Broto. Hasil penelitian menunjukkan Bu Broto direpresentasikan sebagai pemimpin transformasional yang tangguh melalui empat dimensinya, mampu menghadapi tantangan patriarki dengan memadukan ketegasan dan empati. Temuan ini memperkaya wacana kepemimpinan perempuan dan media studies dengan menawarkan model<br>representasi alternatif yang memberdayakan. Implikasinya, film berpotensi menjadi alat edukasi untuk mendorong kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan dalam masyarakat. </p> <p><br>ABSTRACT <br>The background of this research is the persistent gender stereotypes that constrain women's leadership spaces, particularly in masculine environments. This study aims to analyze the representation of Bu Broto's transformational leadership resilience and its reflection of SDG 5 principles. Using a qualitative approach, critical discourse analysis and semiotics were applied to the film Losmen Bu Broto. The results reveal Bu Broto is represented as a resilient transformational leader through its four dimensions, capable of confronting patriarchal challenges by blending assertiveness and empathy. These findings enrich the discourse on women's leadership and media studies by offering an empowering alternative representation. The film's potential implication is as<br>an educational tool to promote gender equality and women's leadership in society.</p>Dinar Putri RamadhaniRodhatul AssitaErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahGagas Gayuh AjiRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-0692788610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5430Kepemimpinan Transformatif ala Monkey D. Luffy: Penelitian Kualitatif Nilai-Nilai SDGs dalam One Piece
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5434
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini mengeksplorasi representasi kepemimpinan dalam serial anime Jepang One Piece, dengan fokus pada tokoh Monkey D. Luffy serta interaksinya dengan karakter lain dan berbagai konflik. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis adegan naratif terpilih untuk mengkaji nilai-nilai kepemimpinan, dinamika tim, dan resolusi konflik, berdasarkan pengamatan mendalam terhadap dialog, perkembangan alur cerita, dan momen simbolis yang menyoroti praktik kepemimpinan. Temuan menunjukkan bahwa Luffy merefleksikan secara kuat kepemimpinan transformasional, yang ditunjukkan melalui kemampuannya menginspirasi dan memotivasi orang lain, memberdayakan krunya, serta mendorong persatuan di tengah perbedaan. Gaya kepemimpinan ini menekankan visi, kepercayaan, dan tujuan bersama, sejalan dengan teori modern yang memandang kepemimpinan sebagai relasional daripada hierarkis, dan melalui pembentukan loyalitas serta ketangguhan, Luffy mewujudkan sosok pemimpin transformasional yang mendorong pertumbuhan pribadi, kolaborasi, dan pencapaian kolektif. Namun, nilai-nilai tersebut terus diuji oleh konflik yang berulang dengan pihak Angkatan Laut, yang melambangkan perjuangan lebih luas terkait Tujuan<br>Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, sehingga memperlihatkan bahwa kepemimpinan transformasional harus adaptif terhadap resistensi, ketidakpastian, dan ketidakadilan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa One Piece bukan sekadar hiburan, melainkan juga sumber pembelajaran kepemimpinan yang relevan bagi konteks organisasi maupun personal, serta menunjukkan bagaimana narasi fiksi seperti anime dapat menjadi media efektif untuk pendidikan kepemimpinanbdan pengembangan karakter dalam dinamika sosial yang kompleks. </p> <p><br>ABSTRACT <br>This study explores the representation of leadership in the Japanese anime series One Piece, focusing on the character Monkey D. Luffy and his interactions with other key figures and conflicts throughout the storyline. Using a qualitative descriptive approach, this research examines selected narrative scenes to analyze leadership values, team dynamics, and conflict resolution within the plot. Data are drawn from in-depth observation of character dialogues, plot developments, and symbolic moments that highlight leadership practices. Findings reveal that Luffy demonstrates core elements of transformational leadership, including inspiring and motivating others, empowering team members, and promoting unity despite differences. However, these leadership values are often tested by recurring conflicts between pirates and the Marine, which reflect broader challenges to achieving Sustainable Development Goals such as peace, justice, and strong institutions. This study concludes that One Piece offers more than entertainment; it provides valuable insights into leadership that are relevant for both organizational and personal contexts. Fictional narratives like anime can serve as effective media for leadership education and character development. This study explores the representation of leadership in the Japanese anime series One Piece, focusing on Monkey D. Luffy and his interactions with other characters and conflicts. Using a qualitative descriptive approach, the research analyzes selected narrative scenes to examine<br>leadership values, team dynamics, and conflict resolution, with data drawn from close observation of dialogues, plot developments, and symbolic moments that highlight leadership practices. Findings indicate that Luffy strongly reflects transformational leadership, demonstrated through his ability to inspire and motivate others, empower his crew, and promote unity despite differences. His leadership style emphasizes vision, trust, and shared purpose, aligning with modern theories that view leadership as relational rather than hierarchical, and by cultivating loyalty and resilience, Luffy embodies the transformational leader who encourages personal growth, collaboration, and collective achievement. However, these values are continually challenged by recurring conflicts<br>with the Marine, which symbolize broader struggles tied to Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 16 on peace, justice, and strong institutions, thereby showing that transformational leadership must adapt to resistance, uncertainty, and social injustice. This study concludes that One Piece provides more than entertainment; it serves as a meaningful source of lleadership lessons relevant for both organizational and personal contexts, and demonstrates how fictional narratives like anime can function as effective media for leadership education and character development, while illustrating how transformational leadership operates within complex social dynamics. </p>Adhis Ayudia AriantiErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahNazhifah Wardani
Copyright (c)
2026-07-062026-07-0692879610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5434Representasi Kepemimpinan dan Kekuasaan Dalam Film “Menolak Diam (2019)”
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5445
<p>ABSTRAK <br>Representasi kepemimpinan merupakan konstruksi simbolis dan naratif tentang kepemimpinan dalam berbagai medium budaya, termasuk sinema, yang tidak hanya merefleksikan realitas historis atau sosial, tetapi juga membentuk persepsi publik mengenai otoritas, pengaruh, dan tanggung jawab pemimpin. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis representasi kepemimpinan dan kekuasaan yang tergambar dalam film Menolak Diam (2019), dengan menem patkannya dalam konteks perjuangan sosial-politik serta narasi sejarah Indonesia yang lebih luas. Fokus penelitian menyoroti bagaimana film ini menggambarkan kepemimpinan<br>bukan sebagai posisi formal otoritas semata, melainkan sebagai proses dinamis yang penuh dengan keberanian moral, perlawanan, dan tanggung jawab etis dalam menghadapi struktur kekuasaan represif. Tema sentral analisis mencakup otoritarianisme, aktivisme akar rumput, serta interaksi kompleks antara dominasi dan emansipasi. Metodologi yang diterapkan adalah kualitatif, menggabungkan analisis mendalam terhadap adegan-adegan film, tinjauan pustaka komprehensif, dan triangulasi data, untuk mengkaji strategi naratif serta visual yang digunakan dalam mengilustrasikan ketegangan antara rezim represif dan kehendak kolektif untuk keadilan<br>serta partisipasi demokratis. Temuan utama penelitian mengungkap bahwa Menolak Diam secara kuat menggambarkan kepemimpinan sebagai bentuk perlawanan aktif yang menantang legitimasi kekuasaan otoriter, sekaligus mengekspos kontradiksi inheren dalam kekuasaan tersebut—di mana upaya membungkam dissent dan mempertahankan kontrol justru memicu kesadaran sosial serta mobilisasi massa. Representasi dalam film ini menekankan dampak negatif dari kekuasaan yang menindas, seperti pengekangan kebebasan berekspresi, marginalisasi suara-suara minoritas, dan erosi ruang demokrasi yang sehat. Di sisi lain, film<br>menyoroti potensi transformatif kepemimpinan yang berlandaskan integritas pribadi, solidaritas komunal, dan pemberdayaan kelompok marjinal. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan pada diskursus kepemimpinan dan kekuasaan dengan menunjukkan bagaimana narasi sinematik dapat berfungsi sebagai alat kritis untuk refleksi sosial dan edukasi politik. Ia mengajak penonton serta pembaca untuk mempertimbangkan ulang nilai-nilai kepemimpinan partisipatif dan tata kelola yang akuntabel dalam masyarakat kontemporer Indonesia, di tengah tantangan demokrasi yang sedang berlangsung.<br><br></p> <p>ABSTRACT <br>Representation of leadership Refers to the symbolic and narrative construction of leadership in various cultural media, such as cinema, which not only reflects historical or social realities, but also shapes society's perception of the authority, influence, and responsibility of leaders.This study aims to critically analyze the representation of leadership and power as depicted in the film Menolak Diam (2019), situating it within the broader context of Indonesia’s socio-political struggles and historical narratives. The research focuses on how the film portrays leadership not merely as a formal position of authority but as a dynamic and morally charged process involving<br>courage, resistance, and ethical responsibility in confronting oppressive power structures. Central to this analysis are the themes of authoritarianism, grassroots activism, and the complex interplay between domination and emancipation. Employing a qualitative methodology that combines detailed film scene analysis, comprehensive literature review, and data triangulation, the study investigates the narrative and visual strategies used to depict the tensions between repressive regimes and the collective will for justice and democratic participation. The findings reveal that Menolak Diam powerfully illustrates leadership as an active form of resistance that challenges the legitimacy of authoritarian power, exposing its inherent contradictions—where power seeks to silence dissent and maintain control, yet simultaneously provokes social awakening and mobilization. The film’s representation underscores the detrimental effects of oppressive power, such as the suppression of freedom, marginalization of voices, and erosion of democratic spaces, while also highlighting the transformative potential of leadership grounded in integrity, solidarity, and empowerment of the marginalized. This study contributes to the discourse on leadership and power by demonstrating how cinematic narratives can function as critical tools for social reflection and political education, encouraging audiences to reconsider the values of participatory leadership and accountable governance in contemporary society.</p>Putri HardiansyahAmaliyah AmaliyahErindah DimisyqiyaniRizky Amalia SinulinggaIndri Mustika Dewi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-06929710610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5445Implementasi Manajemen Keuangan Generasi Sandwich pada Film Home Sweet Loan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5447
<p>ABSTRAK <br>Fenomena generasi sandwich semakin meluas di Indonesia yang menjadikan salah satu contoh nyata dalam melakukan perencanaan keuangan (financial planning) yang dihadapi oleh beberapa orang untuk menopang keluarganya. Pada alur cerita film Home Sweet Loan, akan memberikan gambaran realistis tentang bagaimana individu berjuang di tengah keterbatasan ekonomi dan tantangan sistemik. Film ini juga menyoroti pentingnya literasi keuangan, seperti membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi untuk keuangan jangka panjang. Dalam metode ini data yang diambil berdasarkan analisis film secara menyeluruh terkait detail tentang kegiatan atau situasi sedang berlangsung dengan fokus khusus pada adegan yang dilakukan oleh tokoh utama Kaluna dalam mengambil keputusan pada setiap tindakan yang dikaitkan dengan teori manajemen keuangan. Hasil analisis deskriptif film Home Sweet Loan menunjukkan bahwa karakter utama Kaluna merupakan seseorang yang terencana dalam mengelola keuangan, pengalokasian dan pengendalian dana. Jika dilihat berdasarkan dasar manajemen keuangan, Kaluna adalah sosok yang menggambar kan generasi sandwich dengan segala penuh tanggung jawab yang mampu diatasinya dengan berbagai upaya untuk mengontrol keuangan nya. Film ini juga menunjukkan bahwa perencanaan keuangan tidak selalu berjalan mulus dan sering kali dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti keluarga dan kondisi ekonomi. Peneliti selanjutnya dapat memperluas analisis ini dengan melakukan perbandingan implementasi manajemen keuangan pada film lain dengan metode analisis naratif komparatif. </p> <p><br>ABSTRACT<br>The sandwich generation phenomenon is becoming increasingly widespread in Indonesia, which is one of the real examples of financial planning faced by some people in order to support their families. The plot of the film Home Sweet Loan provides a realistic picture of how individuals struggle amid economic constraints and systemic challenges. The film also highlights the importance of financial literacy, such as budgeting, saving, and investing for long-term financial goals. In this method, data is collected based on a comprehensive analysis of the film, focusing on details about ongoing activities or situations, with a particular emphasis on scenes where the main character, Kaluna, makes decisions related to financial management theory. The results of the descriptive analysis of the film Home Sweet Loan show that the main character Kaluna is someone who is planned in managing finances, allocating and controlling funds. When viewed based on the principles of financial management, Kaluna is a figure who represents the sandwich generation with all the responsibilities that she is able to overcome with various efforts to control her finances. The film also shows that financial planning does not always go smoothly and is often influenced by external factors such as family and economic conditions. Researchers can further expand this analysis by comparing the implementation of financial management in other films using comparative narrative analysis methods.</p>Eilen ClarestaAmaliyah AmaliyahErindah DimisyqiyaniRizky Amalia SinulinggaNazhifah Wardani
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069210711710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5447Representasi Standar Kecantikan dalam Film Imperfect: Implikasi Sosial, Kesehatan Mental, dan Kesetaraan Gender
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5451
<p>ABSTRAK <br>Standar kecantikan merupakan konstruksi sosial yang dibentuk oleh budaya dan media massa, yang menekan perempuan untuk memenuhi kriteria fisik ideal. Tekanan ini menciptakan pandangan seragam tentang<br>penampilan, sekaligus merusak kesehatan mental, penerimaan diri, serta memperdalam ketidakadilan gender dan diskriminasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi standar kecantikan dalam film Imperfect, mengungkap simbolisme serta ideologi di baliknya, dan dampaknya terhadap kesehatan mental serta relasi sosial perempuan. Analisis dilakukan melalui pemeriksaan elemen visual, dialog, dan narasi terkait pembentukan kecantikan. Hasilnya menunjukkan bahwa film Imperfect menggambarkan tekanan sosial lewat body shaming, perubahan fisik, dan perbedaan perlakuan terhadap tokoh utama. Film ini juga menyoroti penerimaan dan cinta diri sebagai bentuk penolakan terhadap standar kecantikan yang diskriminatif. Temuan<br>tersebut menegaskan peran film sebagai alat refleksi dan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental, kesetaraan gender, dan penghargaan atas keragaman fisik. <br><br><br>ABSTRACT <br>Beauty standards are a social construct shaped by culture and mass media, which pressures women to meet ideal physical criteria. This pressure creates a uniform view of appearance, while undermining mental health, self-acceptance, and deepening gender injustice and social discrimination. This study aims to analyze the representation of beauty standards in the film Imperfect, uncover the symbolism and ideology behind it, and its<br>impact on women's mental health and social relations. The analysis was carried out through the examination of visual elements, dialogues, and narratives related to the formation of beauty. The results show that the film Imperfect depicts social pressure through body shaming, physical changes, and different treatment of the main character. The film also highlights acceptance and self-love as a form of rejection of discriminatory beauty standards. The findings affirm the role of film as a tool for reflection and education to raise awareness about mental health, gender equality, and appreciation for physical diversity.</p>Damara Wishelda IzdiharErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahRizky Amalia SinulinggaGagas Gayuh Aji
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069211812710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5451Representasi Transformasi Emosional dan Tanggung Jawab Sosial dalam Perjalanan Karakter Molly Gunn dalam Film Uptown Girls
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5454
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini mengkaji representasi transformasi emosional dan tanggung jawab sosial dalam perjalanan karakter Molly Gunn dalam film Uptown Girls (2003). Fokus analisis tertuju pada bagaimana narasi dan elemen visual film menggambarkan perkembangan emosional Molly dari ketidakdewasaan menuju kedewasaan yang ditandai dengan empati dan kepedulian sosial. Pendekatan kualitatif dengan metode analisis naratif dan semiotik digunakan untuk mengidentifikasi dinamika karakter melalui adegan-adegan kunci. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan Molly dengan Ray, seorang anak dengan trauma emosional, menjadi katalis bagi pertumbuhan emosinya, mencerminkan nilai-nilai emotional intelligence dan tanggung jawab sosial. Transformasi ini diperkuat oleh penggambaran realistis emosi melalui akting dan narasi visual, yang resonansinya<br>dapat memengaruhi pemahaman penonton tentang moralitas dan empati. Studi ini menegaskan peran film sebagai medium untuk merefleksikan perkembangan psikologis dan sosial individu, khususnya dalam konteks perempuan. </p> <p><br>ABSTRACT <br>This study examines the representation of emotional transformation and social responsibility in the journey of Molly Gunn's character in the film Uptown Girls (2003). The focus of the analysis is on how the film's narrative and visual elements depict Molly's emotional development from immaturity to maturity, marked by empathy and social awareness. A qualitative approach using narrative and semiotic analysis methods is used to identify character dynamics through key scenes. This study finds that Molly's relationship with Ray, a child with emotional trauma, becomes a catalyst for her emotional growth, reflecting the values of emotional intelligence and social responsibility. This transformation is reinforced by the realistic portrayal of emotions through acting and visual narrative, whose resonance can influence the audience's understanding of morality and empathy. This study affirms the role of film as a medium for reflecting on individual psychological and social development, particularly in the context of women.</p>Sheila Marischa ResmanaAmara Bilqis KinantiErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahRizky Amalia SinulinggaGagas Gayuh Aji
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069212813710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5454Pengaruh Inovasi Produk Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Minat Beli Ulang Smartphone Samsung ( Studi Kasus Pengguna Samsung Generasi Z Di Jakarta Timur )
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5458
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini dimaksudkan supaya memperoleh pengetahuan yang berkaitan pengaruh inovasi produk, dan kepuasan konsumen atas minat beli ulang. Metode penelitian ini menerapkan strategi asosiatif, populasi yang dipilih pada penelitian ini ialah seluruh konsumen pengguna handphone samsung generasi Z dan sampel yang diikutsertakan sejumlah 89 jiwa yang berada diwilayah Jakarta Timur serta pengumpulan data responden menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan software SPSS 27 dan metode statistik menggunakan analisis regresi, analisis koefisien determinasi serta tindakan menguji hipotesis. Temuan penelitian memperlihatkan dimana inovasi produk memengaruhi minat beli ulang secara signifikan, dan kepuasan konsumen memengaruhi minat beli ulang secara signifikan serta inovasi produk dan kepercayaan konsumen dinyatakan memengaruhi secara simultan dan signifikan terhadap minat beli ulang. </p> <p><br>ABSTRACT <br>This research aims to gain knowledge related to the influence of product innovation and consumer satisfaction on repurchase intention. This research method applies an associative strategy, the population in this research is all consumers of Samsung generation Z mobile phone users and the sample taken is 89 people in the East Jakarta area and the collection of respondent data uses a questionnaire. Statistical analysis uses SPSS 27 software and statistical methods use regression analysis, coefficient of determination analysis and action to test the hypothesis. The research findings show that product innovation significantly influences repurchase intention, and consumer satisfaction significantly influences repurchase intention and product innovation and consumer<br>trust are stated to influence simultaneously and significantly on repurchase intention.</p>Imelda AprilenyJayanti Apri E
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069213814610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5458Nilai Kepemimpinan Visioner dalam Memperjuangkan Keadilan pada Film Miracle in Cell No.7
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5459
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan adalah bentuk kemampuan individu dalam memengaruhi, mengarahkan, serta menggerakkan orang lain demi mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kepemimpinan visioner oleh tokoh Kartika, termasuk bagaimana ia merancang visi serta langkah strategis dalam memperjuangkan keadilan bagi ayahnya. Serta mengetahui keberanian dan komitmen Kartika dalam menegakkan kebenaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan pada penelitian ini yaitu observasi pengamatan mendalam melalui film dan dokumentasi dengan berupa tangkapan layar dari film untuk memperkuat hasil observasi yang telah dilakukan. Hasil penelitian ini berupa dialog percakapan, gambar scene, argumen dari penulis, serta karakteristik kepemimpinan visioner<br>karakter Kartika yang terdapat pada film. Film Miracle in Cell No.7 merupakan film drama yang mengisahkan perjuangan seorang ayah bernama Dodo Rozak yang mengalami ketidakadilan hukum, serta perjuangan putrinya Kartika yang berusaha membersihkan nama ayahnya. Kartika menggambarkan sebagai seorang anak yang sejak kecil menyaksikan ketidakadilan yang menimpa ayahnya. Tetapi pada saat dewasa, ia tumbuh menjadi sosok yang berani dan memiliki visi yang jelas yaitu menegakkan keadilan dan mengungkap kebenaran yang selama ini tertutup. </p> <p><br>ABSTRACT <br>Leadership is an individual's ability to influence, direct, and motivate others to achieve common goals. This study aims to describe the forms of visionary leadership exhibited by Kartika, including how she developed her vision and strategic steps in fighting for justice for her father. It also aims to examine Kartika's courage and commitment in upholding the truth. This research uses a descriptive qualitative research method. The data collection technique in this study is in-depth observation through films and documentation in the form of screenshots from the film to reinforce the results of the observations that have been made. The results of this study are in the form of dialogue, scene images, arguments from the author, and the characteristics of Kartika's visionary leadership in the film. Miracle in Cell No. 7 is a drama film that tells the story of the struggle of a father named Dodo Rozak who experiences legal injustice, as well as the struggle of his daughter Kartika who tries to clear her father's name. Kartika is portrayed as a child who has witnessed the injustice that has befallen her father since she was little. However, as an adult, she grows into a courageous figure with a clear vision of upholding justice and revealing the truth that has been hidden all this time.</p>Riska Eka SetyawatiRizky Amalia SinulinggaAmaliyah AmaliyahNazhifah Wardani
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069214715710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5459Pembentukan Karakter Kepemimpinan Melalui Pengalaman Hidup Mufasa Pada Film Mufasa: The Lion King (2024)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5463
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam menyusun strategi, tetapi juga dipengaruhi oleh karakter yang terbentuk melalui pengalaman hidup. Nilai seperti integritas, keberanian, dan keteladanan menjadi dasar penting yang memungkinkan terciptanya kepemimpinan yang otentik dan mampu memberikan pengaruh positif. Namun, kenyataannya banyak pemimpin justru lahir dari warisan kekuasaan atau kedudukan keluarga, sehingga proses pembentukan karakter seringkali diabaikan. Dari kenyataan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengalaman hidup Mufasa dalam film Mufasa: The Lion King (2024) membentuk<br>karakter kepemimpinan otentik, serta menelaah ketercerminan komponen self-awareness, relational transparency, balanced processing, dan internalized moral perspective dalam perjalanan hidup tokoh utama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi non-partisipan terhadap adegan film, dokumentasi transkrip dialog, serta penguatan dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman hidup yang penuh kehilangan, tekanan, dan konflik<br>justru menjadi dasar pembentukan kepemimpinan otentik. Kesadaran diri tercermin dalam pengakuan jati diri, keterbukaan tampak melalui ungkapan perasaan kehilangan, kemampuan menimbang secara adil terlihat pada ajakan kolaborasi antar spesies, dan konsistensi moral diperlihatkan dengan sikap menolak tunduk pada<br>kejahatan. Nilai integritas, keberanian, serta keteladanan yang muncul dari perjalanan hidup tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan otentik terbentuk dari proses panjang, bukan dari garis keturunan ataupun status semata. </p> <p><br>ABSTRACT <br>Leadership is not only determined by the ability to develop strategies, but is also influenced by character formed through life experiences. Values such as integrity, courage, and exemplary behavior are important foundations that enable the creation of authentic leadership capable of exerting a positive influence. However, in reality, many leaders are born into positions of power or family status, so the process of character building is often neglected. Given this reality, this study aims to analyze how Mufasa's life experiences in the film Mufasa: The Lion King (2024) shape his authentic leadership character, as well as to examine the reflection of the components of selfawareness,<br>relational transparency, balanced processing, and internalized moral perspective in the main character's life journey. The research method used is qualitative with a descriptive approach through non-participant observation of film scenes, documentation of dialogue transcripts, and reinforcement from related literature. The results show that life experiences full of loss, pressure, and conflict, actually form the basis of authentic leadership. Self-awareness is reflected in the recognition of identity, openness is seen through the expression of feelings of loss, the ability to weigh things fairly is seen in the call for collaboration between species, and moral consistency is shown by the refusal to submit to evil. The values of integrity, courage, and exemplary behavior that emerge from this life journey, confirm that authentic leadership is formed through a long process,<br>not solely through lineage or status. </p>Shafira Putri Nayla ZahraGagas GayuhAmaliyah AmaliyahNazhifah Wardani
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069215816710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5463Pengaruh Keseimbangan Kehidupan Kerja, Gaya Kepemimpinan, Dan Dukungan Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi (PT. Arima Anugerah Bersaudara)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5483
<p>ABSTRAK<br>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, gaya kepemimpinan, dan dukungan organisasi terhadap komitmen organisasi (PT. Arima Anugerah Bersaudara). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik survei. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data menggunakan PLS (Patrial Least Squares) dengan program SmartPLS versi 4. Populasi penelitian sebesar 150 karyawan PT. Arima Anugerah Bersaudara. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat presisi yang ditetapkan yaitu 5%, maka didapatkan sampel sebesar 109 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, dan dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi. </p> <p><br>ABSTRACT<br>This study aims to examine the effect of quality work life, leadership style, and organizational support on organizational commitment (PT. Arima Anugerah Bersaudara). The study used a descriptive quantitative method with a survey technique. The research instrument used a questionnaire with a Likert scale. Data analysis used PLS (Patriarchal Least Squares) with the SmartPLS version 4 program. The study population was 150 employees of PT. Arima Anugerah Bersaudara. The sampling technique used the Slovin formula with a set precision level of 5%, so a sample of 109 respondents was obtained. The results of this study indicate that quality of work life has a positive effect on organizational commitment, leadership style has a positive effect on organizational commitment, and organizational support has a positive effect on organizational commitment.</p>Helmi ApriyaldiEstu Mahanani
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069216817710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5483Implementasi Nilai Budaya Keluarga dalam Membentuk Pola Kepemimpinan: Studi Kasus pada Film Coco
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5485
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai budaya keluarga berperan dalam membentuk pola kepemimpinan tokoh-tokoh utama dalam film Coco (2017), serta bagaimana dilema antara aspirasi pribadi dan tradisi keluarga memengaruhi dinamika kepemimpinan keluarga Rivera. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi, yaitu melalui peninjauan adegan, dialog, serta simbol visual dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abuelita merepresentasikan kepemimpinan otoriter dengan menekankan kepatuhan penuh demi menjaga tradisi, sementara Miguel menampilkan<br>kepemimpinan inklusif yang berusaha menjembatani impiannya menjadi musisi dengan nilai budaya keluarga. Konflik antar generasi yang terjadi menggambarkan dilema antara mempertahankan tradisi dan mengikuti aspirasi pribadi, namun akhirnya harmoni tercapai melalui kepemimpinan yang berakar pada kasih sayang keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa nilai budaya keluarga memiliki peran fundamental dalam membentuk gaya kepemimpinan, serta relevan dengan agenda global SDG 5 yaitu Kesetaraan Gender dan SDG 11 yakni Kota dan Komunitas Berkelanjutan.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This study aims to analyze how family cultural values contribute to shaping the leadership patterns of the main characters in the film Coco (2017) and how the dilemma between personal aspirations and family tradition affects leadership dynamics within the Rivera family. A descriptive qualitative approach was employed, using observation and documentation techniques to examine key scenes, dialogues, and visual symbols in the film. Findings indicate that Abuelita embodies authoritarian leadership by insisting on strict compliance to preserve family traditions, whereas Miguel demonstrates inclusive leadership by attempting to reconcile his musical aspirations with familial values. The intergenerational conflict depicted in the film illustrates the tension between maintaining tradition and pursuing individual aspirations, yet ultimately harmony is restored through leadership rooted in familial care and affection. These results underscore the fundamental role of family cultural values in shaping leadership styles and highlight the findings’ relevance to global agendas such as SDG 5 (Gender Equality) and SDG 11 (Sustainable Cities and Communities).</p>Armaniella Virelita MaharaniRizky Amalia SinulinggaAmaliyah AmaliyahNazhifah Wardani
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069217818710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5485Kecerdasan Emosional Pemimpin dalam Mengelola Konflik: Kajian Naratif pada Karakter Nelson Mandela dalam Film Invictus.
