https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/issue/feed IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora 2026-07-20T13:34:59+07:00 Jafar Octo Fernas stafflppmupiyai@gmail.com Open Journal Systems <div id="gt-src-c" class="g-unit"> <div id="gt-src-p"> <div id="gt-src-wrap" class=""> <p>The Ikra-ith Humanities Journal is the Journal of Human Sciences, published by Universitas Persada Indonesia YAI. This scientific journal is a means of pouring out the thoughts of people who are involved in the field of Humanities, especially Communication, Management, Economics, Psychology and other social sciences. May the presence of this scientific journal help in the development and dissemination of social sciences and the humanities. 3x in a year in March, July and November every year.</p> <p>P-ISSN :&nbsp;<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1503564227">2597-5064</a></p> <p>E-ISSN :&nbsp;<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1539937343">2654-8062</a></p> <p>&nbsp;DOI :&nbsp;<a href="https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora">10.37817/ikraith-humaniora</a></p> <p><em><strong>Akreditasi Jurnal:</strong></em></p> <a title="SINTA 5" href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/5730" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/jafar_octo/Sertifikat_akreditasi_Humaniora_001.png"></a><br> <p>&nbsp;</p> </div> </div> </div> https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5570 Pengaruh Kontrol Diri dan Fear Of Missing Out Terhadap Adiksi Media Sosial (TikTok) Pada Siswa Di SMAI PB Soedirman Kota Bekasi 2025-10-23T04:41:44+07:00 Nana Aprilia Kartina nana.aprilia0804@gmail.com Evi Syafrida Nasution evi.syafrida.nasution@upi-yai.ac.id <p>Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri dan FoMO<br>terhadap perilaku adiksi media sosial TikTok pada siswa SMAI PB Soedirman<br>Bekasi. Penelitian ini melibatkan 121 siswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan<br>melalui penggunaan skala Likert, sedangkan eknik pengambilan sampel yang<br>digunakan adalah Simple Random Sampling. Data dianalisis menggunakan aplikasi<br>JASP 0.18.1.0 for Windows, dan hasil regresi memperlihatkan bahwa terdapat<br>pengaruh dengan arah negatif yang signifikan antara kontrol diri dan adiksi sebesar<br>-1,025 t sebesar -11,436 dengan p = &lt;0,001 dan terdapat pengaruh dengan arah<br>positif yang signifikan antara FoMO dengan Adiksi sebesar 1.108 t sebesar 3.085<br>dengan p =&lt;0,001 Hal ini mengarah pada Kesimpulan keduanya memiliki pengaruh<br>kontrol diri FoMO terhadap Terhadap Adiksi Media Sosial TikTok Pada Siswa Di<br>SMAI PB Soedirman Bekasi.<br>Kata kunci: Kontrol Diri, Fear Of Missing Out, Adiksi Media Sosial</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5571 Implementasi Digital Marketing terhadap Perkembangan UMKM XYZ di Bangkinang Kota 2025-10-23T04:41:48+07:00 Doli Apriansyah nurkholis11151996@gmail.com Nurkholis nurkholis11151996@gmail.com Rahmad Akbar nurkholis11151996@gmail.com Hayatul Khairul Rahmat nurkholis11151996@gmail.com <p>Penelitian digital marketing bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran digital<br>terhadap perkembangan UMKM XYZ di Bangkinang Kota. Data penelitian dikumpulkan melalui<br>kuesioner yang dibagikan kepada 68 responden yang merupakan pelanggan UMKM. Hasil<br>analisis deskriptif menunjukkan bahwa media sosial menjadi saluran utama konsumen mengenal<br>UMKM dengan persentase 64,7%, sedangkan rekomendasi keluarga/teman, pengamatan<br>langsung, marketplace, dan sumber lain memberikan kontribusi lebih kecil. Uji reliabilitas dengan<br>Cronbach’s Alpha memperoleh nilai α ≥ 0,7 yang menandakan instrumen penelitian bersifat<br>reliabel. Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai r = 0,79 ini menunjukkan adanya hubungan kuat<br>dan positif antara penerapan digital marketing dan perkembangan UMKM. Sementara itu, analisis<br>regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Y = 1,285 + 0,998X dengan koefisien<br>determinasi (R²) sebesar 0,628. Artinya, digital marketing mampu menjelaskan 62,8% variasi<br>perkembangan UMKM, sedangkan sisanya 37,2% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini<br>menegaskan bahwa digital marketing, khususnya melalui media sosial, berperan penting,<br>meningkatkan pertumbuhan, daya saing dan keberlanjutan UMKM XYZ.<br>Kata Kunci: Digital Marketing; Media Sosial; UMKM.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5572 REPRESENTASI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KARAKTER MOKO DALAM FILM “1 KAKAK 7 PONAKAN” 2025-10-23T04:41:51+07:00 Vioretha Alya Amany vioretha.alya.amany-2023@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id <p>Kepemimpinan adalah faktor krusial yang menentukan suksesnya sebuah tim, karena<br>pemimpin berperan dalam mengarahkan, memotivasi, dan membangun interaksi sosial agar tujuan<br>bersama dapat tercapai. Kepemimpinan transformasional umumnya dikaitkan dengan lingkungan<br>organisasi yang bersifat formal, namun penelitian ini berfokus pada bagaimana kepemimpinan<br>transformasional direpresentasikan dan diterapkan dalam konteks keluarga. Film 1 Kakak 7<br>Ponakan menampilkan karakter Moko sebagai figur pengganti orang tua yang merepresentasikan<br>gaya kepemimpinan transformasional melalui interaksi dan tanggung jawabnya terhadap<br>keponakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami representasi kepemimpinan<br>transformasional serta dimensinya yang ditampilkan melalui karakter Moko sebagai pengganti<br>pemimpin keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif yang menekankan<br>pada pemaknaan, interpretasi, serta representasi nilai-nilai kepemimpinan transformasional dalam<br>film tersebut. Data diperoleh melalui dokumentasi, observasi visual dan verbal, serta studi pustaka<br>terkait teori kepemimpinan transformasional. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa karakter<br>Moko mencerminkan ketiga aspek kepemimpinan transformasional, yaitu idealized influence,<br>inspirational motivation, individualized consideration, serta perubahan transformasional dalam<br>keluarga. Temuan ini membuktikan bahwa kepemimpinan transformasional tidak hanya relevan<br>dalam organisasi formal, tetapi juga efektif diterapkan dalam institusi terkecil, yakni keluarga.<br>Kata kunci : Kepemimpinan Transformasional, Konteks Keluarga, Analisis Karakter,<br>Penelitian Kualitatif</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5574 Peran Fear Of Missing Out dan Adiksi Media Sosial Terhadap Phubbing Remaja Akhir Pengguna TikTok 2025-10-23T04:41:58+07:00 Gina Robbini Gina.2124090034@upi-yai.ac.id Anizar Rahayu Anizar.rahayu@upi-yai.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan agar memahami peran fear of missing out (FoMO) dan adiksi media sosial sebagai<br>variabel independen terhadap perilaku phubbing sebagai variabel dependen pada remaja akhir pengguna<br>TikTok di Jakarta. Metode penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana<br>dan berganda melalui aplikasi JASP 0.18.1.0. Populasi penelitian adalah remaja berusia 18–22 tahun yang<br>aktif menggunakan TikTok, dengan sampel berjumlah 185 responden yang dipilih menggunakan teknik<br>purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala phubbing, skala fear of missing out, dan skala adiksi<br>TikTok. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa fear of missing out berperan positif serta<br>signifikan terhadap perilaku phubbing dengan nilai R² = 0,696 (p &lt; 0,001). Adiksi media sosial juga berperan<br>positif dan signifikan terhadap perilaku phubbing dengan nilai R² = 0,723 (p &lt; 0,001). Secara simultan, fear<br>of missing out dan adiksi media sosial berkontribusi terhadap perilaku phubbing dengan nilai R² = 0,779 (p<br>&lt; 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa 77,9% variabilitas perilaku phubbing dapat dijelaskan secara simultan<br>oleh fear of missing out dan adiksi media sosial. Secara rinci, kontribusi fear of missing out sebesar 5,6%,<br>sedangkan adiksi media sosial memberikan kontribusi sebesar 72,3%. Sementara itu, 22,1% sisanya<br>dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor<br>psikososial seperti fear of missing out dan adiksi media sosial berpengaruh kuat terhadap terbentuknya<br>perilaku phubbing pada remaja akhir pengguna TikTok di era digital.<br>Kata kunci : Fear Of Missing Out (FoMO), Adiksi Media Sosial, Phubbing, TikTok, Remaja Akhir</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5575 Strategi Gaya Kepemimpinan Visioner Karakter Utama Ray Kroc Dalam Film The Founder 2025-10-23T04:42:02+07:00 Callista Ghita Salsabillah callista.ghita.salsabillah-2023@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id <p>Kepemimpinan visioner menjadi aspek penting dalam pengelolaan organisasi modern, termasuk dalam<br>konteks bisnis global. Penelitian ini berangkat dari rumusan masalah mengenai bagaimana gaya kepemimpinan<br>visioner ditampilkan dalam film The Founder (2016). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis representasi<br>kepemimpinan visioner yang diperankan oleh karakter Ray Kroc dan memahami relevansinya dengan<br>praktik kepemimpinan nyata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek utama karakter<br>Ray Kroc dan objek penelitian film The Founder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ray Kroc menampilkan<br>ciri kepemimpinan visioner melalui kemampuan merumuskan visi yang jelas, menginspirasi mitra<br>bisnis, serta mengambil keputusan strategis berbasis peluang jangka panjang. Inovasi waralaba McDonald’s,<br>komunikasi persuasif, serta keberanian menghadapi risiko terbukti menjadi faktor kunci ekspansi bisnis<br>hingga skala global. Selain itu, gaya kepemimpinan tersebut berimplikasi pada penciptaan motivasi kolektif,<br>kepercayaan, dan orientasi terhadap tujuan besar yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi<br>pada pemahaman mengenai praktik kepemimpinan visioner dalam konteks bisnis sekaligus mendukung pencapaian<br>Sustainable Development Goals (SDG 8) terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Studi<br>selanjutnya dapat memperluas analisis dengan membandingkan representasi kepemimpinan visioner dalam<br>film lain atau konteks organisasi yang berbeda.<br>Kata kunci : Kepemimpinan Visioner, Strategi Bisnis, The Founder, Keputusan Strategis, Ekspansi<br>Waralaba</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5576 Implementasi Gaya Kepemimpinan Transformasional Emily Cooper dalam Dunia Multikultural Film Emily in Paris 2025-10-23T04:42:06+07:00 Mariska Caela Pranatania Mariska.caela.pranatania-2023@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id <p>Kepemimpinan transformasional menjadi krusial dalam mengelola dinamika organisasi di era<br>global yang ditandai oleh keragaman budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan<br>implementasi gaya kepemimpinan transformasional yang ditunjukkan oleh tokoh Emily Cooper<br>dalam serial Emily in Paris dan menganalisis pengaruhnya terhadap dinamika lingkungan<br>multikultural. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat<br>dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data<br>melalui observasi, dokumentasi adegan film, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan<br>bahwa Emily Cooper menerapkan keempat dimensi kepemimpinan transformasional: stimulasi<br>intelektual melalui ide-ide kreatif, motivasi inspirasional dengan sikap optimisnya, pengaruh ideal<br>lewat integritas dan keteladanan, serta perhatian individual dengan menunjukkan empati. Penerapan<br>gaya kepemimpinan ini secara positif mempengaruhi dinamika tim dengan mampu mengurangi<br>ketegangan budaya, membangun kepercayaan, dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.<br>Faktor pendukung utamanya adalah optimisme dan keterbukaan Emily, sedangkan faktor<br>penghambatnya adalah stereotip budaya dan resistensi dari rekan kerja yang memandangnya sebagai<br>orang luar.<br>Kata kunci : Kepemimpinan Transformasional, Lingkungan Multikultural, Emily in Paris,<br>Analisis Kualitatif, Komunikasi Lintas Budaya.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5577 Implementasi Strategi Kepemimpinan Inklusif dalam Membangun Motivasi Atlet Paralimpiade Pada Film Rising Phoenix (2020) 2025-10-23T04:42:09+07:00 Resty Amanda Putri amaliyah@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id <p>Kepemimpinan inklusif menjadi semakin relevan dalam konteks keberagaman, terutama bagi<br>kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Film dokumenter Rising Phoenix (2020)<br>merepresentasikan bagaimana nilai kepemimpinan inklusif hadir dalam dunia olahraga, khususnya<br>Paralimpiade, sebagai upaya untuk menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi<br>pencapaian prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk implementasi strategi<br>kepemimpinan inklusif dalam film Rising Phoenix (2020), menilai kontribusinya dalam<br>membangun motivasi atlet Paralimpiade, serta mengidentifikasi faktor penghambat dalam<br>penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah dokumentasi dengan menganalisis scene,<br>narasi, dan dialog yang relevan untuk menjawab rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan<br>bahwa kepemimpinan inklusif ditunjukkan melalui pemberian kesempatan setara bagi atlet difabel,<br>penyediaan panggung untuk menginspirasi masyarakat, serta dukungan emosional yang<br>membangkitkan kembali motivasi atlet. Kepemimpinan ini tidak hanya memengaruhi individu,<br>tetapi juga berdampak pada perubahan pandangan sosial terhadap penyandang disabilitas, sejalan<br>dengan nilai SDGs 10 tentang pengurangan kesenjangan. Tantangan berupa keterbatasan dana<br>pada Paralimpiade Rio 2016 juga berhasil diatasi melalui strategi kolaboratif para pemimpin, yang<br>menunjukkan optimisme dan komitmen terhadap keberhasilan acara. Temuan ini menegaskan<br>bahwa kepemimpinan inklusif dapat menjadi inspirasi bagi organisasi dalam menciptakan<br>lingkungan yang suportif dan setara. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan<br>metode analisis yang lebih komprehensif, serta memperluas objek kajian dengan membandingkan<br>film sejenis agar menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam.<br>Kata kunci : kepemimpinan inklusif, motivasi, Paralimpiade, disabilitas, Rising Phoenix</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5578 Pengaruh Kecerdasan Emosi Dan Dukungan Sosial Terhadap Burnout Pada Care Giver Sasana Werdha Bogor 2025-10-23T04:42:12+07:00 Hanan Ali bajeberh@gmail.com Tanti Susilarini tanti.susilarini@upi-yai.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosi dan dukungan sosial terhadap<br>burnout pada Care Giver Sasana Werdha Hunian X di Sentul Bogor dengan pendekatan kuantitatif. Sampel<br>dalam penelitian ini berjumlah 45 orang yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Metode<br>pengumpulan data dilakukan melalui skala Likert, yaitu skala kecerdasan emosi, dukungan sosial dan<br>burnout. Pengolahan data menggunakan program JASP 19.0 for Windows. Berdasarkan hasil uji<br>regresi sederhana dan berganda, ditemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan nilai (r =<br>0,200 dan P = 0,188 &lt; 0,05) kecerdasan emosi dengan burnout, yang berarti kecerdasan emosi<br>berpengaruh dengan tingkat burnout. Demikian pula, terdapat pengaruh signifikan dengan nilai (r = 0.449<br>dan p = 0.002&lt;0,05) dukungan sosial dengan burnout, menumbuhkan rasa percaya dan keyakinan<br>terhadap kemampuan diri dalam menghadapi berbagai tantangan dapat mengurangi risiko seseorang<br>mengalami burnout. Hasil uji regresi berganda menunjukkan bahwa kecerdasan emosi dan dukungan<br>sosial secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan dengan burnout dengan nilai (r = 0,484 dan<br>p= 0.004&lt;0,05). Hasil analisis regresi stepwise menunjukkan bahwa kontribusi dukungan sosial<br>adalah sebesar 18,3%, dengan hasil R square sebesar 0,183.Sisanya yaitu 81,7% dijelaskan oleh<br>variabel-variabel lain di luar model penelitian ini.<br>Kata Kunci: Kecerdasan emosi; Dukungan Sosial; Burnout</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5579 Identifikasi Gaya Kepemimpinan Tokoh-Tokoh Dalam Film Raya And The Last Dragon 2025-10-23T04:42:17+07:00 Kartika Putri kartika.putri-2023@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id <p>Kepemimpinan memiliki peran penting dalam organisasi maupun masyarakat karena<br>mampu memengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi pengikut. Pola perilaku pemimpin<br>dalam memengaruhi orang lain untuk menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan dikenal<br>sebagai gaya kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gaya kepemimpinan<br>yang ditampilkan tokoh-tokoh dalam film serta menelaah gaya kepemimpinan yang paling<br>menonjol dan pengaruhnya terhadap penyelesaian konflik. Penelitian ini menggunakan<br>metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif. Data diperoleh melalui observasi<br>adegan, dialog, dan interaksi antar tokoh yang kemudian dianalisis berdasarkan teori<br>kepemimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa gaya<br>kepemimpinan yang muncul dalam film ini melalui tokoh-tokohnya. Raya sebagai tokoh<br>utama menampilkan kepemimpinan transformasional, Benja memperlihatkan<br>kepemimpinan demokratis, dan Sisu merepresentasikan kepemimpinan kolaboratif<br>berbasis kepercayaan. Namun, tidak semua gaya kepemimpinan dalam film sepenuhnya<br>konsisten dengan teori; terdapat kontradiksi antara idealisme tokoh dengan tindakan nyata<br>mereka, terutama pada saat krisis kepercayaan. Dalam film ini terdapat satu gaya<br>kepemimpinan yang paling menonjol yaitu gaya kepemimpinan kolaboratif berbasis<br>kepercayaan yang menjadi fondasi utama dalam penyelesaian konflik dan persatuan<br>Kumandra. Hal ini memperlihatkan bahwa kepercayaan, kerja sama, dan dialog terbuka<br>merupakan kunci keberhasilan kepemimpinan. Temuan ini menunjukkan bahwa film dapat<br>merefleksikan nilai-nilai kepemimpinan yang relevan dengan kehidupan nyata serta<br>menjadi sarana pembelajaran. Untuk penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian<br>dengan melakukan analisis serupa pada film lain agar diperoleh gambaran lebih luas<br>mengenai penerapan gaya kepemimpinan dalam karya budaya populer.<br>Kata kunci : kepemimpinan, kepemimpinan transformasional, kepemimpinan<br>demokrasi, kepemimpinan kolaboratif, Raya And The Last Dragon</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5580 Representasi Peran Ayah Dalam “Film Ngeri-Ngeri Sedap” 2025-10-23T04:42:56+07:00 Dierra Bulan Setiawan dierra.bulan.setiawan-2023@vokasi.unair.ac.id Kartika Putri kartika.putri-2023@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id <p>Film Ngeri-Ngeri Sedap (2022) karya Bene Dion Rajagukguk menawarkan representasi yang kaya<br>dan kompleks mengenai figur ayah dalam konteks keluarga Batak modern. Penelitian ini bertujuan<br>untuk menganalisis representasi peran ayah yang diperankan oleh karakter Sahat Simatupang.<br>Metode yang digunakan adalah analisis naratif dan semiotik untuk mengurai tanda-tanda visual,<br>dialog, dan alur cerita yang membangun karakter tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan<br>kontradiksi yang mendalam dalam representasi peran ayah. Di satu sisi, ayah digambarkan sebagai<br>sosok yang otoriter, kaku, dan berpegang teguh pada adat istiadat (nilai-nilai hamoraon, hagabeon,<br>hasangapon) sebagai bentuk otoritas tradisionalnya. Namun, di sisi lain, film ini justru secara<br>simultan mendekonstruksi otoritas tersebut dengan menampilkan sisi kerentanan, ketakutan, dan<br>kegelisahan sang ayah sebagai manusia biasa. Kontradiksi ini mencapai puncaknya dalam tindakantindakan<br>ayah yang justru melanggar norma yang ia perjuangkan, semua dilakukan atas dasar cinta<br>dan keinginan untuk mempersatukan keluarga. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Ngeri-<br>Ngeri Sedap berhasil mempresentasikan sebuah paradoks: sosok ayah tidak lagi ditempatkan sebagai<br>figur yang monolitik dan sempurna, tetapi sebagai individu yang rapuh yang otoritasnya justru<br>diperkuat dan dianggap manusiawi precisely karena pengakuan atas kelemahan dan kontradiksi<br>dalam dirinya. Film ini merepresentasikan pergeseran makna keayahan dari sebuah otoritas mutlak<br>menuju otoritas yang empatik dan manusiawi.<br>Kata kunci : Representasi, Peran Ayah, Keluarga, Otoritas, Kerentanan, Ngeri-Ngeri Sedap.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5581 Relevansi Kepemimpinan Transformasional bagi Pendidikan dan Organisasi Modern dalam Film Laskar Pelangi 2008 2025-10-23T04:42:59+07:00 Eky Berlian eky.berlian-2023@vokasi.unair.ac.id Kartika Putri kartika.putri-2023@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id <p>Kepemimpinan memainkan peran penting dalam membentuk arah, motivasi, dan keberhasilan<br>suatu kelompok, baik dalam pendidikan maupun dalam lingkungan organisasi. Penelitian ini<br>bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kepemimpinan transformasional dalam film<br>Laskar Pelangi (2008) serta menganalisis relevansinya bagi pendidikan dan organisasi modern.<br>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis isi (qualitative content<br>analysis). Data dikumpulkan melalui pengamatan terhadap adegan, dialog, dan interaksi tokoh<br>dalam film, serta dilengkapi dengan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa<br>kepemimpinan transformasional dalam film tersebut tercermin melalui empat dimensi utama:<br>pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual, dan perhatian individual.<br>Dimensi-dimensi tersebut tampak dalam sosok teladan Bu Muslimah dan Pak Harfan, motivasi<br>yang diberikan kepada murid-muridnya, perhatiannya terhadap kebutuhan individu, serta<br>dorongannya untuk berpikir kritis dan kreatif. Dalam konteks pendidikan modern, kepemimpinan<br>transformasional relevan dalam membentuk guru yang mampu menumbuhkan optimisme dan<br>mengembangkan potensi siswa. Sementara itu, dalam organisasi modern, kepemimpinan ini<br>berperan penting dalam membangun integritas, meningkatkan motivasi, serta mendorong<br>terciptanya inovasi.