Kajian Evaluatif terhadap Risiko Pengadaan pada Proyek Industri Polimer di Serang, Provinsi Banten
Abstract
Proyek industri merupakan sektor yang memiliki tingkat kompleksitas dan ketidakpastian yang
tinggi karena melibatkan banyak pemangku kepentingan, sumber daya, serta kebutuhan material
dan peralatan dalam jumlah besar. Keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh pencapaian
target biaya, mutu, dan waktu, tetapi juga oleh kemampuan dalam mengelola risiko yang dapat
memengaruhi pelaksanaan proyek.
Penelitian ini dilakukan pada proyek industri polimer di Cikande, Provinsi Banten, yang pada saat
pelaksanaan penelitian telah mencapai progres fisik sebesar 85%, sehingga memungkinkan
dilakukan evaluasi yang komprehensif terhadap risiko-risiko pengadaan yang terjadi selama
pelaksanaan proyek. Salah satu risiko yang sering terjadi pada proyek industri adalah risiko
pengadaan, seperti keterlambatan pengiriman material, ketidaksesuaian spesifikasi, kendala
pemasok, perubahan kebutuhan proyek, dan fluktuasi harga material. Risiko-risiko tersebut dapat
berdampak pada keterlambatan pekerjaan, peningkatan biaya, serta penurunan kualitas hasil
konstruksi. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko pengadaan menjadi sangat penting untuk
dilaksanakan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan proyek.
