Analisis Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima dan Alokasi Uang Saku Orang Tua Siswa: Studi Kasus di Tiga Sekolah Kecamatan Medan Tembung

  • Sahala Fransiskus Marbun Universitas Negeri Medan
  • Amos Andika Sihotang Universitas Negeri Medan
  • Scania Simanulang Universitas Negeri Medan
  • Joel Ersikapna Sinulingga Universitas Negeri Medan
  • Yosella Manullang Universitas Negeri Medan
  • Claudya Carolin Sihombing Universitas Negeri Medan
  • Asysyifa Qolbi Universitas Negeri Medan
  • Dinda Aprilia Universitas Negeri Medan
Keywords: alokasi uang saku, dampak sosial-ekonomi, Medan Tembung, pedagang kaki lima, Program Makan Bergizi Gratis

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan gizi dan konsentrasi belajar siswa, namun dampak sosial-ekonominya terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan perilaku pemberian uang saku oleh orang tua masih jarang dikaji. Penelitian ini menganalisis dampak MBG terhadap pendapatan PKL dan alokasi uang saku siswa, serta mengidentifikasi respons dan strategi adaptasi kedua pihak. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain studi kasus di tiga sekolah Kecamatan Medan Tembung: SMPN 27 Medan, MAN 1 Medan, dan MAN 2 Model Medan. Sampel diambil secara purposive, terdiri dari 9 PKL (3 per sekolah) dan 50 orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, angket, dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh PKL (100%) mengalami penurunan pendapatan secara bertahap setelah MBG diterapkan, dengan omzet menurun drastis hingga 70–90% pada beberapa kasus. Dari 50 orang tua, 30 orang (60%) mengurangi jumlah uang saku dan mengalihkannya ke tabungan, 17 orang (34%) hanya memberi uang saku untuk makanan ringan, dan 3 orang (6%) tidak memberi uang saku sama sekali. Penurunan pendapatan PKL berkorelasi erat dengan perubahan kebijakan uang saku orang tua yang mengurangi frekuensi belanja siswa di PKL. Implikasi penelitian ini adalah MBG memberikan manfaat gizi dan penghematan bagi keluarga, tetapi juga menimbulkan dampak negatif signifikan terhadap usaha mikro di lingkungan sekolah. Diperlukan kebijakan pendampingan dan mitigasi agar program berjalan lebih berkeadilan.
Kata kunci: alokasi uang saku; dampak sosial-ekonomi; Medan Tembung; pedagang kaki lima; Program Makan Bergizi Gratis.

Published
2026-03-31
How to Cite
Sahala Fransiskus Marbun, Amos Andika Sihotang, Scania Simanulang, Joel Ersikapna Sinulingga, Yosella Manullang, Claudya Carolin Sihombing, Asysyifa Qolbi, & Dinda Aprilia. (2026). Analisis Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima dan Alokasi Uang Saku Orang Tua Siswa: Studi Kasus di Tiga Sekolah Kecamatan Medan Tembung. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 10(1), 1156-1165. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v10i1.6732