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5494
<p>ABSTRAK <br>Melalui analisis naratif kualitatif terhadap film Invictus, penelitian ini menyelidiki signifikansi kecerdasan emosional dalam praktik kepemimpinan. Fokus kajian ini adalah pada karakter Nelson Mandela dan strateginya dalam memimpin rekonsiliasi pasca-apartheid di Afrika Selatan. Dengan memeriksa secara mendalam alur cerita, dialog, dan adegan-adegan kunci, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana kompetensi emosional termasuk empati, kesadaran diri, regulasi emosi, dan keterampilan sosial berperan penting bagi keberhasilan Mandela dalam menavigasi konflik sosial yang kompleks. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan kepemimpinan transformasional Mandela, yang berlandaskan pada prinsip pengampunan, rekonsiliasi, dan tujuan bersama, secara efektif mempersatukan bangsa yang terfragmentasi serta membangun perdamaian dan solidaritas nasional. Studi ini menyimpulkan bahwa kapasitas emosional adalah krusial bagi para pemimpin yang menghadapi dinamika konflik dan perubahan sosial, serta merekomendasikan agar pengembangan kecerdasan emosional diprioritaskan sebagai kompetensi inti untuk kepemimpinan yang efektif di semua tingkatan, baik organisasi maupun nasional. </p> <p><br>ABSTRACT </p> <p>Through a qualitative narrative analysis of the film Invictus, this study investigates the significance of emotional<br>intelligence in leadership practice. The focus of the study is on the character of Nelson Mandela and his strategy in leading post-apartheid reconciliation in South Africa. By closely examining the plot, dialogue, and key scenes, this research identifies how emotional competencies including empathy, self-awareness, emotion regulation, and social skills were instrumental to Mandela's success in navigating complex social conflict.The findings indicate<br>that Mandela's transformational leadership approach, which was grounded in the principles of forgiveness, reconciliation, and common goals, effectively united a fragmented nation and built national peace and solidarity. The study concludes that emotional capacity is crucial for leaders facing the dynamics of conflict and social change, and recommends that the development of emotional intelligence be prioritized as a core competency<br>for effective leadership at all levels, both organizational and national.</p>Ivan Fahria HerlambangMuhammad FikriErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahRizky Amalia SinulinggaGagas Gayuh Aji
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069218819810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5494Interpretasi Kepemimpinan Transformasional Sultan Agung dalam Memotivasi Rakyat pada Film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5500
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan berperan penting dalam mendorong anggota untuk bekerja keras demi mencapai tujuan organisasi, yang tidak hanya melibatkan kekuasaan, tetapi juga proses pengarahan, motivasi, dan pembentukan kerja sama tim untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Meskipun demikian, sebagian besar penelitian tentang kepemimpinan lebih terfokus pada konteks modern atau organisasi kontemporer, sementara kajian mengenai nilai-nilai kepemimpinan historis melalui media budaya film masih jarang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai kepemimpinan Sultan Agung yang tercermin dalam film. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang lebih menekankan pada pemahaman makna dan interpretasi terhadap gaya kepemimpinan Sultan Agung yang ditampilkan dalam film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sultan Agung menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang<br>berfokus pada visi jangka panjang, kemampuan memotivasi, keberanian dan ketegasan, serta perhatian terhadap kesejahteraan rakyatnya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman bahwa film dapat menjadi sarana edukasi kepemimpinan yang inspiratif. Kajian lanjutan dapat menggali lebih dalam mengenai media budaya lainnya, selain film, yang dapat digunakan sebagai sarana edukasi kepemimpinan.</p> <p><br>ABSTRACT <br>Leadership plays a crucial role in encouraging members to work hard to achieve organizational goals, which not only involves power, but also the processes of directing, motivating, and fostering teamwork to reach the established objectives. Nevertheless, most research on leadership has focused more on modern contexts or contemporary organizations, while studies on the values of hiistorical leadership through the cultural medium of film are still rarely explored. This research aims to describe the leadership values of Sultan Agung as reflected in film. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive design, which emphasizes understanding meaning and interpreting the leadership style of Sultan Agung as presented in the film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta. The research findings show that Sultan Agung implemented a<br>transformational leadership style that focuses on long-term vision, motivational ability, courage and decisiveness, as well as attention to the welfare of his people. This study contributes to the understanding that films can be an inspiring medium for leadership education. Further studies can delve deeper into other cultural media, besides films, that can be used as a means of leadership education.</p>Jezicka Anatasya Permatha BayuAmara Bilqis KinantiAmaliyah AmaliyahErindah DimisyqiyaniRizky Amalia SinulinggaGagas Gayuh Aji
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069219920910.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5500 Representasi Dampak Psikologis Trauma dan Perlawanan melalui Karakter Tokoh Sahir Pada Film Dhoom 3
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5502
<p>ABSTRAK <br>Trauma masa kecil dan konflik batin memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kepribadian dan perilaku seseorang, yang dapat menyebabkan perilaku destruktif. Namun, tidak semua orang yang mengalami traumatis atau konflik batin akan menunjukkan perilaku destruktif, terutama jika penanganannya dilakukan secara efektif dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak trauma masa kecil, konflik batin, dan pembentukan identitas melalui film Dhoom 3 (2013). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menganalisis data primer berupa elemen cerita, dialog, dan ekspresi visual dari film, serta data sekunder dari literatur terkait trauma dan representasi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Sahir dipengaruhi oleh trauma masa kecil yang berakar pada ketidakadilan yang dialami ayahnya, sehingga memotivasinya untuk melakukan serangkaian perampokan bank sebagai bentuk perlawanan. Di samping itu, konflik batin Sahir memunculkan identitas ganda sebagai bentuk perlindungan diri. Film ini juga menggambarkan bagaimana trauma dapat mengubah pandangan terhadap keadilan dan moralitas, dimana tindakan destruktif dipandang sebagai wujud keadilan subjektif. Dampak psikologis tersebut menegaskan pentingnya mengelola konflik intrapersonal dan trauma secara konstruktif untuk mencegah perilaku maladaptif. Sebagai media pendidikan, film Dhoom 3 berkontribusi sebagai media edukatif dalam meningkatkan pemahaman publik terhadap isu kesehatan mental, yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) mengenai kesehatan dan kesejahteraan serta perdamaian dan keadilan.</p> <p><br>ABSTRACT <br>Childhood trauma and inner conflict have a significant influence on the formation of a person's personality and behaviour, which can lead to destructive behaviour. However, not everyone who experiences trauma or inner conflict will exhibit destructive behaviour, especially if it is handled effectively and appropriately. This study aims to analyse the impact of childhood trauma, inner conflict, and identity formation through the film Dhoom 3 (2013). The research method used is a descriptive qualitative approach, analysing primary data in the form of story elements, dialogue, and visual expressions from the film, as well as secondary data from literature related to trauma and media representation. The results of the study show that Sahir's character was influenced by childhood trauma rooted in the injustice experienced by his father, motivating him to carry out a series of bank robberies as a form of resistance. In addition, Sahir's inner conflict gave rise to a dual identity as a form of self-protection. The film also illustrates how trauma can alter one's perspective on justice and morality, where destructive actions are perceived as a form of subjective justice. These psychological impacts emphasise the importance of constructively managing intrapersonal conflicts and trauma to prevent maladaptive behaviour. As an educational medium, the film Dhoom 3 contributes to increasing public understanding of mental health issues, which is in line with the Sustainable Development Goals (SDGs) on health and well-being, peace and justice.</p>Diva Arlinda Dwi AriyaniErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahGagas Gayuh AjiRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069221021910.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5502Representasi Kepemimpinan Emergen: Perilaku dan Strategi Tokoh Thomas dalam Film Maze Runner (2014)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5506
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas organisasi selama krisis penuh ketidakpastian, di mana pemimpin emergen sering muncul melalui pengakuan sosial daripada otoritas formal. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi kepemimpinan emergen tokoh Thomas dalam film Maze Runner (2014), dengan fokus pada legitimasi melalui tindakan nyata, prinsip adaptif, kecerdasan em<br>osional, dan pengelolaan konflik di situasi krisis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melalui observasi berulang terhadap enam adegan kunci film dan studi pustaka literatur relevan. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan emergen Thomas terwujud dalam keberanian, pengambilan inisiatif penyelamatan, pengakuan dari kelompok, pengendalian emosi tim, strategi adaptif, serta kepemimpinan pelarian dari Maze.<br>Legitimasi ini didasarkan pada kontribusi nyata terhadap keselamatan dan solidaritas tim. Temuan ini memperkuat teori kepemimpinan emergen dengan penekanan pada kecerdasan emosional dalam krisis. Penelitian ini memberikan relevansi praktis bagi pengembangan kepemimpinan partisipatif yang selaras dengan Tujuan 16 SDGs, khususnya keadilan, perdamaian, dan institusi tangguh.</p> <p><br>ABSTRACT <br>Leadership plays a crucial role in maintaining organizational stability during crises filled with uncertainty, where emergent leaders often arise through social recognition rather than formal authority. This study aims to analyze the representation of emergent leadership by the character Thomas in the film Maze Runner (2014), focusing on legitimacy through concrete actions, adaptive principles, emotional intelligence, and conflict management in crisis situations. A qualitative descriptive method was employed, involving repeated observations of six key scenes from the film and a literature review of relevant sources. Data analysis followed the Miles and Huberman model,<br>including data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Thomas's emergent<br>leadership manifests in courage, rescue initiatives, group recognition, team emotional control, adaptive strategies, and leading the escape from the Maze. This legitimacy is based on tangible contributions to team safety and solidarity. These elements reinforce emergent leadership theories with an emphasis on<br>emotional intelligence in crises. This research provides practical relevance for developing participatory leadership aligned with SDG Goal 16, particularly peace, justice, and resilient institutions.</p>Linda Octavia Trisukma AyuDiva Arlinda Dwi AriyaniErindah DimisqiyaniAmaliyah AmaliyahGagas Gayuh AjiRizqy Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069222022810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5506Implementasi Gaya Kepemimpinan : Studi Kasus Billy Beane Pada Film Moneyball
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5508
<p>ABSTRAK<br>Kepemimpinan merupakan faktor kunci dalam menentukan arah, motivasi, dan kinerja organisasi, terutama ketika menghadapi keterbatasan sumber daya dan dinamika perubahan yang cepat. Film Moneyball menggambarkan tokoh Billy Beane sebagai General Manager Oakland Athletics yang berani mengambil risiko melalui penerapan strategi sabermetrics di tengah keterbatasan finansial. Penelitian ini bertujuan<br>untuk mengetahui implementasi gaya kepemimpinan Billy Beane dalam film Moneyball serta dampaknya terhadap kinerja dan pencapaian tim. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi film. Data diperoleh melalui pengamatan berulang pada adegan-adegan yang menunjukkan gaya kepemimpinan Billy Beane, dilengkapi dengan literatur akademis terkait teori kepemimpinan visioner,<br>transformasional, dan otoriter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Billy Beane mengadopsi gaya kepemimpinan multidimensi, yaitu kepemimpinan otoriter, kedua gaya kepemimpinan visioner, ketiga gaya kepemimpinan transformasional. Selain itu, motivasi personal maupun kolektif yang diberikan Billy Beane terbukti meningkatkan kinerja individu dan kolektif tim. Dampaknya, Oakland Athletics berhasil mencetak<br>20 kemenangan beruntun dan warisan strateginya kemudian diadopsi tim lain. Namun, pada penerapan gaya otoriter Billy Beane terbilang efektif dalam situasi krisis, gaya ini juga menimbulkan resistensi dan konflik internal dengan staf bawahan yang merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini memberi kontribusi pada pemahaman bahwa efektivitas kepemimpinan terletak pada kemampuan adaptif dalam menggabungkan berbagai gaya sesuai situasi. Penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian pada perbandingan gaya kepemimpinan tokoh lain dalam film bertema olahraga atau organisasi nyata untuk memperkuat pemetaan teori kepemimpinan dalam praktik. </p> <p><br>ABSTRACT<br>Leadership is a key factor in determining the direction, motivation, and performance of an organization, especially when facing resource constraints and rapid change. The film Moneyball depicts Billy Beane as the General Manager of the Oakland Athletics who dared to take risks by<br>applying sabermetrics strategies amid financial constraints. This study aims to examine the implementation of Billy Beane's leadership style in the film Moneyball and its impact on team performance and achievements. The research method used is descriptive qualitative with film<br>observation. Data was obtained through repeated observation of scenes that show Billy Beane's leadership style, supplemented with academic literature related to visionary, transformational, and authoritarian leadership theories. The results of the study show that Billy Beane adopted a<br>multidimensional leadership style, namely authoritarian leadership, visionary leadership, and transformational leadership. In addition, the personal and collective motivation provided by Billy Beane was proven to improve individual and collective team performance. As a result, the<br>Oakland Athletics managed to score 20 consecutive wins, and his strategic legacy was later adopted by other teams. However, while Billy Beane's authoritarian style was effective in crisis situations, it also caused resistance and internal conflict with subordinate staff who felt they were<br>not involved in decision-making. This research contributes to the understanding that leadership effectiveness lies in the adaptive ability to combine various styles according to the situation. Further research could expand the study by comparing the leadership styles of other figures in</p>Rodhatul AssitaErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahRizky Amalia SinulinggaGagas Gayuh Aji
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069222923910.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5508Representasi Gaya Kepemimpinan Piko Dalam Film Mencuri Raden Saleh
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5510
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan merupakan aspek penting dalam dinamika kelompok karena menentukan arah, strategi, dan keberhasilan pencapaian tujuan. Film Mencuri Raden Saleh memberikan gambaran menarik tentang bagaimana gaya kepemimpinan muncul dalam situasi penuh tekanan dan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kepemimpinan yang diperankan tokoh Piko dalam film tersebut, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap dinamika kelompok dan proses pengambilan keputusan. Metode penelitian yang digunakan merupakan analisis kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dan telaah naratif terhadap adegan-adegan relevan dalam film. Data dianalisis melalui identifikasi karakteristik kepemimpinan berdasarkan teori kepemimpinan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piko merepresentasikan gaya kepemimpinan demokratis yang menekankan musyawarah, keterlibatan anggota kelompok, dan keterbukaan dalam menyelesaikan masalah. Pada kondisi kritis, Piko terkadang harus mengombinasikan gaya demokratis dengan ketegasan situasional. Kesimpulannya, gaya kepemimpinan demokratis yang ditunjukkan Piko menegaskan bahwa kepemimpinan efektif memerlukan keseimbangan antara partisipasi, keterbukaan, dan kemampuan mengambil keputusan cepat sesuai dengan konteks. </p> <p><br>ABSTRACT <br>Leadership is an important aspect of group dynamics as it determines direction, strategy, and the success of achieving goals. The film 'Stealing Raden Saleh' provides an interesting depiction of how leadership styles emerge in high-pressure and risky situations. This research aims to analyze the form of leadership portrayed by the character Piko in the film, as well as to identify its impact on group dynamics and decision-making processes. The research method used is descriptive qualitative analysis with a literature study approach and narrative examination of relevant scenes in the film. Data is analyzed through the identification of leadership characteristics based on existing leadership theories. The discussion reveals that the democratic leadership style is effective in creating a collaborative atmosphere, but it also has weaknesses such as slower decision-making and potential internal conflicts. In critical conditions, Piko sometimes has to combine the democratic style with situational assertiveness. In conclusion, the democratic leadership style demonstrated by Piko emphasizes that effective leadership requires a balance between participation, openness, and the ability to make quick decisions according to the context.</p>Dimitri Pamungkas UmagafiMuhammad FikriRizky Amalia Erindah DimisyqiyaniAmaliyah Amaliyah
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069224025110.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5510Representasi Krisis Integritas Kepemimpinan Politik dalam Film Dirty Vote
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5513
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan berperan besar dalam menentukan arah bangsa, namun krisis integritas pemimpin kerap menjadi hambatan serius bagi legitimasi demokrasi. Fenomena tersebut tampak jelas dalam film dokumenter Dirty Vote karya Dandhy Laksono yang mengungkap praktik penyalahgunaan kekuasaan pada Pemilu 2024, termasuk sikap tidak netral Presiden Joko Widodo. Dengan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah representasi Jokowi dalam film yang digambarkan berupaya mempertahankan kekuasaan melalui politik dinasti, intervensi kebijakan, distribusi bansos, serta pemanfaatan fasilitas negara untuk kepentingan politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan Jokowi sebagai pemimpin pragmatis yang lebih berorientasi pada warisan politik ketimbang etika kepemimpinan, sehingga memperlihatkan krisis integritas di level nasional. Temuan tersebut sejalan dengan fenomena global berupa menurunnya kepercayaan publik terhadap pemimpin yang tidak etis dan tidak bertanggung jawab. Dengan demikian, Dirty Vote dapat dipahami sebagai teks sosial yang menyoroti bagaimana ketidaknetralan kepemimpinan melemahkan demokrasi, memperkuat politik dinasti, serta memperparah krisis kepercayaan publik.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>Leadership plays a crucial role in determining the direction of a nation, yet a crisis of integrity among leaders often becomes a serious obstacle to democratic legitimacy. This phenomenon is clearly reflected in the documentary Dirty Vote by Dandhy Laksono, which exposes the misuse of power in the 2024 Indonesian election, including President Joko Widodo’s lack of neutrality. Using a descriptive qualitative method, this<br>study examines Jokowi’s representation in the film, portraying him as a leader striving to preserve power through political dynasties, policy interventions, social assistance distribution, and the use of state facilities for political purposes. The findings reveal that the film depicts Jokowi as a pragmatic leader more focused on securing political legacy than upholding ethical leadership, thereby highlighting a national-level integrity crisis. This resonates with the global phenomenon of declining public trust in unethical and irresponsible leaders. Thus, Dirty Vote functions as a social text that demonstrates how non-neutral leadership undermines democracy, strengthens political dynasties, and exacerbates the crisis of public trust.</p>Salman AlfarisiRodhatul AssitaAmaliyah AmaliyahErindah DimisyqiyaniGagas Gayuh AjiRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069225226210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5513 Eksplorasi Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Mendukung Pengembangan Pendidikan: Studi Kasus AUG sebagai Konsultan Pendidikan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5518
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan transformasional mendorong perubahan dalam organisasi pendidikan global melalui inspirasi, pemberdayaan, dan inovasi. Namun, sebagian besar penelitian hanya menyoroti penerapannya di sekolah atau universitas, sedangkan sektor konsultan pendidikan internasional masih jarang diteliti. Penelitian ini mengeksplorasi praktik kepemimpinan transformasional di AUG, konsultan pendidikan<br>internasional yang menyediakan layanan bimbingan studi luar negeri. Pendekatan kualitatif naratif digunakan melalui observasi dan dokumentasi untuk menggali praktik kepemimpinan secara mendalam. Hasil menunjukkan penerapan empat dimensi kepemimpinan transformasional idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration tercermin dalam visi<br>global, komunikasi terbuka, pemberdayaan staf, dan pendampingan personal mahasiswa. Praktik ini memperkuat kepercayaan, meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa, serta menciptakan iklim inovatif yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21. Dampaknya terlihat pada peningkatan kesiapan mahasiswa menghadapi kompetisi global dan keberhasilan AUG mempertahankan layanan berkualitas di<br>pasar kompetitif. Studi ini memperluas literatur kepemimpinan dengan menerapkan teori transformasional pada sektor konsultan pendidikan<br>nonformal serta merekomendasikan penelitian lanjutan untuk menilai dampak jangka panjang pada karier alumni dan adaptasi model dalam konteks pendidikan digital serta multikultural. </p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>Transformational leadership drives change in global education by inspiring, empowering, and fostering innovation. Most research highlights schools or universities, leaving international education consultancy underexplored. This study examines transformational leadership at AUG, an international consultancy offering overseas study guidance. A qualitative narrative approach with observation and documentation captured leadership practices. Findings show four dimensions idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration reflected in a global vision, open communication, staff empowerment, and personalized mentoring. These practices strengthen trust, enhance students’ analytical skills, and create an innovative climate suited to 21st century challenges. Impacts include greater student readiness for global competition and AUG’s success in sustaining high quality services within a competitive market. This research expands leadership literature by applying transformational theory to nonformal education consultancy and recommends future studies on long-term effects for alumni careers and adaptation of the model in digital and multicultural contexts.</p>Harun Labibul HilmiHanifah Az Zahra HasoloanGagas Gayuh Aji Amaliyah Ria TriwastutiErindah DimisqiyaniRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069226327210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5518Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kompetensi Kerja Dan Kompensasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Jaya Makmur Eka Lestari Jakarta
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5521
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kecerdasan emosional, kompetensi kerja, dan kompensasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Jaya Makmur Eka Lestari Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik survei. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data menggunakan PLS (Patrial Least Squares) dengan program SmartPLS versi 4. Populasi penelitian sebesar 35 karyawan PT. Jaya Makmur Eka Lestari Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh maka diperoleh sampel sebesar 35 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kecerdasan emosional tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kompetensi kerja tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, dan kompensasi kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. </p> <p><br>ABSTRACT <br>This study aims to examine the effect of emotional intelligence, work competence, and work compensation on employee job satisfaction at PT. Jaya Makmur Eka Lestari Jakarta. The study used a descriptive quantitative method with a survey technique. The research instrument used a questionnaire with a Likert scale. Data analysis used PLS (Patriarchal Least Squares) with the SmartPLS version 4 program. The study population<br>was 35 employees of PT. Jaya Makmur Eka Lestari Jakarta. The sampling technique used saturated sampling, so a sample of 35 respondents was obtained. The results of this study indicate that emotional intelligence does not have a positive effect on job satisfaction, work competence does not have a positive effect on job satisfaction, and work compensation has a positive effect on job satisfaction.</p>Mohammad Raihan SahputraRahayu EndangMaya SyafrianaHamka Halkam
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069227328310.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5521Tantangan Guru dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas pada Film Guru-Guru Gokil
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5524
<p>ABSTRAK <br>Pendidikan merupakan upaya terencana untuk mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kepribadian yang baik dan keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan kesejahteraan guru dalam mewujudkan pendidikan berkualitas sebagaimana direpresentasikan dalam film Guru-Guru Gokil (2020). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis naratif terhadap film dan kondisi sosial nyata guru di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru, terutama guru honorer, menghadapi kesejahteraan yang rendah dengan gaji minim dan beban kerja tinggi, yang berdampak pada motivasi dan kualitas pengajaran. Film ini mengangkat solidaritas dan dedikasi guru yang tetap tinggi meskipun menghadapi kesulitan ekonomi serta perubahan pandangan negatif terhadap profesi guru menjadi penghargaan atas pengabdiannya. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesejahteraan guru sebagai faktor utama dalam pencapaian pendidikan berkualitas yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs 4. Implikasi temuan ini mendorong pemerintah dan pemangku kebijakan untuk memperhatikan kesejahteraan guru secara serius demi masa depan pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis bagi studi pendidikan, media, dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus sebagai refleksi sosial terhadap kondisi guru di Indonesia.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>Education is a planned effort to develop students’ potential so they have good character, skills, and benefit society. This study aims to analyze the challenges of teacher welfare in realizing quality education as represented in the film Guru-Guru Gokil (2020). Using a descriptive qualitative method, the study examines the narrative of the film alongside the real social conditions faced by Indonesian teachers. Results show that many teachers, especially honorary ones, face low welfare marked by insufficient salaries and high workloads, impacting their motivation and teaching quality. The film highlights teachers' solidarity and dedication despite economic hardships and a shift in perception of the teaching profession towards greater appreciation. The study emphasizes the critical role of teacher welfare aligned with Sustainable Development Goals (SDGs) 4 in achieving equitable and quality education. The findings encourage policymakers to prioritize improving teacher welfare for a sustainable and better education future. This research contributes academically to education, media, and sustainability studies and serves as social reflection on teachers’ conditions in Indonesia.</p>Mohammad Fajar ArrasyidDiva Arlinda Dwi AriyaniAmaliyah AmaliyahErindah DimisqiyaniGagas Gayuh AjiRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069228429310.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5524Kepemimpinan Informal dalam Dinamika Pengambilan Keputusan Kelompok: Studi Kasus Film 12 Angry Men(1957)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5528
<p>ABSTRAK <br>Kepemimpinan informal yang tidak bergantung pada struktur formal organisasi menjadi semakin penting dalam konteks organisasi kontemporer yang mengadopsi struktur lebih datar dan kolaboratif. Dinamika kepemimpinan ini berperan krusial dalam pengambilan keputusan kelompok, namun penelitian tentang kepemimpinan informal dalam konteks representasi film masih jarang dilakukan, padahal film dapat memberikan gambaran kaya mengenai dinamika diskusi kelompok dan pengaruh non-formal yang relevan untuk merefleksikan praktik kepemimpinan dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana figur informal memengaruhi dinamika diskusi kelompok, membangun kepercayaan antar anggota, dan mengarahkan kelompok menuju konsensus melalui studi kasus film 12 Angry Men(1957). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa adegan dan<br>dialog dalam film 12 Angry Men, serta data sekunder dari literatur akademik tentang kepemimpinan dan pengambilan keputusan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Juri 8, meskipun tidak memiliki posisi formal, mampu memimpin kelompok melalui lima karakteristik utama pengaruh interpersonal, kemampuan komunikasi persuasif, membangun konsensus, kepercayaan dan keteguhan moral, serta kemampuan menghadapi perbedaan pendapat. Temuan ini memperkuat bahwa kepemimpinan informal bergantung pada keterampilan interaksi sosial, kredibilitas personal, dan pengaruh sosial daripada otoritas formal. Penelitian ini berkontribusi pada literatur kepemimpinan dengan menawarkan implikasi praktis bagi organisasi dalam memanfaatkan potensi kepemimpinan informal untuk menghasilkan keputusan yang inklusif, adil, dan efektif, selaras dengan SDG 16 dan SDG 4.</p>Catur WulandariDiva Arlinda Dwi AriyaniErindah DimisqiyaniAmaliyah AmaliyahGagas Gayuh AjiRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069229430410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5528Representasi Kepemimpinan Tokoh Raja dalam Kajian Kualitatif dan Semiotik Visual (Film The King 2019)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5530
<p>ABSTRAK <br>Artikel ini membahas representasi kepemimpinan tokoh raja dalam film The King (2019) melalui<br>pendekatan kualitatif dan analisis semiotik visual. Penelitian ini bertujuan untuk memahami<br>bagaimana konstruksi visual, simbol, dan narasi membentuk citra Henry V sebagai pemimpin yang<br>kompleks, menggabungkan legitimasi formal, kharisma personal, kemampuan militer, serta<br>integritas moral. Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif deskriptif yang mendalami<br>makna-makna yang muncul dari tanda-tanda visual dalam film, termasuk kostum, atribut kerajaan,<br>ekspresi wajah, dialog, dan pencahayaan. Pendekatan semiotika Roland Barthes digunakan untuk<br>menguraikan makna denotatif, konotatif, dan mitos dari setiap tanda, sehingga terlihat hubungan<br>antara simbol, konteks budaya, dan ideologi yang membentuk citra kepemimpinan. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa representasi Henry V menekankan keseimbangan antara kekuasaan formal,<br>tanggung jawab moral, dan kharisma personal, sehingga kepemimpinan efektif dipahami bukan<br>hanya dari kekuatan militer atau posisi resmi, tetapi juga dari kualitas etis dan humanis. Penelitian<br>ini memberikan kontribusi bagi kajian komunikasi visual, film, dan budaya dengan menunjukkan<br>bahwa media audiovisual dapat membentuk persepsi publik tentang nilai-nilai kepemimpinan,<br>legitimasi, dan moralitas.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This article discusses the representation of royal leadership in the film The King (2019) through a<br>qualitative approach and visual semiotic analysis. This study aims to understand how visual<br>constructions, symbols, and narratives shape the image of Henry V as a complex leader, combining<br>formal legitimacy, personal charisma, military prowess, and moral integrity. The research method<br>uses descriptive qualitative analysis that explores the meanings that emerge from visual signs in the<br>film, including costumes, royal attributes, facial expressions, dialogue, and lighting. Roland<br>Barthes' semiotic approach is used to decipher the denotative, connotative, and mythical meanings<br>of each sign, revealing the relationship between symbols, cultural context, and ideology that shape<br>the image of leadership. The results show that the representation of Henry V emphasizes a balance<br>between formal power, moral responsibility, and personal charisma, so that effective leadership is<br>understood not only in terms of military strength or official position, but also in terms of ethical and<br>humanistic qualities. This study contributes to the study of visual communication, film, and culture<br>by showing that audiovisual media can shape public perceptions of leadership values, legitimacy,<br>and morality.</p>Adinda Rizqi FaradisaDiva Arlinda Dwi AriyaniErindah DimisyqiyaniAmaliyah AmaliyahGagas Gayuh AjiRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069230531310.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5530Strategi SWOT Dalam UMKM Baso ACI JUARA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5533
<p>ABSTRAK<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam pemerataan<br>kesempatan usaha pada UMKM, dengan studi kasus pada Baso Aci Juara di Pondok Labu.<br>UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, namun masih<br>menghadapi berbagai kendala seperti kurangnya modal, keterbatasan pengetahuan pasar, dan<br>manajemen operasional yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif<br>dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis literatur. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi Baso Aci Juara meliputi masalah internal<br>dalam manajemen operasional dan SDM, serta dampak eksternal seperti persaingan pasar dan<br>pengaruh pandemi COVID-19. Di sisi lain, terdapat peluang signifikan yang dapat<br>dimanfaatkan, termasuk digitalisasi bisnis, kolaborasi dengan stakeholder, dan dukungan<br>pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Rekomendasi pengembangan yang<br>diajukan meliputi peningkatan kualitas operasional, optimalisasi pendanaan, dan inovasi<br>produk. Dengan memanfaatkan peluang ini, UMKM dapat meningkatkan daya saingnya dan<br>berkontribusi lebih optimal dalam menciptakan pemerataan kesempatan usaha yang<br>berkelanjutan.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT<br>This research aims to analyze the challenges and opportunities in equalizing business<br>opportunities in MSMEs, with a case study on Baso Aci Juara in Pondok Labu. MSMEs have<br>a significant contribution to the Indonesian economy, but still face various obstacles such as<br>lack of capital, limited market knowledge, and suboptimal operational management. This<br>research uses a qualitative method with data collection through interviews, observation, and<br>literature analysis. The results show that the main challenges faced by Baso Aci Juara include<br>internal problems in operational management and human resources, as well as external impacts<br>such as market competition and the influence of the COVID-19 pandemic. On the other hand,<br>there are significant opportunities that can be leveraged, including business digitalization,<br>collaboration with stakeholders, and government support through the People's Business Credit<br>(KUR) program. The proposed development recommendations include improving operational quality, optimizing funding, and product innovation. By taking advantage of these<br>opportunities, MSMEs can improve their competitiveness and contribute more optimally to<br>creating sustainable equitable business opportunities.</p>Marina Ery SetiyawatiHermina SimanuhurukNayla Early Fitriayuni Siska Indah PramestiDiandra Farissya
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069231432410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5533Pengaruh Kesadaran Merek, Promosi, dan Harga Terhadap Minat Beli Pada Showroom Liman Jaya Motor
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5535