<br>Kata kunci: Kepemimpinan, Kepemimpinan transformasional, Film Laskar Pelangi</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5582 Gaya Kepemimpinan Transformasional dan situasional Kartini: Representasi Perubahan Pola Pikir Perempuan dalam Film Kartini 2017 2025-10-23T04:43:02+07:00 Nur Faricha nur.faricha-2023@vokasi.unair.ac.id Kartika Putri kartika.putri-2023@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id <p>Kepemimpinan pada dasarnya adalah kemampuan seseorang dalam mempengaruhi, mengarahkan, serta<br>menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk memahami gaya<br>kepemimpinan transformasional dan situasional yang ditunjukkan tokoh Kartini dalam film Kartini (2017),<br>serta bagaimana kepemimpinan tersebut merepresentasikan perubahan pola pikir perempuan pada masa<br>kolonial. Namun, kepemimpinan perempuan pada masa itu tidaklah mudah karena masih kuatnya budaya<br>patriarki yang membatasi ruang gerak perempuan, sehingga strategi kepemimpinan yang digunakan menjadi<br>hal yang menarik untuk ditelaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik<br>observasi non-partisipan dan dokumentasi untuk mengkaji adegan-adegan yang relevan. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa Kartini memiliki gaya kepemimpinan transformasional yang tercermin dari visinya<br>untuk kebebasan berpikir, keberanian memperjuangkan pendidikan, dan kemampuannya menginspirasi<br>orang-orang di sekitarnya. Selain itu, Kartini juga menerapkan kepemimpinan situasional dengan<br>menyesuaikan strategi perjuangannya terhadap kondisi sosial dan budaya patriarki yang membatasi<br>perempuan Jawa. Kedua gaya kepemimpinan ini menjadikan Kartini sosok pemimpin yang mampu<br>membawa perubahan pola pikir perempuan menuju kesetaraan, khususnya dalam bidang pendidikan dan<br>peran sosial.<br>Kata kunci : Kepemimpinan, Kepemimpinan transformasional, Kepemimpinan situasional, Kartini</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5583 Implementasi Nilai-Nilai Gaya Kepemimpinan Demokratis dalam Film “Demon Slayer: Mugen Train” 2025-10-23T04:43:05+07:00 Amaranggana Putri Ramadhani amaranggana.putri.ramadhani-2023@vokasi.unair.ac.id Kartika Putri kartika.putri-2023@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id <p>Gaya kepemimpinan merupakan perilaku seorang pemimpin dalam upaya mempengaruhi perilaku dan<br>aktivitas orang lain. Studi ini tidak hanya menunjukkan strategi gaya kepemimpinan demokratis, tetapi juga<br>memberikan gambaran tentang nilai-nilai kepemimpinan demokratis di antara karakter dalam film Demon<br>Slayer: Mugen Train. Studi ini menggunakan metode kualitatif dan teknik observasi untuk mengamati<br>bagaimana film Demon Slayer: Mugen Train menerapkan gaya kepemimpinan demokratis yang dapat<br>mempengaruhi kinerja anggota dan nilai-nilai kepemimpinan demokratis dalam film. Pengamatan<br>menunjukkan bahwa Rengoku adalah pemimpin yang membutuhkan tim untuk membantunya mencapai<br>tujuan berdasarkan kesepakatan bersama. Rengoku membagi tugas dan memotivasi tim, serta memberikan<br>kepercayaan dan arahan dalam menyelesaikan masalah. Motivasi memiliki dampak yang signifikan,<br>memungkinkan tim bekerja sama dan berpartisipasi aktif dalam melaksanakan tugas, bahkan dalam situasi<br>krisis. Selain itu, rasa tanggung jawab Rengoku membantu mempertahankan tim, yang meningkatkan<br>kinerja pemecahan masalah dengan memberikan contoh bagi tim dalam memenuhi tanggung jawab<br>bersama. Film ini menyampaikan pesan tentang gaya kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam<br>organisasi dan kehidupan sehari-hari. Melalui Demon Slayer: Mugen Train, penonton dapat menyimpulkan<br>gaya kepemimpinan dan nilai-nilai yang diwujudkan dalam film tersebut dan menerapkan gaya<br>kepemimpinan demokratis dalam kehidupan nyata.<br>Kata kunci : Kepemimpinan, kepemimpinan demokratis, film Demon Slayer: Mugen Train</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5584 Emotional Intelligence Sebagai Mediator antara Personality Traits dan Social Support terhadap Psychological Well Being Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Penyalahgunaan Napza pada Lapaz Wanita Kelas IIA Pondok Bambu 2025-10-23T04:43:11+07:00 Sisri Dewita sisridewita.adiaknyorizal@gmail.com Mori Vurqaniati mori.vurqaniati@upi-yai.ac.id <p>Di Indonesia, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif (NAPZA) telah<br>digolongkan sebagai tindak pidana luar biasa, yang berdampak terjadinya overkapasitas disejumlah<br>Lembaga Pemasyarakatan. Kondisi ini membuat WBP penyalahgunaan NAPZA rentan terhadap<br>masalah Psychological Well-being, yang mendorong pentingnya penelitian untuk mengidentifikasi<br>Psychological Well-being, Emotional Intelligence, Personality trait dan Social Support pada warga<br>binaan pemasyarakatan penyalahgunaan NAPZA di Lapas Wanita kelas IIA Pondok Bambu.<br>Sampel penelitian ini berjumlah 140 responden. Instrument yang digunakan adalah terjemahan dari<br>versi 18 item Skala Ryff’s psychological well-being Swedia (Garcia dan Siddiqui, 2009), Instrumen<br>Emotional diterjemahkan dari skala Trait Meta-Mood Scale oleh Fernández-Berrocal, Extremera,<br>&amp; Ramos (2004), Big Fife IPIP-BFM-25 dari Akhtar, H. &amp; Azwar, S. (2018), serta skala Social<br>Support yang dirumuskan berdasarkan teori yang dikemukakan Sarafino &amp; Smith. Analisis yang<br>digunakan adalah analisis jalur untuk melihat apakah ada pengaruh variabel independen dan variable<br>mediator terhadap variabel Dependen. Berdasarkan analisis terdapat pengaruh dari Variable<br>independen ke Variabel dependen dan variable mediator, variabel mediator kepada variabel<br>dependen. Namun efek mediasi dari variabel mediator hanya memediasi variabel Personality Trait<br>ke psychological well-being dan tidak memediasi social support ke psychological well-being.<br>Kata kunci : Psychological Well-being, Emotional Intelligence, Personality trait dan Social<br>Support</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5585 Representasi Gaya Kepemimpinan Visioner B.J. Habibie dalam Film BJ. Habibie & Ainun (2012) di Era Digitalisasi 2025-10-23T04:43:14+07:00 Artika Suci Faulia artika.suci.faulia-2023@vokasi.unair.ac.id Kartika Putri kartika.putri-2023@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami representasi gaya kepemimpinan visioner B.J. Habibie<br>dalam film B.J. Habibie &amp; Ainun serta relevansinya dengan kebutuhan kepemimpinan di era digital.<br>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh<br>melalui studi pustaka, penelusuran literatur akademik, serta pemaknaan terhadap adegan-adegan<br>yang merepresentasikan nilai kepemimpinan visioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film<br>B.J. Habibie &amp; Ainun menggambarkan Habibie sebagai pemimpin visioner yang memiliki visi<br>jangka panjang, inovatif, berintegritas, serta mampu menginspirasi pengikutnya. Generasi masa kini<br>memandang gaya kepemimpinan Habibie tetap relevan, tetapi perlu dilengkapi dengan kemampuan<br>adaptasi terhadap teknologi digital, pengambilan keputusan yang cepat, serta kolaborasi yang lebih<br>terbuka. Interpretasi nilai-nilai kepemimpinan visioner yang ditampilkan dalam film dapat dimaknai<br>sebagai prinsip penting dalam membangun kepemimpinan modern yang adaptif, progresif, dan<br>berlandaskan etika. Dengan demikian, film ini tidak hanya berfungsi sebagai karya sinematis, tetapi<br>juga sebagai media edukatif yang menginspirasi generasi muda dalam memahami urgensi<br>kepemimpinan visioner di era globalisasi.<br>Kata Kunci: Kepemimpinan visioner, Era digital, B.J. Habibie, Habibie &amp; Ainun, Representasi,<br>Teknologi.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5586 Representasi Kepemimpinan Diri dalam Pengambilan Keputusan Emosional Tokoh Riley pada Film Inside Out 2 2025-10-23T04:43:18+07:00 Aprilia Mega Santika aprilia.mega.santika-2023@vokasi.unair.ac.id Kartika Putri kartika.putri-2023@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Gagas Gayuh Aji gagas.gayuh.aji@vokasi.unair.ac.id <p>Masa remaja merupakan fase penuh dinamika emosi sekaligus pencarian identitas diri, sehingga<br>pengambilan keputusan sering dipengaruhi perasaan sesaat. Kondisi ini menegaskan pentingnya<br>regulasi emosi dan kepemimpinan diri (self-leadership) dalam menjaga keseimbangan psikologis.<br>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi kepemimpinan diri dan proses pengambilan<br>keputusan emosional tokoh Riley dalam film Inside Out 2 (2024). Metode yang digunakan adalah<br>kualitatif deskriptif dengan teknik qualitative content. Data dikumpulkan melalui observasi dialog,<br>gestur, dan ekspresi, kemudian dikategorisasikan berdasarkan tema serta SDG 3 (Good Health and<br>Well-being). Hasil menunjukkan kepemimpinan diri Riley berkembang melalui tiga tahap:<br>instabilitas akibat dominasi Anxiety, pencarian validasi sosial melalui Envy, hingga penerimaan diri<br>melalui terbentuknya Sense of Self. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan diri remaja<br>terbentuk dari interaksi regulasi emosi, kebutuhan sosial, dan pematangan kognitif. Penelitian ini<br>relevan dengan SDG 3 target 3.4 tentang promosi kesehatan mental, sementara kajian selanjutnya<br>dapat memperluas objek pada media populer lain atau lintas budaya untuk memperkaya perspektif<br>global.<br>Kata Kunci: kepemimpinan diri, kecerdasan emosional, pengambilan keputusan, remaja, Inside<br>Out 2</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5587 Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Untuk Teknik Draping Berbasis Zero Waste 2025-10-23T04:43:22+07:00 Umi Setiawati umisetiawati731@gmail.com Rahayu Purnama rpurnama@unj.ac.id Vivi Radiona SP vradionaputri@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video interaktif untuk<br>materi teknik draping berbasis zero waste dalam pembelajaran mata kuliah fashion draping.<br>Pengembangan media dilakukan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, and<br>Disseminate), namun dalam penelitian ini hanya sampai tahap Develop. Instrumen pengumpulan<br>data berupa lembar penilaian yang diberikan kepada panelis ahli materi dan ahli media. Penilaian<br>bertujuan untuk mengukur kelayakan isi, tampilan visual, narasi, audio, dan interaktivitas media.<br>Hasil penilaian ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran video interaktif yang dikembangkan<br>memperoleh rata-rata skor 3,83 (kategori sangat baik), dengan persentase kelayakan sebesar 95%<br>(kategori sangat baik). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media video interaktif<br>teknik draping berbasis zero waste yang dikembangkan layak digunakan sebagai media<br>pembelajaran dalam Pendidikan Tata Busana.<br>Kata kunci : video interaktif, teknik draping, zero waste, pengembangan media, tata<br>busana</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5588 PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA MELALUI MEDIATOR KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN PT X DI TANGERANG 2025-10-23T04:43:25+07:00 Siti Suherni sittis172@gmail.com Anastasia Sri Maryatmi anastasia.sri@upi-yai.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan kerja dan gaya kepemimpinan<br>transformasional terhadap kinerja karyawan, serta menganalisis peran keterikatan kerja sebagai<br>mediator dalam hubungan tersebut pada karyawan PT X di Tangerang, khususnya di divisi HCGA-<br>Legal yang berjumlah 60 orang. Variabel eksogen dalam penelitian ini adalah kepuasan kerja<br>(X1) dan gaya kepemimpinan transformasional (X2), sedangkan variabel endogennya adalah<br>kinerja karyawan (Y), dengan keterikatan kerja sebagai variabel mediator (M). Penelitian ini<br>menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Teknik pengambilan<br>sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu pengambilan sampel yang jumlahnya sama<br>dengan populasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis jalur dengan bantuan<br>perangkat lunak JASP versi 0.19.3. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji<br>validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak<br>berpengaruh langsung terhadap kinerja (p=0,592), namun berpengaruh signifikan terhadap<br>keterikatan kerja (p&lt;0,016). Keterikatan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja (p&lt;0,001).<br>Gaya kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja (p=0,266),<br>tetapi berpengaruh signifikan terhadap keterikatan kerja (p=0,021). Selain itu, keterikatan kerja<br>berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja<br>(p=0,021), serta dalam hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dan kinerja<br>(p=0,026). Temuan ini menegaskan bahwa keterikatan kerja berperan sebagai mediator penuh<br>yang menghubungkan kepuasan kerja dan gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja<br>karyawan PT X di Tangerang.<br>Kata Kunci: kepuasan kerja; gaya kepemimpinan transformasional; keterikatan kerja;<br>kinerja.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5589 Post-Power Syndrome Dalam Kepemimpinan: Representasi Karakter Pak Lurah Di Film Hitler Mati Di Surabaya 2025-10-23T04:43:32+07:00 Akbar Budi Pamungkas akbar.budi.pamungkas-2023@vokasi.unair.ac.id Muhammad Fikri muhammad.fikri2023@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id Amaliyah amaliyah@vokasi.unair.ac.id <p>Penelitian ini mengkaji fenomena post-power syndrome dalam konteks kepemimpinan melalui<br>representasi karakter Pak Lurah dalam film "Hitler Mati di Surabaya." Fokus utama penelitian<br>adalah mendeskripsikan bentuk post-power syndrome serta pengaruhnya terhadap gaya<br>kepemimpinan otoriter yang diterapkan oleh Pak Lurah. Metode yang digunakan adalah penelitian<br>kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis naratif terhadap elemen visual dan verbal dalam<br>film sebagai data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa post-power syndrome<br>menyebabkan ketidakmampuan pemimpin dalam melepaskan kekuasaan, yang tercermin dalam<br>perilaku dominan, agresif, dan kontrol berlebihan Pak Lurah, bahkan saat secara formal telah<br>pensiun. Sikap ini berkontribusi pada munculnya gaya kepemimpinan otoriter yang represif,<br>menyulitkan partisipasi bawahannya, dan berpotensi menimbulkan resistensi serta konflik internal<br>dalam organisasi. Penelitian ini relevan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs)<br>nomor 16 yang menekankan pada perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat. Fenomena<br>yang dianalisis mencerminkan hambatan serius terhadap pencapaian tata kelola pemerintahan yang<br>transparan, demokratis, serta adil. Penelitian ini sekaligus membuka ruang refleksi untuk<br>pengembangan kepemimpinan yang adaptif, inklusif, dan responsif sebagai upaya memperkuat<br>institusi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Implikasi kajian ini penting bagi pengembangan ilmu<br>komunikasi, kajian film, serta tata kelola pemerintahan yang mendukung keadilan dan perdamaian<br>sosial secara luas.<br>Kata kunci : Post Power Syndrome, Kepemimpinan Otoriter, Penyalahgunaan Kekuasaan</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5590 Implementasi Pengembangan Karir Berbasis Kompetensi Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Demak 2025-10-23T04:44:13+07:00 Maslakhatul Muzdalifah maslakhatul2003@gmail.com Vera Febriana febianavera3@gmail.com Ratih Pratiwi rara@unwahas.ac.id <p>Penelitian ini mengkaji implementasi pengembangan karir berbasis kompetensi di Badan<br>Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Demak sebagai<br>bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDMdan reformasi birokrasi. Metode kualitatif dengan<br>informan purposive digunakan untuk menggali proses pelaksanaan, tantangan, serta dampak<br>program pengembangan karir. Hasil menunjukkan program ini didukung oleh regulasi dan<br>pemanfaatan teknologi informasi untuk pemetaan kompetensi dan pelatihan yang tepat guna.<br>Kendala seperti keterbatasan waktu pelatihan, akses internet belum merata, dan perbedaan literasi<br>digital masih ada, namun program berhasil meningkatkan keterampilan teknis dan motivasi kerja<br>pegawai. Penelitian menekankan perlunya penguatan monitoring, evaluasi, dan personalisasi<br>pelatihan untuk optimalisasi implementasi pengembangan karir berbasis kompetensi di Badan<br>Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Demak.<br>Temuan ini memberikan kontribusi bagi praktik manajemen sumber daya manusia di lingkungan<br>pemerintahan daerah.<br>Kata kunci : Pengembangan Karir, Kompetensi</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5591 Hubungan Kecerdasan Emosional Dan Spiritual Terhadap Kecenderungan Perilaku Sosial Anak Usia Sekolah Pada Lbq Saqurma 2025-10-23T04:44:17+07:00 Sasmita Purnamasari purnamasarisasmita7@gmail.com Inayah Wibawanti inayah.wibawanti@upi-yai.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dan spiritual<br>terhadap kecenderungan perilaku sosial anak usia sekolah pada LBQ Saqurma. Subjek<br>penelitian ini adalah anak usia sekolah pada LBQ Saqurma yang berjumlah 82 orang.<br>Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah teknik sampling jenuh. Data yang<br>dikumpulkan menggunakan skala perilaku sosial, skala kecerdasan emosional dan spiritual.<br>Analisis data menggunakan Pearson Correlation Coefficient antara variabel kecerdasan<br>emosional dan perilaku sosial didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar (rxy₁) = 0,759<br>yang berarti ada hubungan dengan arah positif antara variabel kecerdasan emosional dan<br>kecenderungan perilaku sosial. Analisis data menggunakan Pearson Correlation<br>Coefficient antara variabel kecerdasan spiritual dan kecenderungan perilaku sosial<br>didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar (rxy₂) = 0,655 yang berarti ada hubungan dengan<br>arah positif antara variabel kecerdasan spiritual dan kecenderungan perilaku sosial.<br>Analisis data menggunakan multivariate correlation antara variabel kecerdasan emosional<br>dan spiritual terhadap kecenderungan perilaku sosial diperoleh nilai R = 0,771 yang berarti<br>ada hubungan yang signifikan antara variabel kecerdasan emosional dan spiritual terhadap<br>kecenderungan perilaku sosial.<br>.<br>Kata kunci : perilaku sosial, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5592 Motivasi, Manajemen Waktu, dan Strategi Adaptif Mahasiswa Pekerja: Sebuah Pendekatan Kualitatif 2025-10-23T04:44:20+07:00 Reffala Amalia jqurrotaayun@gmail.com Muhammad Fikri Hadzami fikrihazami1609@gmail.com Ratih Pratiwi rara@unwahas.ac.id <p>Penelitian kualitatif deskriptif ini meneliti bagaimana mahasiswa pekerja Program Studi Manajemen<br>angkatan 2022 universitas wahid hasyim yang mempunyai pengalaman kerja minimal enam bulan<br>dapat menyeimbangkan peran ganda mereka dengan menganalisis motivasi, manajemen waktu, dan<br>strategi adaptif. Melalui wawancara mendalam dengan delapan informan, observasi, dan analisis<br>tematik, ditemukan bahwa pendorong utama mahasiswa bekerja adalah motivasi ekstrinsik berupa<br>kebutuhan finansial, yang kemudian disusul oleh keinginan untuk mandiri ekonomi dan menambah<br>pengalaman kerja. Tingginya dorongan finansial ini seringkali menjadi tantangan karena<br>berimplikasi pada manajemen waktu yang buruk, ditandai dengan keterlambatan tugas,<br>ketidakhadiran kuliah, dan stres. Namun, mahasiswa mampu bertahan dengan mengembangkan<br>strategi adaptif yang bervariasi: mereka yang dimotivasi finansial cenderung menggunakan<br>problem-focused coping (misalnya, negosiasi jadwal kerja) sementara yang dimotivasi nonfinansial<br>lebih menggunakan emotion-focused coping (seperti mencari dukungan sosial). Temuan ini<br>menegaskan bahwa motivasi adalah fondasi yang secara langsung menentukan pola manajemen<br>waktu, yang pada akhirnya membentuk jenis strategi adaptif yang digunakan mahasiswa, sekaligus<br>menyoroti pentingnya dukungan institusional perguruan tinggi untuk membantu mahasiswa pekerja<br>mencapai keseimbangan.<br>Kata kunci : Mahasiswa pekerja, motivasi, manajemen waktu, strategi adaptif, studi<br>kualitatif.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5593 Pengaruh Work Engagement Terhadap Kinerja Karyawan Pada Generasi Z Di Perusahaan PT Pharos Tbk 2025-10-23T04:44:24+07:00 Ernita Nilam Cahya Khoirun Nisa Khoirunisa2580812@gmail.com Ratih Pratiwi rara@unwahas.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work engagement terhadap kinerja<br>karyawan Generasi Z di PT Pharos Tbk. penelitian ini didasari oleh pentingnya peran<br>keterlibatan kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan, khususnya pada Generasi Z<br>yang memiliki karakteristik unik seperti adaptif terhadap teknologi dan<br>mengutamakan fleksibilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif<br>dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada 70 karyawan<br>Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel work<br>engagement diukur melalui dimensi vigor, dedication, dan absorption, sedangkan kinerja<br>karyawan diukur melalui indikator kehadiran, pencapaian target kerja, ketelitian, dan<br>proaktivitas. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan<br>perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement<br>berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Generasi Z di PT Pharos<br>Tbk dengan nilai koefisien determinasi sebesar 95,4%. Temuan ini menegaskan bahwa<br>peningkatan keterlibatan kerja dapat menjadi strategi efektif bagi perusahaan untuk<br>mengoptimalkan kinerja karyawan Generasi Z.