REPRESENTASI SENSUALITAS PEREMPUAN DALAM IKLAN NEW ERA BOOTS DI TELEVISI (KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

  • Firdaus Noor
  • Ratu Nadya Wahyuningratna
Keywords: Iklan New Era Boots, Representasi, Perempuan, Sensualitas, Semiotika, Rholand Barthes

Abstract

Iklan televisi merupakan salah satu media komunikasi yang paling efektif dan efisien sebagai media untuk
memasarkan produk dan citra suatu perusahaan. Namun saat ini banyak iklan televisi yang menampilkan
adegan maupun kata-kata yang kurang senonoh dengan menonjolkan kesan ‘seks’ di dalamnya. Namun
ternyata menjual seks melalui iklan bukanlah hal yang baru, daya tarik seks mempunyai suatu daya tarik
perhatian awal dan dapat bertahan dalam periode yang lama. Dan saat ini juga banyak iklan yang
menampilkan wanita dengan memperlihatkan keseksiannya, aurat maupun bagian berharga ditubuhnya. Pada
intinya perempuan banyak direpresentasikan dalam stereotip yang cenderung merendahkan posisi perempuan
di hadapan laki-laki. Salah satu iklan yang menggunakan perempuan sebagai salah satu media untuk pesannya
yaitu iklan New Era Boots. Iklan yang tayang hanya beberapa hari di 5 stasiun televisi nasional yaitu Trans
TV, Trans 7, TV One, Metro Tv dan Indosiar akhirnya dicabut setelah mendapat teguran dari KPI pada
tanggal 16 Februari 2015 lalu. Iklan tersebut menampilkan adegan yang bisa dianggap cukup erotis dan
kurang layak. Iklan tersebut mengandung unsur sensualitas dan terkesan kurang senonoh sehingga dinilai
mengandung unsur pornografi. Penulis menggunakan analisis semiotika dengan tujuan untuk mengeksplorasi
makna sosial dan bahasa yang dituangkan dalam film tersebut, baik yang berwujud verbal maupun nonverbal.
Semiotika dalam penelitian ini sendiri menggunakan pendekatan melalui gagasan signifikasi dua tahap
Roland Barthes (two order of signification). Peneliti juga ingin mengetahui bagaimanakan representasi
sensualitas perempuan pada iklan tersebut. Dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif yaitu
mengamati iklan New Era Boots guna memperoleh data yang dibutuhkan.

Published
2018-01-30