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh Kesadaran Merek, Promosi,<br>dan Harga terhadap Minat Beli pada Showroom Liman Jaya Motor. Metode pengambilan sampel<br>menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah populasi sebanyak 380 responden<br>dan jumlah sampel akhir sebesar 77 responden. Data analisis menggunakan outer model, inner<br>model, dan uji hipotesis. Novelty pada penelitian ini yaitu bahwa variable harga tidak berpengaruh<br>dan tidak signifikan terhadap minat beli. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Kesadaran<br>Merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli pada Showroom Liman Jaya Motor,<br>dan variabel Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli pada Showroom Liman<br>Jaya Motor, sedangkan variabel Harga tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Minat<br>Beli pada Showroom Liman Jaya Motor. Besarnya R-Square yang dijelaskan oleh ketiga variabel<br>terhadap Minat Beli adalah sebesar 49,2%. Dalam penelitian ini, variabel yang memiliki pengaruh<br>paling dominan adalah kesadaran merek, dengan nilai F² sebesar 0,381. Implikasi dari penelitian bagi<br>perusahaan terus memperkuat kesadaran merek serta mengoptimalkan efektivitas strategi promosi<br>yang diterapkan. Meskipun variable harga bukan merupakan faktor utama dalam meningkatkan<br>minat beli, perusahaan tetap perlu mempertimbangkan strategi penetapan harga yang kompetitif agar<br>tetap relevan di pasar dan mampu menarik lebih banyak pelanggan.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This study aims to examine whether there is an influence of Brand Awareness, Promotion, and<br>Price on Purchase Intention at Liman Jaya Motor Showroom. Using the simple random sampling<br>method, the study involved 380 respondents with a final sample size of 77. Data analysis was <br>performed using the outer model, inner model, and hypothesis testing. The novelty of this research<br>lies in the finding that the price variable does not have a significant and positive effect on purchase<br>intention. The results of the study show that the Brand Awareness variable has a positive and<br>significant effect on Purchase Intention at Liman Jaya Motor Showroom, and the Promotion variable<br>has a positive and significant effect on Purchase Intention at Liman Jaya Motor Showroom, while<br>the Price variable does not have a positive and significant effect on Purchase Intention at Liman<br>Jaya Motor Showroom. The R-Square value explained by the three variables on Purchase Intention<br>is 49.2%. In this study, the most dominant variable affecting purchase intention is brand awareness,<br>with an F² value of 0.381. The implications of this research for the company are to continue<br>strengthening brand awareness and optimizing the effectiveness of the promotional strategies<br>applied. Although the price variable is not a major factor in increasing purchase intention, the<br>company still needs to consider a competitive pricing strategy to remain relevant in the market and <br>attract more customers.</p>Emanuella Putri HutabaratDini AmaliaNafisah Yuliani
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069232533510.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5535Optimalisasi UMKM Melalui Triple Helix Kolaborasi
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5536
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kolaborasi Triple Helix akademisi,<br>pemerintah, dan sektor swasta dalam pemberdayaan UMKM berbasis perbankan syariah di<br>Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan<br>menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui dokumentasi program dan<br>wawancara, data dianalisis secara tematik dengan menggunakan triangulasi sumber dan member<br>check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Triple Helix belum berjalan<br>dengan baik. Sebagian besar nasabah menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan rumah tangga,<br>pengelolaan keuangan belum terpisah, inovasi produk baru belum dilakukan, dan akses pasar masih<br>terbatas. Lembaga akademisi hanya berfokus pada memotivasi dan penyuluhan dasar, sektor swasta<br>membantu nasabah tanpa bertindak terlalu jauh, dan pemerintah hampir tidak terlibat dalam<br>dukungan nyata. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun model Triple Helix berpotensi<br>mengoptimalkan UMKM, diperlukan strategi sinergi yang lebih integratif, termasuk peningkatan<br>literasi keuangan, pengembangan produk inovatif, dan penyediaan fasilitasi seperti izin usaha serta<br>akses pasar digital yang berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis implementasi<br>praktis model Triple Helix dalam konteks UMKM di bidang perbankan syariah melalui program<br>pemberdayaan berbasis komunitas, yang jarang dieksplorasi dalam penelitian sebelumnya. <br><br></p> <p>ABSTRACT <br>This study aims to analyze the effectiveness of Triple Helix collaboration between academics, government,<br>and the private sector in empowering MSMEs based on Islamic banking in Pedurungan District, Semarang<br>City. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection was obtained through<br>program documentation and interviews, and the data was analyzed thematically using source triangulation<br>and member checking. The results show that the implementation of the Triple Helix model has not been<br>successful. Most customers use the funds for household needs, financial management is not yet separate, new<br>product innovations have not been made, and market access is still limited. Academic institutions only focus<br>on motivation and basic counseling, the private sector helps customers without going too far, and the<br>government is hardly involved in providing real support. These findings indicate that although the Triple<br>Helix model has the potential to optimize MSMEs, a more integrative synergy strategy is needed, including<br>improving financial literacy, developing innovative products, and providing facilitation such as business<br>licenses and sustainable digital market access. The novelty of this research lies in the analysis of the practical<br>implementation of the Triple Helix model in the context of MSMEs in the field of Islamic banking through<br>community-based empowerment programs, which have rarely been explored in previous studies. <br><br></p>Alya ZainathaEka Vanny ShalsabillaRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069233634210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5536Peran Literasi Keuangan Digital dan Tren Investasi Digital terhadap Investasi Cryptocurrency pada Generasi Muda
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5538
<p>ABSTRAK <br>Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola perilaku keuangan generasi muda, termasuk dalam pengambilan keputusan investasi pada aset cryptocurrency. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan digital dan tren investasi digital terhadap keputusan investasi cryptocurrency di kalangan generasi muda Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan berusia 18–25 tahun yang aktif melakukan investasi kripto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan digital yang dimiliki informan masih beragam, sebagian besar masih bersifat fungsional dan belum mencapai tingkat kritis. Di sisi lain, tren investasi digital yang tersebar melalui media sosial terbukti memiliki pengaruh besar dalam mendorong keputusan investasi, terutama karena efek FOMO dan tekanan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan digital yang baik dapat menjadi faktor penyeimbang dalam menghadapi arus tren investasi yang spekulatif. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi literasi digital finansial yang lebih kontekstual dan berbasis pengalaman generasi muda..</p>Kholid Walwii An NuqmanTri Fatma HapsariRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069234335110.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5538Implementasi Green Accounting Sebagai Upaya Keberlanjutan UMKM Tempe Di Purbalingga
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5539
<p>ABSTRAK <br>Adapun penelitian ini ditujukan untuk meneliti implementasi Green Accounting pada<br>pengelolaan biaya lingkungan terkait proses produksi tempe di Purbalingga. Green<br>Accounting didefinisikan sebagai sistem pencatatan akuntansi yang menyatukan biaya<br>lingkungan ke dalam laporan keuangan dengan tujuan menjaga keberlanjutan bisnis.<br>Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan pengumpulan data<br>dilakukan melalui wawancara langsung dengan pelaku UMKM tempe. Temuan penelitian<br>menunjukkan bahwa penerapan Green Accounting masih sangat terbatas. Biaya terkait<br>lingkungan, seperti pengolahan limbah, konsumsi air, dan penggunaan listrik, belum<br>dicatat secara terpisah, melainkan dicampur dengan biaya operasional secara umum.<br>Tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan, terbatasnya dana, dan<br>minimnya dukungan teknis. Disamping itu, kesadaran lingkungan di kalangan pelaku<br>UMKM juga masih rendah, sehingga tindakan pengelolaan lingkungan sering kali bersifat<br>reaktif. Meskipun demikian, Green Accounting berpotensi untuk meningkatkan efisiensi<br>biaya, mendukung keberlanjutan usaha, dan memperbaiki hubungan dengan masyarakat<br>setempat. Penerapan yang efektif memerlukan pendidikan, bimbingan, dan insentif dari<br>pemerintah serta lembaga terkait. Penelitian ini menyimpulkan bahwa walaupun penerapan<br>Green Accounting masih berada pada tahap awal, pendekatan ini dapat menjadi strategi<br>penting untuk mendorong keberlanjutan bisnis UMKM tempe di Purbalingga.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This study aims to examine the application of Green Accounting in environmental cost<br>management related to tempeh production in Purbalingga. Green Accounting is an account- ing<br>system that integrates environmental costs into financial reports to support business sustainability.<br>The method used in this study was qualitative, with data collection con- ducted through direct<br>interviews with tempeh MSMEs. The research findings indicate that the implementation of Green<br>Accounting is still very limited. Environmental costs, such as waste management, water<br>consumption, and electricity usage, are not recorded separately but are instead mixed with general<br>operational costs. The main challenges faced are a lack of knowledge, limited funding, and minimal<br>technical support. Furthermore, environmental awareness among MSMEs is still low, resulting in<br>reactive environmental management actions. Nevertheless, Green Accounting has the potential to<br>increase cost efficiency, sup- port business sustainability, and improve relationships with the local<br>community. Effective implementation requires education, guidance, and incentives from the<br>government and rel- evant institutions. This study concludes that although the implementation of Green Ac- counting is still in its early stages, this approach can be an important strategy to promote<br>the sustainability of tempeh MSMEs in Purbalingga.</p>Liana WulandariInatul FadilahRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069235235710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5539Analisis Pemasaran Sosial Berbasis Nilai Sosial: untuk Meningkatkan Kinerja Bisnis Sosial Desa Sugihan Kabupaten Semarang
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5541
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran berbasis nilai sosial untuk meningkatkan kinerja<br>bisnis sosial di Desa Sugihan, Kabupaten Semarang. Metode kualitatif dengan analisis SWOT dan<br>model Triple Helix. Hasil menunjukkan kekuatan utama berupa nilai sosial masyarakat (gotong<br>royong dan kepercayaan komunitas) serta dukungan lintas sektor. Kelemahan terletak pada<br>keterbatasan digital marketing dan modal, sedangkan peluang berasal dari tren produk lokal<br>berkelanjutan dan dukungan kebijakan. Ancaman meliputi persaingan pasar dan keberlanjutan<br>pendanaan. Implementasi strategi berbasis misi sosial dan partisipasi komunitas terbukti<br>meningkatkan penjualan produk serta pemberdayaan ekonomi warga. Kesimpulannya, integrasi<br>nilai sosial dan kolaborasi Triple Helix efektif memperkuat kinerja bisnis sosial pedesaan dan layak<br>direplikasi di desa lain.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This study examines social value–based marketing strategies to enhance social enterprise<br>performance in Sugihan Village, Semarang. A qualitative method using SWOT analysis and the<br>Triple Helix model. Findings highlight community trust, gotong royong, and cross-sector<br>collaboration as key strengths, while digital and financial limitations remain weaknesses.<br>Opportunities stem from sustainable local product trends and government support, with threats<br>ncluding market competition and funding sustainability. Implementing socially oriented strategies<br>with community participation improved both sales and economic empowerment. In conclusion,<br>embedding social values and fostering Triple Helix collaboration effectively strengthen rural<br>social enterprises and can be replicated in other contexts.</p>Muhammad Burhanuddin AufaRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069235836710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5541Analisis Kepemimpinan Inklusif dan Strategi Komunikasi Bisnis: Studi Kualitatif pada Tokoh Seo Dal-Mi dalam Serial Start-Up
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5542
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini menganalisis kepemimpinan inklusif dan strategi komunikasi bisnis yang diterapkan<br>oleh Seo Dal-Mi, tokoh utama sebagai wirausaha muda dalam drama Korea Start-Up, yang berupaya<br>membangun startup berbasis teknologi melalui inspirasi tim, pembangunan kepercayaan investor,<br>dan negosiasi efektif dengan mitra. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi pengaruh gaya<br>kepemimpinannya terhadap dinamika tim dan keberlanjutan bisnis di tengah persaingan ketat.<br>Dengan pendekatan kualitatif berbasis analisis isi, studi ini mengungkap bahwa Dal-Mi menerapkan<br>kepemimpinan transformasional yang mendorong motivasi, partisipasi, dan kolaborasi melalui<br>komunikasi persuasif, termasuk storytelling dan visi yang jelas, untuk memperkuat keterlibatan<br>stakeholder. Namun, pendekatan ini juga menimbulkan ketidakpastian dan konflik internal yang<br>berpotensi menghambat inovasi serta mengancam kelangsungan usaha. Penelitian menyimpulkan<br>bahwa integrasi kepemimpinan inklusif dengan strategi komunikasi bisnis yang efektif berperan<br>krusial dalam memupuk ketahanan dan inovasi di sektor startup yang kompetitif.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This study analyzes the inclusive leadership and business communication strategies employed<br>by Seo Dal-Mi, the central character as a young entrepreneur in the Korean drama Start-Up, who<br>strives to establish a technology-based startup by inspiring her team, building investor trust, and<br>conducting effective negotiations with partners. The objective is to examine how her leadership style<br>impacts team dynamics and business sustainability amid intense competition. Utilizing a qualitative<br>content analysis approach, the research reveals that Dal-Mi adopts a transformational leadership<br>model that promotes motivation, participation, and collaboration through persuasive<br>communication techniques, such as storytelling and clear vision, to enhance stakeholder<br>engagement. However, this approach also generates internal uncertainty and conflicts that may<br>impede innovation and threaten venture viability. The study concludes that integrating inclusive<br>leadership with effective business communication strategies is essential for fostering resilience and<br>innovation in the competitive startup sector.</p>Allea Rintaati PutriRodhatul AssitaAmaliyah AmaliyahErindah DimisyqiyaniGagas Gayuh AjiRizky Amalia Sinulingga
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069236837710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5542Interpretasi Perilaku Organisasi dalam Budaya dan Etika Kerja pada Film Human Resources (2023)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5543
<p>ABSTRAK <br>Dinamika lingkungan kerja kontemporer di hadapkan pada tantangan kompleks yang menuntut pemahaman mendalam mengenai aspek manusiawi dalam organisasi. Studi mengenai perilaku, budaya, dan etika organisasi menjadi relevan untuk dibedah melalui berbagai perspektif, termasuk media populer yang merefleksikan wacana sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan representasi perilaku organisasi, budaya, dan etika kerja dalam serial animasi satir Netflix "Human Resources" (2023). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-<br>interpretatif dan metode analisis semiotika Roland Barthes pada adegan-adegan kunci, penelitian ini membongkar makna denotatif dan konotatif dari narasi visual dan verbal serial tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa serial ini secara alegoris menggambarkan konsep-konsep teoretis seperti fungsi manajemen (POAC), level budaya organisasi Schein, dan dilema etika kerja melalui interaksi para makhluk fantasi di lingkungan kantor. Konflik antar departemen, gaya kepemimpinan, dan proses evaluasi kinerja disajikan secara satiris untuk mengkritik disfungsi di tempat kerja modern. Penelitian ini memberikan dampak pada pemahaman bahwa media populer dapat menjadi<br>alat analisis yang kuat untuk merefleksikan realitas organisasi dan menekankan pentingnya kemitraan internal yang solid sebagai fondasi untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Penelitian di masa depan disarankan untuk dapat melakukan analisis komparatif dengan media lain atau mengukur persepsi audiens secara kuantitatif terhadap isu-isu kerja yang direpresentasikan.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>The dynamics of the contemporary work environment face complex challenges that demand a deep<br>understanding of the human aspects of organizations. The study of organizational behavior, culture,<br>and ethics is relevant to examine through various perspectives, including popular media that reflects<br>social discourse. This study aims to interpret the representation of organizational behavior, culture,<br>and work ethics in the Netflix satirical animated series "Human Resources" (2023). Using a<br>qualitative descriptive-interpretive approach and Roland Barthes's semiotic analysis method in key<br>scenes, this study uncovers the denotative and connotative meanings of the series' visual and verbal<br>narratives. The analysis shows that the series allegorically depicts theoretical concepts such as<br>management functions (POAC), Schein's levels of organizational culture, and work ethics dilemmas<br>through the interactions of fantasy creatures in the office environment. Interdepartmental conflicts,<br>leadership styles, and performance evaluation processes are presented satirically to critique<br>dysfunction in the modern workplace. This research impacts the understanding that popular media<br>can be a powerful analytical tool to reflect organizational realities and emphasizes the importance<br>of solid internal partnerships as a foundation for achieving the Sustainable Development Goals.<br>Future research is suggested to conduct comparative analysis with other media or quantitatively<br>measure audience perceptions of the work issues represented.</p>Muhammad Imam Mubaligh GaffarDiva Arlinda Dwi AriyaniErindah DimisqiyaniGagas Gayuh AjiRizky Amalia SinulinggaAmaliyah Amaliyah
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069237838710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5543Implementasi Manajamen Waktu Pada Mahasiswa Yang Bekerja Paruh Waktu Di Kota Semarang
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5545
<p>ABSTRAK <br>Fenomena mahasiswa yang bekerja paruh waktu merupakan isu global yang kompleks<br>dengan dampak positif dan tantangan signifikan terkait keseimbangan antara studi dan<br>pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan manajemen waktu<br>mahasiswa pekerja paruh waktu di Kota Semarang dengan menggunakan metode<br>deskriptif kualitatif melalui wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa<br>mahasiswa telah menerapkan manajemen waktu secara efektif melalui penetapan tujuan,<br>penyusunan prioritas, pembuatan jadwal yang fleksibel, meminimalisir gangguan, dan<br>delegasi tugas. Strategi ini memungkinkan mereka menyeimbangkan tuntutan akademik<br>dan pekerjaan serta menjaga produktivitas dan kesejahteraan psikologis. Namun,<br>tantangan seperti kelelahan fisik-mental, gangguan sosial, dan perubahan jadwal kuliah<br>yang tidak terduga tetap menjadi hambatan yang mempengaruhi konsentrasi. Penelitian<br>menegaskan pentingnya profesionalisme dan kontrol diri dalam manajemen waktu pada<br>mahasiswa yang ekerja paruh waktu.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>The phenomenon of part-time students is a complex global issue with both positive impacts and<br>significant challenges related to the balance between study and work. This study aims to examine<br>the time management of part-time students in Semarang City using qualitative descriptive methods<br>through structured interviews. The results indicate that students have implemented effective time<br>management through goal setting, prioritizing, creating flexible schedules, minimizing distractions,<br>and delegating tasks. These strategies enable them to balance academic and work demands and<br>maintain productivity and psychological well-being. However, challenges such as physical and<br>mental fatigue, social distractions, and unexpected changes in class schedules remain obstacles that<br>affect concentration. The study emphasizes the importance of professionalism and self-control in<br>time management among part-time students. <br><br></p>Innarotul UlyaAnita RahmawatiRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069238839410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5545Learning Agility sebagai Prediktor Kesiapan Kerja: Studi Empiris Mahasiswa Manajemen Unwahas
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5546
<p>ABSTRAK <br>Kesiapan kerja menjadi aspek yang sangat penting bagi lulusan perguruan tinggi dalam<br>menghadapi persaingan global serta masalah keterbatasan keterampilan yang masih marak di<br>Indonesia. Salah satu faktor yang memengaruhi kesiapan kerja adalah learning agility, yakni<br>kemampuan individu untuk belajar dari pengalaman, menyesuaikan diri dengan perubahan, dan<br>menerapkan pengetahuan dalam konteks baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk<br>menganalisis pengaruh learning agility terhadap kesiapan kerja mahasiswa Manajemen<br>Universitas Wahid Hasyim Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan<br>sampel sebanyak 57 mahasiswa angkatan 2022 yang dipilih melalui metode convenience<br>sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, sedangkan teknik analisis statistik yang<br>digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana menggunakan program<br>SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa learning agility berperan signifikan dalam<br>meningkatkan kesiapan kerja secara positif. Koefisien regresi sebesar 0,672 dengan angka<br>signifikansi 0,000 (<0,05) memperkuat temuan tersebut. Selain itu, nilai R² sebesar 0,726<br>mengindikasikan bahwa 72,6% variasi kesiapan kerja dijelaskan oleh learning agility, sisanya<br>sebanyak 27.4% dijelaskan oleh faktor-faktor eksternal yang tidak tercakup dalam analisis variabel<br>penelitian. Hasil ini menegaskan bahwa mahasiswa dengan tingkat learning agility yang tinggi<br>lebih siap menghadapi dunia kerja karena mampu menyerap pengetahuan baru dengan cepat,<br>beradaptasi terhadap perubahan, serta mengaplikasikan pengalaman ke berbagai situasi yang<br>dihadapi.</p> <p> </p> <p>ABST<br>RACT <br>Work readiness is a crucial aspect for university graduates in facing global competition and<br>the persistent issue of limited skills in Indonesia. One factor influencing work readiness is<br>learning agility, namely the individual’s ability to learn from experiences, adapt to changes,<br>and apply knowledge in new contexts. The purpose of this study to analyze the effect of<br>learning agility on the work readiness of Management students at Wahid Hasyim<br>University, Semarang. The research employed a quantitative approach with a sample of 57<br>students from the 2022 cohort, selected using the convenience sampling method. The<br>research instrument was a questionnaire, while the statistical analysis technique used was<br>simple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate that<br>learning agility has a significant positive role in enhancing work readiness. A regression</p> <p>coefficient of 0.672 with a significance value of 0.000 (<0.05) supports this finding.<br>Furthermore, the R² value of 0.726 indicates that 72.6% of the variation in work readiness<br>is explained by learning agility, while the remaining 27.4% is influenced by external<br>factors not included in the research variables. These findings emphasize that students with<br>higher levels of learning agility are better prepared to enter the workforce because they can<br>quickly absorb new knowledge, adapt to changes, and apply their experiences across<br>various situations they encounter.</p>Meilany Masita PutriAudina Eka Fitri NingsihRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069239540310.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5546Peran Curiosity dalam Meningkatkan Financial Well-Being Mahasiswa
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5549
<p>ABSTRAK <br>Tujuan penelitian ini merupakan untuk mengetahui pengaruh curiosity terhadap financial wellbeing</p> <p>mahasiswa Program Studi Manajemen Angkatan 2022 Universitas Wahid Hasyim<br>Semarang. Latar belakang penelitian ini berakar pada kondisi ekonomi global dan nasional yang<br>menekan kesejahteraan mahasiswa, terlihat dari melonjaknya biaya hidup dan kebutuhan dasar<br>yang berdampak pada tekanan keuangan serta pencapaian akademis mahasiswa. Curiosity<br>dianggap sebagai salah satu elemen psikologis yang mampu mendorong individu untuk mencari<br>informasi, pengetahuan, dan strategi dalam mengelola keuangan, sehingga berpotensi<br>meningkatkan financial well-being. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan<br>melibatkan 56 mahasiswa sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner,<br>kemudian dianalisis dengan regresi linear. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa curiosity<br>memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap financial well-being dengan nilai t sebesar 3,395<br>dan signifikansi 0,001 (< 0,05). Nilai R Square sebesar 0,176 menandakan bahwa curiosity<br>berkontribusi sebesar 17,6% terhadap financial well-being, adapun 82,4% dipengaruhi oleh<br>determinan lain yang berada di luar lingkup studi ini.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>The purpose of this study was to determine the effect of curiosity on the financial well-being of<br>Management Study Program students, Class of 2022, Wahid Hasyim University, Semarang. The<br>background of this study is rooted in global and national economic conditions that put pressure on<br>student welfare, as seen from the soaring cost of living and basic needs that impact financial<br>pressure and student academic achievement. Curiosity is considered a psychological element that<br>can encourage individuals to seek information, knowledge, and strategies in managing finances,<br>thus potentially improving financial well-being. This study applied a quantitative approach<br>involving 56 students as a sample. Data collection was carried out through a questionnaire, then<br>analyzed using linear regression. The results indicated that curiosity has a positive and significant<br>influence on financial well-being with a t-value of 3.395 and a significance of 0.001 (<0.05). The<br>R Square value of 0.176 indicates that curiosity contributes 17.6% to financial well-being, while<br>82.4% is influenced by other determinants outside the scope of this study.</p>Nicke SeptianiHanna Monica Dita AmaliaRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069240441010.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5549Pengaruh Food Vlogger sebagai Media Promosi Kuliner terhadap Minat Berwirausaha Digital Mahasiswa di Semarang
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5550
<p>ABSTRAK</p> <p>Penelitian dilaukan dengan tujuan menguji pengaruh foog vlogger sebagai media promosi seni kuliner terhadap minat mahasiswa berwirausaha digital. Metode pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling digunakna sebanyak 33 responden. Alat ukut diuji validitasnya melalui korelasi Pearson Product Moment (r dihitung > r tabel = 0.344) dan reabilitasnya diperoleh dari Cronbach's Alpha (> 0.600). Analisa data dilaksanakan dengan uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), regresi linier sederhana dan uji koefisien determinasi (R²). Hasilnya ditemukan bahwa food vlogger berpengaruh terhadap minat mahasiswa dalam kewirausahaan digital secara positif dan signifikan, dimana sumbangan pengaruhnya mencapai 33%. Temuan ini mendukung teori pemasaran digital (Kotler & Keller, 2016); Kaplan & Haenlein, 2010), yang menegaskan peranan sosial media memperluas cakupan promosi dan menaikkan engagement konsumen. Hasil penelitian ini di harapkan dapat turut memperkaya penelitian di ranah bisnis digital dan dijadikan landasan untuk penelitian lanjutan terkait strategi promosi kuliner lewat sosial media.</p>Wahyu Maulidah AristiyaniMuhammad Aris SandiRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069241141810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5550Pengaruh Kemudahan Penggunaan BRI Mobile Banking Terhadap Kepuasan Nasabah (Studi Kasus pada BRI Unit Jatibarang 1 Brebes)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5553
<p>ABSTRAK <br>Seberapa puaskah pengguna aplikasi mobile banking BRI berdasarkan kemudahan penggunaan<br>aplikasi tersebut? Itulah pertanyaan yang ingin dijawab oleh penelitian ini. Data dianalisis<br>menggunakan regresi linier dasar, dan metodologinya kuantitatif dan berbasis survei. Hasil<br>penelitian diperoleh dari sampel purposive 45 konsumen BRI Unit Jatibarang 1 Brebes. Kepuasan<br>pelanggan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh kesederhanaan penggunaan aplikasi.<br>Menurut data, pelanggan lebih puas dengan suatu produk jika mereka merasa mudah digunakan<br>dan dipahami. Hasilnya menyoroti pentingnya desain aplikasi yang intuitif dan mudah dinavigasi<br>serta kegunaan berkelanjutan dari model penerimaan teknologi untuk perbankan online. Temuan<br>penelitian ini membantu dalam merumuskan rencana perbankan digital, khususnya yang berkaitan<br>dengan peningkatan kualitas layanan mobile banking yang ditawarkan kepada nasabah di tempattempat<br>yang lebih terpencil.</p> <p> </p> <p> </p>Putri Mutiara SalimFarrah Mardiana Tsani Ratih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069241942710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5553Peran keberadaan pondok pesantren terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekitarnya : (studi kasus pondok pesantren Girikesumo)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5554
<p>ABSTRAK</p> <p>Penelitian ini menyelidiki bagaimana Pesantren Girikesumo di Demak berkontribusi pada<br>kondisi ekonomi masyarakat sekitarnya. Metode deskriptif kualitatif digunakan. Hasil<br>menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya memberikan pendidikan agama, tetapi juga memainkan<br>peran yang signifikan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Contohnya adalah unit<br>usaha pesantren, seperti Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP), yang membuat air minum "Banyu<br>Giri", dan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan ekonomi, baik di dalam maupun di luar<br>pesantren. Misalnya, tenaga pengajar, petugas keamanan, restoran, toko, layanan fotokopi, laundry,<br>dan bisnis katering. Pesantren juga mendorong sirkulasi ekonomi lokal yang berkelanjutan dan<br>menawarkan peluang kerja bagi penduduk lokal. Akibatnya, Pondok Pesantren Girikesumo memiliki<br>potensi untuk membawa perubahan sosial dan ekonomi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan<br>kesejahteraan masyarakat sekitar.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This study investigates how the Girikesumo Islamic boarding school in Demak contributes to<br>the economic conditions of the surrounding community. A qualitative descriptive method was used. <br>The results show that the pesantren not only provides religious education, but also plays a significant<br>role in improving the economy of the surrounding community. Examples include pesantren business<br>units, such as the Pesantren-Owned Enterprise (BUMP), which produces “Banyu Giri” drinking<br>water, and community participation in various economic activities, both inside and outside the<br>pesantren. For example, teaching staff, security officers, restaurants, shops, photocopying<br>services, laundries, and catering businesses. The pesantren also encourages sustainable local<br>economic circulation and offers employment opportunities for local residents. As a result, the<br>Girikesumo Islamic Boarding School has the potential to bring about social and economic change,<br>which in turn can improve the welfare of the community.</p>Nabil Mubarok EffendiMuhammad Kholiq MaulanaRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069242843410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5554Analisis Penggunaan E-wallet dan Dampaknya Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Universitas Wahid Hasyim Semarang
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5555
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penggunaan e-wallet dan impaknya pada perilaku<br>konsumtif mahasiswa Universitas Wahid Hasyim Semarang. Sample penelitian adalah mahasiswa<br>aktif yang melalui aktivitas sehari-hari menggunakan e-wallet. Penelitian ini menggunakan metode<br>pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, dilengkapi tinjauan pustaka<br>penggunaan e-wallet dan perilaku konsumtif pada berbagai penelitian. Berdasarkan hasil<br>penelitian, diketahui bahwa e-wallet dapat memberi kemudahan, efisiensi, dan kecepatan pada segi<br>transaksi, tetapi dapat pula memicu tingkat aktivitas konsumtif erkek mahasiswa, terutama melalui<br>pembelian impulsif terhadap promo.</p> <p> </p> <p>ABSTR<br>ACT <br>This study aims to study the use of e-wallets and its impact on consumptive behavior of students<br>of Universitas Wahid Hasyim Semarang. The participants of this study are active students who are<br>currently using e-wallets actively in daily life. This study employed a qualitative descriptive<br>method in the form of depth interview helped with a study of literature of previous studies on the<br>use of e-wallets and consumptive behavior. The findings indicate that the use of e-wallets provides<br>enormous benefits of convenience, rapidity, and transaction effectiveness, but also facilitates the<br>emergence of consumptive behavior of students, particularly through impulsive buys fostered by<br>promotions, cashbacks, and discounts. Besides, the study proves to show that the impact of the use<br>of e-wallets is not definitive, as students showing higher self-control are found to use them<br>rationally and for necessary needs, and students with poor self-control are easily prone to<br>consumptive behavior excessively. Therefore, the use of e-wallets should not be made a scapegoat<br>for consumptive behavior, but rather as financial technology tools whose impact is mostly<br>dependent on the person concerned's self-control, and it becomes essential to foster awareness and<br>financial discipline among students to provide maximum benefit from using e-wallets without<br>causing any negative effect on personal financial management.</p>Harum NeisellaRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069243544010.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5555Pengaruh Financial Technology Terhadap Financial Management Behavior Pada Mahasiswa di Kota Semarang
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5557
<p>ABSTRAK <br>Perkembangan teknologi keuangan (financial technology) telah membawa perubahan<br>signifikan dalam perilaku pengelolaan keuangan, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian<br>ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial technology terhadap financial management<br>behavior di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif<br>dengan teknik survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa pengguna<br>layanan financial technology yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel<br>independen dalam penelitian ini adalah penggunaan financial technology, sedangkan variabel<br>dependen adalah financial management behavior yang mencakup aspek perencanaan,<br>pengendalian, dan pengambilan keputusan keuangan. Analisis data dilakukan dengan uji validitas,<br>reliabilitas, dan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh variabel. Hasil penelitian<br>diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sejauh mana pemanfaatan fintech<br>memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa, serta menjadi masukan bagi mahasiswa<br>dalam meningkatkan literasi dan kedisiplinan keuangan, maupun bagi penyedia layanan fintech<br>dalam mengembangkan produk yang lebih edukatif.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>The development of financial technology (fintech) has brought significant changes in financial<br>management behavior, especially among the younger generation. This study aims to analyze the<br>influence of financial technology on the financial management behavior of students in Semarang<br>City. The research method used is a quantitative approach with a survey technique. Data were<br>obtained by distributing questionnaires to students who use fintech services, selected using<br>purposive sampling. The independent variable in this study is the use of financial technology, while<br>the dependent variable is financial management behavior, which includes aspects of financial<br>planning, control, and decision-making. Data analysis was performed using validity, reliability,<br>and simple linear regression tests to examine the influence of the variables. The results of this study<br>are expected to provide an overview of the extent to which the use of fintech affects students'<br>financial management behavior, as well as provide input for students in improving their financial<br>literacy and discipline, and for fintech service providers in developing more educational products.</p>Beta Baroka ImaniaRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069244144810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5557Konservatisme Akuntansi: Analisis Likuiditas, Leverage, Growth Opportunity dan Kepemilikan Institusional
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5558