<br>Kata kunci : Work Engagement, Kinerja Karyawan, Generasi Z, PT Pharos Tbk</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5594 Peran Ganda Perempuan dan Pemberdayaan Perempuan Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga di Kabupaten Kendal 2025-11-18T18:17:17+07:00 Lailatun Nisrochah lailatunnisrokhah@gmail.com Diah Ayu Wulandari diahayuwulandari386@gmail.com Ratih Pratiwi rara@unwahas.ac.id <p>Fenomena peran ganda muncul ketika perempuan tidak hanya berfokus pada<br>pengelolaan rumah tangga dan pengasuhan anak, tetapi juga berperan sebagai pencari<br>nafkah melalui keterlibatan di sektor informal, UMKM, maupun perdagangan. Penelitian<br>ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi peran ganda perempuan dan pemberdayaan<br>terhadap peningkatan pendapatan keluarga di Kabupaten Kendal. Pendekatan yang<br>digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui<br>wawancara mendalam terhadap informan perempuan yang menjalankan peran<br>ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan mampu membagi tugas dengan<br>cara yang efektif meskipun menghadapi beban ganda dan keterbatasan waktu. Dukungan<br>keluarga, terutama suami, meringankan beban dan meningkatkan motivasi.<br>Pemberdayaan dapat dilihat dari kemandirian ekonomi, keterlibatan dalam pengambilan<br>keputusan rumah tangga dan akses terhadap peluang usaha. Peran ganda dan<br>pemberdayaan perempuan secara efektif mendukung kesejahteraan keluarga di<br>Kabupaten Kendal karena kontribusi ekonomi perempuan meningkatkan pendapatan<br>keluarga, mencukupi kebutuhan sehari-hari, pendidikan anak, tabungan, dan kualitas<br>hidup.<br>Kata kunci : Peran Ganda Perempuan, pemberdayaan perempuan, pendapatan keluarga,<br>kesejahteraan keluarga</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5595 Representasi Gaya Kepemimpinan Budaya Kerja Sama Organisasi di Unit Kegiatan Mahasiswa Pencak Silat 2025-10-23T04:44:32+07:00 Wahyu Akbar Setyawan wahyu.akbar.setyawan-2023@vokasi.unair.ac.id Muhammad Fikri muhammad.fikri-2023@vokasi.unair.ac.id Rizky Amalia Sinulingga rizkyamalia@vokasi.unair.ac.id Erindah Dimisyqiyani erindah-dimisyqiyani@vokasi.unair.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana gaya kepemimpinan<br>direpresentasikan serta memengaruhi pembentukan budaya kerja sama di Unit Kegiatan<br>Mahasiswa (UKM) Pencak Silat. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya<br>kepemimpinan dalam membentuk nilai kolaboratif, khususnya dalam organisasi<br>mahasiswa yang berfungsi sebagai laboratorium kepemimpinan dan pembelajaran sosial.<br>Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan objek penelitian<br>UKM Pencak Silat di sebuah perguruan tinggi. Subjek penelitian meliputi 12 informan<br>yang terdiri atas ketua, pengurus, dan anggota aktif, dipilih melalui purposive sampling.<br>Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif,<br>dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengikuti langkah reduksi, penyajian, dan<br>penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang dominan adalah demokratis dengan<br>partisipasi aktif anggota dalam pengambilan keputusan, namun bergeser menjadi lebih<br>direktif pada kondisi mendesak, mencerminkan praktik kepemimpinan situasional. Praktik<br>kepemimpinan ini tampak melalui komunikasi dua arah, pemberian teladan, serta<br>keterlibatan anggota dalam diskusi dan kegiatan organisasi. Budaya kerja sama terbentuk<br>kuat melalui nilai kekeluargaan, solidaritas, mentoring senior-junior, serta gotong royong<br>dalam persiapan kegiatan dan pembagian tugas sesuai kemampuan anggota. Temuan ini<br>memperlihatkan keterkaitan erat antara kepemimpinan partisipatif dengan pembentukan<br>budaya kolaboratif, sementara fleksibilitas gaya kepemimpinan menjaga efektivitas<br>organisasi dalam situasi kritis. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian mengenai<br>hubungan kepemimpinan dan budaya organisasi dalam konteks organisasi mahasiswa<br>berbasis olahraga tradisional. Secara praktis, temuan ini memberikan rekomendasi bagi<br>pengurus UKM untuk menerapkan kepemimpinan adaptif, memperjelas struktur peran,<br>serta menguatkan kegiatan non-teknis yang mendukung kohesi tim. Selain itu, penelitian<br>ini turut relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) poin 16 terkait<br>pembangunan kelembagaan yang inklusif, partisipatif, dan berkeadilan.<br>Kata kunci : Budaya, Kepemimpinan, Kerja Sama, Organisasi Mahasiswa, Pencak Sila</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5597 Persepsi Mahasiswa Terhadap Pentingnya Soft Skill Dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Studi Empiris di Kota Semarang 2025-10-23T04:44:42+07:00 Dwi Fadila Sabrina Rahman fadiladwi454@gmail.com Ratih Pratiwi rara@unwahas.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa memandang peran soft skills untuk<br>mendukung kesiapan kerja mereka. Dinamika kehidupan kerja yang kian kompetitif membuat lulusan tidak<br>hanya dituntut menguasai hard skills, namun juga dituntut memiliki keterampilan nonteknis seperti<br>kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, serta mengelola diri. Dengan pendekatan kualitatif<br>melalui wawancara mendalam pada mahasiswa di Kota Semarang, diperoleh temuan bahwa mayoritas<br>mahasiswa telah menyadari pentingnya soft skills, meskipun fokus utama mereka masih banyak tertuju pada<br>capaian akademik. Penelitian ini juga mengungkap bahwa pengalaman berorganisasi, kegiatan magang,<br>maupun interaksi dalam lingkungan sosial turut membentuk cara pandang mahasiswa mengenai soft skills.<br>Berdasarkan hasil tersebut, perguruan tinggi disarankan untuk merancang kurikulum dan program<br>pengembangan diri yang lebih menekankan pada penguatan soft skills sebagai bekal utama menghadapi<br>tantangan dunia kerja.<br>Kata kunci : soft skills, kesiapan kerja, persepsi mahasiswa, kompetensi nonteknis, pendidikan tinggi.<br>ABSTRACT<br>This study aims to understand how university students perceive the role of soft skills in supporting their work<br>readiness. The increasingly competitive job market requires graduates not only to master hard skills but also<br>to develop non-technical abilities such as communication, teamwork, adaptability, and self-management.<br>Using a qualitative approach through in-depth interviews with students in Semarang, the findings indicate that<br>most students are aware of the importance of soft skills, although their main focus often remains on academic<br>achievement. The study also reveals that organizational involvement, internship experiences, and social<br>interactions play a significant role in shaping students’ perspectives on soft skills. Based on these results,<br>universities are encouraged to design curricula and self-development programs that emphasize the<br>strengthening of soft skills as essential preparation for facing the challenges of the professional world.<br>Keyword : oft skills, employability, students’ perception, non-technical competencies, higher education</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5598 Komparasi Biaya Pemeliharaan dan Relasi Dengan Anabul Ditinjau Dari Perbedaan Generasi dan Jenis Anabul 2025-10-23T04:44:46+07:00 Rini Rini@upi-yai.ac.id <p>Memelihara anjing dan kucing adalah sebuah komitmen jangka panjang yang bukan<br>membutuhkan pembiayaan, tapi juga relasi emosional yang mendalam. Untuk itulah penelitian ini<br>bertujuan untuk mengkaji besaran biaya rutin yang dikeluarkan oleh pemilik anabul beserta<br>dengan relasi antara pemilik anabul dengan anabul ditinjau dari perbedaan generasi dan jenis<br>anabul. Metode penelitian menggunakan sequential explanatory design dengan pendekatan<br>kuantitatif komparatif. Sampel penelitian berjumlah 330 orang yang terdiri dari 130 orang pemilik<br>anjing dan 200 orang pemilik kucing. Juga mewawancarai 30 orang subjek penelitian untuk<br>mendapat data yang lengkap. Hasil penelitian menujukan bahwa 1). Terdapat perbedaan yang<br>signifikan jumlah pengeluaran rutin bulanan untuk per ekor anabul ditinjau dari perbedaan<br>generasi. Gen Z memiliki pengeluaran rutin bulanan untuk anabul paling tinggi di<br>bandingkan dengan generasi lain. 2). Terdapat perbedaan yang signifikan jumlah<br>pengeluaran bulanan untuk perekor anabul ditinjau dari jenis anabul. Pengeluaran<br>memelihara kucing lebih tinggi dibandingkan dengan memelihara anjing. 3). Gen Z, Gen Y<br>(Milenial), maupun Gen X sama-sama menganggap anjing dan kucing peliharaannya<br>sebagai anak dengan angka persentase lebih dari 78%. Meskipun demikian, terdapat 14,3%<br>Gen X yang menganggap anjing dan kucing peliharaan hanya sebagai binatang pada<br>umumnya. 4). Pemilik anjing maupun pemilik kucing sama-sama menganggap anabul<br>sebagai anak dengan presentase lebih dari 80%.<br>Kata kunci : anabul, pemilik anjing, pemilik kucing, anjing, kucing</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5599 PENGARUH PESAN KAMPANYE PR TERHADAP PENGENALAN MEREK (Survei Pada Followers Akun Instagram @seamakeup.id) 2025-10-23T04:44:49+07:00 Angelia Labora angelialabora@gmail.com Anika Gunasih anika.gunasih@upi-yai.ac.id <p>Pertumbuhan pesat industri kecantikan lokal mencerminkan adanya peningkatan daya<br>saing kosmetik di Indonesia, sehingga mendorong merek untuk melakukan kampanye<br>Public Relations (PR) di media sosial sebagai sarana memperkenalkan produk dan<br>membangun identitas merek. Kampanye dinilai cukup efektif dalam menjangkau<br>konsumen secara lebih luas dan menciptakan hubungan yang lebih personal melalui<br>pendekatan digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh<br>pesan kampanye PR terhadap pengenalan merek Sea Makeup di Instagram. Landasan teori<br>yang digunakan adalah Teori Integrasi Informasi oleh Norman H. Anderson, yang<br>menyatakan bahwa sikap dan keyakinan individu terhadap suatu objek terbentuk melalui<br>proses pengolahan dan penggabungan berbagai informasi yang diterima dari berbagai<br>sumber. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis eksplanatif. Data<br>dikumpulkan melalui survei terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik<br>purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi, koefisien determinasi,<br>regresi linear sederhana, serta uji t untuk mengetahui signifikansi pengaruh variabel. Hasil<br>penelitian menunjukkan bahwa pesan kampanye PR memiliki korelasi yang sangat kuat<br>dengan pengenalan merek, dengan nilai sebesar 0,909 dan kontribusi terhadap pengenalan<br>merek sebesar 82,6%. Adapun, untuk nilai koefisien regresi sebesar 0,916 serta hasil uji t<br>(21,536 &gt; 1,984) menunjukkan bahwa pengaruh tersebut signifikan secara statistik.<br>Kata Kunci : Pesan Kampanye PR, Pengenalan Merek</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5600 Analisis Strategi Komunikasi Persuasif Bank Sampah Dalam Membangun Partisipasi Masyarakat Untuk Mengelola Sampah (Studi Kasus Pada Bank Sampah Gunung Emas) 2025-10-23T04:44:53+07:00 Azzahra Salma Khairina araakhairina@gmail.com Meisyanti meisyanti@upi-yai.ac.id <p>Penelitian ini berangkat dari permasalahan krusial terkait pengelolaan sampah di Jakarta yang<br>masih mengalami minimnya keterlibatan aktif masyarakat. Di sinilah peran komunikasi persuasif<br>bank sampah untuk dapat membangun partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Salah satu<br>bank sampah yang melakukan komunikasi persuasif tersebut adalah Bank Sampah Gunung Emas.<br>Penelitian ini menggunakan teori integrasi informasi dan teori difusi inovasi. Pendekatan yang<br>digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan metode<br>penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi nonpartisipan, wawancara<br>terstruktur, studi pustaka, dokumentasi, dan internet. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa<br>strategi komunikasi persuasif yang diterapkan oleh Bank Sampah Gunung Emas meliputi<br>menentukan secara spesifik tujuan komunikasi, mengenali siapa saja kelompok sasaran, merancang<br>strategi komunikasi persuasif yang tepat dan memilih metode persuasi yang relevan. Bank Sampah<br>Gunung Emas mengoptimalkan pendekatan emosional, edukatif, serta mengedepankan nilai<br>ekonomi dan keberlanjutan untuk membentuk sikap dan perilaku masyarakat. Kesimpulannya<br>adalah strategi komunikasi persuasif yang dijalankan Bank Sampah Gunung Emas terbukti<br>dirancang secara sistematis, adaptif, serta disesuaikan dengan kondisi sosial dan ekonomi<br>masyarakat, selain itiu Strategi komunikasi persuasif Bank Sampah Gunung Emas bersifat<br>kombinatif dengan memadukan edukasi, partisipasi aktif, dan pemberian insentif dan motivasi<br>masyarakat dalam berpartisipasi mengalami perkembangan signifikan, dari faktor ekonomis tumbuh<br>menjadi kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta penguatan relasi sosial antarwarga.<br>Kata kunci: Strategi Komunikasi Persuasif, Bank Sampah Gunung Emas, Partisipasi<br>Masyarakat. Pengelolaan Sampah</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5601 Analisis Dampak Komodifikasi Tari Kecak Sebagai Identitas Budaya Lokal Di Pura Luhur Uluwatu Bali 2025-10-23T04:44:57+07:00 Theo Andrianto theo.andrianto@student.pradita.ac.id Wiwik Nirmala Sari wiwik.nirmala@pradita.ac.id <p>Penelitian ini menganalisis dampak komodifikasi Tari Kecak di Pura Luhur Uluwatu, Bali, sebagai<br>identitas budaya lokal. Komodifikasi warisan budaya, khususnya di destinasi pariwisata, menjadi<br>isu sentral yang mempertemukan manfaat ekonomi dengan negosiasi otentisitas dan identitas.<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak komodifikasi Tari Kecak terhadap tiga<br>dimensi utama, yaitu ekonomi, sosial, dan budaya, serta implikasinya terhadap identitas budaya<br>lokal masyarakat Pecatu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung<br>wawancara, dan observasi, penelitian ini melibatkan 23 informan yang terdiri dari pengelola, ketua<br>sanggar, penari, masyarakat lokal, wisatawan, dan pihak dinas terkait. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa komodifikasi memberikan manfaat ekonomi signifikan bagi masyarakat<br>lokal melalui penjualan tiket, lapangan kerja, dan efek ganda pada sektor pendukung. Hasil dari<br>sisi sosial, komodifikasi mendorong partisipasi serta kebanggaan masyarakat terhadap warisan<br>budaya, tetapi juga melahirkan identitas performatif yang dibentuk oleh ekspektasi wisatawan.<br>Hasil dari sisi budaya, pertunjukan tetap menjaga pakem narasi utama, tetapi mengalami reduksi<br>unsur sakral, sehingga otentisitas mengalami rekonstruksi di mana ritual dan hiburan berjalan<br>berdampingan. Keseluruhan, komodifikasi memperkuat visibilitas budaya Bali di tingkat global<br>sekaligus menyediakan sumber penghidupan, namun juga mengubah identitas lokal menjadi hasil<br>negosiasi antara nilai sakral dan tuntutan pasar. Penelitian ini menekankan peran ganda<br>komodifikasi sebagai peluang ekonomi sekaligus tantangan budaya, serta pentingnya pengelolaan<br>yang seimbang untuk menjaga otentisitas dan nilai komunitas.<br>Kata kunci : Dampak, Komodifikasi, Identitas Budaya, Tari Kecak, Uluwatu.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/5799 Implementasi Penilaian Kinerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Phapros, Tbk 2025-11-18T18:13:58+07:00 Berlyana Hayu Budiharti berlyanabudiharti25@gmail.com Ratih Pratiwi rara@unwahas.ac.id <p>Persaingan yang semakin ketat dalam industri farmasi menuntut perusahaan untuk memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing tinggi. PT Phapros Tbk sebagai perusahaan farmasi nasional menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produk dan efisiensi operasional, terutama setelah diberlakukannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Untuk menjawab tantangan tersebut, penilaian kinerja menjadi instrumen penting yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi administratif, tetapi juga sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi, disiplin, dan tanggung jawab karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan penilaian kinerja terhadap kinerja karyawan di PT Phapros Tbk dengan fokus pada kualitas, kuantitas, disiplin, dan tanggung jawab kerja, menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan simulasi wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja yang dilaksanakan secara konsisten, objektif, dan transparan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja, mendorong efisiensi dan efektivitas, serta memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.<br>Kata kunci : Penilaian kinerja, Kinerja karyawan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Evaluasi kinerja perusahaan, Pengembangan karir karyawan, PT Phapros Tbk Semarang.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6409 Komunikasi Sosial di Ruang Kelas dan Keberanian Siswa dalam Menyampaikan Pendapat di SMP SWT Utama Medan 2026-03-25T12:34:36+07:00 Esra Siagian esrasiagian202@gmail.com Ivana Anelia Samosir ivanaaneliasamosir@gmail.com Nur Rahma Pitriani nurrahmapitriani@gmail.com Pilda Wardani pildawardani@gmail.com Pritti Sinta Sihite sintasihite27@gmail.com Sanni Sirait sannisirait883@gmail.com Santi Antasia Rumahorbo rumahorbosanti328@gmail.com <p>Komunikasi sosial di ruang kelas memiliki peran yang besar dalam membentuk keberanian<br>siswa untuk menyampaikan pendapat. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih<br>banyak siswa yang cenderung pasif selama kegiatan pembelajaran, yang disebabkan oleh<br>rendahnya kepercayaan diri, rasa takut melakukan kesalahan, serta pola interaksi yang kurang<br>mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komunikasi antara guru dan<br>siswa, interaksi antar siswa, tingkat kepercayaan diri siswa, hambatan dalam berpendapat, serta<br>dukungan lingkungan belajar memengaruhi keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat.<br>Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan 25 siswa kelas VII SMP SWT<br>Utama Medan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari 25 item<br>yang dibagi ke dalam lima dimensi. Teknik analisis yang digunakan adalah persentase. Hasil<br>penelitian menunjukkan bahwa komunikasi guru dengan siswa tergolong efektif, di mana 96%<br>siswa menyatakan guru memberi kesempatan berpartisipasi. Interaksi antar siswa berada pada<br>kategori sedang dengan 76% siswa merasa nyaman berdiskusi. Akan tetapi, hanya 46% siswa<br>yang merasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Hambatan utama yang dialami adalah<br>rasa takut salah dan rasa malu. Meskipun demikian, sebesar 83,2% siswa merasakan lingkungan<br>belajar yang cukup mendukung. Temuan ini menunjukkan bahwa iklim komunikasi yang<br>terbuka berpengaruh pada keberanian siswa dalam berekspresi, sementara kepercayaan diri<br>individu tetap menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius dari pendidik.<br>Kata kunci: interaksi teman sebaya; keberanian berpendapat; kepercayaan diri; komunikasi kelas; lingkungan belajar</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6428 DESKRIPSI KONFLIK ANTAR UMAT BERAGAMA ISLAM DAN KRISTEN DI DESA NAHORNOP PAHAE JAE KABUPATEN TAPANULI UTARA 2026-03-28T08:11:12+07:00 Immaito Justica Sinaga immasinaga3@gmail.com Jupalman welly Simbolon immasinaga3@gmail.com Omta Purba immasinaga3@gmail.com Roida Lumban Tobing immasinaga3@gmail.com Rina Kesia Silaban immasinaga3@gmail.com <p>Konflik antar umat beragama merupakan salah satu persoalan sosial yang sering muncul dalam masyarakat yang memiliki keberagaman<br>agama. Konflik antara umat beragama Islam dan Kristen terjadi di Desa Nahornop, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara<br>sejak tahun 2023. Konflik ini bermula dari rencana pembangunan masjid di atas tanah milik pemerintah desa yang menimbulkan<br>penolakan dari sebagian masyarakat Kristen karena dianggap belum memiliki izin resmi dari masyarakat setempat maupun pemerintah<br>desa. Selain itu, konflik juga berkaitan dengan persoalan penggunaan lahan pemakaman serta perbedaan pandangan mengenai<br>pemeliharaan babi di lingkungan masyarakat yang mayoritas beragama Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan<br>bagaimana konflik antara umat beragama Islam dan Kristen terjadi di Desa Nahornop serta untuk mengetahui bentuk-bentuk konflik<br>yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik<br>pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data,<br>penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik antar umat beragama di Desa Nahornop<br>muncul dalam bentuk penolakan pembangunan rumah ibadah, perselisihan terkait penggunaan lahan pemakaman, serta perbedaan<br>pandangan mengenai pemeliharaan babi. Konflik yang terjadi tidak berkembang menjadi kekerasan fisik, tetapi lebih bersifat konflik<br>sosial dan simbolik yang mempengaruhi hubungan sosial masyarakat. Meskipun demikian, masyarakat masih berupaya menjaga<br>hubungan sosial melalui komunikasi dan musyawarah untuk mencapai penyelesaian konflik.<br>Kata Kunci: Konflik, Islam dan Kristen, Interaksi Sosial.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6429 PEMANFAATAN ECOPRINT SEBAGAI MEDIA EDUKASI BERBASIS LINGKUNGAN DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PSIKOMOTORIK ANAK PADA PENDIDIKAN NONFORMAL 2026-03-28T11:31:09+07:00 Ibnu Hajar Damanik ibnuhajardamanik@gmail.com Sardi Pranata sardinst@unimed.ac.id Gledis Fani Dewi Marsela gledis741@gmail.com Nur Rahma Pitriani nurrahmapitriani@gmail.com Ivana Anelia Samosir ivanaaneliasamosir@gmail.com Pritti Sinta Sihite sintasihite27@gmail.com Pilda Wardani pildawardani@gmail.com <p>Pembelajaran berbasis lingkungan merupakan pendekatan yang menempatkan pengalaman langsung<br>sebagai wahana peningkatan kualitas proses belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan<br>ecoprint sebagai media edukasi berbasis lingkungan dalam mengembangkan keterampilan psikomotorik<br>anak pada pendidikan nonformal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek<br>sebanyak 13 anak yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran ecoprint di komunitas Jalan Letda<br>Sujono Gang Sawit No. 33. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, serta<br>dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data,<br>dan penarikan kesimpulan. Triangulasi sumber dan teknik diterapkan untuk menjamin keabsahan data.<br>Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan ecoprint secara efektif meningkatkan keterampilan<br>psikomotorik anak, terutama dalam koordinasi mata dan tangan, ketelitian, serta kontrol motorik halus.<br>Kegiatan ini turut menstimulasi partisipasi aktif dan kreativitas anak melalui keterlibatan eksplorasi bahanbahan<br>alam. