Pengaruh Emotional Focus Coping terhadap Stres Kerja pada Terapis Okupasi di Jakarta Selatan
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi stres kerja pada tenaga kesehatan yaitu sebesar 19,8%, yang dimana pada profesi menuntut interaksi sosial yang tinggi seperti terapi okupasi. Pentingnya penelitian ini terletak pada upaya untuk meningkatkan kesejahteraan terapis okupasi dan kualitas pelayanan yang mereka berikan kepada klien. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja dan mengidentifikasi strategi coping yang efektif, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat stres kerja yang dialami oleh terapis okupasi dan menguji pengaruh strategi emotion focused coping dalam mengurangi tingkat stres kerja terhadap okupasi terapi. diharapkan dapat dikembangkan intervensi yang lebih tepat untuk mengatasi masalah ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan metode penelitian regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS, Populasi dalam penelitian ini yaitu Terapis Okupasi yang bekerja di Jakarta Selatan.