<p>ABSTRAK <br>Konservatisme akuntansi dipandang sebagai mekanisme penting dalam menjaga kualitas laporan<br>keuangan. Terpilihnya 11 emiten Pharmaceutical yang tercatat di BEI 2020-2024, dengan<br>purposive sampling menggunakan Eviews12 untuk pengujian. Hasil pengujian menunjukkan<br>adanya pengaruh positif DER terhadap konservatisme akuntansi, sedangkan growth opportunity<br>berpengaruh negatif. Sementara itu, CR dan kepemilikan institusional tidak terbukti memengaruhi<br>konservatisme akuntansi. Leverage (DER) merupakan variabel yang dominan memengaruhi<br>konservatisme akuntansi dengan nilai koefisien 0,026593. Hasil uji F menunjukkan semua<br>variabel eksogen memengaruhi konservatisme akuntansi secara bersama-sama.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>Accounting conservatism is regarded as an important mechanism in maintaining the quality of<br>financial statements. A total of 11 issuers in the Pharmaceutical sector listed on the Indonesia<br>Stock Exchange during 2020–2024 were selected through purposive sampling, with testing<br>conducted using Eviews 12. The test results show a positive effect of DER on accounting<br>conservatism, while growth opportunity has a negative effect. Meanwhile, CR and institutional<br>ownership were not proven to influence accounting conservatism. Leverage (DER) is the dominant<br>variable affecting accounting conservatism, with a coefficient value of 0.026593. Furthermore, the<br>F-test results show that all exogenous variables jointly affect accounting conservatism..</p>Maryati RahayuJayanti Apri Emarawati
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069244945810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5558Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kompensasi Kerja, dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Melalui Motivasi Kerja Pada Karyawan PT. Rendra Sejahtera
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5559
<p>Abstrak<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi kerja, dan<br>beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan operasional (driver) di PT. Rendra Sejahtera,<br>dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Pendeketan Kuantitatif, melibatkan seluruh 67<br>karyawan sebagai sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berbasis<br>skala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS‑SEM)<br>menggunakan Smart PLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan<br>berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan<br>terhadap motivasi kerja. Kompensasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja<br>maupun motivasi kerja. Beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, Beban<br>kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Selanjutnya, motivasi kerja<br>berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara keseluruhan, model penelitian<br>menunjukkan kemampuan prediksi yang baik untuk variabel motivasi kerja dan kepuasan kerja,<br>sehingga menekankan pentingnya penerapan gaya kepemimpinan yang efektif, evaluasi kebijakan<br>kompensasi, serta penataan beban kerja yang terukur untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan<br>kerja karyawan..</p> <p> </p> <p>Abstract <br>This study aims to analyze the effect of leadership style, job compensation, and workload on the<br>job satisfaction of operational employees (drivers) at PT. Rendra Sejahtera, with work motivation<br>as an intervening variable. A quantitative approach was used, involving all 67 employees as a<br>saturated sample. Data were collected using a closed-ended questionnaire based on the Likert<br>scale and analyzed using Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) using<br>Smart PLS 3. The results showed that leadership style had a positive effect on job satisfaction.<br>Leadership style did not have a significant effect on work motivation. Compensation does not<br>significantly affect job satisfaction or work motivation. Workload does not significantly affect job<br>satisfaction, but workload has a positive and significant effect on work motivation. Furthermore,<br>work motivation has a positive and significant effect on job satisfaction. Overall, the research<br>model shows good predictive ability for the variables of work motivation and job satisfaction,<br>emphasizing the importance of implementing effective leadership styles, evaluating compensation<br>policies, and managing workloads in a measurable way to increase employee motivation and job<br>satisfaction.</p>Robby Abdul Rafli Endri SentosaRuwaida RuwaidaAbdullah Muksin
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069245947010.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5559Pengaruh Flash Sale dan Gratis Ongkir Terhadap Impulse Buying pada Produk Facetology Di Shopee
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5561
<p>ABSTRAK <br>Pertumbuhan e-commerce di Indonesia mendorong semakin intensifnya strategi promosi<br>digital, seperti Flash Sale dan Gratis Ongkir, yang kerap memicu perilaku Impulse Buying.<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Flash Sale dan Gratis Ongkir terhadap perilaku<br>Impulse Buying konsumen produk Facetology di Shopee. Metode yang digunakan adalah <br>pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden. Data <br>dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap impulse buying, dengan Flash<br>Sale sebagai faktor yang lebih dominan. Secara simultan, keduanya mampu menjelaskan 95,4%<br>variasi perilaku impulse buying.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>The growth of e-commerce in Indonesia has led to more intensive digital promotion strategies, such<br>as Flash Sales and Free Shipping, which often trigger impulse buying behavior. This study aims to determine<br>the effect of Flash Sales and Free Shipping on the impulse buying behavior of Facetology product consumers<br>on Shopee. The method used is a quantitative approach with purposive sampling of 100 respondents. Data<br>was collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results show that<br>both variables have a significant effect on impulse buying, with Flash Sales being the more dominant factor.<br>Simultaneously, both variables explain 95.4% of the variation in impulse buying behavior.</p>Dea AfrianiAsma Zahroh FauziyahRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069247147810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5561Pengaruh Kulitas Produk dan Citra Merek terhadap Minat Beli pada Produk G2G Di TikTok Shop
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5562
<p>ABSTRAK <br>Pertumbuhan social commerce melalui TikTok Shop mengubah perilaku belanja konsumen,<br>termasuk pada produk G2G. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas produk dan<br>citra merek terhadap minat beli konsumen. Metode kuantitatif digunakan dengan 100 responden<br>melalui purposive sampling. Analisis meliputi regresi linier berganda, uji t, uji F, dan R². Hasil<br>menunjukkan kualitas produk (sig. 0,000) dan citra merek (sig. 0,011) berpengaruh signifikan, baik<br>secara parsial maupun simultan (sig. F = 0,000). Nilai R² sebesar 0,724, berarti kedua variabel<br>menjelaskan 72,4% minat beli. Disimpulkan bahwa kualitas produk dan citra merek berperan<br>penting, namun perlu didukung strategi pemasaran digital kreatif agar mampu bersaing di era social<br>commerce.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>The rise of social commerce through TikTok Shop has transformed consumer behavior, including<br>toward G2G products. This study analyzes the effect of product quality and brand image on<br>purchase intention. A quantitative method was applied with 100 respondents selected through<br>purposive sampling. Data were analyzed using multiple regression, t-test, F-test, and R². Findings<br>show that product quality (sig. 0.000) and brand image (sig. 0.011) significantly influence<br>purchase intention, both partially and simultaneously (sig. F = 0.000). The R² value of 0.724<br>indicates that the two variables explain 72.4% of purchase intention. It is concluded that product<br>quality and brand image play a key role, yet must be supported by creative digital marketing<br>strategies to compete in the social commerce era</p>Fatma NabilaRahma Nur AisyahRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069247948610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5562Pengaruh Brand Loyalty terhadap Electronic Word Of Mouth (E-WOM) pada Kopi Boy di Jepara
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5563
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari loyalitas merek terhadap Electronic Word of Mouth<br>(E-WOM) di kalangan konsumen Kopi Boy.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan<br>kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yaitu memilih responden yang telah<br>membeli produk Kopi Boy atau telah memberikan ulasan di platform media sosial. Total sampel dalam studi<br>ini adalah 112 responden yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 1–5. Data<br>yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak<br>SPSS versi 27. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dampak positif dan signifikan dari<br>loyalitas merek terhadap E-WOM. Dengan kata lain, semakin kuat loyalitas konsumen terhadap Kopi Boy,<br>maka semakin tinggi juga kemungkinan mereka untuk berbagi pengalaman positif di media sosial.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This research aims to analyze the influence of brand loyalty on Electronic Word of Mouth (E-WOM)<br>among Kopi Boy consumers. The method used in this research is a quantitative approach with a purposive<br>sampling technique, namely selecting respondents who have purchased Kopi Boy products or have<br>provided reviews on social media platforms. The total sample in this study was 112 respondents obtained<br>through distributing questionnaires using a 1–5 Likert scale. The collected data was then analyzed using<br>simple linear regression with the help of SPSS version 27 software. The findings of this research show that<br>there is a positive and significant impact of brand loyalty on E-WOM. In other words, the stronger<br>consumers' loyalty to Kopi Boy, the higher their likelihood of sharing positive experiences on social media.</p>Nadira Hulwatun NajlaMaya ApriliyaniRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069248749310.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5563Pengaruh Future Orientation Terhadap Perencanaan Dana Pensiun : Studi Kasus Pada Masyarakat Di Kota Semarang
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5564
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh future orientation terhadap perencanaan<br>dana pensiun pada masyarakat di Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan<br>kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 68 responden, serta analisis data menggunakan<br>uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan<br>bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel, serta model regresi memenuhi asumsi klasik.<br>Analisis regresi membuktikan bahwa future orientation berpengaruh positif dan signifikan<br>terhadap perencanaan dana pensiun, meskipun kontribusinya relatif kecil (R² = 0,295). Temuan ini<br>mengindikasikan bahwa semakin tinggi orientasi masa depan individu, semakin baik pula perilaku<br>perencanaan pensiunnya. Dengan demikian, semakin tinggi orientasi masa depan individu,<br>semakin baik pula perencanaan dana pensiunnya, meskipun faktor lain juga perlu dipertimbangkan<br>untuk mendukung perilaku finansial masyarakat.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>This study aims to analyze the effect of future orientation on pension fund planning among the<br>people of Semarang City. The research employed a quantitative approach by distributing<br>questionnaires to 68 respondents and analyzing the data using validity, reliability, classical<br>assumption tests, and simple linear regression. The results showed that the research instrument was<br>valid and reliable, and the regression model met the classical assumptions. Regression analysis<br>revealed that future orientation has a positive and significant effect on pension fund planning,<br>although its contribution is relatively small (R² = 0.295). These findings indicate that the higher an<br>individual's future orientation, the better their retirement planning behavior. Therefore, the higher<br>an individual's future orientation, the better their retirement planning, although other factors also<br>need to be considered to support people's financial behavior.</p>Frisca Devilia SeptianiRatih Pratiwi
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069249450210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5564Pengaruh Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Budaya Kerja Terhadap Komitmen Karyawan Di Indonesia Corruption Watch (Icw) Jakarta Selatan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5565
<p>ABSTRAK<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kepuasan kerja, dan<br>budaya kerja terhadap komitmen karyawan di Indonesia Corruption Watch (ICW). Latar<br>belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya menjaga loyalitas dan keterlibatan<br>karyawan dalam organisasi idealis seperti ICW. Metode yang digunakan adalah pendekatan<br>kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan ICW, dan analisis data<br>dilakukan menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan<br>bahwa motivasi kerja, kepuasan kerja, dan budaya mampu menjelaskan komitmen<br>karyawan sebesar 47,7% (R-square = 0,477), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor<br>lain. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen (T-statistic 3,368 <br>> 1,96 ; p-value 0,001 <0,05), kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan (t statistic 1,876<br>> 1,96 ; p-value 0,061 < 0,05), budaya kerja berpengaruh signifikan namun negatif (t-<br>statistics 2,570 > 1,96 ; p-value 0,010 < 0,05). Dengan demikian, motivasi menjadi faktor<br>utama pembentuk komitmen, sementara budaya kerja perlu dievaluasi agar lebih<br>mendukung loyalitas karyawan.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT<br>This study aims to determine the effect of work motivation, job satisfaction, and work culture<br>on employee commitment at Indonesia Corruption Watch (ICW). The background of this<br>study is based on the importance of maintaining employee loyalty and engagement in an<br>idealistic organization like ICW. The method used is a quantitative approach by distributing<br>questionnaires to ICW employees, and data analysis was carried out using PLS-SEM<br>through SmartPLS 3. The results showed that work motivation, job satisfaction, and culture<br>were able to explain employee commitment by 47,7% (R-Square = 0,477), while the rest<br>was influenced by other factors. Work motivation has a positive and significant effect on<br>commitment (T-statistic 3,368 >1,96 ; p-value 0,001 < 0,05), job satisfaction has no<br>significant effect (T-statistics 1,876 > 1.96 ; p-value 0,061 < 0,05), work culture has a<br>significant but negative effect (t-statistic 2,570 >1,96 ; p-value 0,010 < 0,05). Thus,<br>motivation is the main factor in forming commitment, while work culture needs to be<br>evaluated to better support employee loyalty.</p>Faisal AkbarRinaldi Syarif
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069250351210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5565Pengarauh beban kerja Worl Life balance dan Motivasi terhadap karyawan Gen Z PT Midi Utama TBK Cabang Campaka Putin
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5567
<p>ABSTRAK <br>Produktivitas kerja merupakan indikator penting dalam menilai kinerja karyawan, khususnya<br>Generasi Z yang memiliki gaya kerja berbeda dibanding generasi sebelumnya. Penelitian ini<br>bertujuan untuk mengetahui pengaruh Beban Kerja, Work-Life Balance, dan Motivasi terhadap<br>Produktivitas Kerja Karyawan Gen Z di PT Midi Utama Indonesia Tbk. Penelitian menggunakan<br>pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Teknik pengumpulan data dilakukan<br>melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form kepada 70 responden yang merupakan<br>karyawan Gen Z di delapan cabang Alfamidi wilayah Jakarta Pusat. Teknik analisis data yang<br>digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil<br>penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap<br>produktivitas. Beban Kerja berpengaruh dengan nilai T-statistik 3,182 dan p-value 0,001. WorkLife<br>Balance menunjukkan pengaruh paling dominan dengan T-statistik 8,020 dan p-value 0,000. Motivasi</p> <p>juga berpengaruh dengan T-statistik 3,011 dan p-value 0,001. Nilai R-Square sebesar<br>0,463 menunjukkan bahwa 46,3% variasi produktivitas kerja karyawan dijelaskan oleh Beban<br>Kerja, Work-Life Balance, dan Motivasi. Nilai Goodness of Fit (GoF) sebesar 0,561<br>mengindikasikan bahwa model ini tergolong baik. Nilai F-Square menunjukkan Work-Life<br>Balance (0,506) berpengaruh kuat, Beban Kerja (0,142) lemah, dan Motivasi (0,094) sangat lemah.<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan perlu mengelola ketiga faktor tersebut secara<br>seimbang untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan Gen Z.</p>Nabillah Aulia SusenoHerminda DjamanEndri SentosaMahmud Mahmud
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069251952810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5567Eksplorasi Gaya Manajemen Konflik Competing dan Collaborating dalam Tim pada Film Moneyball
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5568
<p>ABSTRAK <br>Dinamika organisasi sering kali memunculkan konflik, terutama dalam tim yang bergantung pada<br>kolaborasi untuk mencapai tujuan mereka. Dalam tim olahraga, perbedaan pendapat mengenai peran,<br>strategi, dan komunikasi dapat berdampak signifikan terhadap kinerja serta hubungan antaranggota.<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana gaya manajemen konflik, khususnya competing<br>dan collaborating, ditampilkan dalam film Moneyball (2011) serta bagaimana pendekatan tersebut<br>memengaruhi dinamika tim. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis konten,<br>penelitian ini menelaah adegan, dialog, dan interaksi Billy Beane, manajer umum Oakland Athletics,<br>terkait penerapan strategi competing dan collaborating. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Beane<br>menerapkan gaya competing ketika membuat keputusan strategis yang tegas dan menolak metode<br>rekrutmen tradisional, sementara gaya collaborating muncul dalam kerja samanya dengan Peter Brand<br>dan para pemain untuk merancang solusi inovatif berbasis data. Kombinasi ini mempercepat perubahan<br>organisasi sekaligus memperkuat motivasi dan kerja sama tim. Penggunaan yang tepat dari masingmasing</p> <p>gaya memastikan konflik menjadi peluang untuk kreativitas, bukan sumber perpecahan.<br>Penelitian ini menyoroti potensi film sebagai media reflektif dalam memahami perilaku organisasi dan<br>manajemen konflik, yang menjembatani teori dan praktik dengan cara yang menarik. Penelitian<br>selanjutnya dapat mengkaji film manajemen lainnya atau membandingkan strategi manajemen konflik<br>dalam berbagai konteks organisasi untuk memperkaya perspektif tentang kepemimpinan efektif dan<br>kolaborasi tim.</p> <p> </p> <p>ABSTRACT <br>Organizational dynamics often give rise to conflicts, particularly in teams that depend on collaboration<br>to achieve their goals. In sports teams, disagreements about roles, strategy, and communication can<br>significantly affect performance and relationships among members. This study aims to explore how<br>conflict management styles, specifically competing and collaborating, are portrayed in the film Moneyball<br>(2011) and how these approaches influence team dynamics. Using a qualitative descriptive method with<br>content analysis, the research examines scenes, dialogues, and interactions of Billy Beane, the general<br>manager of the Oakland Athletics, in relation to his application of competing and collaborating strategies.<br>The findings reveal that Beane applies the competing style when making firm strategic decisions and<br>resisting traditional recruitment methods, while the collaborating style emerges in his cooperation with<br>Peter Brand and the players to design innovative, data-driven solutions. This combination accelerates</p> <p>organizational change while strengthening motivation and teamwork. Proper use of each style ensures<br>that conflicts become opportunities for creativity rather than sources of division.The study highlights the<br>potential of films as reflective media for understanding organizational behavior and conflict management,<br>bridging theory and practice in an engaging way. Future research may examine other management-related<br>films or compare conflict management strategies across different organizational contexts to enrich<br>perspectives on effective leadership and team collaboration.</p>Nazhifah WardaniGagas Gayuh AjiAmaliyah AmaliyahErindah Dimisqiyani
Copyright (c)
2026-07-062026-07-069252953910.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5568EFEKTIVITAS ZAKAT PRODUKTIF DALAM MENGURANGI KEMISKINAN STRUKTURAL DI INDONESIA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6426
<p>Artikel ini membahas efektivitas zakat produktif dalam mengurangi kemiskinan struktural di<br>Indonesia. Meskipun kemiskinan masih menjadi isu utama, zakat produktif menawarkan<br>pendekatan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan menggunakan<br>data dan analisis kualitatif, studi ini menunjukkan zakat produktif dapat meningkatkan<br>kesejahteraan mustahiq melalui bantuan modal dan pendampingan. Namun, tantangan seperti<br>keterbatasan akses pendidikan, minimnya pengawasan, dan kapabilitas manajerial menjadi<br>hambatan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara pengelolaan zakat<br>produktif dan kebijakan pemerintah untuk mencapai keberlanjutan dan efektivitas yang lebih<br>baik. Dengan demikian, zakat produktif tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sementara,<br>tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam mengurangi kemiskinan.<br>Kata kunci: Zakat Produktif, Pemberdayaan Ekonomi, Kemiskinan Struktural</p>Natasya AlfitriyaAdila AzzahraKholishah Qurrota Ainy HutagaolNazwa Aulia Putri NasutionRamadhan Saleh Lubis
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192540550Analisis Faktor Pengaruh Minat Berwirausaha Mahasiswa terhadap Realisasi Usaha
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6442
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha mahasiswa serta dampaknya terhadap realisasi usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada 35 mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah kewirausahaan. Variabel dalam penelitian ini meliputi motivasi, pengetahuan kewirausahaan, modal usaha, dan dukungan lingkungan sebagai variabel independen, minat berwirausaha sebagai variabel intervening, serta realisasi usaha sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear dan uji statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat berwirausaha memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap realisasi usaha mahasiswa, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,230 dan signifikansi < 0,05. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 53,14% variasi realisasi usaha dapat dijelaskan oleh minat berwirausaha. Meskipun tingkat minat berwirausaha tergolong tinggi, realisasi usaha masih berada pada tingkat sedang. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara minat dan implementasi usaha yang dipengaruhi oleh faktor lain seperti keterbatasan modal, pengalaman, dan kesiapan mental.</p> <p><br>Kata kunci: minat berwirausaha, realisasi usaha, mahasiswa, regresi linear</p>Nerli KhairaniRoseyla Sahdina PasaribuQisti Hafizhah LubisNurul Wahida HarahapTyesa Junika Sihombing
Copyright (c)
2026-07-022026-07-0292551562HUBUNGAN INDEKS KEYAKINAN KONSUMEN DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN RITEL: STUDI KUANTITATIF BERBASIS DATA BANK INDONESIA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6448
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dan pertumbuhan penjualan ritel di Indonesia berdasarkan data Bank Indonesia. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang beragam; Moch Ridwan dan Fajar (2020) menemukan hubungan positif antara IKK dan pertumbuhan penjualan ritel, Rahmawati (2023) menemukan pengaruh positif signifikan keyakinan konsumen terhadap konsumsi rumah tangga, sementara Prasetyo dan Nugroho (2024) menyimpulkan bahwa peningkatan IKK berdampak nyata pada pertumbuhan sektor perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, data sekunder time series tahun 2025, serta analisis statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment melalui SPSS versi 26. Hasil menunjukkan rata-rata IKK sebesar 120,908 (kategori optimis) dengan pertumbuhan penjualan ritel rata-rata -0,142%. Uji korelasi Pearson menghasilkan koefisien korelasi -0,005 dengan signifikansi 0,987 (>0,05), menunjukkan bahwa hubungan antara IKK dan pertumbuhan penjualan ritel sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik. Faktor lain seperti inflasi, suku bunga, dan kondisi makroekonomi diduga lebih dominan memengaruhi dinamika penjualan ritel di Indonesia.</p> <p>Kata Kunci: Indeks Keyakinan Konsumen, Penjualan Ritel, Korelasi Pearson, Ekonomi Indonesia, Time Series.</p>Ivo Selvia AgustiYesika Priskila GRibka DamanikMaygel Maniar Simarmata
Copyright (c)
2026-07-022026-07-0292563575Pengaruh Literasi Keuangan dan Kepercayaan terhadap Penggunaan Lembaga Keuangan Bank dan Non-Bank pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi 2024 UNIMED
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6451
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan kepercayaan terhadap penggunaan lembaga keuangan bank dan non-bank pada mahasiswa . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner menggunakan skala Likert 1–5 yang disebarkan secara daring kepada mahasiswa sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan kepercayaan secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan lembaga keuangan. Secara parsial, literasi keuangan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,009 < 0,05, sedangkan kepercayaan sebesar 0,027 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel memiliki pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,478 menunjukkan bahwa 47,8% variasi penggunaan lembaga keuangan dapat dijelaskan oleh literasi keuangan dan kepercayaan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan kepercayaan secara bersama-sama mampu mendorong penggunaan lembaga keuangan yang lebih optimal di kalangan mahasiswa.<br>Kata kunci: literasi keuangan, kepercayaan, lembaga keuangan, mahasiswa</p>Shesy Eightia TinambunanMalik Ramadhan PasaribuNadine Winata SilitongaSiti Aisyah
Copyright (c)
2026-07-032026-07-0392576593Peran Kebijakan Otoritas Keuangan Dalam Mengurangi Risiko Pada Lembaga Keuangan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6459
<p>Stabilitas sistem keuangan merupakan pilar utama dalam menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis kebijakan otoritas keuangan, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dalam memitigasi risiko pada lembaga keuangan serta menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research), yang melibatkan analisis terhadap jurnal ilmiah, regulasi, dan laporan resmi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OJK berperan sentral dalam pengawasan mikroprudensial dan perlindungan konsumen, sementara Bank Indonesia fokus pada kebijakan makroprudensial dan stabilitas moneter. Meskipun implementasi kebijakan telah berhasil menekan tingkat Non-Performing Loan (NPL) dan mengoptimalkan likuiditas, penelitian ini mengidentifikasi tantangan signifikan berupa pesatnya inovasi keuangan digital, lemahnya koordinasi lintas lembaga, serta rendahnya literasi keuangan masyarakat yang memicu maraknya lembaga keuangan ilegal. Sinergi yang lebih kuat antara otoritas dan adaptasi regulasi berbasis teknologi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika risiko di era digital.<br>Kata Kunci: Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Manajemen Risiko, Stabilitas Sistem Keuangan, Lembaga Keuangan.</p>Adila AzzahraKholishah Qurrota Ainy HutagaolNatasya AlfitriyaNazwa Aulia Putri NasutionOctavia Berliana Lumbanraja
Copyright (c)
2026-07-022026-07-0292594608Apakah Peningkatan Human Capital Meningkatkan Kebahagiaan Melalui Penurunan Kemiskinan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6534
<p>Studi ini menginvestigasi efek dari Indeks Pembangunan Manusia (IPMI) terhadap kebahagiaan, dengan kemiskinan sebagai variabel mediasi, menggunakan data panel level provinsi di Indonesia untuk tahun 2014, 2017, dan 2021. Studi ini menggunakan Persamaan Struktural (SEM), menggabungkan inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel kontrol. Temuan studi menunjukkan bahwa IPM memberikan dampak negatif yang substansial pada kemiskinan dan pengaruh langsung positif yang cukup signifikan pada kebahagiaan. Meskipun demikian, pengaruh tidak langsung dari IPM pada kebahagiaan melalui kemiskinan tidak signifikan, menunjukkan bahwa kemiskinan tidak berfungsi sebagai mediator yang efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan kesejahteraan subjektif lebih dipengaruhi oleh kualitas pembangunan manusia secara langsung daripada indikator kemiskinan.</p>Nuraisyah JamarM. ArizalMuhammad Faiz Andeaz
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-04-272026-04-279260961710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6534PENGARUH INFLASI, PEMBIAYAAN SYARIAH, PENYALURAN ZIS (ZAKAT, INFAK, SODAQOH) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH DENGAN INDEKS KEYAKINAN KONSUMEN (IKK) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6533
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Kajian terkini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah dipengaruhi tidak hanya oleh stabilitas makroekonomi seperti inflasi, tetapi juga oleh inklusi keuangan dan instrumen keuangan sosial syariah, termasuk pembiayaan syariah serta ZIS (Zakat, Infak, dan Sadaqah). Namun demikian, bukti empiris yang menjelaskan interaksi variabel-variabel tersebut dalam konteks regional serta peran Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebagai variabel mediasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inflasi, pembiayaan syariah, dan penyaluran ZIS terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh dengan IKK sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder triwulanan selama sepuluh tahun (40 observasi). Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi linier berganda dan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak E-Views untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi, pembiayaan syariah, dan penyaluran ZIS tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Meskipun demikian, pembiayaan syariah dan penyaluran ZIS memiliki arah hubungan positif, sedangkan inflasi menunjukkan hubungan negatif yang relatif kecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa IKK berpotensi memainkan peran mediasi dalam menjelaskan dinamika pertumbuhan ekonomi daerah.</p> <p>Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Pembiayaan Syariah, ZIS, Indeks Keyakinan Konsumen</p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><strong><em> </em></strong><strong><em>Recent studies suggest that regional economic growth is shaped not only by macroeconomic stability, such as inflation, but also by financial inclusion and Islamic social finance instruments, including Islamic financing and Zakat, Infaq, and Sadaqah (ZIS). However, empirical evidence examining the interaction among these variables within a regional context—particularly by incorporating the Consumer Confidence Index (CCI) as a mediating variable—remains limited. This study aims to investigate the effects of inflation, Islamic financing, and ZIS distribution on economic growth in Aceh Province, with the Consumer Confidence Index serving as an intervening variable. A quantitative approach with an associative research design is employed. The study utilizes quarterly secondary data spanning ten years (40 observations). The analytical techniques include multiple linear regression and path analysis, estimated using EViews software, to assess both direct and indirect relationships among variables. The findings reveal that inflation, Islamic financing, and ZIS distribution do not exert a statistically significant direct effect on economic growth. Nevertheless, Islamic financing and ZIS distribution exhibit a positive relationship, while inflation demonstrates a relatively weak negative association. These results imply that the Consumer Confidence Index potentially plays a mediating role in explaining the dynamics of regional economic growth.</em></strong></p> <p><em> </em><em><strong>Keyword : Economic Growth, Inflation, Islamic Financing, ZIS, Consumer Confidence Index.</strong></em></p>Dedi Riandi PasaribuFatahuddin Aziz SiregarRukiah Rukiah
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-04-272026-04-279261862510.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6533PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT BANK SUMUT SYARIAH KCP HM JONI MEDAN
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6545
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah dengan kepuasan sebagai variabel mediasi pada PT Bank Sumut Syariah KCP HM Joni Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS) terhadap 64 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan nilai koefisien sebesar 0,649. Kepuasan nasabah juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah dengan nilai koefisien sebesar 0,457. Selain itu, kualitas pelayanan secara langsung berpengaruh terhadap loyalitas nasabah dengan nilai koefisien sebesar 0,474. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan nasabah mampu memediasi hubungan antara kualitas pelayanan dan loyalitas nasabah secara parsial.Temuan ini menegaskan bahwa loyalitas nasabah tidak terbentuk secara langsung, tetapi melalui pelayanan yang mampu menciptakan kepuasan secara nyata. Dengan kata lain, kualitas pelayanan menjadi faktor kunci yang harus terus diperbaiki dan dimaksimalkan. Oleh karena itu, perbankan tidak cukup hanya memberikan layanan yang baik, tetapi harus memastikan bahwa layanan tersebut benar-benar dirasakan dan mampu menciptakan kepuasan, karena dari situlah loyalitas nasabah akan terbentuk dan bertahan.<br>Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Nasabah, Loyalitas Nasabah</p>Yesi SafitriArifa PratamiIsmail
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192626639ANALISIS PENGGUNAAN QRIS DAN PEMASARAN ONLINE TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH HALAL FOOD DI KELURAHAN GEDUNG JOHOR
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6551
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan pemasaran online terhadap pendapatan UMKM halal food di Kelurahan Gedung Johor. Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan sistem pembayaran dan strategi pemasaran agar mampu bersaing serta meningkatkan omzet usaha. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 7 informan yang terdiri dari pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS memberikan kemudahan dalam proses transaksi, mempercepat pelayanan kepada konsumen, meningkatkan keamanan pembayaran, serta membantu pencatatan pemasukan usaha secara lebih tertata. Sementara itu, pemasaran online melalui media sosial dan platform digital terbukti mampu memperluas jangkauan pasar, memperkenalkan produk kepada calon konsumen baru, serta meningkatkan intensitas penjualan. Sinergi antara penggunaan QRIS dan pemasaran online memberikan dampak pertumbuhan terhadap pendapatan usaha karena konsumen memperoleh kemudahan sejak proses promosi hingga pembayaran. Secara simultan, penggunaan QRIS dan pemasaran online berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan UMKM halal food di Kelurahan Gedung Johor. Dengan demikian, digitalisasi pembayaran dan pemasaran menjadi strategi penting dalam mendukung pertumbuhan serta daya saing UMKM di era modern.<br>Kata kunci : QRIS, Pemasaran Online, Pendapatan UMKM, Halal Food,</p>Dhea Alpina GiawaArifa PratamiIsmailSyamsul EffendiNurhudawi
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192640653PENGARUH KEMAMPUAN LITERASI BAHASA INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6552
<p>Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika sebagai calon pendidik. Kemampuan ini tidak hanya dipengaruhi oleh penguasaan konsep matematis, tetapi juga oleh kemampuan literasi, khususnya literasi Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan literasi Bahasa Indonesia terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa.<br>Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 20 mahasiswa program studi pendidikan matematika. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan teknik korelasi dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan literasi Bahasa Indonesia dengan kemampuan pemecahan masalah matematis, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,68 (kategori kuat). Selain itu, kemampuan literasi memberikan kontribusi sebesar 46% terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami, menganalisis, dan menyelesaikan masalah matematis.<br>Kata kunci: literasi Bahasa Indonesia, pemecahan masalah matematis, mahasiswa pendidikan matematika</p>Indri Flora Br GintingKristiani SiagianMaria Lilis Sartika WaruwuPutri Yade Bismeninta Br BarusIka Febriana
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192654658Pembangunan Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan Perdesaan: Analisis Eksternalitas Negatif Pembakaran Lahan Gambut dan Alternatif Kebijakan Berkelanjutan di Provinsi Riau
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6557
<p>Provinsi Riau sebagai pemilik kawasan gambut terluas di Indonesia (±5,4 juta hektare) menghadapi persoalan struktural berulang berupa pembakaran lahan gambut yang menimbulkan eksternalitas negatif multidimensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak eksternalitas negatif pembakaran lahan gambut terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan perdesaan di Provinsi Riau, serta merumuskan alternatif kebijakan berkelanjutan yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus berbasis data sekunder, yang bersumber dari publikasi KLHK, BPS, BRGM, SIPONGI+, dan literatur ilmiah terindeks Scopus dan Sinta tahun 2017–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembakaran lahan gambut menimbulkan kerugian ekonomi sebesar Rp 20 triliun pada tahun 2015, dengan petani kehilangan 15–25 persen pendapatan tahunan selama musim asap. Secara sosial, karhutla mengakibatkan 31.093 kasus ISPA hingga Agustus 2023 dan penutupan sekolah hingga 30 hari berturut-turut yang menghambat akumulasi modal manusia. Dari sisi lingkungan, sektor kehutanan menyumbang emisi GRK sebesar 1,5 juta Gg CO₂ pada 2015, dengan setiap hektare gambut yang terbakar melepaskan hingga 427,2 ton karbon. Temuan ini mengonfirmasi terjadinya kegagalan pasar sistemik di mana pelaku pembakaran hanya menanggung biaya privat yang kecil, sementara biaya sosial dan lingkungan dibebankan kepada masyarakat luas dan generasi mendatang. Kebijakan yang berkelanjutan membutuhkan pendekatan terintegrasi mencakup insentif pertanian tanpa bakar, pemberdayaan komunitas berbasis kearifan lokal, restorasi ekosistem gambut terpadu, dan penguatan akuntabilitas korporasi melalui instrumen Pigouvian Tax dan Payment for Ecosystem Services (PES).</p>Diana Gusma SiregarDaniel Fransisco PanjaitanIndri Lidia KristinLaila Jumiati SafitriTaryono Taryono