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya media pembelajaran berbasis lingkungan<br>dalam pendidikan nonformal sebagai upaya mendukung perkembangan keterampilan anak secara optimal.<br>Kata kunci: ecoprint; keterampilan psikomotorik; kreativitas anak; media edukasi berbasis lingkungan;pendidikan nonformal.</p> 2026-07-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6430 MENIMBANG KEADILAN DI BALIK KONTRAK: KAJIAN SISTEMATIS ATAS PERLINDUNGAN HUKUM PEKERJA KONTRAK DAN OUTSOURCING DALAM PUSARAN FLEKSIBILITAS KERJA DI INDONESIA 2026-03-29T12:12:41+07:00 Rynaldy Tonggi Lambue Sidabutar rynaldytonggils@gmail.com Adenia Zefanya Pasaribu adeniazp@gmail.com Chikita Immanuella chikitaprdde@gmail.com Bianca Keiko Maevevila Tambunan keikobianca36@gmail.com Michelle Tania Tampubolon michelletantmp@gmail.com Martio Dewina Pandiangan martiodewina450@gmail.com Vania Fricilla Sambahar Matondang vaniafricilla@gmail.com Rafael Sihombing rafaelhombing50@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji secara sistematis perlindungan hukum bagi pekerja kontrak dan pekerja alih<br>daya (outsourcing) dalam konteks fleksibilitas ketenagakerjaan di Indonesia. Pergeseran paradigma<br>ketenagakerjaan dari model hubungan kerja tetap menuju hubungan kerja fleksibel telah<br>menciptakan ketimpangan struktural yang menempatkan pekerja pada posisi rentan secara hukum<br>dan ekonomis. Dengan menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif dan metode studi<br>kepustakaan sistematis, penelitian ini menelaah regulasi ketenagakerjaan Indonesia, khususnya<br>Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Nomor 11<br>Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta aturan pelaksanaannya, serta Undang-Undang Nomor 6<br>Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang. Temuan<br>penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah mengalami penyesuaian, celah hukum yang<br>signifikan masih terbuka, terutama dalam hal kepastian jangka waktu perjanjian kerja waktu<br>tertentu, keterbatasan jenis pekerjaan yang dapat dialihdayakan, serta mekanisme penegakan hak<br>pekerja yang lemah. Implikasi dari kondisi ini adalah terciptanya hubungan kerja yang asimetris, di<br>mana fleksibilitas yang menguntungkan pengusaha tidak diimbangi dengan jaminan perlindungan<br>yang proporsional bagi pekerja. Penelitian ini merekomendasikan reformasi regulasi yang<br>berorientasi pada prinsip keadilan substantif, penguatan pengawasan ketenagakerjaan, serta<br>harmonisasi antara kepentingan investasi dan hak-hak fundamental pekerja.<br>Kata kunci: pekerja kontrak; outsourcing; perlindungan hukum; fleksibilitas kerja; Undang-Undang Cipta Kerja</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6446 KETIKA PHK MENJADI SENJATA: KAJIAN SISTEMATIS ATAS KESEIMBANGAN HAK PESANGON, KEPASTIAN HUKUM, DAN PERLINDUNGAN PEKERJA DALAM REGULASI PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DI INDONESIA 2026-04-03T14:49:26+07:00 Reza Anastasia Br Tarigan rezaanastasiabrtarigan@gmail.com Sairimbun Panjaitan sairimbunpanjaitan@gmail.com Betania Mawarni Tumanggor betaniatumanggor62@gmail.com Alyssa Christine alyssachristine02@gmail.com Debora Valeria Septianauli Br.T deboravstampubolon@gmail.com Sherin Kania Octavia Nainggolan sherinnainggolan1106@gmail.com Rane Anjel Kartika Manao manaorane590@gmail.com Sonlyta Putri Hutagaol sonlytaputri@gmail.com <p>Pemutusan hubungan kerja merupakan salah satu isu paling kritis dalam sistem ketenagakerjaan Indonesia, terutama setelah terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 yang mengubah secara mendasar sejumlah ketentuan mengenai hak pesangon dan mekanisme perlindungan pekerja. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis bagaimana regulasi pemutusan hubungan kerja di Indonesia menyeimbangkan hak pesangon pekerja, kepastian hukum bagi pengusaha, dan perlindungan pekerja secara menyeluruh. Menggunakan metode kajian literatur sistematis terhadap tujuh artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2025, penelitian ini mengidentifikasi tiga temuan utama. Pertama, penurunan formula pesangon dalam Undang-Undang Cipta Kerja menimbulkan kesenjangan perlindungan yang nyata, khususnya bagi pekerja berstatus perjanjian kerja waktu tertentu. Kedua, kepastian hukum dalam penyelesaian perselisihan pemutusan<br>hubungan kerja masih terhambat oleh kerumitan prosedur bipartit dan tripartit yang kerap tidak berpihak pada pekerja. Ketiga, pekerja perempuan, pekerja muda, dan pekerja alih daya menghadapi lapis-lapis ketidakadilan yang lebih dalam akibat ketimpangan posisi tawar. Artikel ini menyimpulkan bahwa reformasi regulasi ketenagakerjaan Indonesia perlu diarahkan pada penguatan jaminan pesangon, penyederhanaan mekanisme penyelesaian perselisihan, dan pemberdayaan serikat pekerja sebagai penyeimbang kekuasaan.<br>Kata Kunci: pemutusan hubungan kerja,pesangon,kepastian hukum,perlindungan pekerja,Undang-Undang Cipta Kerja,ketenagakerjaan Indonesia</p> 2026-07-10T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6453 Implementasi Pendidikan Sepanjang Hayat Melalui Kebiasaan Belajar Siswa di Luar Jam Sekolah (Studi Kualitatif pada Siswa SMP Negeri 7 Medan) 2026-04-06T09:05:13+07:00 Jeslin Cahaya Lahagu lahagujeslin12@gmail.com Esra Siagian esrasiagian202@gmail.com Citra Sadarman Zai zaicitrasadarman@gmail.com Marshall Frizzy Pakpahan marshall.frizzy07@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan belajar siswa di luar jam sekolah sebagai bentuk implementasi pendidikan sepanjang hayat, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif pada siswa SMP Negeri 7 Medan yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan belajar siswa di luar jam sekolah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip pendidikan seumur hidup, yang ditandai dengan dominannya pola belajar yang masih bergantung pada tuntutan akademik dibandingkan kesadaran belajar mandiri. Faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut meliputi motivasi internal, dukungan keluarga, serta lingkungan belajar yang belum optimal. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kesadaran belajar mandiri dan penciptaan lingkungan belajar yang kondusif merupakan aspek krusial dalam mengoptimalkan implementasi pendidikan sepanjang hayat pada siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pembelajaran di luar konteks formal sebagai fondasi pendidikan berkelanjutan.</p> <p><br>Kata kunci: kebiasaan belajar, pendidikan seumur hidup, belajar mandiri, siswa</p> 2026-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6473 Strategi Manajemen Media Online Polri dalam Meningkatkan Integritas Pelayanan Publik 2026-04-11T19:48:38+07:00 Hasby Ristama hasby07.ristama@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi manajemen media online Polri dalam<br>meningkatkan integritas pelayanan publik. Locus penelitian bertempat di Polres Boyolali guna<br>mendalami mekanisme digitalisasi di tubuh Polri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif<br>dengan metode deskriptif analisis. Data diperoleh melalui observasi terhadap implementasi<br>layanan digital dan aktivitas media sosial resmi institusi, serta studi dokumen berupa laporan<br>kinerja, data pengaduan masyarakat (Dumas), Indeks Kepuasan Layanan Kepolisian (IKLP), dan<br>dokumen evaluasi internal. Kerangka analisis mengacu pada teori manajemen George R. Terry<br>yang meliputi unsur man, money, material, dan method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa<br>objek penelitian telah memiliki beragam kanal media online, termasuk inovasi pelayanan digital,<br>namun efektivitasnya belum optimal karena terkendala oleh rendahnya keberlanjutannya,<br>keterbatasan kompetensi personel, kekurangan SDM, dukungan sarana prasarana yang belum<br>memadai, serta alokasi anggaran yang belum sepenuhnya menunjang program. Selain itu,<br>modernisasi pelayanan belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan persepsi publik, yang<br>terlihat dari belum tercapainya target IKLP secara konsisten. Analisis lingkungan strategis<br>menunjukkan bahwa Polres Boyolali berada pada posisi yang memerlukan strategi integrasi<br>horizontal antarfungsi organisasi. Oleh karena itu, optimalisasi manajemen media online perlu<br>diarahkan pada penguatan budaya integritas, peningkatan kompetensi SDM, keberlanjutan<br>program digital, transparansi komunikasi kelembagaan, serta kolaborasi internal dan eksternal agar<br>media online tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, tetapi juga sebagai instrumen<br>pelayanan, akuntabilitas, dan pembentukan kepercayaan publik</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6474 Transformasi Polri dalam Transparansi Penegakan Hukum: Mitigasi “Bubble Effect” Guna Memperkuat Kepercayaan Masyarakat 2026-04-11T19:52:15+07:00 Resa Fiardi Marasabessy resafiardi.07@gmail.com <p>Di era digital dewasa ini, kepercayaan publik terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik<br>Indonesia (Polri) kerap beririsan dengan fenomena bubble effect. Kondisi yang sangat rentan dalam<br>bias informasi akibat perbedaan pemahaman penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk<br>mendeskripsikan transformasi Polri dalam strategi optimalisasi pelayanan penegakan hukum.<br>Penelitian ini mengambil studi kasus di Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Jakarta Barat guna<br>menyuguhkan informasi transparansi publik yang inklusif sebagai instrumen mitigasi risiko.<br>Metode deskriptif digunakan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui penerapan<br>instrumen Organizational Health Assessment (OHA), Environmental Scanning (ES), serta analisis<br>SWOT yang diperkuat dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan matriks Strategic Factors<br>Analysis Summary (SFAS). Hasil penelitian menunjukkan adanya paradoks kinerja, di mana<br>Indeks Kepuasan Layanan Kepolisian mencapai 84,11, namun Indeks Penegakan Hukum<br>terealisasi sebesar 64,48. Hambatan utama ditemukan pada fenomena dark number akibat praktik<br>penggelapan laporan administratif, rendahnya kompetensi digital penyidik, serta transparansi yang<br>bersifat asimetris (eksklusif bagi pelapor). Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan<br>implementasi audit internal integritas data, akselerasi pelatihan digital penyidik, dan<br>pengembangan fitur SP2HP online yang inklusif bagi pihak terlapor. Strategi ini diharapkan<br>mampu membangun legitimasi institusional yang lebih kokoh dan berkelanjutan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6478 Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Tata Kelola Destinasi Wisata Berbasis Komunitas: Perspektif Teori Empowerment Friedmann dan Social Capital Putnam 2026-04-13T08:05:18+07:00 Nensi Lapotulo nlapotulo@btp.ac.id Agung Arif Gunawan agung@btp.ac.id Rahmadi rahmadi@btp.ac.id <p>Pariwisata berbasis komunitas (Community-Based Tourism/CBT) semakin diakui sebagai paradigma pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berkeadilan. Namun, keberhasilan CBT sangat bergantung pada kualitas partisipasi masyarakat lokal dalam tata kelola destinasi—sebuah dimensi yang masih kurang dieksplorasi secara teoritis dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola, tingkatan, dan faktor penentu partisipasi masyarakat lokal dalam tata kelola destinasi wisata berbasis komunitas menggunakan dua kerangka teori komplementer: Teori Empowerment Friedmann dan Teori Social Capital Putnam. Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis yang mensintesis 42 studi empiris (2015–2024) ditambah studi kasus komparatif empat destinasi wisata komunitas di Indonesia, penelitian ini menemukan bahwa partisipasi masyarakat dalam tata kelola destinasi bersifat bertingkat dan sangat dipengaruhi oleh tipe dan kekuatan kapital sosial yang ada dalam komunitas. Bonding social capital berperan sebagai prasyarat mobilisasi lokal, bridging social capital membuka akses pasar dan jaringan, sementara linking social capital menentukan kemampuan komunitas bernegosiasi dengan aktor formal. Penelitian ini mengusulkan matriks sinergi Friedmann-Putnam sebagai kerangka analitis baru dan merekomendasikan pendekatan empowerment berjenjang yang disesuaikan dengan profil kapital sosial masing-masing komunitas.<br>Kata Kunci: community-based tourism, empowerment, kapital sosial, partisipasi masyarakat, tata kelola destinasi</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6481 Kontribusi Lingkungan Panti Asuhan dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Sepanjang Hayat pada Anak 2026-04-13T08:26:50+07:00 Emmi Gusmarta Pasaribu emmipasaribu31@gmail.com Rashelinday Sembiring rashelindays@gmail.com Sucthy Permata Sary sucipermata706@gmail.com Santi Antasia Ruahorbo rumahorbosanti328@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lingkungan panti asuhan dalam menumbuhkan motivasi belajar sepanjang hayat pada anak di Panti Asuhan Natasyah Liora Kasih Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak dengan latar belakang yang beragam serta pengasuh yang terlibat dalam proses pembinaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan panti asuhan berperan penting dalam membentuk motivasi belajar melalui pola pengasuhan, dukungan sosial, dan budaya belajar yang positif. Anak-anak menunjukkan semangat belajar yang tinggi serta memiliki berbagai cita-cita yang didukung oleh kegiatan bimbingan belajar dan pendidikan formal. Namun, keterbatasan fasilitas dan pendanaan yang bergantung pada donasi menjadi kendala dalam pengembangan motivasi belajar. Dengan demikian, panti asuhan berfungsi sebagai lingkungan pendidikan informal dan nonformal yang mendukung motivasi belajar sepanjang hayat.</p> <p><br>Kata kunci: panti asuhan; motivasi belajar; pendidikan sepanjang hayat; lingkungan belajar;pendidikan nonformal</p> 2026-07-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6482 PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH DAUN KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi) TERHADAP PERKECAMBAHAN TREMBESI (Samanea saman) 2026-04-13T14:21:11+07:00 Maria Alfira Koa Irakoa35@gmail.com Astin Elise Mau Irakoa35@gmail.com Norman P.L.B Riwu Kaho Irakoa35@gmail.com Frank Samelino Tita Irakoa35@gmail.com <p>Trembesi (Samanea saman) is an important greening plant that plays a significant role in climate change mitigation due to its high capacity to absorb carbon dioxide. The success of trembesi development is largely determined at the early growth stage, particularly during the germination process, which is influenced by growing media conditions and nutrient availability. The utilization of bokashi derived from cajuput leaf waste (Melaleuca cajuputi) is a potential organic fertilizer alternative that can improve the quality of growing media and support seed germination.This study aimed to determine the effect of bokashi made from cajuput leaf waste on the germination of trembesi seeds and to identify the optimum bokashi dosage. The research was conducted at the Fatukoa Permanent Nursery of BPDAS Benain Noelmina, East Nusa Tenggara Province, from July to August 2025. The experiment employed a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments: without bokashi (P0), 200 g bokashi (P1), 300 g bokashi (P2), and 400 g bokashi (P3), each replicated three times. The observed parameters included germination percentage, germination speed index, and germination rate.The results showed that the application of bokashi from cajuput leaf waste had a highly significant effect on germination percentage and a significant effect on the germination speed index, but no significant effect on the germination rate. The best treatment was obtained at the bokashi dosage of 300 g (P2), which produced the highest germination percentage and germination speed index. Therefore, bokashi from cajuput leaf waste has strong potential to be used as an organic fertilizer to enhance the success of trembesi seed germination.</p> <p><br>Keywords: trembesi, bokashi, cajuput leaf waste, germination.</p> 2026-07-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6491 Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok:Antara Solidaritas dan Apati Sosial 2026-04-19T15:24:02+07:00 Husni Thamrin pungkut@usu.ac.id Oman Sukmana oman@umm.ac.id Fritz Hotman Syahmahita Damanik fritzhsdamanik@umm.ac.id Rynaldy Tonggi Lambue Sidabutar rynaldytonggils@gmail.com <p>Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan instrumen kebijakan publik yang efektivitasnya sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Namun, implementasi KTR di Indonesia menunjukkan kesenjangan signifikan antara regulasi yang ada dan penegakan di lapangan, yang salah satunya disebabkan oleh fenomena apati sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan KTR dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong solidaritas sosial versus apati sosial dalam konteks penegakan KTR di Kota Medan. Penelitian menggunakan desain metode campuran (mixed methods), yaitu survei terhadap 245 responden dan wawancara mendalam dengan 15 informan kunci yang dipilih secara purposif. Lokasi penelitian mencakup tujuh jenis kawasan KTR di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengawasan KTR didominasi oleh tipe pasif (36,8%), sementara hanya 22,0% yang terlibat secara aktif. Faktor pendorong solidaritas meliputi modal sosial tinggi, norma sosial yang kuat, dan pengalaman langsung sebagai perokok pasif. Sebaliknya, apati sosial dipicu oleh ketakutan terhadap konflik interpersonal, difusi tanggung jawab, dan rendahnya kepercayaan terhadap institusi penegak aturan. Ditemukan empat tipologi partisipasi: aktivis KTR, partisipan kondisional, simpatisan pasif, dan apatis struktural. Penelitian ini merekomendasikan strategi pemberdayaan berbasis komunitas dengan memperkuat modal sosial sebagai kunci mengkonversi apati menjadi solidaritas aktif dalam pengawasan KTR.<br>Kata kunci: kawasan tanpa rokok; partisipasi masyarakat; solidaritas sosial; apati sosial; modal sosial;Medan<br>Medan</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6496 PENGARUH KETERSEDIAN PRODUK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAKITA PADA DISTRIBUTOR MITRA MAKMUR MARELAN 2026-04-16T17:56:26+07:00 Natanael Sitindaon natanaelsitindaon21@gmail.com Dionisius Sihombing dions1977@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan produk dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian Minyakita pada Distributor Mitra Makmur Marelan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang melakukan pembelian Minyakita pada Distributor Mitra Makmur Marelan, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi pustaka, dan penyebaran angket (kuesioner) dengan menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan persamaan Y = a + B1X1 + B2X2 + e serta diolah menggunakan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ketersediaan produk dan kualitas produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini dapat dilihat dari nilai F hitung sebesar 181,570 &gt; F tabel sebesar 3,09 dengan tingkat signifikansi &lt; 0,001 &lt; 0,05. Uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan nilai sebesar 0,789 yang berarti bahwa variabel ketersediaan produk dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian sebesar 78,9%, sedangkan sisanya sebesar 21,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Sedangkan Secara parsial, ketersediaan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 11,980 &gt; t tabel sebesar 1,660, dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 3,346 &gt; t tabel sebesar 1,660. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara ketersediaan produk dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian Minyakita pada Distributor Mitra Makmur Marelan.<br>Kata Kunci: Ketersediaan Prdouk, Kualitas Produk, Keputusan Pembelian.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6498 DESAIN KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAK DALAM KELUARGA 2026-05-05T11:45:39+07:00 Agriva J. Pandiangan agrivapandiangan854@gmail.com Yemima Medina Rista Br Sembiring Yemimamilala65@gmail.com Edelwis Pardosi edelwispardosi1@gmail.com Icha Christian Rony Simatupang ichasilalahi06@gmail.com Rony Simatupang ronnysimatupang1975@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji desain dan implementasi kurikulum Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga sebagai fondasi utama dalam pembentukan iman dan karakter anak. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai Kristiani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research), yang mengkaji berbagai sumber seperti Alkitab, buku, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan iman dalam keluarga akan lebih efektif apabila dirancang secara sistematis melalui kurikulum yang mencakup tujuan, materi, metode, dan evaluasi pembelajaran. Implementasi kurikulum PAK tidak hanya bersifat teoritis, tetapi harus diwujudkan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari melalui praktik doa bersama, P-ISSN :2597-5064 E-ISSN :2654-8062 DOI: https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v10i2<br>481 IKRAITH-HUMANIORA Vol 10 No 2 Juli 2026 pembacaan firman Tuhan, keteladanan orang tua, serta interaksi keluarga yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani. Selain itu, perencanaan pembelajaran yang terarah dan evaluasi yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan pendidikan iman dalam keluarga. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan iman yang harus dilaksanakan secara konsisten, kontekstual, dan berkelanjutan. Dengan desain kurikulum yang tepat, pendidikan Agama Kristen dalam keluarga mampu membentuk karakter, kebiasaan rohani, dan pertumbuhan spiritual anak secara holistik.