PENGARUH KOMPENSASI EKSEKUTIF DAN KERAGAMAN GENDER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DI DKI JAKARTA

  • Suci Antika Sari
  • Fina Nur Laila Manajemen, Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya, Jakarta Timur
  • Ridha Syalsabilah
  • Mikhael Charles Indriyono Manajemen, Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya, Jakarta Timur
  • Jegana Ambang Fauzan Assahl Manajemen, Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya, Jakarta Timur
  • Atik Budi Paryanti Manajemen, Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya, Jakarta Timur
  • Abdur Rahman Irsyadi Manajemen, Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya, Jakarta Timur
Keywords: kompensasi eksekutif, keragaman gender, dewan direksi, kinerja keuangan, data panel, fixed effects

Abstract

Artikel ini menganalisis secara empiris pengaruh kompensasi eksekutif dan keragaman gender
dewan terhadap kinerja keuangan yang diukur melalui Retur on Assets (ROA) dan Return on Equity
(ROE) pada perusahaan yang berkantor pusat di DKI Jakarta. Dengan menggunakan pendekatan
kuantitatif-positivistik dan desain asosiatif kausal, data penelitian dikumpulkan dari 70 perusahaan
publik selama periode 2018-2022, menghasilkan total 350 firm-year observations yang dipilih
melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi data
panel Fixed Effects Model (FEM) dengan Robust Standard Errors unutuk mengontrol heterogenitas
tidak teramati antar perusahaan. Hasil eanalisis deskriptif menunjukan rata-rata profitabilitas
perusahaan sampel diukur dari ROA sebesar 8,34% dan ROE sebesar 14,67% dengan rata-rata
persentase dewan perempuan sebesar 18,34%. Hasil estimasi menunjukan bahwa kompensasi
eksekutif da keragaman gender dewan memiliki hubungan positif yang signifikan terhadap kinerja
keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan mengintegrasikan Agency Theory
dan Resource Dependence Theory dalam struktur tata kelola perusahaan di Indonesia, serta
kontribusi praktis bagi regulator (OJK) dan komite remunerasi dalam merancang paket kompensasi
yang efektif serta mendorong diversifikasi gender di tingkat dewan.

Published
2026-02-02