Copyright (c)
2026-07-012026-07-01921661167610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6557Pengaruh Modal, Luas Lahan, dan Kredit Terhadap Pendapatan Petani Kopi di Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6541
<p>Pendapatan petani kopi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kesejahteraan petani dan keberhasilan usaha tani kopi. Dalam upaya meningkatkan pendapatan tersebut, terdapat beberapa faktor utama yang diduga berpengaruh, antara lain modal, luas lahan, dan akses terhadap kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, luas lahan, dan kredit terhadap pendapatan petani kopi di Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada petani kopi sebagai responden. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah <em>Structural Equation Modeling</em> berbasis <em>Partial Least Squares</em> (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif variabel modal, luas lahan, kredit, dan pendapatan petani berada pada kategori cukup hingga tinggi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani, luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani, serta kredit juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan modal, luas lahan, dan pemanfaatan kredit yang baik dapat meningkatkan pendapatan petani kopi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan akses permodalan, optimalisasi pemanfaatan lahan, serta pengelolaan kredit yang efektif guna meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan usaha tani kopi.</p>Ni Kadek Erna DewiGde Herry Sugiarto AsanaMade Christin Dwitrayani
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-042026-05-049267569210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6541PERAN BUDAYA INDIA MUSLIM DAN MELAYU TERHADAP PERTUMBUHAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH MAKANAN HALAL DI KAMPUNG MADRAS MEDAN
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6561
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya India Muslim dan Melayu dalam pengembangan UMKM makanan halal di Kampung Madras, Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang yang dipilih secara purposive, terdiri dari pelaku UMKM dari latar belakang budaya India Muslim dan Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya India Muslim berperan dalam menjaga keaslian produk, terutama pada cita rasa dan konsistensi prinsip kehalalan, sedangkan budaya Melayu berperan dalam kemampuan adaptasi terhadap selera pasar dan memperluas jaringan konsumen. Interaksi kedua budaya tersebut menciptakan sinergi yang memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing UMKM. Selain itu, keberadaan UMKM juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi kendala seperti keterbatasan modal dan persaingan usaha. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan strategi usaha berbasis budaya agar keberlanjutan UMKM tetap terjaga.<br>Kata Kunci :Budaya India Muslim, Melayu, UMKM, Makanan Halal, Kampung Madras</p>Wahyuni SiraitEli AgustamiNurhudawi
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192693701Pengaruh Audit Tenure, Audit Fee, Dan Ukuran Perusahaan Klien Terhadap Kualitas Audit
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6562
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit tenure, audit fee, dan ukuran perusahaan klien terhadap kualitas audit pada perusahaan sektor Real Estate dan Property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan dengan populasi sebanyak 92 perusahaan. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan periode pengamatan selama lima tahun, sehingga diperoleh 105 observasi. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial audit tenure dan audit fee tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, sedangkan ukuran perusahaan klien berpengaruh terhadap kualitas audit</p>Annisa Hafizha LubisDeliana Deliana
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019270271110.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6562Kesenjangan Petani Sawit Inti dan Plasma dalam Perspektif Rational Peasant: Implikasi Penguatan Kelembagaan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6565
<p>Perkebunan kelapa sawit memegang posisi strategis dalam struktur perekonomian Indonesia, namun kesenjangan produktivitas antara petani inti dan plasma hingga kini masih menjadi tantangan serius. Artikel ini mengkaji akar persoalan tersebut melalui pendekatan teori rational peasant, yang memandang keputusan petani kecil sebagai respons rasional terhadap keterbatasan modal, risiko ekonomi, dan minimnya dukungan kelembagaan. Bibit tidak bersertifikat, rendahnya adopsi teknologi, serta lemahnya akses pembiayaan formal merupakan konsekuensi logis dari kalkulasi risiko yang dilakukan petani swadaya dalam kondisi ketidakpastian pasar. Kajian ini juga menganalisis hambatan implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), yang keduanya memerlukan fondasi kelembagaan yang kuat agar dapat diakses secara optimal oleh petani kecil. Temuan menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan petani melalui kelompok tani dan koperasi adalah kunci utama dalam memutus lingkaran produktivitas rendah, karena kelembagaan berperan sebagai jembatan akses terhadap modal, teknologi, pendampingan teknis, dan program pemerintah. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem perkebunan sawit rakyat yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan</p>Sintia Nur AfikaTaryono TaryonoAndini AnugrahSinta RamadaniM.Gea Claudya
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192712722Analisis Implementasi Corporate Social Responsibility dalam Perspektif Stakeholder Theory terhadap Tanggung Jawab Etis Perusahaan pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6572
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi corporate social responsibility dalam perspektif stakeholder theory terhadap tanggung jawab etis perusahaan pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan masyarakat agar perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan dalam aktivitas bisnisnya.<br>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Data diperoleh dari sustainability report perusahaan, jurnal ilmiah, artikel akademik, serta sumber terpercaya lainnya yang berkaitan dengan implementasi csr dan stakeholder perusahaan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi csr pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk dilakukan melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan lingkungan. Dalam perspektif stakeholder theory, program csr tersebut menunjukkan upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan stakeholder serta menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat, konsumen, investor, pemerintah, dan lingkungan sekitar. Implementasi csr juga mencerminkan bentuk tanggung jawab etis perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.<br>Namun demikian, implementasi csr masih menghadapi tantangan terkait transparansi, konsistensi program, dan persepsi masyarakat terhadap csr sebagai strategi pencitraan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program csr agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh stakeholder</p>Riza IndrianiAriel PanjaitanKarisa Kusumadewi SaputriMarsha Astrid Exelsia HutasoitNabila HidayantiRamadhan Pulungan
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192723738Analisis Penerapan Etika Bisnis pada UMKM Makanan Siap Saji Skala Mikro
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6571
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya pada sektor kuliner. Namun, dalam pelaksanaannya, pelaku usaha tidak hanya dituntut untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga menerapkan etika bisnis dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis pada UMKM makanan siap saji skala mikro di kawasan Tembung Pasar 10. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara langsung kepada pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM telah menerapkan beberapa prinsip etika bisnis, seperti pelayanan yang ramah, penetapan harga yang terjangkau, serta menjaga hubungan baik dengan konsumen. Selain itu, pelaku usaha juga berupaya memberikan produk yang sesuai dengan kualitas dan harga yang ditawarkan. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama terkait kebersihan, penggunaan perlengkapan higienis, serta transparansi informasi produk kepada konsumen. Penerapan etika bisnis yang baik dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya etika bisnis dan keamanan pangan dalam kegiatan usaha kuliner.</p>Saffanah Alya ZahraRiza IndrianiMhd. Rasyid AlfarisiSiti Salwa AzaliaDhiya Atikah
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-092026-05-0992739750Dampak Multidimensional Pelanggaran Etika Bisnis dalam Peredaran Kosmetik Ilegal terhadap Keamanan dan Kepercayaan Publik
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6568
<p>Penelitian ini membahas dampak multidimensional pelanggaran etika bisnis dalam peredaran kosmetik ilegal terhadap keamanan konsumen dan kepercayaan publik di Indonesia. Permasalahan muncul akibat maraknya distribusi kosmetik ilegal melalui marketplace dan media sosial yang mengabaikan prinsip etika bisnis, perlindungan konsumen, serta regulasi keamanan produk. Landasan teori penelitian mencakup etika bisnis, perlindungan konsumen, perilaku konsumen, kepercayaan publik, dan regulasi hukum. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis jurnal ilmiah, publikasi resmi BPOM, dan sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosmetik ilegal berdampak pada kesehatan konsumen, menurunkan kepercayaan publik, melemahkan efektivitas regulasi, memengaruhi perilaku konsumen, serta merusak reputasi industri kosmetik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, edukasi masyarakat, dan penerapan etika bisnis yang lebih bertanggung jawab untuk menciptakan perlindungan konsumen yang optimal.</p>Riza IndrianiNabila Kesya Azzahra SiregarAyu Primsa TariganDira Febrina Br SebayangRahman Rahman
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-092026-05-0992751770STRATEGI PENGELOLAAN PAJAK DAERAH UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA SIBOLGA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6573
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan pajak hotel, restoran, dan hiburan sebagai komponen utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sibolga periode 2023–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi Laporan Realisasi Anggaran. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan SWOT dan PEST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi penguatan pendataan objek pajak, peningkatan pengawasan dan penagihan, serta pemanfaatan teknologi seperti SIMPATDA dan tapping box. Namun, implementasinya belum optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia, kendala teknis jaringan, cakupan digitalisasi yang belum merata, serta rendahnya kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, diperlukan strategi terintegrasi melalui optimalisasi pengawasan berbasis teknologi, penguatan koordinasi internal, serta peningkatan edukasi dan kepatuhan wajib pajak.</p>Hardike PanggabeanIlham Hidayah NapitupuluMartolop SinambelaAkmal Hidayat
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019277178010.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6573Pengaruh Brand Equity Dan Brand awareness Terhadap Keputusan Pembelian Oli Mpx 2 0.8 Liter Di Hermon Motor
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6579
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Brand Equity dan Brand Awareness terhadap keputusan pembelian oli MPX 2 ukuran 0,8 liter di Hermon Motor. Persaingan produk pelumas pada segmen sepeda motor matic menuntut penguatan merek sebagai penentu perilaku konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif-kausal. Populasi penelitian berjumlah 467 konsumen yang membeli oli MPX 2 selama enam bulan terakhir, dengan sampel 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berskala Likert lima poin dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa Brand Equity berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, demikian pula Brand Awareness berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi yang kuat terhadap keputusan pembelian dengan nilai R² = 0,767. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan ekuitas merek yang didukung oleh tingkat kesadaran merek dalam membentuk keputusan pembelian konsumen.</p>Erick Gerard Zefanya WalansendowWenny Permata Sari
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192781791Pengaruh Literasi Keuangan, Perilaku Keuangan, dan Social Media Influencer terhadap Keputusan Investasi Mahasiswa Akuntansi di Universitas Triatma Mulya
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6514
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan pesat investor pasar modal di Indonesia yang mencapai 17 juta orang pada tahun 2025, serta meningkatnya minat investasi mahasiswa di Universitas Triatma Mulya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, perilaku keuangan, dan <em>social media influencer</em> terhadap keputusan investasi mahasiswa akuntansi di Universitas Triatma Mulya . Berdasarkan kerangka <em>Theory of Planned Behavior</em> (TPB), variabel literasi keuangan mewakili sikap, perilaku keuangan mencerminkan kontrol perilaku, dan <em>social media influencer</em> merepresentasikan norma subjektif . Penelitian kuantitatif ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dari 92 responden mahasiswa aktif semester 6 dan 8 yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan menggunakan metode <em>Structural Equation Modeling</em> berbasis <em>Partial Least Square</em> (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Perilaku keuangan juga ditemukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa. Selain itu, <em>social media influencer</em> memiliki pengaruh positif dan signifikan paling kuat terhadap keputusan investasi dibandingkan variabel lainnya. Model penelitian ini memiliki nilai <em>R-square</em> sebesar 0,768, yang mengindikasikan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variabel keputusan investasi sebesar 76,8%. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara pengetahuan finansial yang memadai, disiplin dalam pengelolaan keuangan pribadi, serta pengaruh positif dari tokoh media sosial secara efektif mampu mendorong kualitas pengambilan keputusan investasi di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa akuntansi.</p>I Made Yudi AntaraI Ketut YudanaNi Made Ernila Junipisa
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-019279280610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6514Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Desa, Pengendalian Internal, dan Moralitas Individu, Terhadap Pencegahan Fraud Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Badung
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6507
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyajian laporan keuangan desa, pengendalian internal, dan moralitas individu terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan alokasi dana desa di Kabupaten Badung, mengingat adanya fenomena kasus korupsi dan penyalahgunaan dana desa yang terjadi di wilayah tersebut pada periode 2021-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 36 responden yang terdiri dari perangkat desa (Perbekel, Sekretaris Desa, Bendahara, dan Kaur Keuangan) yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel penyajian laporan keuangan desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,521 dan nilai signifikansi 0,000. Begitu pula dengan variabel pengendalian internal yang memberikan pengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,932 dan nilai signifikansi 0,000. Variabel moralitas individu juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,218 dan nilai signifikansi 0,029. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencegahan fraud dengan nilai F-hitung sebesar 378,340 yang jauh lebih besar dari F-tabel, serta nilai signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,970 menunjukkan bahwa variabel penyajian laporan keuangan desa, pengendalian internal, dan moralitas individu mampu menjelaskan variasi pencegahan fraud sebesar 97%, sementara sisanya sebesar 3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Berdasarkan hasil tersebut, penguatan sistem pengendalian internal melalui pemisahan tugas dan pengawasan ketat, serta peningkatan moralitas aparatur desa menjadi kunci utama dalam meminimalkan peluang terjadinya kecurangan. Pemerintah desa di Kabupaten Badung disarankan untuk terus menjaga transparansi laporan keuangan dan integritas individu guna mewujudkan tata kelola dana desa yang akuntabel dan terhindar dari praktik korupsi.</p> <p> </p>Calvin Imanuel Djilogi GallaKomang Krishna YogantaraSarita Vania Clarissa
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-019280782210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6507Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Otomotif yang Terdaftar di BEI
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6582
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan subsektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 10 perusahaan dan total 40 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Selain itu, secara simultan inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba.</p>Siti Nurhalizah DaulayNazalia Zahwa NasutionVirya Jihan AqilaDeby UmairahPutri Cesily T. SimatupangRizki Arvi YunitaAbdul Haris
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019282383110.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6582Analisis Pengaruh Ekspor, GDP, Kurs, dan Infalasi Terhadap Jumlah Uang Beredar Di Indonesia Tahun 1993-2024
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6587
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor, Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar, dan inflasi terhadap jumlah uang beredar (M2) di Indonesia selama periode 1993–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series tahunan yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), dan World Bank. Metode analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk mengestimasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Hasil uji Augmented Dickey-Fuller (ADF) menunjukkan bahwa variabel jumlah uang beredar, ekspor, GDP, dan nilai tukar terintegrasi pada orde pertama atau I(1), sedangkan inflasi stasioner pada tingkat level atau I (0). Selanjutnya, hasil Bounds Test menunjukkan adanya hubungan kointegrasi jangka panjang antarvariabel. Hasil estimasi menunjukkan bahwa ekspor dan GDP berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar dalam jangka panjang, sedangkan inflasi berpengaruh negatif. Sementara itu, nilai tukar memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan secara statistik terhadap jumlah uang beredar. Dalam jangka pendek, ekspor berpengaruh positif terhadap jumlah uang beredar, sedangkan GDP dan inflasi berpengaruh negatif terhadap jumlah uang beredar. Selain itu, koefisien Error Correction Term (ECT) bernilai negatif dan signifikan, yang menunjukkan adanya proses penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor, PDB, dan inflasi memiliki peran penting dalam memengaruhi perkembangan jumlah uang beredar di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang efektif antara kebijakan moneter dan stabilitas makroekonomi guna menjaga stabilitas perekonomian di Indonesia.</p>Destiana Wulandari
Copyright (c)
2026-03-312026-03-3192832855Analisis Penurunan Sisa Hasil Usaha Koperasi Karyawan Vale Indonesia Periode 2021-2022
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6564
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor determinan penurunan kinerja keuangan Koperasi Karyawan Vale Indonesia (KKVI), yang diukur melalui Sisa Hasil Usaha (SHU) Bersih. SHU Bersih KKVI mengalami penurunan drastis sebesar 91,38%, dari Rp 665.835.409 pada tahun 2021 menjadi Rp 57.357.562 pada tahun 2022. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif komparatif dengan menganalisis data sekunder Laporan Keuangan periode 2021 dan 2022. Hasil analisis menunjukkan penurunan signifikan pada SHU disebabkan oleh dua faktor: kenaikan total Beban Usaha (terutama Beban Pengelola yang naik 24,47%), dan penurunan drastis pada Pendapatan Usaha (khususnya dari kerja sama ritel non-anggota). Disimpulkan bahwa kegagalan mengendalikan kenaikan beban operasional di tengah anjloknya volume pendapatan non-anggota adalah penyebab utama penurunan tajam profitabilitas KKVI.</p> <p> </p>Dinda Ayu WardaniNadiah HafizNanda SyafitriSri Wulan Dari
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-142026-05-149285686410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6564Analisis Resiliensi Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Gejolak Ekonomi Global 2025-2026
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6592
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa resiliensi ekonomi Indonesia ditengah ketidakpastian gejolak ekonomi global sepanjang 2025-2026. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam terkait resiliensi ekonomi Indonesia ditengah gejolak ketidakpastian ekonomi global. Data pada penelitian ini terdiri dari laporan keuangan yang dirilis oleh Bank Indonesia, Otoritas jasa keuangan dalam kurung OJK, publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), serta artikel ilmiah yang mengkaji krisis ekonomi global, kondisi keuangan negara, dan topik-topik lain yang relevan dengan fokus kajian. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa ekonomi Indonesia pada periode 2025–2026 menunjukkan tingkat resiliensi yang cukup kuat dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang tetap stabil, inflasi yang terkendali, stabilitas nilai tukar dan cadangan devisa, serta kondisi sektor perbankan yang sehat melalui pertumbuhan kredit yang tetap positif, tingginya rasio Capital Adequacy Ratio (CAR), dan rendahnya Non-Performing Loan (NPL). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih mampu menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.</p> <p> </p>Kayla Putri AliFachri RizkyFaiz Facilidad Faso FahrurroziMuhammad Zaki MubarokFarelAhmad Setiawan Nuraya
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-0192865875Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan TOGAF ADM untuk Optimalisasi Sistem Informasi Operasional pada Bisnis F&B Canngopi
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6596
<p><span style="font-weight: 400;">Canngopi merupakan bisnis </span><em><span style="font-weight: 400;">food and beverage</span></em><span style="font-weight: 400;"> yang telah menggunakan beberapa alat digital, seperti </span><em><span style="font-weight: 400;">Point of Sale</span></em><span style="font-weight: 400;"> (POS), </span><em><span style="font-weight: 400;">Quick Response Code Indonesian Standard</span></em><span style="font-weight: 400;"> (QRIS), pelaporan penjualan, serta pengembangan sistem </span><em><span style="font-weight: 400;">inventory</span></em><span style="font-weight: 400;">. Namun, sistem informasi operasional yang berjalan masih memerlukan optimalisasi, khususnya pada pengelolaan </span><em><span style="font-weight: 400;">inventory</span></em><span style="font-weight: 400;">, pelaporan, dan standarisasi kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang </span><em><span style="font-weight: 400;">Enterprise Architecture</span></em><span style="font-weight: 400;"> menggunakan TOGAF </span><em><span style="font-weight: 400;">Architecture Development Method</span></em><span style="font-weight: 400;"> (ADM) sebagai </span><em><span style="font-weight: 400;">blueprint </span></em><span style="font-weight: 400;">konseptual dan arahan pengembangan sistem informasi operasional Canngopi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan </span><em><span style="font-weight: 400;">gap analysis</span></em><span style="font-weight: 400;">. Tahapan TOGAF ADM yang digunakan dibatasi sampai </span><em><span style="font-weight: 400;">Migration Planning</span></em><span style="font-weight: 400;">. Hasil penelitian berupa rancangan EA yang mencakup arsitektur bisnis, aplikasi, data, teknologi, </span><em><span style="font-weight: 400;">gap analysis</span></em><span style="font-weight: 400;">, dan prioritas pengembangan untuk mendukung sistem informasi operasional yang lebih terintegrasi</span></p>Brian ErnestoKenneth Marchelino SubrataJonathan Ansell PrasetyaEfren AzriellieNico WillardiAfifah Trista Ayunda
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-182026-05-1892876885Analisis Pengaruh PHK terhadap Penurunan Konsumsi dan Daya Beli Masyarakat Sepanjang Tahun 2025
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6595
<p>Kondisi ketenagakerjaan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai stabilitas ekonomi suatu negara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan literatur-literatur sebagai sumber data untuk menganalisa bagaimana pemutusan hubungan kerja (PHK) memengaruhi konsumsi dan daya beli masyarakat sepanjang tahun 2025. Data berupa tulisan ilmiah diperoleh dari pencarian di laman <em>Google Scholar</em>. Data yang diperoleh kemudian diolah melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sepanjang tahun 2025 telah menjadi determinan utama dalam penurunan konsumsi dan daya beli masyarakat Indonesia secara signifikan. Fenomena ini bukan merupakan peristiwa tunggal, melainkan dampak kumulatif dari disrupsi rantai pasok global akibat kebijakan proteksionisme tarif Amerika Serikat sebesar 32% dan efisiensi anggaran belanja negara di tingkat domestik. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 88.000 pekerja telah kehilangan pendapatan tetapnya, yang menurunkan disposable income rumah tangga.</p>Amanda LarasatiAirlangga Hadi Prawira DarmawanRayhan MagabiAhnan Fadirafi RasyidAndjani Nayla PutriAhmad Setiawan Nuraya
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-182026-05-1892886893Pengaruh Kinerja Keuangan, dan Environment Disclosure, Social disclosure, Goverment Disclosure terhadap Nilai Perusahaan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6598
<p>Nilai perusahaan mencerminkan tingkat kesejahteraan yang dinikmati oleh pemilik dan para pemegang saham. Tingkat kemakmuran ini tercermin melalui harga saham perusahaan di pasar. Dengan menggunakan variable <em>Retun on Assets</em> (ROA), <em>Environmental Disclosure, Social disclosure, and Govenance Disclosure</em> (ESG) sebagai variabel independen serta nilai perusahaan sebagai variabel dependen, penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan dalam sektor tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengandalkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang tergabung dalam sektor Industrials dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021 hingga 2023. Berdasarkan temuan dari penelitian yang telah dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelangsungan perusahaan perusahaan Energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tiga tahun pengamatan yaitu dari tahun 2022 sampai dengan tahun 2024, ditemukan bahwa bahwa <em>Retun on Assets</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, <em>Environmental Disclosure</em> audit tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan <em>Social disclosure</em> tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dan <em>Govenance Disclosure</em> tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.</p>Natasya Faiza NajiyaNugraha Fauzan NafisYusuf IbrahimNurhastuty Kesumo Wardhani
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-182026-05-1892894904Pengaruh Investasi dan Belanja Pemerintah Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Riau
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6613
<p>Penelitian ini menguji pengaruh realisasi investasi dan belanja pemerintah terhadap penyerapan tenaga kerja di provinsi riau sepanjang periode 2016–2025. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linier berganda, studi ini memanfaatkan data sekunder deret waktu (time-series). Hasil analisis menunjukkan secara parsial bahwa investasi berhubungan negatif dan tidak signifikan terhadap perluasan kerja (β1 = - 0,004; p = 0,979). yang mengindikasikan dominasi pertumbuhan padat modal (capital-intensive growth) di daerah tersebut. Sementara itu, belanja pemerintah berpengaruh positif namun belum berada pada level yang signifikan (β2 = 0,280 : p = 0,278),mencerminkan alokasi fiskal daerah yang belum optimal menyentuh sektor padat karya. Kendati demikian, pengujian secara bersama-sama (uji f) membuktikan kedua variabel makroekonomi ini berpengaruh sangat signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan kontribusi model (R2) sebesar 93,9%. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara regulasi iklim modal yang pro-tenaga kerja lokal dan ketepatan sasaran belanja publik dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan daerah.</p>Intan Nur AiniTaryono TaryonoSuci InsaniReva Indah SitohangTaufik AriyandiGhufon Al Faiz
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019290591410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6613Dramaturgi Penjualan: Pengelolaan Kesan dan Presentasi Diri dalam Praktik Pemasaran Langsung di Era Modern
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6612
<p><em>This article examines the application of Erving Goffman’s dramaturgy theory in the context of direct marketing in the modern era. The dramaturgical approach, which views social interaction as a theatrical performance, provides a relevant analytical framework for understanding how sales agents manage impressions and present themselves to consumers. Through a systematic literature review and survey data analysis involving 200 direct marketing agents in Indonesia, the study found that structured dramaturgical strategies, including the management of physical appearance, personal narratives, emotional control, role flexibility, and setting mastery, significantly enhance sales effectiveness compared to conventional approaches. The dimension of emotional expression management demonstrated the highest level of effectiveness (81%), followed by setting mastery (78%) and physical appearance (72%). These findings confirm that the success of direct marketing depends not only on product quality but also on the agent’s ability to “perform roles” authentically and adaptively. The theoretical and practical implications of this study are discussed within the framework of relational marketing in the digital era.</em></p>UMMI SALAMAH SITORUS
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-212026-05-2192915928PENGARUH FLEXIBLE BUDGET DAN ACTIVITY-BASED COSTING TERHADAP PROFITABILITAS PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6616
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh flexible budget dan activity-based costing terhadap profitabilitas pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan selama periode pengamatan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexible budget dan activity-based costing secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Penerapan flexible budget mampu meningkatkan efektivitas pengendalian biaya melalui penyesuaian terhadap tingkat aktivitas, sedangkan activity-based costing meningkatkan akurasi alokasi biaya berdasarkan aktivitas. Integrasi kedua metode ini terbukti dapat meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja keuangan perusahaan. Dengan demikian, perusahaan disarankan untuk mengoptimalkan penggunaan kedua metode tersebut guna mencapai profitabilitas yang berkelanjutan</p>Sintya Margaretha PurbaSusan Grace V NainggolanChristin Meilani NainggolanMia NatasyaSalwa RamadhaniOktaviani Sinaga
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192929938Pengaruh Pendapatan Premi, Beban Klaim, Dan Risk Based Capital (RBC) Terhadap Profitabilitas PT Victoria Insurance Tbk Periode 2015-2025
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6618
<p>Studi ini mengevaluasi keterkaitan antara Pendapatan Premi, Beban Klaim, dan Risk Based Capital (RBC) dalam menentukan performa Profitabilitas (Return on Assets) pada PT Victoria Insurance selama kurun waktu 2015 hingga 2025. Dalam industri asuransi, kemampuan mencetak laba berfungsi sebagai parameter efektivitas manajemen dana sekaligus cerminan ketahanan finansial dalam memitigasi risiko klaim dan dinamika ekonomi. Mengimplementasikan metodologi kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, riset ini mengandalkan data sekunder yang dihimpun dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Melalui pemrosesan data menggunakan SPSS 23 yang mencakup regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta koefisien determinasi, ditemukan fakta bahwa Pendapatan Premi, Beban Klaim, maupun RBC secara parsial tidak memberikan dampak berarti terhadap profitabilitas. Secara kolektif pun, pengujian membuktikan bahwa ketiga variabel tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap fluktuasi laba perusahaan.</p>Nayla Olivia DiandraSalsabila NurrochmatNanda HamidahMaulidia Farhatun Neva Adhelia PutriFazhar Sumantri
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192939951Pengaruh Upah Minimum dan PDRB terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka: Pendekatan Ekonomi Kelembagaan pada 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau Tahun 2015–2024
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6620
<p>Penelitian ini mengkaji pengaruh Upah Minimum dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka pada 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau selama periode 2015–2024, dalam kerangka pendekatan ekonomi kelembagaan. Data sekunder dari Badan Pusat Statistik diolah dalam bentuk panel seimbang sebanyak 120 observasi dan dianalisis menggunakan tiga model regresi data panel, yaitu Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Uji Chow menunjukkan bahwa FEM lebih tepat dibandingkan CEM, sementara Uji Hausman mengkonfirmasi REM sebagai model terbaik. Uji asumsi mengindikasikan adanya heteroskedastisitas namun tidak ditemukan autokorelasi, sehingga diperlukan penerapan standard error robust. Hasil estimasi menunjukkan bahwa Upah Minimum dan PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka pada model FEM dan REM, sedangkan pada CEM hanya Upah Minimum yang signifikan. Dari perspektif kelembagaan, kebijakan upah minimum berfungsi sebagai instrumen institusi formal yang membentuk perilaku pasar tenaga kerja. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kapasitas kelembagaan daerah, ketegasan penegakan regulasi, dan karakteristik struktural ekonomi lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan dimensi kelembagaan dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan dan pembangunan ekonomi daerah.</p>Mariana MarianaDiana Gusma SiregarIrfayani IrfayaniAzzahwa Alyani PutriArtikel ArtikelHilda AuliaTaryono Taryono
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019295296010.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6620Analysis of the Recording, Management, and Distribution of Fidyah Funds from the Perspective of Sharia Accounting at Wahdah Inspirasi Zakat Bone Regency
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6633
<p>The recording, management, and distribution of <em>fidyah</em> funds in the Tebar Fidyah Program at Wahdah Inspirasi Zakat, Bone Regency, constitute the main focus of this study from the perspective of Islamic accounting. This study aims to examine the implementation of <em>fidyah</em> fund management practices and assess the extent to which they comply with Islamic accounting principles. A descriptive qualitative approach was employed through field research, with data collected using interviews, observations, and documentation techniques. The findings indicate that the recording of <em>fidyah</em> funds has been carried out from the initial stage of fund receipt and is separated from other social funds, thereby reflecting the principles of trustworthiness (<em>amanah</em>) and transparency. Fund management is conducted systematically and in a well-planned manner, while the distribution process is implemented in the form of food assistance for the poor and needy who have undergone a verification process. Although the recording system has not yet adopted a formally structured accounting framework, substantively the practices implemented have reflected the values of justice, social responsibility, and transparency. The study concludes that the management of <em>fidyah</em> funds substantively complies with Islamic accounting principles. Future studies are recommended to investigate the implementation of a more structured accounting system to enhance reporting quality and accountability in <em>fidyah</em> fund management.</p>Irnawati IrnawatiAhmad Abdul MuthalibAndi Ika Fahrika
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-252026-05-2592961974Pengaruh Harga Ekonomis Terhadap Keputusan Pembelian Produk UMKM Ayam Penyet Chintia Pada Mahasiswa Universitas Negeri Medan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6628
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga ekonomis terhadap keputusan pembelian produk UMKM Ayam Penyet Chintia pada mahasiswa Universitas Negeri Medan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepada 120 responden yang dipilih secara purposive sampling dan dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga ekonomis memiliki hubungan positif, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (sig. 0,586 > 0,05). Nilai R Square sebesar 0,003 menunjukkan pengaruh yang sangat kecil, yaitu 0,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, harga ekonomis bukan faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian mahasiswa pada UMKM Ayam Penyet Chintia.</p>Rexsy Mardohot SitanggangRojelita Catrina SimarmataFebri Milano SagalaPutri Waiwini FonatabaNovli Agustinus SibueaNurul Wardani LubisHasyim