<br>Kata Kunci: Pendidikan Agama Kristen, Kurikulum Keluarga, Pendidikan Iman, Implementasi Pembelajaran, Pembentukan Karakter, Keluarga Kristen</p> 2026-07-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6503 Peran Literasi Bahasa Indonesia terhadap Pemecahan Masalah Matematika pada Siswa SMA 2026-04-18T16:48:26+07:00 Tasya Alifa Putri tasyaalifaputri.m1@gmail.com Luna Windasari Panggabean lunawindasaripanggabean@gmail.com Natasya Suci Ananda natasyasuciananda1@gmail.com Ika Febriana ikafebriana@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran literasi Bahasa Indonesia terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan 20 butir pernyataan yang disusun berdasarkan empat indikator, yaitu kemampuan memahami soal, kemampuan analisis dan strategi, persepsi terhadap literasi, serta kebiasaan membaca. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan memahami soal matematika berada pada kategori baik dengan persentase 69%, sedangkan kemampuan analisis dan strategi berada pada kategori baik dengan persentase 64%. Namun, persepsi terhadap literasi berada pada kategori kurang baik dengan persentase 53%, dan kebiasaan membaca juga berada pada kategori kurang baik dengan persentase 63%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun siswa cukup mampu memahami soal, kemampuan analisis serta faktor pendukung seperti persepsi dan kebiasaan membaca masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa literasi Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan pemecahan masalah matematika. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan budaya literasi dan pembiasaan membaca guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa.<br>Kata kunci: literasi bahasa Indonesia, pemecahan masalah matematika, literasi matematika,kebiasaan membaca</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6504 Integrasi Teori Governance Stoker dengan Pendekatan Sosiologi Politik dalam Menganalisis Efektivitas Kebijakan Desentralisasi di Indonesia 2026-04-19T15:22:47+07:00 Usep Saepul Ahyar usepsaepulahyar@unsera.ac.id Khoirurrosyidin rosyidin.kh@umpo.ac.id Darmanto Saputro darmantosaputro@umpo.ac.id <p><em>This article analyzes the integration of Stoker's governance theory with a political sociology approach in examining the effectiveness of decentralization policy in Indonesia. Using qualitative-descriptive methods and literature study, this research finds that Stoker's five governance propositions (diffusion of accountability, blurred institutional boundaries, power shifts, the use of autonomous self-governing networks, and the state's capacity to act without commanding) provide a relevant framework for analyzing decentralization effectiveness. When combined with a political sociology approach emphasizing political culture, social capital, and elite relations, a more comprehensive analytical framework emerges. The findings indicate that the effectiveness of decentralization in Indonesia is significantly influenced by local political dynamics, intergovernmental relations, and bureaucratic capacity. The research recommends institutional strengthening at the regional level and improved central-regional coordination.</em></p> 2026-04-19T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6508 PENGARUH CREATIVE MARKETING TERHADAP PEMBENTUKAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN BRAND AWARENESS UNTUK MEMUNCULKAN REPURCHASE INTENTION PADA PRODUK FORE COFFEE (STUDI PADA PENGGUNA INSTAGRAM PENGUNJUNG FORE COFFEE OCBC RINGROAD) 2026-04-20T19:35:16+07:00 Ramadhan Sebayang ramadhansebayang17@gmail.com Dina Sarah Syahreza dinasarahsyahreza@unimed.ac.id <p>Fore Coffee merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri F&amp;B, khususnya kedai kopi premium terjangkau. Perusahaan ini menerapkan creative marketing sebagai strategi pemasarannya, terutama melalui platform Instagram. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana pengaruh yang diberikan oleh creative marketing melalui electronic word of mouth (eWOM) dan brand awareness untuk memunculkan repurchase intention pada konsumen Fore Coffee di kalangan pengguna Instagram pengunjung Fore Coffee OCBC Ringroad Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Sampel penelitian ini berjumlah 150 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang diisi sendiri oleh responden serta studi literatur dari berbagai sumber. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa creative marketing terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap eWOM, brand awareness, dan repurchase intention. eWOM tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap repurchase intention dan tidak memediasi pengaruh creative marketing terhadap repurchase intention. Sebaliknya, brand awareness terbukti berpengaruh signifikan terhadap repurchase intention dan memediasi pengaruh creative marketing terhadap repurchase intention secara parsial.<br>Kata Kunci: creative marketing, electronic word of mouth, brand awareness, repurchase intention</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6517 PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PERKEBUNAN MILANO BATANG SAPONGGOL KECAMATAN KAMPUNG RAKYAT KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN 2026-04-22T20:47:52+07:00 Delvi Dede Amalia delvidedeamalia4@gmail.com Dina Sarah Syahreza dinasarahsyahreza@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan pengawasan terhadap kinerja karyawan pada PT Perkebunan Milano Batang Saponggol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 155 responden yang merupakan karyawan perusahaan tersebut. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara variabel independen dan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengawasan juga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, disiplin kerja dan pengawasan terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Perkebunan Milano Batang Saponggol. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan disiplin kerja yang baik serta pengawasan yang efektif merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat terus meningkatkan kedisiplinan serta memperkuat pengawasan agar kinerja karyawan dapat semakin optimal dan tujuan perusahaan dapat tercapai dengan baik.<br>Kata Kunci: Disiplin Kerja, Pengawasan, Kinerja Karyawan</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6520 Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Dalam Lingkup Sekolah Menengah Pertama 2026-04-23T06:44:02+07:00 Yolanda Angelina Sitorus Yolandaangelinasituros@gmail.com Miranti Agustin mirantiagustin346@gmail.com Suci Ramadhani Damanik suciramadhanidamanik10@gmail.com Ika Febriana ikafebriana@unimed.ac.id <p>Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kompetensi utama dalam pembelajaran matematika karena berkaitan dengan kemampuan siswa dalam mengungkapkan, memahami, dan merepresentasikan ide-ide matematika secara sistematis. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa Sekolah Menengah Pertama masih tergolong rendah, khususnya pada materi bangun datar dua dimensi seperti persegi dan<br>persegi panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persegi dan persegi panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 30 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis yang terdiri atas tiga soal uraian yang disusun berdasarkan indikator kemampuan komunikasi matematis, yaitu<br>menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan, menjelaskan langkah-langkah penyelesaian secara runtut dan logis, serta menggunakan simbol atau model matematika secara tepat. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijamin melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa berada pada kategori rendah hingga sedang. Sebagian besar siswa<br>masih mengalami kesulitan dalam memahami permasalahan, menyusun model matematika, serta menjelaskan langkah penyelesaian secara sistematis. Kesalahan yang sering ditemukan meliputi kesalahan dalam menafsirkan informasi soal dan kecenderungan siswa menuliskan jawaban akhir tanpa menjelaskan proses penyelesaian. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih menekankan pada proses berpikir, diskusi, serta latihan pemecahan masalah yang menuntut penjelasan secara rinci untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.</p> <p>Kata kunci: kemampuan komunikasi matematis, persegi dan persegi panjang,pembelajaran matematika, siswa SMP, penelitian kualitatif.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6522 PENGARUH PENGGUNAAN CAT AIR DALAM KEGIATAN MELUKIS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SENI RUPA SISWA KELAS V1 SDN 060791 MEDAN AREA 2026-04-23T18:10:21+07:00 Intan Suriani Siregar intansuriani394@gmail.com Putra Afriadi intansuriani394@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan cat air dalam kegiatan melukis untuk meningkatkan kreativitas seni rupa siswa kelas VI SDN 060791 Medan Area. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa yang masih cenderung menggunakan metode konvensional dan kurang memberikan ruang eksplorasi bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian terdiri dari kelas eksperimen yang menggunakan media cat air dengan teknik aquarel melalui kegiatan melukis eksploratif dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penilaian hasil karya siswa dan observasi kegiatan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (Sig. &gt; 0,05), namun tidak homogen (Sig. &lt; 0,05). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi &lt; 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Siswa pada kelas eksperimen memiliki tingkat kreativitas yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, yang ditunjukkan melalui aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media cat air dalam kegiatan melukis berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kreativitas seni rupa siswa sekolah dasar.<br>Kata kunci: cat air, kreativitas, seni rupa</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6525 PENGARUH KOMBINASI MEDIA TANAM DAN LIMBAH KAYU PUTIH TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi) 2026-04-24T10:44:36+07:00 Genovevar Talan genovevartalan@gmail.com Astin Elise Mau genovevartalan@gmail.com Norman P.L.B. Riwu Kaho genovevartalan@gmail.com Roni Haposan Sipayung genovevartalan@gmail.com <p>Kayu putih (Melaleuca cajuputi) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri penting di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk rehabilitasi lahan marginal, namun produksi semai berkualitas sering terkendala oleh media tanam<br>yang kurang optimal dan limbah industri penyulingan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Limbah daun kayu putih pasca penyulingan mengandung senyawa organik yang berpotensi meningkatkan kesuburan media tanam jika<br>dikelola dengan baik, meskipun terdapat resiko alelopati jika tidak terdekomposisi sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam tanah, arang sekam padi, dan limbah kayu putih terhadap pertumbuhan semai kayu putih serta menentukan kombinasi terbaik. Penelitian dilaksanakan di Persemaian Permanen BPDAS Benain Noelmina, Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Juni–September 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan (total 225 semai umur 2 bulan). Perlakuan terdiri dari: P0 (tanah 100%), P1 (tanah:arang sekam:limbah 2:1:1), P2 (1:2:1), P3 (1:1:2), dan P4 (arang sekam:limbah 2:2). Parameter yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang selama 12 minggu setelah tanam. Hasil analisis variansi (ANOVA) menunjukkan pengaruh sangat nyata (p&lt;0,01) pada ketiga parameter pertumbuhan. Uji lanjut DMRT taraf&nbsp; 5% mengungkapkan bahwa perlakuan P3 (tanah:arang sekam padi:limbah kayu putih = 1:1:2) memberikan hasil terbaik pada pertambahan tinggi tanaman (4,27cm) dan jumlah daun (4,97 helai), sedangkan perlakuan P2 (1:2:1) terbaik pada pertambahan diameter batang (1,10 mm). Kombinasi tersebut meningkatkan ketersediaan nutrisi, aerasi, retensi air, serta aktivitas mikroba tanah melalui dekomposisi limbah organik dan sifat poros arang sekam padi. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah kayu putih dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai komponen media tanam untuk meningkatkan kualitas semai kayu putih di persemaian.</p> <p>Kata kunci : media tanam, limbah kayu putih, pertumbuhan semai, Melaleuca cajuputi, arang sekam padi</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6527 Analisis Pengolahan Limbah Anorganik menjadi Karya Seni Kriya Yang Bernilai Estetis dan Kreatif Di lingkungan Kampus Isi Padang Panjang 2026-04-25T12:40:06+07:00 Hilda Elisa Pitri hildaelisaf02@gmail.com Nayla Salsabila Br Siregar naylasiregar045@gmail.com Muhammad Rian Dwi Kurniawan Saputra m.riankurniawan27@gmail.com Ade Putra ad3putra1989@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengolahan limbah anorganik menjadi karya seni kriya yang memiliki nilai estetik dan kreatif di lingkungan kampus terutama di kampus isi Padang Panjang. Latar belakang dari penelitian ini yaitu banyaknya jumlah limbah anorganik seperti botol plastik, kertas, serta bahan sintetis lainnya yang sulit terurai bahkan harus membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai di alam (syamsiar 2021 ), maka dari itu perlu dilakukan pemanfaatan secara optimal di lingkungan kampus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yakni dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah anorganik dapat diolah menjadi berbagai produk seni kriya seperti hiasan dinding, lampu hias, dan produk fungsional lainnya yang memiliki nilai estetika tinggi. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas mahasiswa serta kesadaran terhadap lingkungan di kampus isi Padang Panjang. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah anorganik di lingkungan kampus isi Padang Panjang tidak hanya menjadi solusi<br>sebagai ramah lingkungan tetapi juga menjadi sarana pengembangan kreativitas dan inovasi siswa dalam bidang seni kriya.</p> <p>Kata Kunci : Limbah anorganik, seni kriya, nilai estetis, kreativitas mahasiswa, lingkungan kampus</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6530 Potential For Ecotourism Development Of Mount Ranaka At Ruteng Nature Tourism Park 2026-04-26T19:59:07+07:00 Ina Maryam Jamilah cendana@gmail.com Maria M. E. Purnama cendana@gmail.com Yusratul Aini cendana@gmail.com Nixon Rammang cendana@gmail.com <p>This study aims to identify the potential of natural resources on Mount Ranaka (Mt Ranaka) that can be used as ecotourism objects and measure the motivation, perception and preferences of visitors towards ecotourism in the Mt Ranaka area. The research methods used include field observations, interviews and questionnaires, and literature studies, with data analysis using descriptive qualitative analysis, likert scale, and Natural Tourism Attraction Object (ODTWA) analysis. The results of the study show that Mt Ranaka has ecotourism potential in the form of lakes, flora and fauna potential, religious potential and natural attractions that are high and are classified as suitable for development as an ecotourism destination based on the results of the ODTWA feasibility index assessment. Visitor motivation is dominated by the desire to enjoy nature and adventure activities, visitor perception is in the good category, and visitor preferences show trekking activities as the main choice.<br>Keywords: Development, Ecotourism, Ruteng Nature Tourism Park</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6532 POTENSI BIOMASSA DAN SERAPAN CO2 PADA NEKROMASSA DAN SERASAH HUTAN DI AREA KAMPUS UNIVERSITAS NUSA CENDANA KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR 2026-04-27T07:45:17+07:00 Maria Pangrasia Sabu sabumaria380@gmail.com Lusia S. Marimpan sabumaria380@gmail.com Roni H. Sipayung sabumaria380@gmail.com Fadlan Pramatana sabumaria380@gmail.com <p>Universitas Nusa Cendana memiliki hutan kampus yang berperan penting sebagai penyerap dan penyimpan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi biomassa, simpanan karbon, serapan CO2,serta nilai ekonomi karbon pada nekromassa dan serasah hutan di area kampus Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2025 dengan metode nondestruktif untuk nekromassa dan destruktif untuk serasah. Penentuan plot secara purposive sampling dengan menggunakan kelas kerapatan vegetasi. Analisis data secara kuantitatif menurut Badan Standardisasi Nasional tahun 2011 dan menggunakan persamaan allometrik. Perhitungan kandungan karbon dengan mengalikan biomassa dengan faktor konversi 0.47, serapan CO2 dihitung dengan mengalikan karbon dengan faktor konversi 3,67. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi biomassa pada nekromassa dan serasah di area kampus Universitas nusa Cendana adalah 18,180 ton/ha dan simpanan karbon sebesar 8,500 ton/ha, nilai serapan sebesar 31,206 ton/ha, serta valuasi ekonomi karbon sebesar $ 5.112,48 US Dollar atau setara dengan Rp 78.901.268.</p> <p>Kata Kunci : Biomassa, Karbon, Nekromassa, Serasah, Serapan CO2, Hutan Kampus Universiitas Nusa Cendana</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6539 PERSEPSI DAN DUKUNGAN MASYARAKAT LOKAL TERHADAP LOKASI USULAN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK), HUTAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI KEHUTANAN, UNIVERSITAS NUSA CENDANA 2026-04-28T12:42:07+07:00 Josafat Sakan josafat537s@gmail.com Nixon Rammang josafat537s@gmail.com Norman P. L. B. Riwu Kaho josafat537s@gmail.com Lusia Sulo Marimpan josafat537s@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan dukungan masyarakat lokal di Desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, terhadap rencana pembentukan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) sebagai hutan pendidikan Universitas Nusa Cendana. Hutan pendidikan ini direncanakan mencakup area seluas 497,43 Ha pada kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 85 responden. Data dianalisis menggunakan Skala Likert untuk mengukur tingkat dukungan dan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan. Hasil analisis Skala Likert menunjukkan bahwa persepsi masyarakat berada pada kategori "Cukup" dengan nilai sebesar 55,79%, yang mengindikasikan adanya penerimaan namun masih memerlukan sosialisasi yang lebih intensif karena masyarakat belum sepenuhnya memahami konsep hutan pendidikan. Berdasarkan analisis SWOT, posisi pengembangan berada pada Kuadran I (Strategi Agresif), dengan nilai X = 2,80 dan Y = 1,82.<br>Kata Kunci: Persepsi, Dukungan Masyarakat, KHDTK, Hutan Pendidikan, SWOT</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6543 PENGEMBANGAN EXPERT ADVISOR UNTUK SCALPING STRATEGY DENGAN INDIKATOR RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI) DAN PARABOLIC SAR PADA PAIR XAU/USD DI PLATFORM METATRADER 5 2026-04-29T08:13:29+07:00 Selvia Apriani selviaapriani456@gmail.com Haikal Rahman selviaapriani456@gmail.com Dedy Husrizal Syah selviaapriani456@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji Expert Advisor (EA) yang menerapkan strategi scalping dengan indikator RSI dan Parabolic SAR, untuk memperdagangkan instrumen XAU/USD pada platform MetaTrader 5. Strategi ini dievaluasi dalam dua skenario yang berbeda, Skenario 1 menggunakan time frame M5, dan Skenario 2 menggunakan time frame M15 untuk menilai kinerja di berbagai perspektif waktu. Studi ini menerapkan metode Research and Development (R&amp;D), menggunakan teknik analisis seperti backtesting jangka panjang, pengujian real-time satu bulan, dan evaluasi kinerja menggunakan metrik termasuk win rate, profit factor, sharpe ratio, expected payoff, maximal drawdown, dan recovery factor. Temuan secara konsisten menunjukkan bahwa Skenario 2 (M15) menunjukkan kinerja yang unggul baik dalam backtesting jangka panjang maupun aplikasi real-time,menunjukkan stabilitas yang lebih tinggi, pengembalian yang disesuaikan dengan risiko yang lebih baik. Namun, dari segi profitabilitas Skenario 1 (M5) lebih besar dengan risiko yang lebih tinggi dari Skenario 2 (M15). Analisis statistik menggunakan uji-T menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara backtesting dan realtime testing untuk variabel profit dan total deal trade. Namun, terdapat perbedaan signifikan untuk variabel balance pada kedua skenario. Secara keseluruhan, expert advisor yang dikembangkan, khususnya strategi M15, menunjukkan potensi yang signifikan sebagai sistem perdagangan otomatis yang tangguh dan andal untuk pasar XAU/USD.<br>Kata Kunci: Expert Advisor, Scalping, Relative Strength Index, Parabolic SAR, MetaTrader 5, Forex Trading, XAU/USD</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6574 PENGARUH TEKNIK POINTILIS TERHADAP MINAT BELAJAR SENI RUPA MATERI FLORA DAN FAUNA SISWA KELAS V SDN 060791 MEDAN AREA 2026-06-16T19:54:03+07:00 Silmy Novianti noviantisilmy@gmail.com Putra Afriadi Putraafriadi@unimed.ac.id Suyit Ratno suyit@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada pembelajaran seni rupa, khususnya materi flora dan fauna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik pointilis terhadap minat belajar seni rupa siswa kelas V SDN 070791 Medan Area. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design (pretest–posttest control group design). Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 15 siswa kelas eksperimen dan 15 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian menggunakan angket minat belajar serta lembar pretest dan posttest. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar &lt; 0,001 (&lt; 0,05). Selain itu, rata-rata minat belajar siswa pada kelas eksperimen (87,8) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (76,13). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik pointilis berpengaruh signifikan terhadap minat belajar seni rupa pada materi flora dan fauna siswa kelas V SDN 070791 Medan Area.<br>Kata kunci : Teknik Pointilis, Minat Belajar, Flora Dan Fauna</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6575 Strategi Manajemen Kelas Dalam Meningkatkan Disiplin Siswa 2026-05-10T13:39:36+07:00 Abnes Monika Citra Pane agnespane6@gmail.com Sri Rahayu rsri94207@gmail.com Gea Amanda Rahayu geamandarahayu12@gmail.com Ade Putra ad3putra1989@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen kelas yang efektif dalam meningkatkan disiplin siswa di lingkungan sekolah. Disiplin siswa merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi<br>manajemen kelas yang dilakukan guru, seperti penerapan aturan kelas, pemberian motivasi, penggunaan metode pembelajaran yang menarik, serta pemberian penghargaan dan sanksi secara bijaksana, mampu meningkatkan kedisiplinan siswa. Selain itu, komunikasi yang baik antara guru dan siswa juga memberikan pengaruh positif terhadap terciptanya suasana belajar yang kondusif. Dengan demikian, strategi manajemen kelas yang tepat dapat membantu meningkatkan disiplin siswa dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif.