Gambaran Kualitas Hidup Penderita Rinosinusitis Kronis Berdasarkan Sino Nasal Outcome Test 22 Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Kota Medan

  • Jerry Tobing Universitas Methodist Indonesia
  • Edwin Anto Pakpahan Universitas Methodist Indonesia
  • Rivaldi Anggara Pratama Dalimunthe Universitas Methodist Indonesia

Abstract

Chronic Rhinosinusitis (CRS) merupakan peradangan yang terjadi di rongga hidung dan sinus paranasal yang berlangsung selama lebih dari 12 minggu. Rinosinusitis kronis berkaitan dengan remodeling jaringan, adanya disfungsi mekanisme dari pertahanan alami sinus, serta induksi kelompok inflamasi yang berbeda. Rinosinusitis kronis merupakan penyakit yang multifaktor dan memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup serta dapat memengaruhi kondisi ekonomi. Sinonasal Outcome Test-22 (SNOT-22) merupakan alat ukur untuk menilai kualitas hidup pasien rinosinusitis kronis.

Tujuan : Mengetahui gambaran kualitas hidup penderita rinosinusitis berdasarkan SNOT-22 di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Kota Medan.

Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian sebanyak 32 pasien yang terdiagnosa rhinosinusitis kronis.

Hasil : Mayoritas pasien rhinosinusitis kronis memiliki rentang usia 26 – 65 tahun (31,3%) dan berjenis kelamin perempuan (59,1%). Distribusi 5 gejala dengan nilai tertinggi yaitu hidung tersumbat, post nasal drip, cairan hidung yang kental, hidung berair, dan nyeri/tekanan pada wajah. Gambaran kualitas hidup pasien rhinosinusitis kronis adalah penderita dengan kualitas hidup buruk sebanyak 32 orang (100%).

Kesimpulan : Gambaran kualitas hidup pasien rhinosinusitis kronis adalah penderita dengan kualitas hidup buruk sebanyak 32 orang (100%).

Published
2024-03-01