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-05-252026-05-2592975981TRANSFORMASI DIGITAL KEUANGAN SYARIAH: ANALISIS KEPATUHAN SYARIAH PADA LAYANAN BUY NOW PAY LATER (BNPL) DI INDONESIA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6637
<p>Transformasi digital keuangan telah mendorong berkembangnya layanan Buy Now Pay Later (BNPL) sebagai salah satu skema pembiayaan konsumtif berbasis teknologi di Indonesia. Kemudahan akses, fleksibilitas pembayaran, dan integrasi BNPL dengan e-commerce menjadikan layanan ini semakin banyak digunakan masyarakat. Namun, perkembangan tersebut menimbulkan persoalan kepatuhan syariah, terutama terkait kejelasan akad, transparansi biaya, bunga cicilan, denda keterlambatan, serta perlindungan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap regulasi OJK, fatwa DSN-MUI, jurnal ilmiah, laporan resmi, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BNPL dapat berpotensi tidak sesuai dengan prinsip syariah apabila mengandung unsur riba, gharar, denda yang menjadi keuntungan penyedia layanan, dan biaya yang tidak transparan. Sebaliknya, BNPL dapat dikembangkan secara syariah apabila menggunakan akad yang jelas, seperti murabahah, qardh, ijarah, atau wakalah bil ujrah, disertai transparansi biaya, pengawasan Dewan Pengawas Syariah, dan pengelolaan denda sebagai dana sosial. Dengan demikian, pengembangan BNPL syariah di Indonesia perlu diarahkan pada model pembiayaan digital yang adil, transparan, aman, dan sesuai dengan prinsip fikih muamalah.<br>Kata kunci: BNPL, keuangan syariah digital, kepatuhan syariah, paylater, riba</p>Arifa PratamiManna SalwaNur Rahmad IqbalZakia Ulfa SrgSiti Aisyah
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192982995The Effect of Job Satisfaction On Sustainable Orientation: A Systematic Literature Review
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6646
<p>This study aims to systematically examine the relationship between job satisfaction and sustainable orientation in the context of modern organizations. This literature review uses a Systematic Literature Review (SLR) approach, referring to the PRISMA guidelines. A total of 41 scientific articles published between 2020 and 2025 were qualitatively analyzed. The results of the review indicate that job satisfaction plays a significant role in shaping individual and organizational sustainability behavior. Employees who are satisfied with their jobs tend to demonstrate a higher commitment to sustainable practices, both in environmental, social, and economic aspects. Job satisfaction strengthens sustainable orientation through the mediation of organizational commitment, green HRM, and ethical climate.</p>Siti Handayani MaulidinaAri SaptonoDarma Rika Swaramarinda
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192996100510.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6646Penerapan Anggaran Fleksibel dan Analisis Varians untuk Pengendalian Biaya UMKM Nellz Juice MMTC Medan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6652
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians sebagai alat pengendalian biaya pada UMKM Nellz Juice. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengendalian biaya operasional pada UMKM yang memiliki tingkat aktivitas penjualan dan produksi yang berubah-ubah. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih banyak membahas penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians pada perusahaan manufaktur berskala besar, sedangkan penelitian pada UMKM, khususnya usaha minuman, masih relatif terbatas. Selain itu, banyak UMKM masih menggunakan sistem penganggaran sederhana sehingga mengalami kesulitan dalam mengevaluasi efisiensi biaya operasional usaha. Oleh karena itu, penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians diperlukan untuk membantu pengendalian biaya secara lebih efektif serta mendukung pengambilan keputusan usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada UMKM Nellz Juice di kawasan MMTC Medan. Data yang dianalisis meliputi biaya tetap, biaya variabel, biaya tenaga kerja, volume produksi aktual, anggaran operasional, dan realisasi biaya operasional usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya variabel per unit sebesar Rp6.364 per cup dengan total anggaran fleksibel sebesar Rp57.000.000, sedangkan realisasi biaya operasional usaha pada bulan April sebesar Rp17.000.000. Analisis varians menunjukkan selisih sebesar Rp40.000.000 dengan kategori favorable variance karena biaya aktual lebih kecil dibandingkan anggaran fleksibel. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan biaya operasional pada UMKM Nellz Juice tergolong efisien sehingga penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians dapat digunakan sebagai alat pengendalian biaya yang efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional usaha. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi UMKM dalam menyusun perencanaan dan pengendalian biaya operasional secara lebih efektif.</p>Putri Kemala Dewi LubisCindy Amellia PutriKezia Frygita SimbolonPutri Gabryela Br. SimatupangWintasya ManullangHawarul Ain Nisrina
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019210061017Pengaruh Emotional Branding dan Customer Review terhadap Minat Beli Produk Skincare Skintific di TikTok Shop pada Generasi Z di Kabupaten Bone dalam Perspektif Ekonomi Syariah
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6898
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh emosional branding dan ulasan pelanggan terhadap niat membeli produk perawatan kulit Skintific di TikTok Shop di kalangan Generasi Z di Kabupaten Bone dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan desain sekuensial eksploratif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner yang diumumkan kepada 100 responden dan diperkuat lebih lanjut dengan wawancara. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) emosional branding memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat membeli; (2) ulasan pelanggan mempunyai pengaruh signifikan terhadap niat membeli; (3) emosional branding dan ulasan pelanggan secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap niat membeli produk perawatan kulit Skintific di TikTok Shop; dan (4) dari perspektif ekonomi Islam, kedua variabel tersebut konsisten dengan prinsip kejujuran (sidq), amanah (kepercayaan), maslahah (kemanfaatan bersama), dan keseimbangan. Niat membeli konsumen dipengaruhi oleh faktor emosional, kepercayaan merek, persepsi manfaat produk, dan pertimbangan etika. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi bisnis digital di </span></span></span></span></p>Nurdillah Nurdillah Rina NoviantyJumriani Jumriani
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-052026-07-059210181028Konstruksi Maskulinitas dan Feminitas dalam Sistem Patriarki Kontemporer
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6676
<p>Artikel ini mengkaji konstruksi maskulinitas dan feminitas dalam sistem patriarki kontemporer, dengan fokus pada negosiasi identitas gender, manifestasi <em>toxic masculinity</em>, serta resistensi gerakan feminis terhadap dominasi simbolik di ruang publik dan privat. Menggunakan metode kajian literatur sistematis terhadap enam artikel terpilih dari tahun 2019–2025, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana struktur patriarki mereproduksi norma gender yang tidak setara melalui mekanisme kekuasaan simbolik. Temuan menunjukkan bahwa <em>toxic masculinity</em> bukan sekadar fenomena individual melainkan konstruksi sosial yang dikukuhkan oleh institusi keluarga, media, dan pendidikan. Resistensi feminis, baik dalam bentuk gerakan kolektif maupun negosiasi identitas personal, terbukti mampu menggoyahkan dominasi simbolik meskipun menghadapi tantangan struktural yang kompleks. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman akademis tentang dinamika gender dalam konteks Indonesia dan global.</p>Gibran Muhammad
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-06-022026-06-029210291038Analisis Penerapan Lean Accounting dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional pada CV Bika Ambon Zulaikha di Kota Medan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6685
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan lean accounting pada CV Bika Ambon Zulaikha di Medan serta dampaknya terhadap efisiensi operasional perusahaan. Lean accounting merupakan pendekatan akuntansi yang mendukung konsep lean manufacturing dengan menekankan pengurangan pemborosan dan penyajian informasi yang lebih sederhana, relevan, serta mudah dipahami oleh manajemen dalam pengambilan keputusan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik lean accounting dan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lean accounting pada CV Bika Ambon Zulaikha memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional perusahaan. Penerapan tersebut mampu mengurangi pemborosan bahan baku, memperbaiki proses produksi, serta meningkatkan efektivitas pengendalian biaya. Selain itu, sistem pencatatan yang lebih sederhana membantu pihak manajemen dalam melakukan pengambilan keputusan secara lebih cepat dan tepat. Lean accounting juga berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas kerja serta menjaga kualitas produk yang dihasilkan perusahaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lean accounting merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan, khususnya pada industri makanan tradisional seperti CV Bika Ambon Zulaikha.</p>Triannanda SiahaanAgeng Jihan FaradillaKristian Ronaldo TampubolonRipqi FaujiPutri Kemala Dewi Lubis
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019210391049Analisis Pemahaman Mahasiswa Universitas Negeri Medan tentang Wawasan Nusantara dalam Menghadapi Penyebaran Hoaks di Media Sosial
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6689
<p>Era digital telah mengubah pola konsumsi informasi mahasiswa secara signifikan, di mana media sosial menjadi sumber informasi utama sekaligus ruang subur bagi penyebaran hoaks yang berpotensi mengancam kohesi sosial dan persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pemahaman Wawasan Nusantara mahasiswa Universitas Negeri Medan dengan sikap mereka dalam menghadapi penyebaran hoaks di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (library research) dengan mengkaji buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman yang memadai mengenai nilai-nilai Wawasan Nusantara seperti nasionalisme, persatuan, toleransi, dan tanggung jawab sosial, internalisasi nilai tersebut dalam perilaku digital sehari-hari masih belum optimal. Budaya share before check masih ditemukan di kalangan mahasiswa, yang mengindikasikan rendahnya literasi digital meskipun latar belakang pendidikan tinggi telah dimiliki. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat korelasi positif antara pemahaman nilai kebangsaan dan kecenderungan bersikap kritis terhadap informasi di media sosial. Mahasiswa yang menginternalisasi nilai Wawasan Nusantara dengan baik terbukti lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Oleh karena itu, penguatan Wawasan Nusantara perlu dipadukan dengan peningkatan literasi digital dalam kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di perguruan tinggi guna membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berkomitmen terhadap persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.</p>Sri YunitaAriel PanjaitanGrace Anna Maria SitanggangKarisa Kusumadewi SaputriListem Wisiska SitumorangMarsha Astrid Exelsia HutasoitNabila Hidayanti
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019210501064Pengaruh Pemberian Token Economy terhadap Behavioral Engagement Siswa SMP Taman Siswa Tanjung Sari dalam Belajar
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6697
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian token economy terhadap peningkatan<br>behavioral engagement siswa yang ditunjukkan dalam bentuk partisipasi aktif siswa dalam proses<br>pembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VIII SMP Taman Siswa Tanjung Sari<br>yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan<br>metode eksperimen dengan rancangan randomized two-groups posttest only design. Data<br>behavioral engagement dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis<br>menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang<br>signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (W = 222.0, p < 0.001). Kelompok<br>eksperimen yang memperoleh perlakuan token economy menunjukkan tingkat behavioral<br>engagement yang lebih tinggi (M = 27.53) dibandingkan kelompok kontrol (M = 17.27). Nilai<br>effect size sebesar 0.973 menunjukkan bahwa token economy memberikan pengaruh yang sangat<br>besar terhadap peningkatan behavioral engagement siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan<br>bahwa penerapan token economy secara terstruktur dan konsisten dapat meningkatkan keterlibatan<br>perilaku siswa dalam pembelajaran terutama dalam aspek partisipasi, ketekunan, dan kepatuhan<br>selama kegiatan belajar berlangsung</p>Nasywa Kamilah SiregarHaura Athaya BarqahNadya AriqahMahdina FachrainiSuci Rahmawati SiregarSafa Athaya Intan KhaanuDesvi Yanti Mukhtar
Copyright (c)
2026-07-012026-07-01921065107410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6697Krisis Spiritualitas Sebagai Akar Lemahnya Akuntabilitas Publik: Analisis Asumsi Dasar Dan Tujuan Laporan Keuangan Berdasarkan Kitab Amsal
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6698
<p>Fenomena manipulasi laporan keuangan dan rendahnya akuntabilitas publik seringkali<br>dipandang sebatas kegagalan sistem pengawasan atau lemahnya regulasi teknis. Namun, penelitian<br>ini berargumen bahwa akar permasalahan sesungguhnya terletak pada dimensi spiritual, yaitu krisis<br>pengenalan manusia akan Tuhan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana hubungan<br>manusia dengan Allah memengaruhi integritas dalam pelaporan keuangan dengan menggunakan<br>hikmat dari Kitab Amsal sebagai kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka<br>dengan pendekatan analisis kualitatif deskriptif terhadap teks-teks hikmat dalam Kitab Amsal yang<br>relevan dengan kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Analisis dilakukan dengan meninjau<br>kembali asumsi dasar akuntansi dan tujuan laporan keuangan melalui kacamata teologis. Hasil<br>analisis menunjukkan bahwa ketika manusia jauh dari Allah, terjadi pergeseran asumsi dasar dari<br>"takut akan Tuhan" menjadi "pemujaan terhadap materi," yang memicu perilaku tidak etis.<br>Berdasarkan Kitab Amsal, transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar kewajiban profesional,<br>melainkan bentuk penyembahan kepada Tuhan yang menuntut "batu timbangan yang tepat" (Amsal<br>11:1). Artikel ini menyimpulkan bahwa perbaikan akuntabilitas publik yang berkelanjutan tidak<br>dapat dicapai hanya melalui penguatan sistem eksternal, melainkan harus dimulai dari restorasi<br>spiritualitas individu. Penekanan utama diletakkan pada transformasi hati manusia sebagai agen<br>pelapor agar laporan keuangan yang dihasilkan mencerminkan kebenaran dan keadilan yang hakiki</p>Putra HadiwinataRagriva Br BangunRibka Melisa V ManullangNasirwan Nasirwan
Copyright (c)
2026-07-012026-07-01921075108910.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6698Remaja Indonesia, Fast Fashion, dan Produk Asing: Analisis Perilaku Konsumsi Generasi Muda sebagai Ancaman Ketahanan Ekonomi Nasional
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6666
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi remaja Indonesia terhadap produk fast fashion dan produk asing serta dampaknya terhadap ketahanan ekonomi nasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan analisis berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya minat remaja terhadap produk fast fashion dan produk asing dipengaruhi oleh media sosial, influencer, budaya populer global, persepsi kualitas produk impor, harga yang terjangkau, serta rendahnya pemahaman mengenai nasionalisme ekonomi. Perilaku konsumtif tersebut berdampak pada melemahnya daya saing UMKM dan produk lokal, meningkatnya ketergantungan terhadap produk impor, serta berpotensi mengurangi ketahanan ekonomi nasional akibat keluarnya devisa dan menurunnya perputaran ekonomi domestik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan upaya peningkatan kualitas produk lokal, pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, dukungan pemerintah terhadap industri dalam negeri, serta pendidikan mengenai pentingnya mencintai dan menggunakan produk lokal. Dengan demikian, perilaku konsumsi generasi muda perlu diarahkan secara lebih bijak agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat ketahanan ekonomi bangsa.</p>Saffanah Alya ZahraSri YunitaRamadan PulunganMhd Rasyid AlfarisiGrace Analita Febrina Anak AmpunSiti Salwa AzaliaDhiya Atikah
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-06-042026-06-049210901106Pengaruh Return on Equity, Debt to Equity Ratio, dan Firm Size terhadap Harga Saham pada Perusahaan Indeks LQ45 tahun 2022-2025
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6649
<p>Harga saham merupakan salah satu indikator yang mencerminkan nilai perusahaan dan tingkat kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh <em>Return on Equity</em> (ROE), <em>Debt to Equity Ratio</em> (DER), dan <em>Firm Size</em> terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode <em>purposive sampling</em> sehingga diperoleh total 104 data observasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan bantuan software EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Return on Equity</em> (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Sementara itu, <em>Debt to Equity Ratio</em> (DER) dan <em>Firm Size</em> tidak berpengaruh terhadap harga saham. Namun, secara simultan <em>Return on Equity</em> (ROE), <em>Debt to Equity Ratio</em> (DER), dan <em>Firm Size</em> berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45.</p>Valenia Sekar AyuIce Nasyrah Noor
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-019211071116PENGEMBANGAN DESAIN KONTEN VIDEO AKUN MARBELITAAA DI PLATFORM SHOPEE
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6699
<p>Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya penggunaan platform e-commerce telah<br>mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan berbagai fitur pemasaran digital guna meningkatkan<br>daya saing bisnis. Salah satu fitur yang banyak digunakan adalah Shopee Video, yang memungkinkan<br>penjual menyampaikan informasi produk secara visual, interaktif, dan menarik. Namun, akun Shopee<br>Mrblbeauty masih menghadapi permasalahan berupa rendahnya tingkat keterlibatan (engagement)<br>pengguna yang ditunjukkan oleh minimnya jumlah tayangan, suka, komentar, dan interaksi pada<br>konten video yang diunggah. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh kualitas desain konten video<br>yang belum optimal, baik dari aspek visual, narasi, audio, maupun penyampaian pesan promosi.<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain konten video pada akun Shopee Mrblbeauty<br>agar lebih menarik, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan audiens. Metode penelitian yang<br>digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model Waterfall yang<br>meliputi tahap analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Pengumpulan data<br>dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta penilaian oleh ahli media dan ahli digital marketing.<br>Indikator penilaian meliputi aspek visual dan estetika, storytelling, audio dan musik, branding,<br>kualitas teknis produksi, engagement, dan kesesuaian dengan platform Shopee.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desain konten video mampu meningkatkan<br>kualitas konten dari segi visual, penyampaian informasi, daya tarik, serta keterlibatan audiens.<br>Evaluasi ahli menunjukkan bahwa konten yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan sebagai<br>media promosi digital. Selain itu, terjadi peningkatan performa konten setelah proses pengembangan<br>dibandingkan dengan kondisi sebelum pengembangan. Dengan demikian, pengembangan desain<br>konten video dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas promosi digital,<br>engagement pengguna, dan potensi keputusan pembelian konsumen pada akun Shopee Mrblbeauty.<br>Kata Kunci: desain konten video, Shopee Video, content marketing, digital marketing, engagement,Waterfall, Mrblbeauty.</p>James Alfrendy SitohangAhmad Hidayat
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192Maqasid Al-Syariah Sebagai Kerangka Regulasi Ekonomi Kontemporer Relasi Terhadap Pelaku Umkm Di Kota Parepare
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6703
<p>Penelitian terdahulu mengenai Maqāṣid al-Sharī‘ah cenderung didominasi oleh kajian sektor perbankan dan teknologi finansial, sehingga mengabaikan dinamika regulasi ekonomi dan praktik usaha mikro di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi ekonomi lokal dan praktik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Parepare melalui lensa Maqāṣid al-Sharī‘ah kontemporer berbasis pendekatan sistem (systems approach) Jasser Auda. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan (field research), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM (toko campuran, pangkalan gas, dan ATK) di Kelurahan Lemoe dan Lumpue, Kota Parepare, serta dokumentasi regulasi lokal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran internal pelaku UMKM dalam menerapkan nilai kejujuran, keadilan sosial, dan kemaslahatan lingkungan telah selaras dengan dimensi pembangunan ekonomi dan keberlanjutan dalam Maqāṣid kontemporer. Namun, dari sisi regulasi lokal, implementasi kebijakan ekonomi daerah dinilai masih bersifat administratif-normatif dan belum sepenuhnya integratif dalam memitigasi dampak eksternalitas negatif (seperti kelangkaan pasokan energi bagi usaha mikro). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan UMKM lokal memerlukan rekonstruksi regulasi yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan formalitas hukum, melainkan berfokus pada perlindungan hak-hak ekonomi masyarakat kecil demi mewujudkan kemaslahatan yang holistik..</p>Muhammad Risal SZainal SaidHannani Hannani
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019211161133Pengaruh Kualitas Layanan (Servqual) Dan User Experience (Ux) Terhadap Kepuasan Pelanggan Aplikasi Grab Di Universitas Negeri Medan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6717
<p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya penggunaan aplikasi transportasi online, termasuk Grab, di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan (Service Quality/SERVQUAL) dan User Experience (UX) terhadap kepuasan pelanggan aplikasi Grab di Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 mahasiswa pengguna aplikasi Grab yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan (SERVQUAL) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sebaliknya, User Experience (UX) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas layanan dan User Experience berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan aplikasi Grab. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,776 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan kepuasan pelanggan sebesar 77,6%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa User Experience merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan pelanggan aplikasi Grab di Universitas Negeri Medan.</p>Saidun HutasuhutAnastasia Boru HasugianBintang Pajar RamadhanDella Agaveni ButarbutarSondang Lamsarina Br Hutagalung
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019211341145PENGARUH DESAIN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA UMKM TIAN LALA DI MMTC KOTA MEDAN
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6718
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desain produk terhadap keputusan pembelian konsumen pada UMKM Tian Lala di MMTC Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Tian Lala di MMTC Kota Medan, dengan nilai t hitung sebesar 9,579 > t tabel 2,011 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,657 menunjukkan bahwa desain produk mampu menjelaskan variasi keputusan pembelian konsumen sebesar 65,7%, sedangkan 34,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.</p>Sondang Lamsarina Br HutagalungAgung Kurniawan Benedictus MarpaungAnggita KinantiSusilo SusiloDian Maulina PratiwiNurul Wardani LubisHasyim Hasyim
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019211461152Pengaruh Program Beasiswa Plus Djarum terhadap Keuntungan Non-Finansial: Perspektif Modal Sosial dan Reputasi
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6720
<p>Industri rokok di Indonesia senantiasa berada dalam dilema legitimasi. Di satu sisi,<br>sektor ini memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan melalui penerimaan pajak dan cukai<br>serta penyerapan tenaga kerja, namun produk yang ditawarkan berbahaya bagi masyarakat.<br>Namun, di sisi lain, industri ini memberikan sebuah program yang dapat membantu<br>meringankan masyarakat melalui berbagai program sosial salah satunya yaitu program<br>beasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana program Djarum<br>Beasiswa Plus membangun dan memperkuat modal sosial antara perusahaan dengan penerima<br>manfaat dan pemangku kepentingan lainnya, mengukur sejauh mana program tersebut<br>berkontribusi pada peningkatan reputasi PT Djarum di mata publik, khususnya kalangan<br>akademisi, serta mengidentifikasi mekanisme yang menghubungkan pelaksanaan program<br>beasiswa dengan perolehan keuntungan non-finansial bagi perusahaan. Penelitian ini<br>menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library<br>research). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Program Djarum Beasiswa Plus berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan<br>non-finansial perusahaan, khususnya dalam dua dimensi utama: modal sosial dan reputasi<br>perusahaan.<br>Kata Kunci: Beasiswa Plus Djarum, Modal Sosial, dan Reputasi</p>Grace Tifanny br TobingMelda F. SitanggangRohana HutasoitKeisia Br. SiburianChristianto Ginting
Copyright (c)
2026-07-012026-07-0192PENGARUH PEMASARAN DIGITAL INSTAGRAM PADA UMKM BRA0WNICE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN GEN-Z UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6727
<p style="margin: 0cm; text-align: justify;">Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemasaran digital di Instagram pada UMKM Bra0wnice terhadap keputusan pembelian konsumen Generasi Z di Universitas Negeri Medan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan metode survei terhadap 60 responden yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert, dan analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran digital berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan nilai t hitung (1,603) < t tabel (2,002) dan signifikansi 0,114 > 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,042 mengindikasikan bahwa pemasaran digital hanya menjelaskan 4,2% variasi keputusan pembelian, sementara 95,8% dipengaruhi faktor lain di luar model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi kualitas konten Instagram diperlukan agar pemasaran digital dapat memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Generasi Z.</p>REBECCA PUTRI SIHALOHOLIJA TANJUNG MANALUOLIVIA SEMBIRINGAMELIA ARDANASAMUEL INDRA SITORUSNURUL WARDANI LUBISHASYIM HASYIM
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-019211611168DO CUSTOMER SATISFACTION AND MEMBERSHIP PROGRAM INFLUENCE REPURCHASE INTENTION? (Empirical Evidence From Beauty Retail Consumers in Medan)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6741
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan pelanggan dan membership<br>program terhadap minat beli ulang pada pelanggan Sociolla Store Sun Plaza medan.<br>Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif dengan<br>pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan Sociolla Store<br>Sun Plaza Medan sekaligus terdaftar sebagai anggota membership Sociolla. Teknik<br>pengambilan sampel yang digunakan ialah non-probability sampling, diperolah<br>sebanyak 125 responden yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Teknik analis<br>data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan analisis<br>regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepuasan Pelanggan<br>(X1) dan Membership Program (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan<br>terhadap Minat Beli Ulang (Y). Uji parsial juga menunjukkan bahwa Kepuasan<br>Pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Ulang, serta<br>Membership Program secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Minat Beli<br>Ulang. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan pelanggan yang tinggi serta<br>program membership yang memberikan manfaat nyata terbukti efektif dalam<br>mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian ulang di Sociolla Store Sun Plaza<br>Medan. Implikasi dari penelitian ini, Sociolla Store Sun Plaza Medan perlu terus<br>meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan toko, ketersediaan produk, serta<br>memperkuat manfaat program membership melalui penawaran diskon yang lebih<br>kompetitif dan komunikasi informasi yang lebih aktif kepada seluruh anggota, guna<br>mempertahankan dan meningkatkan minat beli ulang pelanggan secara berkelanjutan.<br>Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Program Membership, Minat Beli Ulang, Sociolla,Sun Plaza Medan</p>Johanes Adrian Manurung
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019211691188Pengaruh Green Marketing dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian AQUA pada Mahasiswa FISIP Universitas Sumatera Utara
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6751
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh green marketing dan brand image terhadap keputusan pembelian air minum AQUA pada mahasiswa FISIP Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 107 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form dan dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing dan brand image memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian, namun belum berpengaruh signifikan secara langsung.</p>Nurbaiti NurbaitiNico Anugrah GintingRiffky Tabana GintingOnan Marakali SiregarUmmi Salamah Sitorus
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019211891206Transmisi Harga Minyak Dunia Terhadap Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Analisis SVAR Tahun 2020 - 2024
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6753
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transmisi guncangan harga minyak dunia terhadap<br>inflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan memasukkan variabel Geopolitical Risk Index<br>(GPR) sebagai faktor eksternal yang memengaruhi dinamika perekonomian. Data yang digunakan<br>berupa data triwulanan periode 2000–2024 yang terdiri atas Geopolitical Risk Index (GPR), harga<br>minyak dunia Brent, inflasi Indonesia, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode analisis yang<br>digunakan adalah Structural Vector Autoregression (SVAR) untuk mengidentifikasi hubungan<br>struktural antarvariabel serta mengestimasi respons dinamis melalui Impulse Response Function (IRF)<br>dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan<br>risiko geopolitik global mendorong kenaikan harga minyak dunia yang kemudian ditransmisikan ke<br>inflasi domestik melalui jalur biaya produksi dan harga energi. Guncangan harga minyak memberikan<br>dampak positif terhadap inflasi dalam jangka pendek, sedangkan terhadap pertumbuhan ekonomi<br>menunjukkan pengaruh negatif. Analisis FEVD mengindikasikan bahwa variasi inflasi dan<br>pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya dipengaruhi faktor domestik tetapi juga oleh guncangan<br>harga minyak dan risiko geopolitik global. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilisasi harga energi<br>serta penguatan ketahanan ekonomi domestik dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik global.<br>Kata kunci: Harga Minyak Dunia, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Geopolitical Risk Index,SVAR.</p>Siti Ramsyah AiniKhairani Alawiyah MatondangFitrawaty
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019212071219Pengaruh Investasi Asing Langsung dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2000–2024
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6759
<p>Penelitian ini mengkaji pengaruh Investasi Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2000–2024. Menggunakan data sekunder tahunan dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, dan World Bank World Development Indicators (WDI), penelitian ini menerapkan metode Ordinary Least Squares (OLS) dengan uji asumsi klasik yang komprehensif. Hasil estimasi menunjukkan bahwa FDI berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien 0,312 (p < 0,05), sedangkan pengeluaran pemerintah berpengaruh positif signifikan dengan koefisien 0,487 (p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 74,6% variasi pertumbuhan ekonomi Indonesia (R² = 0,746). Temuan ini konsisten dengan teori pertumbuhan endogen Romer (1990) dan model Harrod-Domar yang menekankan peran kapital dalam mendorong output nasional. Implikasi kebijakan menegaskan pentingnya kemudahan investasi dan efisiensi belanja pemerintah yang berorientasi pada pembangunan infrastruktur produktif sebagai strategi akselerasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.<br>Kata kunci : FDI, pengeluaran pemerintah, pertumbuhan ekonomi, OLS, Indonesia</p>Febri Sartika SiagianKhairani Alawiyah MatondangFitrawaty
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019212201225Pengaruh BI Rate dan Jumlah Uang Beredar (M2) terhadap Tingkat inflasi di Indonesia Periode 2023-2025
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6758
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh BI Rate dan Jumlah Uang Beredar (M2)<br>terhadap tingkat inflasi di Indonesia periode 2023–2025. Penelitian menggunakan pendekatan<br>kuantitatif dengan data runtut waktu bulanan yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan<br>Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk<br>mengetahui pengaruh BI Rate dan Jumlah Uang Beredar (M2) terhadap inflasi secara parsial<br>maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BI Rate berpengaruh signifikan secara<br>parsial terhadap inflasi dengan arah hubungan negatif, di mana kenaikan BI Rate cenderung<br>menurunkan tingkat inflasi. Jumlah Uang Beredar (M2) juga berpengaruh signifikan secara<br>parsial terhadap inflasi dengan koefisien negatif. Secara simultan, BI Rate dan Jumlah Uang<br>Beredar (M2) berpengaruh signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Nilai koefisien<br>determinasi (R²) sebesar 0,365 menunjukkan bahwa 36,5% variasi inflasi dapat dijelaskan oleh<br>BI Rate dan Jumlah Uang Beredar (M2), sedangkan sisanya sebesar 63,5% dipengaruhi oleh<br>faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter<br>melalui pengaturan suku bunga dan pengelolaan likuiditas memiliki peran penting dalam<br>menjaga stabilitas harga di Indonesia.<br>Kata Kunci: BI Rate, Jumlah Uang Beredar (M2), Inflasi, Kebijakan Moneter, Indonesia</p>Kholisah Qurrota Ainy HutagaolAdila AzzahraNatasya AlfitriyaNazwa Aulia Putri NasutionOctavia Berliana Lumbanraja
Copyright (c) 2026
2026-07-012026-07-01921226123710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6758Pengaruh Financial Development terhadap Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Pendekatan Vector Error Correction Model (VECM)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6761
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan sektor keuangan (financial development) terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Perkembangan sektor keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi intermediasi keuangan, mobilisasi tabungan, alokasi sumber daya, serta penyediaan akses pembiayaan yang dapat mendorong aktivitas investasi dan pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, hubungan antara perkembangan sektor keuangan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi masih menjadi perdebatan dalam literatur ekonomi, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia.<br>Penelitian ini menggunakan data time series tahunan Indonesia periode 2000–2025 yang diperoleh dari berbagai sumber resmi, seperti Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), dan World Bank. Variabel yang digunakan meliputi indeks perkembangan keuangan (financial development), investasi, dan pertumbuhan ekonomi. Metode analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM) untuk mengidentifikasi hubungan jangka panjang dan dinamika penyesuaian jangka pendek antarvariabel. Sebelum estimasi VECM dilakukan, penelitian ini melakukan uji stasioneritas, uji kointegrasi Johansen, serta penentuan panjang lag optimal.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kointegrasi yang mengindikasikan adanya keseimbangan jangka panjang antara perkembangan sektor keuangan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dalam jangka panjang, perkembangan sektor keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, dalam jangka pendek, pengaruh perkembangan sektor keuangan terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi cenderung berfluktuasi, namun tetap menunjukkan arah hubungan yang positif. Hasil Impulse Response Function (IRF) dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) juga menunjukkan bahwa guncangan pada perkembangan sektor keuangan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap variasi investasi dan pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sektor keuangan melalui peningkatan akses<br>keuangan, pendalaman pasar keuangan, dan peningkatan efisiensi lembaga keuangan dapat<br>menjadi strategi penting dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi yang<br>berkelanjutan di Indonesia.<br>Kata Kunci: Financial Development, Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, VECM, Kointegrasi, Indonesia.</p>Badty SilaenKhairani Alawiyah MatondangFitrawaty
Copyright (c) 2026
2026-07-012026-07-01921238124910.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6761PENGARUH INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN PADA TAHUN 2017-2024
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6766