<br>Kata Kunci: manajemen kelas, disiplin siswa, strategi pembelajaran.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6576 Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Mengembangkan Kemampuan dan Kreativitas pada Siswa Kelas V - Vl SD N 12 Batipuah Baruah Melalui Pembuatan Mozaik dari Bahan Stearofoam 2026-05-10T15:16:44+07:00 Diah Ayu Lestari diahayu.5725@gmail.com Nursakinah Nasution nursakinah200208@gmail.com Wildah Indah Santri Aceh wildahindahsantri123@gmail.com Ade Putra ad3putra1989@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) dalam mengembangkan kemampuan dan kreativitas siswa kelas V dan VI di SD N 12 Batipuah Baruah, khususnya melalui kegiatan pembuatan mozaik dari bahan stearofoam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan tindakan kelas untuk mengamati bagaimana tahapan PjBL mulai dari penentuan pertanyaan mendasar hingga evaluasi produk mempengaruhi keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan yang mudah dibentuk seperti stearofoam secara signifikan menstimulasi keterampilan motorik halus dan ekspresi artistik siswa. Namun, pelaksanaannya menghadapi tantangan seperti tingkat ketelitian yang tinggi dalam pengolahan bahan dan perlunya pendampingan intensif untuk menjaga fokus siswa. Peran guru sebagai mentor terbukti sangat krusial dalam membimbing siswa melalui kesulitan teknis pembuatan mozaik. Penelitian ini merekomendasikan integrasi berbagai bahan lokal dalam PjBL untuk lebih mengoptimalkan kreativitas siswa di tingkat sekolah dasar.<br>Kata Kunci: Bahan Stearofoam, Kreativitas Siswa, Pembuatan Mozaik,Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), Pengembangan Kemampuan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6577 PENGARUH SELF EFFICACY DAN EMPLOYEE ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN KANTOR KESYABANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN UTAMA BELAWAN 2026-05-11T11:50:04+07:00 Jonathan Saputra Rumahorbo jonathansaputrarumahorbo@gmail.com Saidun Hutasuhut saidunhutasuhut@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self efficacy dan employee engagement terhadap kinerja karyawan pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Belawan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja karyawan yang belum optimal, khususnya pada aspek ketepatan waktu, kualitas kerja, dan kemandirian. Selain itu, tingkat self efficacy dan employee engagement karyawan juga masih tergolong rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Populasi berjumlah 250 karyawan,dengan sampel sebanyak 71 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selfefficacy dan employee engagement secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, peningkatan kedua variabel tersebut penting untuk mendukung kinerja karyawan yang optimal.<br>Kata Kunci: Self Efficacy, Employee engagement, Kinerja Karyawan</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6578 ANALISIS EFEKTIVITAS DIGITAL MARKETING MELALUI LANDING PAGE PADA CV AGRO MANDIRI BENEDICT MENGGUNAKAN A/B TESTING 2026-05-11T13:02:14+07:00 Kalfani Nathanael khalfaninathanael@mhs.unimed.ac.id Ahmad Hidayat ahmhidayat43941@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas digital marketing melalui pengembangan landing page pada CV Agro Mandiri Benedict menggunakan metode A/B Testing. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan pemasaran digital pada CV Agro Mandiri Benedict, sehingga diperlukan media promosi berbasis digital yang mampu meningkatkan brand awareness dan interaksi pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan Waterfall yang meliputi tahap analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pengembangan landing page dilakukan menggunakan Figma dengan merancang dua versi halaman, yaitu Landing page A dan Landing page B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, validasi ahli media dan ahli desain, serta analisis web console menggunakan indikator impressions, clicks, average position, dan Click Through Rate (CTR).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Landing page A memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan Landing page B. Berdasarkan hasil validasi ahli media, Landing page A memperoleh nilai 75%, sedangkan Landing page B memperoleh nilai 45%. Selain itu, validasi ahli desain menunjukkan bahwa Landing page A memperoleh nilai 78% dan Landing page B<br>memperoleh nilai 42%. Hasil analisis Google Search Console juga menunjukkan bahwa Landing page A memperoleh CTR sebesar 3,5%, sedangkan Landing page B hanya memperoleh CTR sebesar 0,6%. Dengan demikian, Landing page A dinilai lebih efektif dalam<br>menarik perhatian pengguna, meningkatkan interaksi, serta mendukung strategi digital marketing pada CV Agro Mandiri Benedict.<br>Kata Kunci: Digital Marketing, Landing Page, A/B Testing, Brand Awareness, Click Through Rate (CTR), Waterfall, CV Agro Mandiri Benedict.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6581 PENGEMBANGAN KURIKULUM DENGAN SUBJECT-CENTERED DESIGN 2026-05-12T14:50:52+07:00 Enjelina Solin enjelinaenjelina780@gmail.com Desy H Sihombing desyh.sihombing30@gmail.com Hisardo Sitorus hisardositorus2020@gmail.com <p>Pengembangan kurikulum merupakan bagian penting dalam proses pendidikan untuk mencapai tujuan pembelajaran secara sistematis dan terarah. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pengembangan kurikulum adalah Subject-Centered Design, yaitu desain kurikulum yang menempatkan materi pelajaran sebagai pusat utama pembelajaran. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji konsep, karakteristik, langkah pengembangan, implementasi, serta kelebihan dan kelemahan Subject-Centered Design dalam praktik pendidikan, khususnya pada Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah dan teori terkait pengembangan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa Subject-Centered Design memiliki<br>karakteristik yang sistematis, terstruktur, dan berorientasi pada penguasaan materi berdasarkan disiplin ilmu tertentu. Pendekatan ini memudahkan guru dalam menyusun pembelajaran, menjaga standar akademik, serta membantu peserta didik memahami materi secara bertahap dan mendalam.Implementasinya terlihat dalam penyusunan modul ajar Pendidikan Agama Kristen yang menempatkan materi Alkitab sebagai dasar utama pembelajaran secara terarah dan berkesinambungan. Namun demikian, pendekatan ini juga memiliki kelemahan karena cenderung berpusat pada guru dan kurang memperhatikan kebutuhan individual peserta didik. Oleh sebab itu, Subject-Centered Design perlu dipadukan dengan pendekatan pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual agar tetap relevan dengan<br>tuntutan pendidikan modern. Dengan demikian, pendekatan ini tetap memiliki kontribusi penting dalam menjaga kualitas akademik dan struktur pembelajaran dalam pengembangan kurikulum.</p> <p>Kata Kunci: Pengembangan Kurikulum, Subject-Centered Design, Pendidikan Agama Kristen,Pembelajaran, Kurikulum Berbasis Mata Pelajaran</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6591 IMPLEMENTASI PEMBINAAN ROHANI ANAK SEKOLAH MINGGU DALAM MEMBENTUK KEHIDUPAN IMAN DI HKI PAGAR BERINGIN 2026-05-15T09:32:33+07:00 Aria Antoni Banurea aryabanurea22@gmail.com Eka Yuli Kristina Tumangger tumanggereka@gmail.com Martina Padang martinapadang1000@gmail.com Lestari Lumban Gaol lestarilumbangaol4@gmail.com Widia Lumban Gaol widialumbangaol18@gmail.com Melina Agustina Sipahutar melinasipahutar1990@gmail.com <p>Penelitian ini membahas implementasi pembinaan rohani anak Sekolah Minggu dalam membentuk kehidupan iman anak di HKI Pagar Beringin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan rohani anak, peran guru Sekolah Minggu, serta tantangan yang dihadapi dalam membentuk kehidupan iman anak. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa pembinaan rohani dilakukan melalui ibadah Sekolah Minggu, pengajaran firman Tuhan, doa bersama, hafalan ayat Alkitab, dan pujian rohani yang membantu anak mengenal Tuhan, membangun kebiasaan rohani, dan bertumbuh dalam iman Kristen. Guru Sekolah Minggu berperan sebagai pengajar, pembimbing, dan teladan bagi anak-anak. Namun,pelaksanaan pembinaan rohani masih menghadapi tantangan seperti pengaruh teknologi digital<br>dan kurangnya perhatian orang tua terhadap kehidupan rohani anak. Oleh sebab itu, diperlukan metode pembelajaran yang kreatif dan menarik agar pembinaan rohani anak dapat berjalan dengan baik dan efektif.<br>Kata Kunci: Pembinaan Rohani, Sekolah Minggu, Kehidupan Iman, Anak, HKI Pagar Beringin.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6607 PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA CATERING KURNIA SS DI JL. KARYA SEMBADA MEDAN 2026-05-20T09:28:25+07:00 Sabrina Yolanda Br Nainggolan yolandasabrina957@gmail.com Sabda Dian Nurani Siahaan sabda@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan pada Catering Kurnia SS di Kota Medan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Catering Kurnia SS dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden.Pengolahan data dilakukan menggunakan software SPSS versi 26 dengan metode analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan, demikian juga Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan. Selain itu, secara simultan Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan pada Catering Kurnia SS.<br>Kata Kunci: Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, dan Loyalitas Pelanggan</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6608 Hidup Seimbang Di Era Digital Bagu Remaja Dalam menghadapi Games Dan Pertumbuhan Rohani 2026-05-20T10:22:05+07:00 Ronatalia Sibarani ronasibarani44@gmail.com Vai Sar Maduma Paggabean vaisarpaggabean@gmail.com Nadia Lestari lestarinadia304@gmail.com Rio Suryadi Paulus Situmeang situmeangrio220@gmail.com Agnesia Aurina Nababan aknesiaaurina@gmail.com Melina Agustina Sipahutar melinasipahutar1990@gmail.com <p>Era digital membawa perubahan masif dalam pola perilaku remaja, salah satunya melalui tingginya intensitas interaksi dengan game online. Di satu sisi, game menawarkan hiburan dan stimulasi kognitif, namun di sisi lain, kecanduan game sering kali mengikis waktu untuk refleksi diri dan pertumbuhan rohani remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas gaming terhadap kehidupan spiritual remaja serta merumuskan strategi praktis dalam mencapai hidup yang seimbang (balanced life) di era digital. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara terhadap sejumlah remaja, penelitian ini menemukan bahwa distensi digital yang tidak terkontrol berkorelasi negatif dengan kedisiplinan rohani, seperti ibadah, meditasi, dan keterlibatan dalam komunitas keagamaan. Namun, game dan pertumbuhan rohani tidak selalu harus saling menegasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan digital detox yang terjadwal, pendampingan mentor atau orang tua, serta pemanfaatan teknologi secara bijak (literasi digital berbasis nilai spiritual), remaja mampu membangun manajemen waktu yang sehat. Keseimbangan ini pada akhirnya membentuk remaja yang tidak gagap teknologi, namun tetap memiliki kedalaman spiritual yang kokoh.<br>Kata Kunci: Era Digital, Game Online, Pertumbuhan Rohani, Remaja, Hidup Seimbang</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6611 PERAN PEMBINAAN SEKOLAH MINGGU DALAM PERTUMBUHAN IMAN ANAK DI GSJA SIPOHOLON 2026-05-21T12:49:40+07:00 Ayu Roger Sinaga ayusinaga631@gmail.com Marta Duani Putri Nainggolan martanainggolan20@gmail.com Juli Saputra Mendrofa julisaputramendrofa@gmail.com Marchel Sitio marchelsitio19@gmail.com Eri Putra Sipahutar eriputrasipahutar4@gmail.com Melina Agustina Sipahutar melinasipahutar1990@gmail.com <p>Penelitian ini membahas peran pembinaan Sekolah Minggu dalam pertumbuhan iman anak di GSJA Sipoholon. Sekolah Minggu dipahami sebagai bagian penting dari pendidikan agama Kristen yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan Alkitab, tetapi juga pada proses pembentukan iman, karakter, dan spiritualitas anak secara menyeluruh. Pembinaan ini mencakup pengembangan kebiasaan rohani seperti doa, ibadah, membaca Alkitab, serta penerapan nilai-nilai Kristen dalam kehidupan sehari-hari sehingga iman anak dapat berkembang secara kontekstual dan berkelanjutan.Hasil kajian menunjukkan bahwa guru Sekolah Minggu memiliki peran sentral sebagai teladan rohani sekaligus fasilitator pembelajaran yang kreatif dalam membantu anak memahami firman Tuhan melalui pendekatan yang sesuai dengan perkembangan usia mereka. Selain itu, keluarga dan gereja juga memiliki peran penting dalam membentuk ekosistem pendidikan iman yang saling mendukung. Di sisi lain, perkembangan era digital menjadi tantangan yang signifikan karena dapat memengaruhi fokus, perilaku, dan minat anak terhadap aktivitas rohani. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara gereja, keluarga, dan guru Sekolah Minggu agar pembinaan iman dapat berjalan secara efektif, seimbang, dan relevan dengan perkembangan zaman.Kesimpulannya, pembinaan Sekolah Minggu yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif mampu menghasilkan anak-anak dengan iman yang<br>kuat, karakter Kristen yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan modern berdasarkan nilai-nilai Alkitabiah.<br>Kata kunci: Sekolah Minggu, iman anak, pendidikan Kristen, gereja, GSJA Sipoholon.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6623 ANALISIS BENTUK - BENTUK KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DAN FAKTOR PENYEBABNYA PADA SISWA SMA 2026-05-22T19:13:51+07:00 Marcelly Claudia Sagala erlandasamuelpurba@gmail.com Erlanda Samuel Purba erlandasamuelpurba@gmail.com Venesya Pitta Rezeki Siburian erlandasamuelpurba@gmail.com Rosmaini erlandasamuelpurba@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dan faktor-faktor penyebabnya pada siswa SMA melalui pendekatan berbasis angket. Kesalahan berbahasa merupakan fenomena yang lazim ditemukan dalam pembelajaran bahasa, namun kajian yang menggunakan persepsi dan pengakuan siswa secara langsung masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan instrumen angket yang disebarkan kepada 30 siswa kelas XI SMA secara daring melalui Google Form. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif untuk menggambarkan dan memaknai tingkat kesadaran berbahasa, bentuk-bentuk kesalahan, dan faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,4% siswa mengakui belum memahami kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bentuk kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan penulisan kata baku (40%), kesalahan penggunaan tanda baca dan huruf kapital (33,3%), serta kecenderungan penggunaan singkatan dalam konteks formal (43,3%). Faktor penyebab utama kesalahan berbahasa adalah dominannya penggunaan bahasa gaul (73,4%), rendahnya efektivitas pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah (80%), dan kurangnya pengingatan dari guru (56,7%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya sinergi antara kesadaran siswa, strategi pembelajaran yang adaptif, dan penanaman kesadaran sosiolinguistik untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia siswa SMA di era digital.<br>Kata Kunci: kesalahan berbahasa; bahasa Indonesia; siswa SMA; bahasa gaul; angket deskriptif kualitatif</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6634 PEMBINAAN KARAKTER KRISTINI TERHADAP ANAK-ANAK SEKOLAH MINGGU DI GKLI SIPOHOLON 2026-05-24T19:50:47+07:00 Icca Afriani Boangmanalu iccaafriani@gmail.com Friston Sihotang fristonsihotang6@gmail.com Sartika Silaban silabansartika611@gmail.com Neila Laoli neilalaoli2006@gmail.com Josua Sipahutar sipahutarj4@gmail.com Melina Sipahutar m@gmail.com <p>Pembinaan karakter pada anak merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam membentuk sikap, perilaku, dan kehidupan rohani anak sejak usia dini. Gereja sebagai lembaga pelayanan rohani memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai Kristiani kepada anakanak sekolah minggu, melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan karakter Kristiani terhadap anak-anak Sekolah Minggu di GKLI Sipoholon serta melihat perkembangan sikap dan perilaku anak selama mengikuti kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan pengamatan langsung selama proses pembinaan berlangsung. Kegiatan pembinaan dilaksanakan mulai dari maret- Mei<br>kurang lebih sebelas kali pertemuan, dengan menyampaikan materi tentang kasih, kejujuran, disiplin, kesabaran, tanggung jawab, kerendahan hati, sikap mengampuni, kerja sama, kepedulian,keberanian, dan keteguhan iman secara bertahap. Materi disampaikan melalui cerita Alkitab,permainan edukatif, diskusi sederhana, pujian, dan refleksi bersama agar anak-anak lebih mudah memahami nilai-nilai yang diajarkan. Hasil penelitian kami ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter Kristiani memberikan pengaruh yang baik terhadap perkembangan moral, sosial, dan rohani anak-anak Sekolah Minggu di GKLI Sipoholon. Anak-anak mulai menunjukkan perubahan sikap seperti lebih disiplin, lebih mudah bekerja sama, berani tampil di depan, peduli terhadap teman, serta mulai belajar berkata jujur dan bertanggung jawab. Selain itu, anak-anak juga terlihat lebih aktif dalam mengikuti kegiatan ibadah dan kegiatan rohani lainnya. Dengan demikian, pembinaan karakter Kristiani dapat menjadi salah satu sarana yang efektif dalam membantu pembentukan karakter anak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Kristen.<br>Kata Kunci: pembinaan karakter, karakter Kristiani, sekolah minggu, anak-anak, gereja</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6636 Gambaran Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Puskesmas Remboken Kabupaten Minahasa 2026-06-02T20:53:28+07:00 Imelda Junie Five Angel Sinaga 227040@unima.ac.id Maxie M. Moleong 227040@unima.ac.id Merdekawati E. Weken 227040@unima.ac.id <p>Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam penyelenggaraan pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan K3 di Puskesmas Remboken Kabupaten Minahasa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 7 informan yang terdiri dari Kepala Puskesmas, dokter, dua perawat, petugas laboratorium, koordinator K3, dan cleaning service. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 di Puskesmas Remboken telah berjalan dengan adanya kebijakan formal, pembentukan tim K3, penggunaan APD, dan prosedur cuci tangan. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat kendala berupa ketidakkonsistenan penggunaan APD, keterbatasan sarana, serta kurangnya pelatihan dan monitoring yang rutin. Faktor pendukung utama adalah komitmen manajemen dan ketersediaan fasilitas dasar, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kedisiplinan tenaga kesehatan, tingginya beban kerja, keterbatasan anggaran, serta belum meratanya pelatihan K3 bagi seluruh tenaga kerja. Diperlukan penguatan sistem monitoring, pelatihan K3 yang rutin, dan peningkatan alokasi anggaran untuk optimalisasi implementasi K3 di Puskesmas Remboken.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6639 Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas VIII MTs Negeri 2 Medan 2026-05-25T18:18:49+07:00 Indah Ayu Ramadany indahramadany9@gmail.com Nabila Azuhra nabilaazuhra27@gmail.com Nofa Nasywa Ramadhani nofanasywarahmadhani78@gmail.com Syifa Eriza Nasution syifaa.nst06@gmail.com Rosmaini rosmainifadil@yahoo.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa MTs Negeri 2 Medan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 27 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup berisi 19 pernyataan dengan skala Likert 1–5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul dominan digunakan dalam komunikasi sehari-hari siswa, tetapi siswa masih mampu membedakan penggunaan bahasa gaul dan bahasa Indonesia baku. Penggunaan bahasa gaul juga memengaruhi kebiasaan menulis, seperti penggunaan kata tidak baku dalam tugas sekolah. Namun, kemampuan siswa dalam menyusun kalimat formal masih tergolong baik. Oleh karena itu, diperlukan pembiasaan<br>penggunaan bahasa Indonesia baku di lingkungan sekolah agar kemampuan berbahasa siswa tetap terjaga.<br>Kata Kunci: bahasa gaul, kemampuan berbahasa Indonesia, siswa MTs Negeri 2 Medan,bahasa baku</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6632 Mediating Role of Al-’Iffah in Halal Luxury Consumption Among Muslim Socialite Women 2026-05-26T09:49:06+07:00 Nurul Fadillah nurulfadillahdillah23@gmail.com Syaparuddin Razak safarb135@gmail.com Sitti Nikmah Marzuki nikmah.marzuki@gmail.com <p style="font-weight: 400;"><em>This study aims to analyze the role of Al-’Iffah and behavioral intention in shaping halal luxury purchasing behavior among Muslim socialite women. Grounded in the Theory of Planned Behavior and Social Identity Theory, the research examines how attitude, subjective norms, and social identity influence halal luxury consumption through ethical self-restraint and intention. This study adopts a quantitative explanatory approach, collecting data through structured questionnaires distributed to Muslim socialite women, which were analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that social identity and subjective norms shape halal luxury purchasing behavior indirectly by strengthening Al-’Iffah and intention. Ethical self-restraint functions as a moral filter that transforms social and cognitive influences into consistent consumption behavior. These results confirm that halal luxury consumption is not driven solely by status or preference, but by internalized ethical discipline and intentional commitment. The study contributes to Islamic consumer behavior literature by positioning Al-’Iffah as a central mediating mechanism in ethical halal consumption.