PEMANFAATAN CHATGPT SEBAGAI ASISTENSI BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERNALAR SISWA KELAS 7 SMP CINTA RAKYAT 3 PEMATANGSIANTAR

  • Miranda Kristin Lumban Tungkup Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Sanju Febrio Saragih Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Dewi Kristina Hutapea Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Rohmayani Gustri Sihombing Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Elfandi Saragih Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Bernandus Manurung Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Kristiani Samosir Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Sara Stefani Malau Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • David Berthony Manalu Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Abstract

ChatGPT sebagai salah satu bentuk kecerdasan buatan berbasis generative artificial intelligence
semakin banyak dimanfaatkan dalam bidang pendidikan sebagai alat bantu pembelajaran.
Pemanfaatan ChatGPT berpotensi mendukung proses belajar siswa, khususnya dalam
mengembangkan keterampilan bernalar melalui interaksi dialogis dan pemberian umpan balik secara
instan. Namun, kajian empiris mengenai efektivitas ChatGPT sebagai asistensi belajar untuk
meningkatkan keterampilan bernalar siswa sekolah menengah pertama masih terbatas. Oleh karena
itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ChatGPT sebagai asistensi belajar
dalam meningkatkan keterampilan bernalar siswa kelas VII SMP Cinta Rakyat 3 Pematangsiantar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental melalui model
nonequivalent control group pre-test and post-test. Subjek penelitian berjumlah 58 siswa yang terdiri
atas 29 siswa pada kelompok eksperimen dan 29 siswa pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan
melalui tes keterampilan bernalar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian
dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok
eksperimen yang menggunakan ChatGPT mengalami peningkatan skor keterampilan bernalar
sebesar 26,48 poin atau sekitar 26%, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan
sebesar 6,69 poin atau sekitar 7%. Analisis statistik menunjukkan bahwa peningkatan pada kelompok
eksperimen signifikan secara statistik (p < 0,05) dan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol.
Temuan ini menunjukkan bahwa ChatGPT efektif digunakan sebagai asistensi belajar dalam
mendukung pengembangan keterampilan bernalar siswa melalui interaksi aktif dan umpan balik yang
berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi ChatGPT dalam pembelajaran memiliki potensi yang
signifikan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa di tingkat sekolah menengah
pertama
Keyword : ChatGPT, asistensi belajar, keterampilan bernalar, pembelajaran SMP,
kecerdasan buatan

Published
2025-11-24