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga<br>terhadap pengangguran di Kota Medan tahun 2017–2024. Penelitian menggunakan pendekatan<br>kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda berdasarkan data sekunder yang<br>diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Analisis data dilakukan<br>menggunakan SPSS melalui uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi<br>(R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi tidak berpengaruh signifikan<br>terhadap pengangguran di Kota Medan dengan nilai signifikansi sebesar 0,967 > 0,05,<br>sedangkan tingkat suku bunga berpengaruh signifikan terhadap pengangguran dengan nilai<br>signifikansi sebesar 0,006 < 0,05. Secara simultan, inflasi dan tingkat suku bunga berpengaruh<br>signifikan terhadap pengangguran dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,006 < 0,05.<br>Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,870 menunjukkan bahwa 87% variasi<br>tingkat pengangguran dapat dijelaskan oleh variabel inflasi dan tingkat suku bunga, sedangkan<br>sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan<br>bahwa kebijakan moneter, khususnya melalui instrumen suku bunga, memiliki peran penting dalam<br>memengaruhi kondisi ketenagakerjaan di Kota Medan.<br>Kata Kunci :Inflasi, Tingkat Suku Bunga, Pengangguran, Kebijakan Moneter, Kota Medan</p>Ezra Yulina HiaSiti AisyahGita Febrina SamosirAdelia Apulisa
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019212501261Kajian Kontribusi Perbankan Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Studi Data Sekunder Periode 2020-2026
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6769
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi perbankan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama periode 2020–2026 dengan menggunakan pendekatan studi data sekunder. Perbankan syariah memiliki peran penting sebagai lembaga intermediasi keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah dan berorientasi pada pengembangan sektor riil melalui mekanisme pembiayaan yang adil dan produktif. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari publikasi resmi Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pusat Statistik (BPS), serta berbagai laporan dan literatur ilmiah terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menganalisis perkembangan aset, dana pihak ketiga (DPK), pembiayaan, dan pangsa pasar perbankan syariah serta keterkaitannya dengan indikator pertumbuhan ekonomi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbankan syariah mengalami pertumbuhan yang relatif stabil selama periode penelitian, ditandai dengan peningkatan aset, penghimpunan dana masyarakat, dan penyaluran pembiayaan yang terus berkembang. Hingga tahun 2026, aset perbankan syariah tercatat telah melampaui Rp1.061 triliun dengan pertumbuhan tahunan yang positif, sementara pembiayaan syariah terus meningkat dan berkontribusi dalam mendukung aktivitas ekonomi sektor riil. Meskipun pangsa pasar perbankan syariah masih relatif lebih kecil dibandingkan perbankan konvensional, keberadaannya terbukti memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, pembiayaan usaha produktif, pemberdayaan UMKM, serta penguatan inklusi keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbankan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan, meskipun masih diperlukan berbagai upaya penguatan regulasi, inovasi produk, dan peningkatan literasi keuangan syariah guna mengoptimalkan kontribusinya di masa mendatang.<br>Kata Kunci: Perbankan Syariah, Pertumbuhan Ekonomi, Pembiayaan Syariah, Data Sekunder, Sektor Riil, Indonesia, Inklusi Keuangan.</p>Anestesia SitumorangNoni RozainiEko Wahyu NugrahadiAnisa Calista Situmorang
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019212621275Analisis Implementasi Kebijakan Anti-Money Laundering dan Pengawasan Internal dalam Penanggulangan Korupsi di Indonesia
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6770
<p>Korupsi dan tindak pidana pencucian uang merupakan bentuk kejahatan ekonomi yang berdampak terhadap stabilitas sistem keuangan, efektivitas tata kelola pemerintahan, dan pembangunan nasional. Meskipun Indonesia telah memiliki kerangka regulasi yang relatif komprehensif melalui kebijakan <em>Anti-Money Laundering</em> (AML), implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan AML dan pengawasan internal dalam penanggulangan korupsi di Indonesia, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merumuskan rekomendasi kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap regulasi, laporan lembaga pemerintah, laporan internasional, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 dan adopsi standar <em>Financial Action Task Force</em> (FATF), namun efektivitas implementasi masih belum optimal. Hambatan utama meliputi rendahnya tingkat pemulihan aset, lemahnya koordinasi antarlembaga, keterbatasan kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), serta meningkatnya risiko kejahatan keuangan berbasis teknologi digital. Selain itu, pengawasan internal masih menghadapi persoalan independensi kelembagaan dan rendahnya tindak lanjut rekomendasi audit. Penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi data lintas lembaga, transformasi digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan tata kelola pemerintahan untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan korupsi di Indonesia.</p>Rouli Margareta SilabanGloria Ammelia Br SinagaYemima Elia Priskila SihotangHana Dallilah KhonsaUfira Isbah
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-01921276128810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6770Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Ditinjau dari Motivasi Belajar di SMA Teladan Pematangsiantar
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6777
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi ditinjau dari motivasi belajar di SMA Teladan Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Teladan Pematangsiantar, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik tertentu sesuai kebutuhan penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan angket motivasi belajar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) untuk menguji pengaruh model pembelajaran, motivasi belajar, serta interaksi keduanya terhadap hasil belajar siswa.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa dengan motivasi belajar rendah. Selain itu, terdapat interaksi antara model Problem Based Learning dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas model Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar Ekonomi akan lebih optimal apabila didukung oleh motivasi belajar yang tinggi. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kemandirian belajar siswa.<br>Kata Kunci: Problem Based Learning, hasil belajar, motivasi belajar, pembelajaran ekonomi, siswa SMA.</p>Anestesia SitumorangDede Ruslan
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019212891302PENGARUH INFLUENCER CREDIBILITY DAN PARASOCIAL INTERACTION TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA BRAND GLAD2GLOW DI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6786
<p>Perkembangan teknologi turut berdampak pada aspek kehidupan masyarakat, termasuk pola konsumsi,<br>termasuk tingginya ketergantungan masyarakat pada platform digital dalam keputusan konsumsinya. Fenomena<br>ini mendorong produk seperti Glad2Glow mengoptimalkan strategi pemasarannya melalui pemanfaatan<br>influencer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh influencer credibility dan parasocial<br>interaction terhadap purchase intention produk Glad2glow di lingkungan Universitas Sumatera Utara. Penelitian<br>ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif desain eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa<br>aktif Universitas Sumatera Utara, dengan jumlah sampel 100 responden perempuan yang dipilih melalui metode<br>purposive sampling. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis dengan metode regresi<br>linear berganda melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial<br>influencer credibility tidak berpengaruh secara signifikan terhadap purchase intention. Sebaliknya, parasocial<br>interaction terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Namun, keduanya memiliki<br>pengaruh signifikan secara simultan terhadap purchase intention. Berdasarkan hasil ini, strategi pemasaran<br>Glad2glow disarankan memfokuskan pembangunan hubungan emosional dan interaksi lebih dekat dengan<br>konsumen.<br>Kata kunci: Influencer Credibility, Parasocial Interaction, Purchase Intention, Glad2glow.</p>Alin P. SimanjuntakAmanda ManikKyrie Eleison SihombingYossie RossantyOnan Marakali Siregar
Copyright (c) 2026
2026-07-012026-07-01921303132210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6786Analisis Rasio Kinerja Keuangan PT. Pelayaran Nelly Swi Putri Tbk. Periode 2021 - 2025
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6781
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) periode 2021–2025 berdasarkan laporan keuangan interim Kuartal I melalui analisis rasio likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan indikator Current Ratio, Quick Ratio, Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan berada pada kategori sangat baik. Current Ratio meningkat dari 2,59 kali menjadi 3,71 kali dan Quick Ratio dari 2,36 kali menjadi 3,42 kali, yang mencerminkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek. Profitabilitas juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh NPM yang naik dari 19,37% menjadi 31,43% dan ROA dari 1,86% menjadi 3,87%. Sementara itu, solvabilitas tetap terjaga dengan DAR di bawah 22% dan DER di bawah 30% selama periode penelitian. Secara keseluruhan, perusahaan mampu mempertahankan stabilitas keuangan, meningkatkan profitabilitas, dan menjaga risiko utang pada tingkat yang rendah.</p>Sri Wulandari DariDinda Ayu WardaniNadiah HafizNanda SyafitriHerayati Herayati
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-019213241332Pengaruh Pemahaman Hukum Perseroan Terbatas dan Literasi Bisnis terhadap Minat Mahasiswa Berwirausaha
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6788
<p>Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pemahaman tentang hukum<br>Perseroan Terbatas (PT) serta literasi bisnis memengaruhi keinginan mahasiswa<br>Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan untuk berwirausaha. Metode yang<br>digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei. Dari populasi mahasiswa aktif,<br>diambil 66 responden secara purposive sampling. Data dari kuesioner skala Likert<br>kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Uji instrumen membuktikan<br>semua item valid dan reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman hukum PT<br>berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (β = 0,566; sig. = 0,000).<br>Begitu pula dengan literasi bisnis (β = 0,438; sig. = 0,001). Secara bersama-sama,<br>keduanya juga memberikan pengaruh yang signifikan (F = 102,165; sig. = 0,000). Nilai<br>R² sebesar 0,764 berarti 76,4% variasi minat berwirausaha dapat dijelaskan oleh kedua<br>variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa penguasaan aspek legal dan kecakapan<br>bisnis penting untuk mendorong minat mahasiswa menjadi pengusaha. Karena itu, materi<br>hukum bisnis dan literasi bisnis perlu diperkuat dalam kurikulum.<br>Kata kunci: Pemahaman Hukum Perseroan Terbatas, Literasi Bisnis, Minat Berwirausaha, Mahasiswa, Kewirausahaan.</p>Daud Frandes SianturiDebi AgnesiaRena SinagaVictor Julius RumahorboIrma Siagian
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019213321346Strategi Pengembangan Bisnis Kedai Kopi Restorasi Kingdom Di Kota Bandung
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6744
<p>This study aims to formulate and determine the priority of business development strategies for Kedai Kopi Restorasi Kingdom in Bandung City. The research method used is descriptive with both qualitative and quantitative approaches through the analysis of the Business Model Canvas (BMC), IFE, EFE, SWOT, and QSPM. The results show that the company has relatively strong internal conditions with an IFE score of 2.86 and a good ability to respond to external environments with an EFE score of 3.02, placing it in the Grow and Build position. The resulting alternative strategies include strengthening digital marketing, increasing brand awareness, and product development. Based on the QSPM analysis, the priority strategy is strengthening digital marketing through social media with a TAS value of 6.85. This strategy is expected to enhance competitiveness and expand the company’s market reach.</p>Nurzulfa Chika Fakhriyyah PuspitaningrumAsti Nur AryantiRidlwan Muttaqin
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-01921347136010.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6744Analisis Work Stress Dan Job Burnout Terhadap Turnover Intention Karyawan Ritel
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6760
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work stress dan job burnout terhadap turnover intention karyawan ritel pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Cabang Bandung Area Soreang. Permasalahan turnover intention menjadi perhatian penting karena tekanan kerja, tuntutan target, beban kerja, serta kelelahan fisik dan emosional dapat memengaruhi keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 35 responden karyawan ritel. Teknik analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, dan analisis verifikatif untuk mengetahui hubungan serta pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Secara deskriptif, work stress berada pada kategori cukup baik, sedangkan job burnout dan turnover intention menunjukkan adanya kecenderungan yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tekanan kerja dan kelelahan kerja yang dirasakan karyawan, maka semakin besar kecenderungan munculnya turnover intention. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan pengelolaan beban kerja, sistem kerja, dukungan atasan, serta kesejahteraan psikologis karyawan untuk menekan keinginan keluar dari pekerjaan.</p>Rinrin Ote FianuryInne SatyawisudariniRizky Ferrari Octavian
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-01921361137510.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6760Pengaruh Endorsement Influencer TikTok dan Brand Image terhadap Minat Beli Konsumen pada Gerai Mixue Antasari Bandar Lampung
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6800
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh endorsement influencer TikTok dan brand image terhadap minat beli konsumen pada Gerai Mixue Antasari Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang merupakan konsumen Mixue dan pengguna aktif TikTok. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa endorsement influencer TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, brand image tidak berpengaruh signifikan secara parsial, namun secara simultan endorsement influencer TikTok dan brand image berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi promosi berbasis influencer di TikTok memiliki peran dominan dalam membentuk minat beli konsumen, sementara brand image berfungsi sebagai faktor pendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan strategi pemasaran digital di sektor kuliner.</p>Ramadhan WijayaWenny Permata Sari
Copyright (c)
2026-07-012026-07-01921376138610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6800Pengaruh Kemudahan Akses Pinjaman Terhadap Perilaku Konsumsi Anggota Dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Pada Koperasi Subur smpn 1 Palakka)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6793
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kemudahan akses pinjaman terhadap perilaku konsumsi anggota Koperasi Subur SMPN 1 Palakka berdasarkan perspektif ekonomi syariah, sekaligus mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut. Latar belakang penelitian berangkat dari perkembangan koperasi sejak tahun 1896 sebagai sarana peningkatan kesejahteraan anggota melalui kemudahan memperoleh pembiayaan. Namun, kemudahan tersebut juga dapat menimbulkan perilaku konsumtif berlebihan, ketergantungan utang, serta bertentangan dengan prinsip syariah seperti keadilan, tanggung jawab, kesederhanaan, dan larangan israf. Selain itu, penelitian mengenai koperasi sekolah dalam konteks ini masih relatif terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas, kemudian dilanjutkan dengan regresi kuadratik sederhana menggunakan SPSS versi 26, serta pengujian F, t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh non-linear yang signifikan antara kemudahan akses pinjaman dan perilaku konsumsi anggota. Pada tahap awal, kemudahan akses pinjaman cenderung meningkatkan konsumsi, tetapi setelah melewati titik tertentu pengaruh tersebut menurun. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan edukasi keuangan syariah dalam koperasi agar kemudahan akses pinjaman dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mendorong perilaku konsumsi yang berlebihan, sehingga tetap sejalan dengan prinsip ta’awun dan tawazun.</p>Khuznul KhatimahAbd Rasyid RHasni Hasni
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-019213871394ANALYSIS OF MANAGERIAL ACCOUNTING AND BUSINESS ENVIRONMENT ON CORPORATE DECISION MAKING ANALISIS AKUNTANSI MANAJERIAL DAN LINGKUNGAN BISNIS TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERUSAHAAN
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6802
<p>Akuntansi manajerial memiliki peran penting dalam menyediakan informasi yang relevan bagi<br>manajemen untuk mendukung proses pengambilan keputusan perusahaan. Selain itu, lingkungan<br>bisnis yang terus mengalami perubahan akibat perkembangan teknologi, persaingan pasar, kondisi<br>ekonomi, serta regulasi pemerintah juga memengaruhi efektivitas keputusan yang<br>diambil.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akuntansi manajerial dan pengaruh<br>lingkungan bisnis terhadap pengambilan keputusan perusahaan. Metode yang digunakan adalah<br>studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah, buku, dan jurnal yang berkaitan dengan<br>akuntansi manajerial serta lingkungan bisnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa informasi yang<br>dihasilkan oleh akuntansi manajerial membantu manajemen dalam perencanaan, pengendalian,dan<br>evaluasi kinerja perusahaan. Sementara itu, pemahaman terhadap kondisi lingkungan bisnis<br>memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dapat<br>memengaruhi keberlangsungan usaha. Oleh karena itu, integrasi antara informasi akuntansi<br>manajerial dan analisis lingkungan bisnis menjadi faktor penting dalam menghasilkan keputusan<br>yang efektif, efisien, dan strategis guna mencapai tujuan perusahaan.<br>Kata Kunci: Akuntansi Manajerial,Lingkungan Bisnis,Pengambilan Keputusan, Manajemen,Perusahaan.METODE</p>Sara Rusmawati SihombingDiva Anestri SidabutarCristin Aurora Hermita HutagalungHamonangan Siallagan
Copyright (c) 2026
2026-07-022026-07-02921395140310.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6802Transformasi Digital UMKM Melalui Pengembangan Katalog Produk Pada Usaha Toko Keramik UD. Aris Medan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6833
<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan jangkauan<br>penjualan produk melalui transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah<br>(UMKM) melalui pengembangan katalog produk berbasis WhatsApp Business pada usaha<br>Toko Keramik UD. Aris yang berlokasi di Pusat Pasar Kecamatan Medan Kota, Kota<br>Medan, Sumatera Utara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2026 dengan<br>pendekatan pelatihan, yang difokuskan pada pemahaman dasar trasnformasi digital<br>penggunaan WhatsApp Business sebagai perluasan jangkauan penjualan online serta<br>penggunaan aplikasi WhatsApp Business sebagai wadah katalog produk. Hasil kegiatan<br>menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemudahan penjualan bertansformasi ke arah<br>digital. Dimana hal ini berkesinambungan dengan meningkatnya pemahaman peserta<br>terhadap pentingnya perluasan jangkauan penjualan melalui transformasi digital dan<br>pengaplikasiannya melalui WhatsApp Business sebagai katalog produk. Peserta mampu<br>menggunakan aplikasi WhatsApp Business untuk menyediakan wadah katalog produk<br>usaha, memudahkan customernya bertransaksi dan berkomunikasi secara online. Selain itu,<br>peserta merasakan kegunaan yang lebih tinggi dibandingkan metode penjualan<br>konvensional, dimana secara digital jangkauan penjualan menjadi lebih luas. Secara<br>keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan<br>digital dan mendukung peningkatan penjualan produk</p>Artha Putri Br KaroDebora Silvia HutagalungKhairi AnshorSeptri AnisaAndreas Panjaitan
Copyright (c)
2026-07-012026-07-01921417142510.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6833Penguatan Branding dan Visual Produk dalam Mendukung Digitalisasi Usaha Toko Perhiasan Almina Jewellery di Pusat Pasar Medan
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6836
<p>Toko Perhiasan Almina Jewellery di Pusat Pasar Medan merupakan usaha mikro<br>yang telah beroperasi selama kurang lebih 20 tahun dengan omzet stabil berkisar<br>Rp120.000.000 hingga Rp177.000.000 per bulan. Meskipun memiliki pengalaman usaha<br>yang panjang, mitra belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal, khususnya<br>dalam sistem komunikasi pelanggan dan penyajian visual produk. Pelanggan tidak<br>memiliki gambaran variasi produk tanpa datang langsung ke toko, dan belum ada fitur balas<br>otomatis yang dapat mempercepat respon kepada pelanggan. Program Pengabdian Mandiri<br>Kepada Masyarakat (PMKM) ini bertujuan untuk menguatkan branding dan visual produk<br>mitra guna mendukung digitalisasi usaha. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan,<br>wawancara, dan dokumentasi produk. Metode pengabdian dilaksanakan secara partisipatif<br>melalui tahap persiapan, identifikasi masalah, perancangan solusi, implementasi,<br>pendampingan, serta evaluasi. Solusi yang diterapkan meliputi pengaturan akun WhatsApp<br>Business dengan fitur balas otomatis dan pembuatan katalog produk digital (e-katalog)<br>yang diintegrasikan dengan WhatsApp Business. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan<br>pada aspek komunikasi pelanggan, kecepatan respon, serta kemudahan akses informasi<br>produk secara daring. Mitra juga mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan<br>dalam mengelola branding visual produk di media digital. Kegiatan ini diharapkan dapat<br>meningkatkan daya saing usaha mitra secara berkelanjutan di era digital</p>Andreas PanjaitanDebora Silvia HutagalungSulthan Jiyad Muqsith AsmaraArtha Putri Br KaroSeptri Anisa
Copyright (c)
2026-07-012026-07-01921436144210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6836ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN MENGGUNAKAN APLIKASI DANA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6838
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Kegunaan, Sikap terhadap Perilaku, Norma Subjektif, dan Persepsi Kontrol Perilaku terhadap Keputusan Menggunakan aplikasi DANA pada mahasiswa Program Studi Bisnis Digital<br>Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengadopsi konsep Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) sebagai landasan teoritis. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi<br>Bisnis Digital Universitas Negeri Medan yang pernah menggunakan aplikasi DANA. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total sampel berjumlah 71 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui<br>Google Form. Metode analisis data yang diterapkan mencakup uji validitas, uji reliabilitas,analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (Adjusted R²) yang diolah memakai program SPSS versi 22.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Persepsi Kemudahan tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Menggunakan aplikasi DANA dengan nilai signifikansi sebesar 0,950 > 0,05, dan Persepsi Kegunaan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Menggunakan dengan nilai signifikansi sebesar 0,471 > 0,05. Sementara itu, Sikap terhadap Perilaku berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Menggunakan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, Norma Subjektif berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05, dan Persepsi Kontrol Perilaku berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05. Secara simultan, Persepsi Kemudahan, Persepsi Kegunaan, Sikap terhadap Perilaku, Norma Subjektif, dan Persepsi Kontrol Perilaku berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Menggunakan aplikasi DANA dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R² sebesar 0,695, yang berarti bahwa variabel independen mampu menjelaskan variabel Keputusan Menggunakan sebesar 69,5%, sedangkan sisanya sebesar 30,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.</p> <p>Kata Kunci : Persepsi Kemudahan, Persepsi Kegunaan, Sikap terhadap Perilaku, Norma Subjektif, Persepsi Kontrol Perilaku, Keputusan Menggunakan, Aplikasi DANA</p>Magdalena Pebriani Br SitepuAli Fikri Hasibuan
Copyright (c)
2026-07-022026-07-029214431461Peran Geopolitical Risk sebagai Sumber Guncangan Eksternal dalam Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter Indonesia
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6844
<p>Ketidakpastian lingkungan global yang bersumber dari dinamika geopolitik sering kali memicu guncangan penawaran yang merambat ke sistem ekonomi makro negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh guncangan risiko<br>geopolitik global yang diwakili oleh indeks Geopolitical Risk (GPR) terhadap instrumen moneter dan stabilitas makroekonomi di Indonesia, yang diproyeksikan melalui variabel BI-Rate, jumlah uang beredar (LnM2), nilai tukar rupiah (EXR), inflasi (INF), dan<br>pertumbuhan ekonomi (GDPG). Penelitian ini menggunakan data sekunder runtun waktu (time series) kuartalan dari kuartal I tahun 2014 hingga kuartal IV tahun 2025 dengan total 48 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model<br>(VECM) untuk menangkap dinamika hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Hasil uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya satu hubungan keseimbangan jangka panjang yang stabil di dalam sistem makroekonomi. Estimasi<br>VECM menunjukkan adanya mekanisme koreksi kesalahan jangka pendek yang signifikan pada persamaan utama dengan tingkat konvergensi mencapai 66,7% per kuartal. Lebih lanjut, analisis Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) pada<br>jangka menengah (kuartal ke-4) membuktikan bahwa guncangan GPR memberikan kontribusi yang kuat dan riil dengan menjelaskan sebesar 13,99% variabilitas inflasi domestik dan 13,76% variabilitas pertumbuhan ekonomi. Transmisi risiko geopolitik ini<br>bekerja melalui guncangan sisi penawaran (supply-side shock), di mana eskalasi konflik internasional mendorong depresiasi nilai tukar dan inflasi produk impor (importedinflation). Stabilitas makroekonomi domestik Indonesia saat ini sangat sensitif terhadap risiko sektor eksternal, sehingga otoritas moneter disarankan untuk mengintegrasikan indeks risiko geopolitik global ke dalam model proyeksi inflasi dan kebijakan suku bunga acuan.<br>Kata Kunci: Geopolitical Risk (GPR), Stabilitas Makroekonomi, Instrumen Moneter,Inflasi, VECM.</p>Siti Ramsyah AiniFitrawaty
Copyright (c)
2026-07-022026-07-029214621482Pengaruh Fluktuasi Harga Bahan Baku Kemiri dan Permintaan Pasar Terhadap Stabilitas Harga Jual Minyak Kemiri Lingga di Perumnas Simalingkar
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6856
<p>Penelitian ini dilakukan karena terdapat permasalahan yang berkaitandengan ketidak stabilan harga jual minyak kemiri akibat fluktuasiharga bahan baku kemiri dan perubahan permintaan pasar. Perubahanharga bahan baku yang tidak menentu serta tingkat permintaan pasar yang berfluktuasi dapat memengaruhi kemampuan usaha dalammempertahankan stabilitas harga jual produk. Minyak Kemiri Linggayang berlokasi di Perumnas Sima lingkar merupakan usaha yang bergerak dalam pengolahan dan penjualan minyak kemiri.<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh fluktuasihar ga bahan baku kemiri dan permintaan pasar terhadap stabilitasharga jual minyak kemiri Lingga. Pendekat an penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik pengumpul<br>andata melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi harga bahan bakukemiri berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas hargajual minyak kemiri. Permintaan pasar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas harga jual minyak kemiri. Secarasimultan, fluktuasi harga bahan baku kemiri dan permintaan pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas harga jual minyak kemiri Lingga.Hasil koefisien determinasi (R²) sebesar0,760 menunjukkan bahwa fluktuasi harga bahan baku kemiri dan permintaan pasar mampu menjelaskan stabilitas harga jual minyakkemiri sebesar 76%, sedangkan sisanya sebesar 24% dipengaruhioleh variabel lain di luar penelitian.<br>Kata Kunci: Fluktuasi Harga Bahan Baku Kemiri, Permintaan Pasar, Stabilitas Harga Jual, Minyak Kemiri.</p>Alexander Stevanus SinulinggaAprinawati
Copyright (c)
2026-07-022026-07-029214831496Pengaruh Kesadaran Konsumen dan Etika Konsumsi Islam terhadap Keputusan Pembelian Produk Fast Fashion pada Konsumen Muslim Generasi Z di Kabupaten Bone
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6851
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran konsumen dan etika konsumsi Islam terhadap keputusan pembelian produk fast fashion pada konsumen Muslim Generasi Z di Kabupaten Bone. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi produk fast fashion di kalangan generasi muda yang berpotensi menimbulkan perilaku konsumtif dan dampak lingkungan, sementara nilai-nilai konsumsi Islam mengajarkan prinsip kesederhanaan dan tanggung jawab. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden yang merupakan konsumen Muslim Generasi Z di Kabupaten Bone dan pernah membeli produk fast fashion. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung 2,669 dan signifikansi 0,009. Sebaliknya, etika konsumsi Islam tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung -0,075 dan signifikansi 0,940. Secara simultan, kesadaran konsumen dan etika konsumsi Islam berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,234 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 23,4% variasi keputusan pembelian. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan aspek kesadaran konsumen dan etika konsumsi Islam dalam konteks perilaku pembelian fast fashion pada Generasi Z Muslim.</p>Mika AngrianiAhmad Abdul MutalibHaslindah Haslindah
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-06-262026-06-269214971504KEUNTUNGAN (PROFIT): KEUNTUNGAN MODAL DAN RISIKO PENANAMAN MODAL
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6864
<p>Artikel ini mengkaji konsep keuntungan (profit) dalam dimensi ekonomi Islam dan konvensional, dengan fokus pada dua aspek utama: keuntungan modal (capital gain) dan risiko penanaman modal (investment risk). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari sepuluh referensi akademis terpilih, serta diperkuat dengan dalil Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Hasil kajian menunjukkan bahwa keuntungan modal merupakan selisih positif antara harga jual dan harga beli suatu aset, sedangkan risiko penanaman modal mencakup ketidakpastian yang dapat memengaruhi imbal hasil investasi. Dalam perspektif Islam, keuntungan harus diperoleh melalui transaksi yang halal, bebas dari riba, gharar (ketidakpastian berlebihan), dan maysir (spekulasi). Prinsip bagi hasil (mudharabah dan musyarakah) menjadi alternatif Islami yang adil dalam pembagian keuntungan dan risiko. Artikel ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko yang baik dan etika bisnis Islami dapat menciptakan investasi yang menguntungkan sekaligus berkah.</p>Desy Anggraini SiregarM. Ridwan, M.ERizka Marisa Haflani LubisSuci AndienyArifa Tussahidah
Copyright (c)
2026-07-012026-07-019215051516Analysis of Tofu Product Quality from the Perspective of Itqān and Halalan Thayyib Standards (Case Study at a Tofu Factory in Tanete Riattang Barat District)
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6876
<p>This study examines the quality of tofu products in Tanete Riattang Barat District from the perspective of the principle of itqān (work professionalism in Islam) and the standards of halalan thayyiban. The objectives of the study are: (1) to analyze the tofu production process from the perspective of itqān; (2) to examine the implementation of halalan thayyiban standards in the production process; and (3) to identify the challenges and obstacles faced by tofu factories. The study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including in-depth interviews, observations, and documentation. The informants consist of the owners and workers of the tofu factories. Data analysis refers to the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results show that the application of the itqān principle has been carried out fairly well, reflected in diligent work, meticulous production processes, efficient division of labor, and the moral awareness of business actors. The implementation of halalan thayyiba standards</p>Eva Sri YulianingsiAksi HamzahMuhammad Ardi
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-06-292026-06-29921517152210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6876E-Wom yang Dirasakan dalam Bentuk Pengaruh Visual Niat Pembelian Online di Media Sosial
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6875
<p><em>Perkembangan media sosial berbasis visual telah mengubah cara konsumen mencari informasi dan membentuk keputusan pembelian melalui electronic word of mouth (eWOM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik visual eWOM terhadap niat pembelian online dengan menggunakan kerangka Stimulus–Organism–Response (SOR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 208 pengguna aktif media sosial di Indonesia yang memiliki pengalaman membeli produk berdasarkan konten visual eWOM. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi visual eWOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kegunaan informasi dan adopsi informasi, yang selanjutnya meningkatkan niat pembelian online. Namun, kredibilitas informasi tidak terbukti berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks media sosial visual, kualitas penyajian dan kegunaan informasi lebih menentukan niat beli konsumen dibandingkan persepsi kredibilitas sumber.</em></p>Avantikha Raisha DevitamySri Vandayuli RioriniAmanda Putri BachtiarKelvina Clara Adelia
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-06-292026-06-29921523153310.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6875Analisis Pengetahuan Perpajakan dan Kesadaran Pajak dalam Minat Memiliki NPWP Pada Mahasiswa UNSIKA Angkatan 2022-2024
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6889
<p>Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang membutuhkan kesadaran wajib pajak sejak dini, termasuk dari mahasiswa sebagai calon wajib pajak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan perpajakan, kesadaran pajak, dan minat mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang angkatan 2022-2024 dalam memiliki NPWP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner terhadap 115 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan perpajakan (rata-rata 3,30) dan kesadaran pajak (rata-rata 3,56) berada pada kategori tinggi, sedangkan minat memiliki NPWP (rata-rata 2,79) berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan dan kesadaran perpajakan yang tinggi belum sepenuhnya mendorong minat memiliki NPWP, yang dipengaruhi oleh faktor kondisi ekonomi, keterbatasan informasi, dan persepsi bahwa NPWP belum menjadi kebutuhan mendesak.</p>Riska Asti AgustinAngga Sanita PutraArif RakhmanNesti HapsariKholida Atiyatul Maula
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-012026-07-01921534154410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6889Analisis Pengaruh Volume Penjualan Terhadap Profitabilitas Pada Usaha Matahari Cell Periode 2023–2025
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6895
<p>This study aims to determine the effect of sales volume on profitability, projected through the Net Profit Margin (NPM), at Usaha Matahari Cell during the 2023–2025 period. This research applies a quantitative approach with an associative descriptive method. Secondary data utilized in this study consists of monthly revenue and net profit records spanning over 36 months. The data analysis technique employs simple linear regression processed using SPSS software. The descriptive analysis results indicate an average monthly turnover of Rp638,690,278, with the average NPM ranging consistently between 35%–36%. The hypothesis testing reveals that sales volume does not have a statistically significant effect on the profitability level (NPM) of Matahari Cell, indicated by a relatively minor contribution value (R-Square). This suggests that profitability in the telecommunications retail business is predominantly driven by product margin stability and efficient operational cost management, rather than merely boosting sales turnover.</p>Putri Amanda SaidAndi PatimbangiMuhammad Ardi
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-022026-07-02921545155510.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6895Tawāzun as A Moderator of Halal Product Choice Among Gen Z
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6900
<p>This study examines the moderating role of <em>Tawāzun </em> , an Islamic ethical balance principle, in strengthening Generation Z’s awareness in selecting halal-packaged products. Drawing on the Theory of Planned Behavior (TPB) and Social Identity Theory (SIT), this research analyzes how attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control influence intention, and how intention subsequently affects halal awareness. A quantitative explanatory design was applied using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with data obtained from 180 Muslim Gen-Z respondents in South Sulawesi, Indonesia. The findings show that attitude, subjective norms, and perceived behavioral control significantly determine intention, while intention strongly predicts awareness in choosing halal-packaged products. Intention also mediates the indirect effects of all TPB antecedents on awareness, confirming its role as the psychological mechanism that transforms cognition into ethical awareness. Moreover, <em>Tawāzun </em> demonstrates a significant direct effect on awareness and a modest moderating influence on the links between perceived behavioral control and intention as well as between intention and awareness. These findings highlight that halal consumption among Gen-Z is shaped not only by rational evaluation, but also by religious-ethical values and identity-based commitments, offering strategic implications for halal education, policy, and marketing.</p>Syahrul SyawalSyaparuddin RazakABD. Rasyid R.