</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6641 PENGARUH PEMBINAAN SEKOLAH MINGGU TERHADAP DISIPLIN DAN PERILAKU KRISTIANI ANAK DI HKBP BAHALIMBALO 2026-05-26T12:15:53+07:00 Melina Agustina Sipahutar melinasipahutar1990@gmail.com Naomi Natasya Siahaan naomisiahaan872@gmail.com Novita A. Silitonga novitasilitonga28@gmail.com Aria Winata bancin ariabancin1@gmail.com Mona Aprilia Butar Butar monabutarbutar631@gmail.com Arens kolenggea arenzkolinggea25@gmail.com Try jaya Hutabarat rijayahutabarat@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembinaan Sekolah Minggu terhadap disiplin dan perilaku Kristiani anak di HKBP Bahalimbalo. Pembinaan Sekolah Minggu merupakan salah satu bentuk pelayanan gereja yang berperan penting dalam membantu<br>pertumbuhan iman dan pembentukan karakter anak sejak usia dini. Melalui kegiatan ibadah, pengajaran firman Tuhan, doa bersama, pujian, dan berbagai aktivitas rohani lainnya, anak anak dibimbing untuk memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Kristiani. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan Sekolah Minggu memberikan pengaruh positif<br>terhadap pembentukan disiplin dan perilaku Kristiani anak. Anak-anak yang aktif mengikuti kegiatan Sekolah Minggu cenderung memiliki sikap yang lebih tertib, sopan, peduli terhadap sesama, serta mampu menerapkan nilai-nilai Kristen dalam kehidupan sehari-hari.<br>Keberhasilan pembinaan tersebut juga dipengaruhi oleh kerja sama antara gereja, guru Sekolah Minggu, dan keluarga dalam mendukung pertumbuhan rohani anak. Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan era digital, gereja perlu meningkatkan kualitas<br>pelayanan Sekolah Minggu melalui metode pembelajaran yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan anak masa kini.<br>Kata Kunci: Sekolah Minggu, disiplin anak, perilaku Kristiani, pembinaan karakter,pendidikan Kristen</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6644 Ekologi Komunikasi dalam Place branding Desa Malahing Kalimantan Timur 2026-05-28T06:40:33+07:00 Rachman Ramadhan R.H rachmanramadhan19@gmail.com Eli Jamila Mihardja eli.mihardja@bakrie.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi Desa Malahing di Kota Bontang, Kalimantan Timur, sebagai kampung di atas laut yang menghadapi tantangan dalam membangun place branding yang autentik, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal di tengah meningkatnya arus pariwisata. Penelitian bertujuan menganalisis bentuk dan proses ekologi komunikasi antara pemerintah, masyarakat, wisatawan, dan media dalam membangun identitas Desa Malahing serta merumuskan model ekologi komunikasi yang sinergis dalam place branding desa wisata pesisir. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi terhadap para aktor yang terlibat dalam pengembangan desa wisata. Analisis dilakukan secara interpretatif menggunakan perspektif teori sistem sosial Niklas Luhmann dan konsep ekologi komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa place branding Desa Malahing terbentuk melalui interaksi komunikasi yang bersifat dinamis, relasional, dan autopoietik antara subsistem pemerintah, masyarakat, wisatawan, dan media. Namun, proses komunikasi tersebut masih menghadapi disonansi akibat dominasi promosi visual, rendahnya kapasitas masyarakat dalam membangun narasi identitas lokal, serta belum optimalnya sinkronisasi antarpemangku kepentingan. Penelitian ini menghasilkan model ekologi komunikasi berbasis resonansi makna yang menempatkan kearifan lokal, lingkungan, dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi utama branding desa wisata. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya penguatan komunikasi partisipatif dan integrasi nilai sosial-ekologis dalam strategi place branding untuk menciptakan identitas destinasi yang autentik, adaptif, dan berkelanjutan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6645 Illocutionary Analysis of PPPA Minister’s Press Response to Bekasi Train Accident 2026-05-26T22:46:35+07:00 Selvyana Angel br. Hombing dian.marisha@usu.ac.id Apriliani Putri Br Aruan dian.marisha@usu.ac.id Saskia Indah Prabudi dian.marisha@usu.ac.id Putri Balqis Nazilah dian.marisha@usu.ac.id Dian Marisha Putri dian.marisha@usu.ac.id <p>This study analyzes the illocutionary speech acts found in the statements of the Minister of Women’s Empowerment and Child Protection regarding the Bekasi commuter train accident. The objectives of this study are to identify the types of illocutionary acts used in the Minister’s spontaneous interview responses and clarification statements, analyze their functions based on John Searle’s classification, and examine how the context of public communication influences meaning construction. This research employs a qualitative descriptive method, with data collected from television interviews, press statements, and clarification posts uploaded through the Minister’s official social media account. The findings reveal that assertive acts are the dominant type, appearing 3 times (37.5%), followed by directive and expressive acts with 2 occurrences each (25%), and commissive acts with 1 occurrence (12.5%), while no declarative acts were identified. The dominance of assertive acts indicates that the Minister mainly used language to provide explanations, clarification, and factual information regarding the incident and the related policy response. In addition, directive acts functioned to offer suggestions and encourage collective awareness, expressive acts conveyed sympathy and apology, and commissive acts reflected institutional commitment toward the victims. The study also shows that spontaneous interviews and clarification statements create different patterns of meaning construction, where spontaneous responses tend to be more immediate and less structured, while clarification statements appear more formal and controlled. Therefore, this study confirms that language in public communication<br>functions not only as a means of conveying information but also as a social act that shapes public perception and institutional credibility in crisis situations.</p> <p>Keyword: Illocutionary Acts, Speech Act, Press Response, Spontaneous Interview, Accident Discourse</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6647 Implementasi Mazmur 57:8 dalam Meningkatkan Komitmen Pemuda terhadap Paduan Suara di GPI Sidang Perumnas 2026-05-27T15:36:32+07:00 Ribka Cristine Sitorus ribkacrtne@gmail.com Sarah Melis Siahaan sarahsiahaan2005@gmail.com Sona Simbolon sonasimbolon@gmail.com Novita Aditya Manalu novitaaditya302@gmail.com <p>This study aims to examine the implementation of Psalm 57:8 in enhancing young people’s commitment to choir ministry at GPI Sidang Perumnas. Psalm 57:8 emphasizes the importance of a “willing heart” as the foundation for praising and serving God. However, in reality, there remains a low level of commitment among youth in the choir ministry, characterized by a lack of discipline, responsibility, and consistency in attending rehearsals and ministry activities.This study employs a qualitative method with a descriptive approach, utilizing techniques such as observation, interviews, documentation, and literature review. The results of the study<br>indicate that young people’s commitment is significantly influenced by a readiness of heart that arises from ongoing spiritual formation. Additionally, other supporting factors include the development of discipline, a sense of community, leadership by example, as well as regular evaluation and motivation. Thus, the implementation of the value of a “willing heart” in Psalm 57:8 has been proven to enhance youth commitment in choir ministry, enabling them to serve with full responsibility, faithfulness, and joy.<br>Keywords: willing heart, youth commitment, choir, church ministry, Psalm 57:8</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6648 MENYUSUN LATIHAN BEBAN (KONDISI FISIK) UNTUK CABANG OLAHRAGA RENANG 2026-05-27T17:33:57+07:00 Nurhayati Simatupang nurhayati@unimed.ac.id Titin Aurelyana Napitu aurelnapitu2@gmail.com Chandro Sitinjak chandrositinjak@gmail.com Antares Pratama Napitupulu ares88213@gmail.com Muhammad Fahrezy Napitupulu mhdfahrezyeji@gmail.com <p>Renang merupakan salah satu cabang olahraga yang membutuhkan kondisi fisik yang baik untuk menunjang performa atlet dalam pertandingan maupun latihan. Salah satu metode latihan yang digunakan untuk meningkatkan kondisi fisik atlet renang adalah latihan beban. Latihan beban bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot, daya tahan, power, fleksibilitas, serta koordinasi tubuh yang sangat dibutuhkan dalam olahraga renang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyusunan latihan beban untuk cabang olahraga renang melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyusunan latihan beban pada atlet renang harus disesuaikan dengan kebutuhan cabang olahraga,karakteristik nomor renang, usia atlet, serta tingkat kemampuan fisik atlet. Selain itu, prinsip latihan seperti overload, spesifisitas, progresif, dan recovery juga sangat penting dalam penyusunan program latihan beban agar tujuan latihan dapat tercapai secara optimal.<br>Keywords: Latihan beban, kondisi fisik, renang, olahraga, program latihan</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6650 Fenomena Filter Bubble dalam Platform E-Commerce: Studi Komunikasi Algoritmik di Shopee Indonesia 2026-05-28T07:03:12+07:00 Lestari Diharsono nonidhrsn@gmail.com Eli Jamilah Mihardja eli.mihardja@bakrie.ac.id <p>Fenomena filter bubble merupakan konsekuensi dari personalisasi algoritmik yang membatasi keberagaman informasi dalam ruang digital. Dalam konteks e-commerce, sistem rekomendasi tidak hanya menyaring konten, tetapi juga mengonstruksi pengalaman konsumsi yang homogen dan repetitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis filter bubble sebagai bentuk komunikasi algoritmik pada platform Shopee dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis konseptual dan netnografi digital. Berlandaskan teori komunikasi algoritmik, konstruksi sosial atas realitas, dan ekonomi politik media, penelitian ini mengkaji bagaimana algoritma memediasi pesan, membentuk persepsi, dan mengarahkan perilaku konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filter bubble bekerja melalui siklus data-driven loop yang memperkuat preferensi pengguna sekaligus mempersempit ruang eksplorasi, sehingga fenomena ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merepresentasikan mekanisme kekuasaan komunikatif dalam mengarahkan perilaku konsumsi di ekosistem digital.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6657 Unquestioned Traditions and Social Compliance in The Lottery: A Sociological Perspective 2026-05-30T13:24:29+07:00 Zahyra Putri Aulia t.thyrhaya@usu.ac.id Devy Camelia t.thyrhaya@usu.ac.id Viva Stevany Netanya Br Tarigan t.thyrhaya@usu.ac.id Adib Zahirrifa t.thyrhaya@usu.ac.id Shafira Al Ikhwani t.thyrhaya@usu.ac.id T. Thyrhaya Zein t.thyrhaya@usu.ac.id <p>This study aims to analyze the representation of tradition, social compliance, and collective violence in The Lottery by Shirley Jackson using a sociological approach to literature. This research employs a qualitative method through textual analysis, where data in the form of<br>words, phrases, and sentences related to the research themes are identified and analyzed thematically. The primary theoretical framework used is sociology of literature to examine social structures within the text, while social conformity theory serves as a supporting<br>framework to explain individual behavior within a group. The findings reveal that tradition in the story functions as a social structure that persists despite the loss of its original meaning. This tradition is internalized by the community, resulting in strong social compliance in which individuals follow norms without questioning their moral implications. Such compliance contributes to the normalization of violence, which is collectively carried out by the community. Therefore, violence in the narrative is not an individual act but a product of an<br>established social system. In conclusion, the study highlights that the interaction between tradition and social conformity can lead to the acceptance of harmful practices within society. Thus, critical awareness is necessary to evaluate existing norms and prevent the continuation of unjust social practices.<br>Keywords: Collective violence, social compliance, sociology of literature, tradition.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6658 Analisis Penerapan Sistem Administrasi Perkantoran Digital (E-Office) 2026-05-31T12:56:15+07:00 Tesya Margaretha Halawa thesyahalawa@gmail.com Rifqah Alya Azzurra rifqahalyaazzurra@gmail.com Laura Timothi Hutajulu lauratimothihutajuluu@gmail.com Sherly Azura sherlyazura06@gmail.com Tuti Sriwedari tutisriwedari@unimed.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital di Indonesia mendorong transformasi administrasi perkantoran menuju sistem yang berbasis elektronik (E-Office). Penerapan sistem informasi digital dalam administrasi perkantoran bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi,transparansi, dan produktivitas kerja melalui digitalisasi pengelolaan dokumen dan otomatisasi proses administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem informasi digital (E-Office), manfaat yang diperoleh, fitur yang dikembangkan, serta kendala yang dihadapi dalam penerapannya pada berbagai organisasi dan instansi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar, Garuda,dan SINTA dengan rentang publikasi tahun 2020–2026. Proses analisis dilakukan melalui identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis hasil penelitian yang berkaitan denganimplementasi E-Office, sistem disposisi surat, arsip digital, serta digitalisasi administrasi<br>perkantoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-Office mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan surat, mempercepat proses disposisi, mendukung konsep paperless office, meningkatkan keamanan arsip, transparansi administrasi, serta produktivitas kerja pegawai. Selain itu, perkembangan sistem E-Office juga mengarah pada konsep smart office berbasis Internet of Things (IoT) yang mendukung otomatisasi dan integrasi administrasi modern. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital sumber daya manusia, keterbatasan infrastruktur teknologi,<br>resistensi terhadap perubahan budaya kerja, serta belum optimalnya integrasi fitur pendukung administrasi modern. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem E-Office yang lebih terintegrasi, mudah digunakan, dan didukung oleh kesiapan organisasi serta infrastruktur teknologi yang memadai agar mampu mendukung administrasi perkantoran modern secara efektif dan efisien.<br>Kata Kunci: E-Office, administrasi perkantoran, sistem informasi digital, digitalisasi administrasi, smart office.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6659 ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA PADA JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Studi Kasus Jurnal "Peningkatan Keterampilan Bercerita Anak Usia Dini di TK Dharma Wanita Sebewe" 2026-05-30T17:00:30+07:00 Bobby Putra Delon Togarorop togatoropbobby79@gmail.com Rina Intan Amelia rinaamel118@gmail.com Endang Lyfia Saragih endanglyfiasaragih@gmail.com Juanda Arif Darmawan Damanik juandaarifdarmawandamanik@gmail.com Farel Al Azmi alazmifarel@gmail.com Yolani Erawati yolani@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia yang terdapat dalam jurnal ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berjudul “Peningkatan Keterampilan Bercerita Anak Usia Dini di TK Dharma Wanita Sebewe”. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa,dan kalimat yang mengandung kesalahan kebahasaan pada jurnal yang dianalisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan teknik catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, serta mendeskripsikan bentuk kesalahan berdasarkan kaidah EYD dan KBBI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 11 kesalahan berbahasa yang terdiri atas kesalahan ejaan, sintaksis, dan semantik. Kesalahan ejaan menjadi kategori yang paling dominan, terutama pada penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan penulisan kata baku. Kesalahan sintaksis ditemukan pada struktur kalimat yang kurang logis dan tidak efektif, sedangkan kesalahan semantik berkaitan dengan ketidaktepatan pemilihan diksi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ketepatan penggunaan bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga<br>kualitas, kejelasan, dan kredibilitas karya ilmiah. Oleh karena itu, penulis dan editor jurnal perlu meningkatkan ketelitian dalam proses penulisan serta penyuntingan naskah agar publikasi ilmiah yang<br>dihasilkan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.<br>Kata kunci: analisis kesalahan berbahasa, jurnal ilmiah, bahasa Indonesia, EYD, PAUD</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6660 ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN GURU EKONOMI DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DI SMA NEGERI 2 PERCUTSEI TUAN 2026-05-30T17:22:34+07:00 Elisabeth Tamara Ratu Hutauruk elisabethtamararatuhutauruk@gmail.com Irna Della Br Ginting irnadella302@gmail.com Nataline Simanjuntak natalinesimanjuntak@gmail.com Tri Ayu Fadilah fadilahayu792a@gmail.com Divo Valentino Siboro divosiboro1402@gmail.com Revita Yuni revitayuni25@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran yang digunakan guru Ekonomi dalam meningkatkan keaktifan siswa di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pembelajaran karena dapat memengaruhi pemahaman materi dan keterlibatan siswa selama kegiatan belajar berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas guru mata pelajaran Ekonomi dan siswa yang mengikuti proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan beberapa strategi pembelajaran, seperti diskusi kelompok, tanya jawab, pemberian tugas, dan penggunaan media pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan interaktif. Penerapan strategi<br>tersebut mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, baik dalam menyampaikan pendapat, bertanya, maupun bekerja sama dalam kelompok. Namun, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya rasa percaya diri siswa dan perbedaan kemampuan belajar siswa di kelas. Oleh karena itu, diperlukan kreativitas dan kemampuan guru dalam memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa agar keaktifan belajar dapat meningkat secara optimal.</p> <p>Kata Kunci: strategi pembelajaran, guru ekonomi, keaktifan siswa, pembelajaran aktif,penelitian kualitatif.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6663 KONSEP KEBIJAKAN LINGKUNGAN SERTA KAITANNYA DENGAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN 2026-05-31T09:53:04+07:00 Ade Asminaria Sihombing adeSihombing776@gmail.com Excaudia Siringo-ringo excaudiaringo@gmail.com Pintar Rohsangapta Padang padangpintar@gmail.com Bonaraja Purba bonarajapurba@unimed.ac.id <p>Kebijakan lingkungan hidup merupakan salah satu instrumen penting yang dibutuhkan negara dalam mengelola sumber daya alam secara bijak sekaligus mendukung cita-cita pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan<br>menelaah bagaimana konsep kebijakan lingkungan dirumuskan,diimplementasikan, dan dievaluasi dalam kaitannya dengan tiga pilar pembangunan berkelanjutan, yaitu ekonomi, sosial, dan ekologi. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis kritis terhadap regulasi, dokumen perencanaan nasional, dan teori-teori kebijakan publik lingkungan. Temuan menunjukkan bahwa konsep kebijakan lingkungan di Indonesia masih bersifat sektoral dan belum sepenuhnya terintegrasi dengan agenda pembangunan berkelanjutan secara holistik. Diperlukan pendekatan lintas sektor yang lebih terpadu, penguatan kapasitas institusional, dan perluasan ruang partisipasi publik agar kebijakan lingkungan benar-benar mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan.</p> <p>Kata Kunci: Kebijakan Lingkungan, Pembangunan Berkelanjutan, Tata Kelola Lingkungan, Regulasi, Integrasi Kebijakan</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6664 ANALISIS LITERASI NUMERASI DAN KEMAMPUAN MEMAHAMI SOAL CERITA PADA MAHASISWA 2026-05-31T10:07:11+07:00 Yogi Okta Fernandes Sembiring yogisembiring7715@gmail.com Filza Anati Ibna filzaibna@gmail.com Tessalonika Purba ltessa130@gmail.com Citra Inova Sinaga citrainova321@gmail.com Rebecca Lawrencena Siburian rebekasiburian5@gmail.com Hendra Kurniawan Pulungan hendrakurnia@unimed.ac.id <p>Kemampuan literasi numerasi dan kemampuan memahami soal cerita matematika merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena berkaitan dengan kemampuan menggunakan konsep matematika dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi dan kemampuan memahami soal cerita matematika pada mahasiswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan melibatkan<br>18 mahasiswa sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes berbentuk Google Form yang terdiri atas enam soal pilihan ganda, yaitu tiga soal literasi numerasi dan tiga soal cerita matematika. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menghitung jumlah jawaban benar dan salah serta mendeskripsikan hasil yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi mahasiswa tergolong baik. Pada soal literasi numerasi, persentase jawaban benar berada pada rentang 88,9% hingga 100%. Kemampuan memahami soal cerita matematika juga tergolong baik dengan persentase jawaban benar berada pada rentang 83,3% hingga 94,4%. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami informasi dan menentukan langkah penyelesaian pada soal cerita matematika. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi numerasi memiliki keterkaitan dengan kemampuan memahami soal cerita matematika. Semakin baik kemampuan literasi numerasi yang dimiliki mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan<br>dalam memahami dan menyelesaikan soal cerita matematika.