Makna Gelar Kesarjanaan Bagi Mahasiswa Generasi Z Di Era Digital
Abstract
Perilaku dan sikap generasi Z di era digital, terkadang mengkhawatirkan, namun di lain pihak banyak juga yang memfokuskan diri dalam pendidikan, bahkan hingga melanjutkan ke jenjang tertinggi yang kini kian “menjamur”. Fenomena ini yang menarik bagi peneliti, terutama untuk mengetahui dan menganalisis tujuan mereka kuliah, yang konon lebih demi gengsi, identitas serta kemudahan dalam mencari kerja. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis makna gelar kesarjanaan bagi generasi Z di era digital. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif serta studi fenomenologi dan teori Konstruksi Realitas Sosial. Pengambilan data dilakukan dengan observasi maupun wawancara. Informan penelitian adalah mahasiswa yang sedang melakukan perkuliahan baik jenjang Strata satu [S1] dan Strata dua[S2]. Jumlah mahasiswa yang dijadikan informan ada enam mahasiswa, yang terdiri dari satu orang mahasiswa dari kampus Bali, satu orang mahasiswa dari kampus Bandung dan empat orang mahasiswa dari kampus Jakarta, yang secara purposive peneliti kriteriakan sesuai kebutuhan peneliti, yaitu mahasiswa yang sedang kuliah dan yang melanjutkan perkuliahan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa gelar dimaknai sebagai : pengakuan akademik; pencapaian pendidikan; tanggungjawab keilmuan; pendukung karir, bekal dunia kerja; perwujudan harapan orangtua, dan identitas diri. Berdasarkan hasil penelitian peneliti menyimpulkan bahwa gelar yang selama ini seolah diidentikkan dengan gengsi atau prestise semata, realitasnya juga difahami generasi Z sebagai kebutuhan dalam menghadapi tuntutan kelangsungan hidup di era digitalisasi yang penuh tantangan.