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-022026-07-02921556156510.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6900PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL MELALUI DESAIN LOGO DAN KEMASAN PRODUK SEBAGAI BRAND AWARENESS PADA UMKM KERIPIK “ANKRIP”
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6901
<p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang identitas visual UMKM Keripik “ANKRIP” melalui desain logo dan kemasan produk sebagai strategi peningkatan brand awareness. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Design Thinking yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket penilaian yang melibatkan empat informan yang terdiri dari satu pemilik UMKM dan tiga distributor produk, serta penilaian oleh ahli validator yang memiliki latar belakang keahlian di bidang desain grafis dan komunikasi pemasaran.<br>Proses perancangan menghasilkan dua alternatif desain logo. Berdasarkan hasil penilaian angket dari seluruh empat informan, Desain Logo Alternatif 1 dipilih secara bulat sebagai identitas visual terbaik dengan total skor sebesar 545 dari skor maksimum 560 poin, setara dengan persentase capaian 97,3%, dan rata-rata skor per item sebesar 4,87 dari skala 5,00 yang masuk dalam kategori “Sangat Setuju” (SS). Desain ini dinilai lebih menarik, profesional, mudah dikenali, mudah diingat, dan lebih sesuai dengan karakter serta ciri khas produk “ANKRIP” dibandingkan Alternatif 2 yang hanya memperoleh capaian sebesar 52,9%.<br>Hasil penilaian ahli validator menunjukkan bahwa rancangan identitas visual UMKM Keripik “ANKRIP” secara keseluruhan memperoleh total skor sebesar 222 dari 310 poin yang tersedia, dengan persentase kelayakan sebesar 77%, sehingga dikategorikan “Layak” untuk diimplementasikan. Kekuatan utama rancangan teridentifikasi pada aspek tipografi logo (85%), relevansi konsep (85%), serta fungsionalitas dan material kemasan (95%). Sementara itu, aspek yang masih memerlukan penyempurnaan meliputi kesederhanaan logo (64%), estetika visual logo (65%), dan skalabilitas logo (60%). Pada aspek brand awareness dan konsistensi identitas visual, rancangan memperoleh persentase sebesar 78%, yang menunjukkan bahwa identitas visual yang dirancang terbukti mampu berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran merek serta membangun kepercayaan konsumen di pasar makanan ringan lokal.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perancangan identitas visual yang sistematis melalui desain logo dan kemasan menggunakan pendekatan Design Thinking berhasil menghasilkan identitas visual yang diterima dan dinilai layak oleh seluruh pemangku kepentingan. Disarankan agar UMKM Keripik “ANKRIP” segera mengimplementasikan desain logo yang telah dipilih dan melakukan penyempurnaan minor sesuai saran validator, khususnya dalam hal penyederhanaan elemen logo dan pelengkapan informasi komposisi bahan produk pada kemasan.<br>Kata Kunci: Identitas Visual, Desain Logo, Desain Kemasan, Brand Awareness, UMKM, Design Thinking</p>Enjelina SinagaRangga Restu Prayogo
Copyright (c)
2026-07-022026-07-029215661590PERSONAL BRANDING MAHASISWA GENERASI-Z Analisis Dramaturgi Pada Mahasiswa Universitas Langlangbuana Pengguna Instagram
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6862
<p>This study aims to understand how Generation Z students at Langlangbuana University build and manage personal branding on Instagram through front-stage and back-stage management. The development of social media has changed the way individuals display their identities, with Instagram becoming a digital public space that allows students to strategically construct their self-image. This phenomenon demonstrates a duality between the ideal identity displayed in the public space and the more private everyday identity. This study uses a qualitative approach with descriptive methods to deeply explore the communication process, impression management strategies, and the dynamics of interactions between students and followers in personal branding practices. The theoretical basis of this study uses Erving Goffman's Dramaturgy Theory, which views social life as a performance, where individuals act as actors who manage impressions in front of the audience. The concept of front-stage and back-stage is used to analyze how students display their self-image through visual content, captions, and public interactions on Instagram, as well as how they reflect, plan, and self-control in the private space before publishing content. The research data were obtained through in-depth interviews and observations of Generation Z students who are active Instagram users. The results of this study are expected to provide an understanding of interpersonal communication strategies in the context of digital personal branding, while also revealing the dynamics between the demands of existence, image consistency, and the need for self-authenticity. Academically, this study contributes to the development of digital communication and personal branding studies, while practically it provides an overview for Generation Z students in managing their self-image consciously, strategically, and sustainably on social media.</p>Diana Aulia FitriVeny PurbaDudi Yudha Kusuma
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-022026-07-02921591159910.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6862Pengaruh Kualitas Produk , Fasilitas , dan Pelayanan terhadap Kepuasan Nasabah Mandiri Tunas Finance Cabang Rantauprapat
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6915
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, fasilitas, dan pelayanan terhadap kepuasan nasabah pada Mandiri Tunas Finance Cabang Rantauprapat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah Mandiri Tunas Finance Cabang Rantauprapat dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang diperoleh menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas produk dan pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah, sedangkan fasilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Secara simultan kualitas produk, fasilitas, dan pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,769 yang berarti bahwa variabel kualitas produk, fasilitas, dan pelayanan mampu menjelaskan kepuasan nasabah sebesar 76,9%, sedangkan sisanya sebesar 23,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian</p>Rani SyahfitriAde Parlaungan NasutionSyukron Arjuna
Copyright (c)
2026-07-012026-07-01921600161610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6915Analisis Prosedur Rekonsiliasi Transaksi Non-Tunai dalam Meminimalisir Selisih Data Sistem Opera: Studi Kasus Hotel X
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6910
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur rekonsiliasi transaksi non-tunai dalam meminimalisir selisih data pada sistem OPERA, dengan studi kasus pada Departemen <em>Finance</em> bagian <em>Account Receivable</em>/<em>Income Audit</em> di hotel X. Fokus penelitian adalah pada tahapan teknis rekonsiliasi, faktor penyebab selisih data yang dipetakan ke dalam lima komponen kerangka pengendalian internal COSO, serta efektivitas prosedur dalam menjaga integritas laporan pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dan strategi studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif terhadap <em>Junior Acountant</em> dan <em>Associate</em> <em>Account Receivable</em>/<em>Income Audit</em>, serta dokumentasi berupa bukti pembayaran digital, rekening koran bank, dan <em>Daily Revenue Report</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur rekonsiliasi dijalankan melalui lima tahap berurutan, mulai dari pencocokan bukti pembayaran hingga pencocokan akhir dengan rekening koran bank. Kelima komponen COSO telah berjalan cukup baik, ditandai dengan kejelasan pembagian fungsi kerja, mekanisme otorisasi berjenjang, dan jalur penyelesaian melalui <em>credit meeting</em>, meskipun belum didukung oleh SOP tertulis resmi. Selisih data paling banyak ditemukan pada transaksi EDC dan <em>Virtual Credit Card</em> (VCC), dengan tingkat kecocokan transaksi sebesar 95% pada percobaan pertama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur rekonsiliasi yang berjalan saat ini efektif secara desain dan hasil akhir, tetapi belum efisien dari sisi waktu dan koordinasi antarpihak, sehingga diperlukan pendokumentasian SOP secara formal, kesepakatan batas waktu penyelesaian dengan bank, serta pemantauan berbasis risiko pada transaksi yang rawan selisih. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi hotel lain dalam memperkuat pengendalian internal atas transaksi non-tunai.</p>Fathonah Nur KhasanahDiarany Sucahyati
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-042026-07-04921617162810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6910ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI SYARIAH PADA PENGELOLAAN UTANG DI BANK MUAMALAT KCP BONE
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6917
<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan prinsip akuntansi syariah dalam pengelolaan utang jangka panjang dan utang jangka pendek pada Bank Muamalat KCP Bone, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi serta solusi yang dijalankan bank untuk mengatasinya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam bersama pimpinan dan staf bank serta observasi langsung di lokasi penelitian, sedangkan data sekunder bersumber dari dokumen laporan keuangan bank. Analisis data menggunakan teori kepatuhan syariah dan teori stewardship sebagai kerangka utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan utang jangka panjang dan utang jangka pendek pada Bank Muamalat KCP Bone telah berjalan selaras dengan nilai keadilan, transparansi, amanah, akuntabilitas, serta larangan riba, gharar, dan maysir. Kondisi ini tampak dari pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS) atas setiap produk, pelaksanaan akad yang disepakati secara terbuka, penerapan skema angsuran tetap (flat), serta kejelasan objek dan tenor pembiayaan, baik pada utang jangka pendek (produk rahn) maupun utang jangka panjang (talangan haji). Kendala yang ditemukan meliputi kesiapan sistem informasi akuntansi, keterbatasan pemahaman sumber daya manusia, ketegangan antara kebijakan internal dengan kebutuhan pelayanan yang sederhana bagi nasabah, serta persepsi sebagian nasabah yang masih menyamakan pembiayaan syariah dengan pinjaman konvensional. Solusi yang diterapkan bank meliputi evaluasi berkala sistem pencatatan, peningkatan kompetensi pegawai melalui pelatihan dan penyegaran rutin, optimalisasi peran DPS, serta penguatan edukasi kepada nasabah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penerapan prinsip akuntansi syariah sangat bergantung pada kapasitas dan integritas pegawai yang berinteraksi langsung dengan nasabah.</p>Andi Aqilah FadilahRini IdayantiMusrini Muis
Copyright (c)
2026-07-042026-07-04921629163710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6917Strategi Pengembangan Kue Kering Lokal sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Kreatif di Desa Galung Kecamatan Ulaweng
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6916
<p>This study aims to analyze the development strategy of local dry cake products (nastar, putri salju, and rambutan cookies) as an effort to enhance the creative economy in Galung Village, Ulaweng District, Bone Regency. The objectives of this study include: (1) analyzing product innovation, (2) analyzing packaging innovation, and (3) analyzing the marketing strategy of local dry cake products. This study employs a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through semi-structured interviews and documentation, while data analysis was conducted through data reduction, data presentation, analysis, and conclusion drawing. The results of the study indicate that: (1) product innovation is carried out through the development of product variations, flavor variants, the utilization of local raw materials, as well as improvements in product quality and appearance; (2) packaging innovation is carried out through the use of more attractive packaging, product labeling, and the inclusion of product information to increase consumer appeal and trust; and (3) marketing strategies are implemented through direct marketing, word-of-mouth promotion, and the utilization of social media to expand market reach. Therefore, product, packaging, and marketing innovations need to be continuously developed to enhance product competitiveness and strengthen the creative economy of the Galung Village community</p>Ananda PutriIsmail KeriMunawarah Munawarah
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-042026-07-04921638165210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6916Pengaruh literasi keuangan faktor demografis dan pengalaman keuangan terhadap perilaku menabung pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis islam IAIN Bone
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6902
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, faktor demografi, dan pengalaman keuangan terhadap perilaku menabung mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone angkatan 2023, 2024, dan 2025. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi berganda linier dengan bantuan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku tabungan dengan nilai signifikansi 0,000. Faktor demografi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai signifikansi 0,001. Pengalaman keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai signifikansi 0,049. Secara simultan, literasi keuangan, faktor demografi, dan pengalaman keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku tabungan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,896 menunjukkan bahwa 89,6% variasi perilaku menabung siswa dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 10,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan, karakteristik demografi yang mendukung, dan pengalaman keuangan yang baik dapat meningkatkan perilaku menabung mahasiswa.8</span></span></p>Wanda WulandariAndi Patimbangi Rahma Hidayati Darwis
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-052026-07-05921404141610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6902ANALISIS KEAMANAN DAN KEHALALAN PRODUK HANDBODY RACIKAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6920
<p>This study aims to analyze the safety and halal status of homemade body lotion products circulating in the community from the perspective of Islamic economics. The study was motivated by the widespread use of homemade body lotions, which are perceived to produce faster results than other cosmetic products, yet still raise concerns regarding their safety and halal compliance. This research employed a field research method using a descriptive qualitative approach. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving consumers as well as producers or sellers of homemade body lotion in Bone Regency. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the use of homemade body lotion is driven by consumers' desire to achieve quick results, social environmental influences, social media exposure, and relatively affordable prices. From the safety perspective, homemade body lotion products do not provide adequate safety assurance because most of them lack distribution permits from the Indonesian Food and Drug Authority (BPOM), have not undergone laboratory testing, do not follow standardized formulation measurements, and have caused side effects among some users, including redness, itching, and skin irritation. From the halal perspective, these products do not have confirmed halal status because they are not officially halal-certified and do not provide complete ingredient information. From the perspective of Islamic economics, these conditions involve elements of gharar (uncertainty) and have the potential to cause harm (mudarat) to consumers. This study concludes that homemade body lotion products circulating in the community do not fully comply with the principles of Islamic economics, particularly the principles of halālan ṭayyiban, hifz al-nafs (protection of life), hifz al-din (protection of religion), ihtiyāṭ (prudence), transparency, and the prohibition against causing harm. Therefore, greater consumer awareness is needed in selecting cosmetic products that are safe and halal, along with stricter supervision of the distribution of homemade cosmetic products.</p>Devita FiraniSiti Nikmah MarzukiFitriani Fitriani
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-062026-07-06921653166710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6920PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN UD SIKAT SABUT HAFIZ, DI DESA SEI RAMPAH KEC. SEI RAMPAH SERDANG BEDAGAI
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6932
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap keputusan pembelian UD SIKAT SABUT HAFIZ, Di Desa Sei Rampah , Kec. Sei Rampah, Serdang Bedagai. Fenomena terjadi fluktuasi yang signifikan, dengan penjualan tertinggi 3.600 pcs pada bulan juli. Fluktuasi ini diduga disebabkan oleh pergeseran faktor dominan keputusan pembelian,yaitu harga pesaing dan kualitas pesaing. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan tekik pengambilan sampel purposive sampling terhadap 100 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel harga memiliki nilai t itung sebesar 41,190 dengan sig 0,000 dan variabel kualitas produk memiliki nilai t hitung sebesar 4,235 dengan sig 0,000. Karena nilai signifikan <0,05 maka harga<br>dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikn terhadap keputusan pembelian. Dapat disimpulkan bahwa perusahaan perlu memperhatikan penetapan harga yang sesuai dengan value produk serta meningkatkan keputusan pembelian konsumen.<br>Kata Kunci: Harga, kualitas produk, dan keputusan pembelian</p>Liska WahyuniLokot Muda Harahap
Copyright (c)
2026-07-022026-07-029216681677PENGARUH CYBERLOAFING DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DIVISI REGIONAL I SUMATERA UTARA
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6933
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Cyberloafing dan Disiplin Kerja terhadap Efektivitas Kerja Karyawan pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrument pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara dengan jumlah sampel sebanyak 78 responden menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cyberloafing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Efektivitas Kerja Karyawan, sedangkan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Kerja Karyawan. Secara simultan, Cyberloafing dan Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Kerja Karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada perusahaan untuk memperkuat pengendalian perilaku cyberloafing dan meningkatkan disiplin kerja guna mendukung terciptanya efektivitas kerja karyawan yang optimal.<br>Kata Kunci : Cyberloafing, Disiplin Kerja, Efektivitas Kerja</p>Putri Najwa SafitriHilma Harmen
Copyright (c)
2026-07-022026-07-029216781692PENERAPAN AKUNTANSI WAKAF TANAH BERDASARKAN PSAK 112 PADA KUA TANETE RIATTANG BONE
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6934
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi wakaf tanah berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 112 pada Kantor Urusan Agama (KUA) Tanete Riattang Kabupaten Bone, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung implementasinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus; data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA Tanete Riattang belum menerapkan PSAK 112. Pencatatan wakaf tanah masih dilakukan secara manual melalui buku inventaris dan didukung Microsoft Excel sebagai arsip digital, yang hanya berfokus pada aspek administrasi dan legalitas aset wakaf sehingga belum memenuhi ketentuan pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan sebagaimana diatur PSAK 112. KUA juga belum menyusun laporan posisi keuangan, laporan perubahan aset wakaf, laporan aktivitas, laporan arus kas, maupun catatan atas laporan keuangan. Kendala utama adalah rendahnya pemahaman pengelola mengenai akuntansi wakaf akibat belum adanya pelatihan atau pendampingan. Upaya yang direkomendasikan adalah penyelenggaraan pelatihan penerapan PSAK 112 bagi pegawai KUA dan nazhir guna meningkatkan kompetensi dalam pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan aset wakaf sesuai standar akuntansi syariah yang berlaku</p>Nurfadilla DillaOtong KaryonoRini Idayanti
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-072026-07-07921693169810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6934ANALISIS KONTRIBUSI RETRIBUSI SAMPAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BONE TAHUN 2015-2024
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6977
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan retribusi sampah, kontribusinya terhadap PAD, serta tingkat efektivitas pemungutan retribusi sampah Kabupaten Bone periode 2015–2024. Mengetahui besarnya kontribusi retribusi sampah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bone, serta mengetahui tingkat efektivitas pemungutan retribusi sampah dalam mendukung penerimaan daerah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh data keuangan daerah Kabupaten Bone yang berkaitan dengan retribusi sampah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama periode 2015–2024. Sampel penelitian menggunakan teknik sensus, yaitu seluruh data keuangan daerah selama 10 tahun pengamatan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, Badan Pendapatan asli daerahKabupaten Bone, dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis kontribusi, analisis efektivitas, dan analisis perkembangan (trend).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan retribusi sampah Kabupaten Bone mengalami perkembangan yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Kontribusi retribusi sampah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bone selama periode 2015–2024 masih tergolong sangat rendah, dengan rata-rata kontribusi sebesar 0,1197%. Kontribusi tertinggi terjadi pada tahun 2024 sebesar 0,2277%, sedangkan kontribusi terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar 0,0774%. Meskipun demikian, tingkat efektivitas pemungutan retribusi sampah tergolong sangat efektif. Hal ini ditunjukkan oleh realisasi penerimaan retribusi sampah yang selalu melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah, yaitu sebesar 103,33% pada tahun 2021, 104,00% pada tahun 2022, dan 103,17% pada tahun 2023. Faktor yang mempengaruhi penerimaan retribusi sampah antara lain meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar retribusi, pelayanan pengangkutan sampah yang cukup baik, serta pengawasan dari pemerintah daerah. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana persampahan serta adanya tunggakan pembayaran retribusi oleh masyarakat.</p>Tiara Putri RahayuAbd RasyidRahma Hidayati Darwis
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-082026-07-08921699171210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6977PENGARUH PAJAK REKLAME, PAJAK HIBURAN, DAN PAJAK HOTEL TERHADAP PAD DAERAH KHUSUS JAKARTA PERIODE 2020-2024
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6991
<p>Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan indikator penting dalam menilai kemandirian fiskal suatu daerah, di mana pajak daerah menjadi sumber utama penerimaannya, termasuk Pajak Reklame, Pajak Hiburan, dan Pajak Hotel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pajak Reklame, Pajak Hiburan, dan Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Daerah Khusus Jakarta periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dan data sekunder yang diperoleh dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Provinsi Daerah Khusus Jakarta dan Bapenda Daerah Khusus Jakarta. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji analisis korelasi Spearman’s (Rho). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pajak Reklame berpengaruh tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah, Pajak Hiburan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah, dan Pajak Hotel berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah</p>Anastasia Putri YudianaNarti Eka Putri
Copyright (c)
2026-07-012026-07-01921712172310.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6991Analisis Daya Saing Cengkeh Indonesia dan Madagaskar Dipasar Internasional Periode 2020-2025
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6992
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor cengkeh Indonesia dan Madagaskar di pasar internasional selama periode 2020–2025. Indonesia dan Madagaskar merupakan dua negara produsen sekaligus eksportir utama cengkeh dunia yang memiliki peran<br>penting dalam perdagangan internasional. Oleh karena itu, diperlukan analisis mengenai tingkat keunggulan komparatif dan posisi daya saing kedua negara sebagai dasar dalam merumuskan strategi peningkatan daya saing ekspor.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari UN Comtrade, International Trade Centre (ITC), dan Food and Agriculture Organization (FAO). Analisis dilakukan menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA) untuk mengukur keunggulan komparatif, Export Product Dynamics (EPD) untuk menganalisis posisi daya saing, serta X-Model untuk mengevaluasi tingkat daya saing ekspor secara komprehensif.Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat daya saing cengkeh Indonesia dan Madagaskar, membandingkan posisi kompetitif kedua negara di pasar internasional, serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam merumuskan kebijakan dan strategi peningkatan daya saing ekspor cengkeh Indonesia.</p> <p>Kata Kunci: daya saing, cengkeh, ekspor, Revealed Comparative Advantage (RCA),Export Product Dynamics (EPD), X-Model, Indonesia, Madagaskar.</p>Evani Maduma Aprilia NaibahoSiti Sabrina Salqaura
Copyright (c)
2026-07-022026-07-029217241732Al-Amanah as a Managerial Catalyst for Microenterprise Development: Evidence from Salsabel Homestay
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6987
<p>This study examines the implementation of Al-Amanah as a managerial foundation in the development of Salsabel Homestay, a microenterprise in Bone Regency, Indonesia. Using a qualitative case study approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving the owner, employees, and customers. The findings indicate that Al-Amanah is reflected in leadership, decision-making, responsibility, and customer service practices. Its implementation enhances employee commitment, customer trust, service quality, and business reputation. The study concludes that Al-Amanah functions as both an ethical value and a strategic managerial principle that supports sustainable microenterprise growth and organizational effectiveness.</p>Syahril Jumadil AwalKamiruddin KamiruddinMunawarah Munawarah
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-092026-07-09921733174210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6987Srategi Pelaku Usaha Kayu Harwood Dalam Menjaga Kualitas Produk Dan Meningkatkan Daya Saing ekspor
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7039
<p>The increasingly fierce competition in the wood industry requires hardwood businesses to maintain product quality and increase export competitiveness. This study aims to determine the strategies of business owners in maintaining product quality and increasing export competitiveness in Margoayu Village, Pakuniran District. This study used a descriptive qualitative method. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that business owners maintain product quality through raw material selection, production process control, wood drying, and product finishing. Constraints faced include limited technology, capital, and market access. Efforts to increase competitiveness are carried out through improving product quality and marketing development. Conclusion This study shows that product quality is a major factor in increasing hardwood export competitiveness, thus requiring improvements in product quality, production technology, and marketing strategies.</p>Moh NurhediMoh. Fakhri Siddiqi
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-102026-07-10921743175210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7039Implementasi Prinsip Amanah dan Transparansi pada Laporan Keuangan Perspektif Akuntansi Syariah di Butik Fatimah Collection
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6994
<p> </p> <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi prinsip amanah dan transparansi dalam laporan keuangan berdasarkan perspektif akuntansi syariah pada Butik Fatimah Collection di Kecamatan Mare. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip amanah telah diterapkan melalui pemisahan keuangan usaha dan keuangan pribadi, pencatatan transaksi secara rutin, pembagian tanggung jawab yang jelas, serta kejujuran dalam menjalankan usaha. Sementara itu, prinsip transparansi diwujudkan melalui pencatatan keuangan yang konsisten, penyampaian informasi usaha kepada karyawan secara berkala, serta penyajian informasi yang mudah dipahami. Kendala yang dihadapi berupa kesalahan pencatatan akibat human error, yang diatasi melalui pengecekan ulang dan tanggung jawab karyawan dalam menyelesaikan permasalahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Butik Fatimah Collection telah mengimplementasikan prinsip amanah dan transparansi sesuai dengan nilai-nilai akuntansi syariah, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek formalitas dan sistem pelaporan keuangan yang lebih terstruktur.</p> <p>Kata kunci: Akuntansi Syariah, Amanah, Laporan Keuangan, Transparansi.</p>nurhikmah NurhikmahArifin SMuh. Arafah
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-102026-07-10921753175810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6994Optimalisasi Kinerja Staff melalui Pengelolaan Beban Kerja dan Stres Kerja di PT YCH Indonesia
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6950
<p><sub>This research was designed to examine how workload and job stress reduction can improve staff performance at PT YCH Indonesia. This research used a quantitative method and followed an exploratory research approach. This study involved 329 staff members, and the sampling method used simple random sampling, resulting in a sample of 181 respondents. The research results explain that workload has a significant impact on staff performance, with a t-value of 4.885 and a significance 0.000. Job stress has an impact on staff performance, with a t-value of 7.962 and a significance level of 0.000. At the same time, workload and job stress significantly influence staff performance, with an F-value of 88.951 and a significance f 0.000. Changes in staff performance at PT YCH Indonesia were largely due to differences in workload and job stress, which reached 49.4%. The other 50.6% of changes were caused by many elements not included in the study.</sub></p>Ihsan MustaqimAsti Nur AryantiRidlwan Muttaqin
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-102026-07-10921759176910.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6950Ekonomi Biru, Perubahan Iklim, dan Ketahanan Pangan: Analisis Data Panel
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7008
<p><em>This study explores the intersection between the blue economy and global food security, focusing on twelve Asia-Pacific countries from 2015 to 2021. As the blue economy becomes increasingly vital in sustainable development, particularly in regions reliant on marine resources, this research aims to quantitatively assess how key blue economy factors—such as fish production, government policies, marine biodiversity, and climate change—affect food security outcomes.</em> <em>Using a robust dataset sourced from reputable international organizations like the Food and Agriculture Organization (FAO) and the World Bank, the study applies panel data analysis using the Fixed Effects Model (FEM) based on the Hausman test. The findings reveal that climate change exerts a statistically significant and negative impact on food security, underscoring the vulnerability of food systems to environmental variability, particularly in regions where agriculture and fisheries depend heavily on natural rainfall and stable climatic conditions.</em> <em>Conversely, other blue economy factors—fish production, government policies, and marine biodiversity—do not show a significant direct influence on food security within the scope of this study. This suggests that while these areas hold potential, they may require more targeted and effective policy interventions to enhance their contributions to food security. The study emphasizes the need for policy recommendations that include the promotion of sustainable aquaculture and fisheries management, climate change mitigation strategies, and the development of comprehensive regulatory frameworks. Additionally, engaging local communities in the implementation of Marine Protected Areas (MPAs) is crucial for conserving marine biodiversity and supporting food security.</em></p>Azzam Robbani
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-102026-07-10921770177810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7008Pengaruh Pengetahuan Pajak Kesadaran Wajib Pajak dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7087
<p><em>This study was conducted to analyze the effect of tax knowledge, taxpayer awareness, and tax sanctions on taxpayer compliance in Sleman. The independent variables examined in this research were tax knowledge, taxpayer awareness, and tax sanctions, while taxpayer compliance served as the dependent variable. This study employed a quantitative research approach, with data collected through questionnaires distributed to taxpayers in Sleman Regency. The study involved 127 respondents selected using a purposive sampling technique. Data were analyzed using SPSS through validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-tests, F-tests, and coefficient of determination analysis. Partially, tax knowledge had a positive and significant influence on taxpayer compliance with a significance level of 0.000. Taxpayer awareness also showed a positive and significant effect on taxpayer compliance with a significance value of 0.000. Furthermore, tax sanctions were found to have a positive and significant effect on taxpayer compliance with a significance value of 0.004. Simultaneously, tax knowledge, taxpayer awareness, and tax sanctions significantly affected taxpayer compliance</em></p>Fensiana MoiZulkifli Zulkifli
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-132026-07-13921779178810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7087Strategi Komunikasi Jakarta Coffee House Dalam Membangun Customer Engagement Melalui Media Sosial Dan Komunikasi Interpersonal
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7100
<p>The development of the coffee shop industry in Indonesia is influenced not only by product quality but also by the effectiveness of communication strategies that can build long-term relationships with customers. Jakarta Coffee House is one of the coffee shops that develops a coffee education concept, interpersonal service, and the use of social media as a marketing communication tool. This study aims to analyze Jakarta Coffee House's communication strategies in building customer engagement. The research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, in-depth interviews, documentation, and literature review. Analysis is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions using source triangulation. The results show that baristas' interpersonal communication, providing education about local coffee, social media activities, and organizing various community activities becomes a key factor in building an emotional connection with customers. That strategy not only boosts customer loyalty but also strengthens the image of Jakarta Coffee House as a space for communication and social interaction.</p>Irman SalehMuhamad Aqil Muzahid
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-132026-07-13921789179810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7100Penerapan Perangkat Lunak Accurate dalam Penyusunan Laporan Keuangan Klien di PT Vicktori Era Administrasi
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7098
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alur penyusunan laporan keuangan klien serta menganalisis penerapan dan peran <strong><em>Accurate Accounting Software</em></strong> pada PT Vicktori Era Administrasi (VEA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan <strong><em>Accurate Accounting Software</em></strong> mampu mendukung pengolahan data keuangan secara lebih sistematis, terintegrasi, dan efisien. Software ini mempermudah pencatatan transaksi, pengelolaan data, serta penyusunan laporan keuangan sehingga meningkatkan ketepatan dan efisiensi kerja. Namun, pengguna tetap memerlukan ketelitian dalam proses input data dan penyesuaian akun agar laporan keuangan yang dihasilkan tetap akurat.</p>Mona Risnauli SilitongaAngga Sanita PutraAchmad NawawiMadjidainun RahmaKholida Atiyatul Maula
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-132026-07-13921799180510.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7098Analisis Perbandingan Rasio Keuangan pada PT Electronic City Indonesia dan PT Erajaya Swasembada Periode 2022–2025
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7086
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan rasio keuangan PT Electronic City Indonesia Tbk dan PT Erajaya Swasembada Tbk periode 2022–2025 menggunakan rasio Total Asset Turnover (TATO), Debt to Equity Ratio (DER), dan Net Profit Margin (NPM). Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK), dan Management Discussion and Analysis yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) serta situs resmi masing-masing perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan menghitung rasio keuangan menggunakan Microsoft Excel, kemudian menginterpretasikan hasil berdasarkan laporan keuangan, CaLK, dan pembahasan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki nilai Total Asset Turnover (TATO) yang lebih tinggi sehingga lebih efektif dalam memanfaatkan aset untuk menghasilkan penjualan. PT Electronic City Indonesia Tbk memiliki Debt to Equity Ratio (DER) yang lebih rendah sehingga menunjukkan struktur pendanaan yang lebih konservatif, sedangkan PT Erajaya Swasembada Tbk lebih banyak memanfaatkan liabilitas untuk mendukung kegiatan operasional dan ekspansi usaha. Dari aspek profitabilitas, PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki Net Profit Margin (NPM) yang relatif stabil, sedangkan PT Electronic City Indonesia Tbk mengalami penurunan profitabilitas hingga mencatat rugi bersih pada tahun 2025. Berdasarkan hasil penelitian, PT Erajaya Swasembada Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan PT Electronic City Indonesia Tbk selama periode penelitian, hal tersebut tersebut disebabkan oleh karakteristik model bisnis masing-masing perusahaan.</p>Rohani Nurseha AgustinAngga Sanita PutraArif RakhmanNesti HapsariKholida Atiyatul Maula
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-132026-07-13921806181410.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7086Under Invoicing dalam Perdagangan Internasional: Tinjauan Literatur mengenai Dampaknya terhadap Perekonomian Makro dan Kebijakan Pengawasan Perdagangan di Indonesia
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7124
<p><em>Under invoicing is a form of trade misinvoicing in which the declared value of imported or exported goods is intentionally reported below the actual transaction value. This practice is commonly employed to reduce customs duties, import taxes, and foreign exchange reporting obligations, thereby generating significant economic losses for the state. From a macroeconomic perspective, under invoicing affects not only government revenue but also the accuracy of trade statistics, foreign exchange reserves, exchange rate stability, investment climate, and the effectiveness of fiscal and trade policies. This study aims to examine the practice of under invoicing in international trade, identify its driving factors, and analyze its implications for Indonesia’s macroeconomic performance and trade supervision policies.</em></p> <p><em>This study employs a secondary research method using a literature review approach. Data were collected through a systematic review of reputable international journals indexed by Scopus, nationally accredited journals indexed by SINTA, reports published by international organizations such as the International Monetary Fund (IMF), the World Bank, the World Trade Organization (WTO), the Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), the United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), and relevant Indonesian regulations. The data were analyzed using content analysis through identification, comparison, synthesis, and interpretation of previous research findings.</em></p> <p><em>The findings indicate that under invoicing is driven by economic incentives, weak regulatory oversight, information asymmetry, and regulatory loopholes exploited by trading actors. The practice reduces government revenue from customs and taxation, distorts international trade statistics, weakens foreign exchange reserves, increases the risk of trade misinvoicing, undermines the effectiveness of macroeconomic policies, and decreases investor confidence in trade governance. Therefore, strengthening trade supervision through digital technology, integrated inter-agency databases, risk-based monitoring systems, and enhanced international cooperation in information exchange is essential to minimize under invoicing practices in Indonesia.</em></p> <p> </p> <p>Keyword : <em>Under Invoicing, International Trade, Macroeconomics, Trade Misinvoicing, Trade Policy.</em></p>Nuraifa Umaya SantiRestiara Oktaviana RestiMuh. ImranOtong Karyono
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-152026-07-15921815182810.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7124Analisis Break Even Point Multi Produk sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada UMKM Tape Uli Mak Can
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7132
<p>Traditional food micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play an important role in Indonesia’s economy; however, many business owners have not yet implemented data-driven profit planning or Break Even Point (BEP) analysis. Tape Uli Mak Can, a traditional Betawi food business located in North Cikarang, Bekasi Regency, has never systematically applied BEP analysis. This study aims to analyze the cost structure, calculate the multi-product BEP based on the sales mix, determine the sales target required to achieve the planned profit, and measure the Margin of Safety (MoS). A quantitative descriptive approach was employed using primary data collected through interviews, observations, and financial documentation over one month. The analysis included cost classification, Contribution Margin Ratio (CMR), Weighted Average Contribution Margin Ratio (WACMR), multi-product BEP, profit planning, and MoS. The results indicate that the total monthly cost was IDR 1,416,111, consisting of 2.83% fixed costs and 97.17% variable costs. The CMR was 14% for Tape and 26% for Uli, resulting in a WACMR of 22%. The overall BEP was achieved at monthly sales of IDR 182,323. To increase profit by 10%, sales need to increase by approximately 9%. An MoS of 90% indicates a very high level of business safety. The multi-product BEP analysis proved to be an effective tool for profit planning and financial decision-making for MSMEs.</p>Gita LestariAngga Sanita PutraNesti HapsariAchmad NawawiMadjidainun Rahma
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-152026-07-15921829183610.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7132Penentuan Harga Pokok Produksi pada Usaha Amorfati Veksindo dengan Menerapkan Metode Full Costing dan Variable Costing
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7125
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode full costing dan variable costing dalam menghitung harga pokok produksi kaos oblong di Amorfati Veksindo serta menilai manfaatnya bagi pengambilan keputusan manajerial. Penelitian dilakukan pada produksi bulan April 2026 dengan data biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik tetap dan variabel. Hasil menunjukkan bahwa metode full costing memberikan HPP yang lebih tinggi dibandingkan variable costing. Kedua metode menghasilkan selisih rata-rata Rp 14.000 per unit. Selisih ini dapat dijadikan bahan evaluasi untuk penetapan harga jual dan margin keuntungan. Dengan demikian, kedua metode diharapkan menjadi alternatif yang lebih informatif bagi UMKM dalam penentuan HPP serta mendukung pengendalian biaya dan strategi penetapan harga.</p>Canda Marshya LyanaAngga Sanita PutraKholida Atiyatul MaulaAchmad NawawiMadjidainun Rahma
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-152026-07-15921837184210.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7125Analisis Pengelolaan Zakat Produktif Program Alat Kerja Rombong Baznas Surabaya dalam Pengembangan Usaha Mustahiq Pelaku UMKM Di Surabaya
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/7181
<p><em>Pengelolaan zakat produktif menjadi aspek penting dalam mewujudkan pemberdayaan ekonomi mustahiq melalui program yang mampu meningkatkan kapasitas usaha secara berkelanjutan. Salah satu program tersebut adalah Bantuan Alat Kerja mustahiq yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Surabaya sebagai bagian dari Program Surabaya Berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan zakat produktif yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya dalam pengembangan usaha mustahiq pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fokus kajian meliputi mekanisme penentuan mustahiq penerima rombong usaha, pengelolaan program zakat produktif, serta perkembangan usaha mustahiq setelah menerima bantuan modal alat kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan (field research), melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penentuan mustahiq dilakukan melalui proses verifikasi dengan survei lapangan, serta penilaian kelayakan berdasarkan kriteria asnaf, dan potensi usaha calon penerima. Pengelolaan zakat produktif dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, penyaluran bantuan alat kerja, pembinaan, pendampingan, dan monitoring. Program bantuan alat kerja rombong mampu mendukung keberlangsungan usaha mustahiq dengan meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang memperoleh pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi.</em></p>Fadoilatul AkmalAbdul Majid Toyyibi
Copyright (c) 2026 IKRAITH-EKONOMIKA
2026-07-182026-07-18921843185710.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7181