Pengaruh Budaya Organisasi dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Pejabat Fungsional dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel Mediasi di Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja

  • Muhammad Tahsinul. N.F. Universitas Trilogi
  • Dwi Sunu Kanto Universitas Trilogi
Keywords: Budaya oerganisasi, pemberdayaan SDM, Kepuasan kerja, kinerja, pejabat fungsional

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh budaya rganisasi serta pemberdayaan sumber daya manusia terhadap kinerja pejabat fungsional di Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Indusrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Ditjen PHI dan Jamsos). Dalam kerangka ini, kepuasan kerja berperan sebagai variable mediasi.
Menggunakan pendekatan kuantitatif, studi ini menerapkan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) pada data yang dikumpulkan dari 152 pejabat fungsional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap tingkat kinerja, namun tidak berdampak secara bermakna terhadap kepuasan kerja. Sebaliknya, pemberdayaan sumber daya manusia menunjukkan hubungan positif yang kuat terhadap baik kepuasan kerja maupun kinerja secara keseluruhan. Lebih lanjut, kepuasan kerja memberikan dampak positif terhadap kinerja dan memediasi secara penuh hubungan antara pemberdayaan SDM dengan capaian kinerja; tetapi tidak berperan sebagai mediator dalam keterkaitan antara budaya organisasi dan kinerja.
Temuan ini menekankan pentingnya memprioritaskan peningkatan program pemberdayaan SDM sekaligus penguatan budaya organisasi guna meningkatkan produktivitas di tengah upaya penyederhanaan birokrasi yang sedang berlangsung. Secara praktis, instansi disarankan untuk melaksanakan program pelatihan berkelanjutan serta kegiatan pembentukan tim (team-building) yang bertujuan membalikkan tren penurunan kinerja sebagaimana tercatat dalam data internal periode 2024–2025

Published
2025-11-30