<br>Kata kunci: Literasi Numerasi, Soal Cerita Matematika, Mahasiswa, Pendidikan Matematika.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6667 REPRESENTATION OF CAPITALISM AND MATERIALISM IN JESSIE J’S PRICE TAG: A MARXIST PERSPECTIVE 2026-05-31T15:22:22+07:00 Silvia Fara Diba Siregar silviafaradibasiregar@gmail.com Rahma Amalia rahmaglobal39@gmail.com Elva Gracia Sidabutar elvagraciasdbtr@gmail.com Erluna Elekta Rajagukguk erlunaelektar@gmail.com T.Thyrhaya Zein t.thyrhaya@usu.ac.id <p>This research seeks to examine how capitalism and materialism are represented in the<br>lyrics of Jessie J’s song Price Tag from a Marxist point of view. The study centers on the<br>portrayal of money domination as a manifestation of capitalist practice and on<br>materialism as an element of commodification in contemporary society. The research<br>applies a qualitative method using a descriptive-interpretative approach. The data<br>consist of words, phrases, and sentences taken from the lyrics of Price Tag and are<br>interpreted through Marxist literary criticism. Data were collected through<br>documentation and library research, while the analysis followed the Miles, Huberman,<br>and Saldana model, covering data condensation, data presentation, and conclusion<br>drawing. The findings indicate that Price Tag expresses criticism of the power of money<br>and the culture of materialism within capitalist society. The lyrics illustrate how<br>capitalism forms social consciousness, causing money and consumption to become<br>dominant standards for measuring happiness and social status. The song also reveals<br>commodification, a process that changes social relationships into economic relations<br>grounded in exchange value. Through comparison, this research shows that Price Tag<br>differs from many contemporary popular songs that tend to glorify luxury and<br>materialistic lifestyles. Through cause-and-effect analysis, the study also demonstrates<br>that capitalism encourages consumerist habits, artificial needs, and social alienation.<br>Therefore, this study confirms that song lyrics can operate as a medium of social criticism<br>against capitalist ideology in modern popular culture.<br>Keywords: Capitalism; Materialism; Marxism; Song lyrics; Social criticism</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6671 A PRAGMATIC STUDY OF SPEECH ACTS IN POLITICAL DISCOURSES: BAHLIL LAHADALIA’S RHETORIC ON BBM PRICES 2026-05-31T18:39:04+07:00 Agnes Dhea Oktavia Sinaga agnesdhea@students.usu.ac.id Sarah Anastasia agnesdhea@students.usu.ac.id Tria Amelia Surbakti agnesdhea@students.usu.ac.id Isnaila Ramadhani agnesdhea@students.usu.ac.id Zsa Zsa Adelia Attaqiyyah agnesdhea@students.usu.ac.id Dian Marisha Putri agnesdhea@students.usu.ac.id <p>This study aims to analyze the use of speech acts in the statements of Bahlil Lahadalia regarding the<br>fuel price increase (BBM) policy. This research employs a qualitative approach within the framework<br>of pragmatics, focusing on speech act theory. The data were collected from Bahlil Lahadalia’s public<br>statement delivered on April 20, 2026, which addresses the government's position on the BBM issue.<br>The data were analyzed by identifying and classifying the locutionary, illocutionary, and<br>perlocutionary acts found in the statements. The findings reveal that various types of speech acts are<br>present in the data, with illocutionary acts playing a dominant role in conveying intentions such as<br>asserting information, justifying policies, and responding to public concerns. These illocutionary<br>forces consist of assertive (4 instances), directive (2 instances), commissive (1 instance), expressive (1<br>instance), and declarative (1 instance) acts. Locutionary acts function to deliver the literal meaning of<br>the statements, while perlocutionary acts reflect the potential effects on the audience, particularly in<br>shaping public perception and response. The analysis also shows that the use of these speech acts in<br>political discourse is strategic and purposeful. Consequently, this study indicates that Lahadalia’s<br>statements on the BBM issue perform specific communicative actions that convey meaning, intention,<br>and influence. This research contributes to the understanding of how language is used in political<br>communication, especially in addressing sensitive socio-economic issues.<br>Keywords: Bahlil Lahadalia, BBM policy, political discourse, pragmatics, speech acts</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6672 Pelayanan Paduan Suara sebagai Pembentuk Karakter Rohani dan Ibadah Berkualitas Berdasarkan Yohanes 4:23 Dipos Pi GKPPD perumnas 2026-06-01T08:55:23+07:00 Marchelino Ozora Comito Napitupulu marchelinoozoracomito@gmail.com Putri Natallia Sihite putrisihite1230@gmail.com Veronika Tumangger tumanggerveronika6@gmail.com Novita Aditya Manalu novitaaditya302@gmail.com <p>Pelayanan paduan suara merupakan salah satu bentuk pelayanan musik gerejawi yang memiliki peranan penting dalam mendukung terciptanya ibadah yang berkualitas. Paduan suara tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap dalam ibadah, tetapi juga menjadi sarana penyampaian pesan rohani dan pembentukan karakter spiritual jemaat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peranan pelayanan paduan suara sebagai pembentuk karakter rohani dan sebagai wujud ibadah yang berkualitas berdasarkan Yohanes 4:23 di Pos PI GKPPD Perumnas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pengamatan terhadap kehidupan pelayanan paduan suara dalam gereja. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pelayanan paduan suara memiliki pengaruh yang besar terhadap kehidupan rohani anggota maupun jemaat. Melalui latihan dan pelayanan bersama, anggota paduan suara belajar mengenai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kesabaran, kerendahan hati, dan kesetiaan dalam melayani Tuhan. Selain itu, pelayanan paduan suara membantu jemaat untuk lebih menghayati penyembahan dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan melalui puji-pujian rohani. Berdasarkan Yohanes 4:23, ibadah yang berkualitas adalah ibadah yang dilakukan dalam roh dan kebenaran, sehingga pelayanan paduan suara tidak hanya menekankan kemampuan bernyanyi, tetapi juga kehidupan rohani yang benar dan motivasi pelayanan yang tulus. Dalam pelaksanaannya di Pos PI GKPPD Perumnas, pelayanan paduan suara masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya kedisiplinan anggota, perbedaan kemampuan musikal, dan kesibukan pribadi anggota. Namun, melalui pembinaan rohani, kerja sama, dan komitmen dalam pelayanan, tantangan tersebut dapat diatasi sehingga pelayanan paduan suara tetap menjadi sarana yang efektif dalam membangun iman jemaat dan mendukung terciptanya ibadah yang hidup,dan berkenan kepada Tuhan.</p> <p>KATA KUNCI : Paduan suara, pelayanan gereja, karakter rohani, ibadah berkualitas,Yohanes 4:23, Pos PI perumnas</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6673 Gendered Double Standards and Professional Inequality in Taylor Swift’s “The Man”: A Liberal Feminist Analysis of SDG 5 2026-06-01T09:35:08+07:00 Salwa Salsabillah t.thyrhaya@usu.ac.id T. Thyrhaya Zein t.thyrhaya@usu.ac.id Amila Nirina Nasution t.thyrhaya@usu.ac.id Maysa Lani maysalani@students.usu.ac.id Hafidz Raskafi Lubis t.thyrhaya@usu.ac.id Tengku Muhammad Zhafran Tsani Sinar t.thyrhaya@usu.ac.id <p>This study studies at how gendered double standards are portrayed in Taylor Swift’s song lyrics. “The Man” (2019). The study analyzes how similar social and professional activities are assessed differently depending on gender using a qualitative descriptive method and the theoretical framework of liberal feminism. The interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña was used to examine the data, with a focus on thematic categories such sexual double standards and professional authority. The results show that similar activities, like romantic experience, financial assurance, and career aspirations, are socially valued when carried out by men but stigmatized when carried out by women. Furthermore, the study connects these poetic depictions to Target 5.5 of the United Nations Sustainable Development Goal 5 (SDG 5), which deals with women’s equalizer leadership opportunities. The study comes to the conclusion that popular music lyrics are important discursive tools that can promote global gender equity and critical awareness.<br>Keywords: Liberal Feminism, Song Lyrics, Taylor Swift, SDG 5, Gendered Double Standard</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6675 Music as Social Reflection: A Sociology of Literature Study of Bob Marley’s “One Love/People Get Ready 2026-06-02T09:33:10+07:00 Sulltan Baldy Yusuf t.thyrhaya@usu.ac.id Said Kholil Amrullah t.thyrhaya@usu.ac.id Elleora P. Sitinjak t.thyrhaya@usu.ac.id M. Dhevano Qafkha Qubrey t.thyrhaya@usu.ac.id T. Thyrhaya Zein t.thyrhaya@usu.ac.id <p>This journal discusses Bob Marley’s song “One Love/People Get Ready” as a work of<br>musical literature that conveys messages of unity, peace, and human solidarity. This song serves<br>not only as entertainment but also as a medium for social reflection that depicts a society marked<br>by conflict, discrimination, and injustice. The objective of this study is to analyze the meaning of<br>the song’s lyrics and identify their relevance to social reality, particularly in efforts to foster<br>harmony amidst diversity. Additionally, this study aims to examine how the moral messages in the<br>song can contribute to the formation of collective social consciousness.<br>The method used in this study is a qualitative method with a literary sociology approach.<br>Data were collected through literature review and textual analysis of song lyrics, then analyzed<br>using descriptive-analytical techniques to uncover the symbolic meanings and social messages<br>contained within them. This approach allows the researcher to understand the relationship between<br>musical works and the social context underpinning them.<br>The results of the study indicate that this song contains a universal message about the<br>importance of love, unity, and tolerance as solutions to various social problems. In conclusion, this<br>song serves not only as a work of entertainment but also as an educational tool capable of fostering<br>peace and social justice within the global community.<br>Keywords: Bob Marley, One Love, Sociology of Literature, Social Solidarity, Peace Education.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6677 KONSTRUKSI YURIDIS PERPANJANGAN PKWT PASCA UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA DALAM PERSPEKTIF TEORI HIERARKI NORMA HANS KELSEN 2026-06-02T09:38:48+07:00 Andi Nova Bukit andybukit99@gmail.com Khairunnisa Rahma Permata khairunnisarahmapermata@gmail.com Princess Nathania M. Sihite princessnthnsihite@gmail.com Juanda Aritonang juandaaritonang638@gmail.com Aulia Puspa Dewi Sinaga auliapuspadewi0@gmail.com Purnama Wulandari Berutu purnamawulandariberutu2024@gmail.com Queen Annesyah Rahmadani queenannesyahrahmadani2710@gmail.com M. Farras Naufal Lubis farras.lubis777@gmail.com Nazwa Nabila Hasan nzwnabilahsn@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji konstruksi yuridis perpanjangan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) pasca berlakunya Undang-<br>Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta turunannya, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun<br>2021, dengan menggunakan pendekatan Teori Hierarki Norma Hans Kelsen. Permasalahan utama yang diteliti adalah apakah<br>peraturan-peraturan pelaksana yang mengatur perpanjangan PKWT telah selaras secara vertikal dengan Undang-Undang<br>Dasar 1945 sebagai norma dasar, serta bagaimana implikasi hukumnya terhadap kepastian dan perlindungan hak-hak pekerja.<br>Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa meskipun UU Cipta Kerja memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengaturan jangka waktu<br>PKWT, terdapat sejumlah norma pelaksana yang berpotensi bertentangan dengan prinsip kepastian hukum dan perlindungan<br>tenaga kerja yang diamanatkan konstitusi. Analisis hierarki norma mengungkap adanya ketegangan antara prinsip fleksibilitas<br>pasar kerja dengan amanat konstitusional perlindungan hak atas pekerjaan yang layak. Penelitian ini merekomendasikan<br>perlunya harmonisasi norma secara menyeluruh agar setiap produk regulasi berada dalam bingkai konstitusionalitas yang<br>utuh.<br>Kata kunci: PKWT, Cipta Kerja, Hierarki Norma, Hans Kelsen, Perlindungan Tenaga Kerja, Kepastian Hukum</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6679 ANALISIS DIGITALISASI TERHADAP SISTEM ADMINISTRASI PERKANTORAN 2026-06-02T10:59:56+07:00 Nadia Anggita Sari anggitanadia970@gmail.com Miftahul Fathah miftahulfathah712@gmail.com Bunga Ade Fitria buunga281@gmail.com Wafa Dinda Andini wafadindaandini@gmail.com Mahya Nabila Akhmad mahyanabilahh@gmail.com Tuti Sriwedari tutisriwedari@unimed.ac.id <p>Digitalisasi telah menjadi bagian penting dalam perkembangan sistem perkantoran modern. Penerapan teknologi digital dalam kegiatan administrasi dan operasional kantor mampu meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta kualitas pelayanan organisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi terhadap sistem perkantoran, khususnya dalam pengelolaan informasi, komunikasi, penyimpanan dokumen, dan proses kerja administrasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait digitalisasi perkantoran. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan dampak positif berupa percepatan alur kerja, pengurangan penggunaan kertas, peningkatan akurasi data, serta kemudahan akses informasi. Namun, digitalisasi juga menghadirkan beberapa tantangan, seperti kebutuhan peningkatan keterampilan sumber daya manusia, keamanan data, dan kesiapan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, organisasi perlu melakukan pengembangan kompetensi pegawai serta menyediakan sistem keamanan yang memadai agar penerapan digitalisasi dapat berjalan secara optimal.<br>Kata kunci: digitalisasi, sistem perkantoran, administrasi, teknologi informasi, efisiensi kerja</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6680 ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA PADA PENGGUNAAN KUOTA INTERNET BERDASARKAN JUMLAH AKUN MEDIA SOSIAL, LAMA PENGGUNAAN, DAN BIAYA KUOTA INTERNET MAHASISWA MATEMATIKA UNIMED ANGKATAN 2023 2026-06-02T12:53:13+07:00 Nurul Wahida Harahap nwahidaharahap@gmail.com Qisti Hafizhah Lubis qistihafizhahlubis@gmail.com Tyesa Junika Sihombing tyesajunika11@gmail.com Roseyla Sahdina Pasaribu roseylasahdina@gmail.com Sukma Indra Bayu sukmabayu_.4233230022@unimed.ac.id Alvi Sahrin Nasution alvisahrin@unimed.ac.id <p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan penggunaan internet di kalangan mahasiswa semakin meningkat, terutama dalam penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah akun media sosial aktif, biaya kuota internet per bulan, dan lama penggunaan internet terhadap penggunaan kuota internet mahasiswa Matematika Universitas Negeri Medan (UNIMED) Angkatan 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form kepada 77 responden. Variabel yang digunakan terdiri atas jumlah akun media sosial aktif, biaya kuota internet per bulan, lama penggunaan internet, dan penggunaan kuota internet per hari. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan software RStudio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial seluruh variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan kuota internet pada taraf signifikansi 5%. Secara simultan, variabel independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan kuota internet. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen hanya mampu menjelaskan Sebagian kecil variasi penggunaan kuota internet, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain agar kemampuan prediksi model menjadi lebih baik.<br>Kata Kunci: Regresi Linear Berganda, Penggunaan Kuota Internet, Media Sosial, Lama Penggunaan Internet,Mahasiswa.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6682 Implementasi Supervisi Manajerial Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMK Swasta Persiapan Pematang Siantar 2026-06-02T14:36:07+07:00 Nissi Sihombing Sihombingnissi@gmail.com Melina Sibarani Sihombingnissi@gmail.com Abai Tambunan Sihombingnissi@gmail.com Endang Simanjuntak Sihombingnissi@gmail.com Dicky Sinaga Sihombingnissi@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi supervisi manajerial kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di SMK Swasta Persiapan Pematang Siantar. Supervisi manajerial merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan kepala sekolah dalam mengelola dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta tindak lanjut terhadap program sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus . Subjek penelitian meliputi kepala sekolah dan beberapa guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan<br>menurut model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi manajerial kepala sekolah dilakukan secara terencana dan berkelanjutan melalui kegiatan pemantauan,pembinaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Supervisi dilakukan secara langsung melalui observasi kelas serta kegiatan praktik di laboratorium dengan pendekatan yang bersifat terbuka dan kolaboratif. Pelaksanaan supervisi memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru,penyusunan perangkat pembelajaran, serta peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Namun demikian, pelaksanaan supervisi masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu kepala sekolah, padatnya kegiatan sekolah, dan perbedaan kesiapan guru dalam menerima supervisi.<br>Oleh karena itu, diperlukan pelaksanaan supervisi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.<br>Kata kunci: Supervisi Manajerial, Kepala Sekolah, Supervisi Pendidikan, Mutu Pendidikan,Profesionalisme Guru.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6683 Ego vs The Unconscious: A Psychoanalytic Reading of Unsolved Trauma in Joji’s Past Won’t Leave My Bed 2026-06-30T19:58:22+07:00 T. Thyrhaya Zein t.thyrhaya@usu.ac.id Tania Chelsea Sinaga t.thyrhaya@usu.ac.id Nasya Salsabila t.thyrhaya@usu.ac.id Ayu Lestari situmorang t.thyrhaya@usu.ac.id Naura Maesa t.thyrhaya@usu.ac.id Gabrielle Angelika Siahaan t.thyrhaya@usu.ac.id <p>This study aims to analyze the representation of the conflict between the ego and the<br>unconscious, as well as the dynamics of unresolved trauma, in the lyrics of Joji’s song “Past<br>Won’t Leave My Bed.” Additionally, this study aims to identify how these psychological<br>patterns consistently emerge through their connection to other songs, such as “Glimpse of Us,”<br>“Will He,” and “Slow Dancing in the Dark.” This study employs a qualitative approach using<br>text analysis grounded in Sigmund Freud’s psychoanalytic theory. The primary data, consisting<br>of song lyrics, were analyzed through documentation and literature review techniques, then<br>processed using data analysis steps according to Miles, Huberman, and Saldaña, as well as<br>Creswell. The analysis was conducted thematically to identify patterns of trauma<br>representation, including the persistence of the unconscious, intrapsychic conflict, the<br>emergence of intrusive thoughts, superego pressure, and conditions of psychological<br>helplessness. The results of the study indicate that trauma in song lyrics is not only represented<br>as an emotional experience but also as a complex and recurring psychological process. The<br>conflict between the ego and the unconscious is evident through the individual’s inability to let<br>go of the past, which continues to intrude into consciousness. These findings confirm that<br>unresolved traumatic experiences can lead to anxiety, emotional dependency, and<br>psychological imbalance. Thus, this study reinforces the relevance of the psychoanalytic<br>approach in the study of modern music while demonstrating that song lyrics can reflect real<br>and profound psychological states.<br>Keywords: psychoanalysis, trauma, unconscious, song lyrics, intrapsychic conflict</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6684 MEMBANGUN INTEGRITAS DIERA DIGITAL BERBASIS NILAI-NILAI AMSAL 11:3-8 2026-06-30T19:58:29+07:00 David Christian Tegar Sinamo davidsinamo19@gmail.com Markus Zebua zebuamarkus926@gmail.com Yulisna Telaumbanua yulisnatelaumbanua07@gmail.com <p>Perkembangan era digital membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia melalui kemajuan teknologi, media sosial, dan berbagai platform komunikasi modern. Kemajuan tersebut memberikan banyak manfaat,tetapi juga menghadirkan berbagai persoalan moral seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, manipulasi informasi,pencitraan diri, dan berbagai bentuk ketidakjujuran lainnya yang menunjukkan terjadinya krisis integritas dalam kehidupan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai integritas berdasarkan Amsal 11:3–8 serta relevansinya dalam menghadapi tantangan kehidupan di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui Alkitab, buku tafsiran,kamus bahasa Ibrani, jurnal teologi, dan berbagai literatur yang berkaitan dengan integritas serta kehidupan digital.Pendekatan hermeneutika digunakan untuk memahami makna teks secara teologis dan kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa Amsal 11:3–8 menekankan pentingnya integritas, kejujuran, kebenaran, dan hidup takut akan Tuhan sebagai dasar kehidupan orang benar. Sebaliknya, kefasikan, kecurangan, dan ketidaksetiaan membawa manusia kepada kehancuran. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam kehidupan digital masa kini karena manusia tidak hanya membutuhkan kecerdasan teknologi, tetapi juga karakter moral dan spiritual yang kuat. Orang percaya dipanggil untuk menggunakan teknologi secara bijaksana, bertanggung jawab, serta mencerminkan karakter Kristiani dalam setiap aktivitas digital. Dengan demikian, nilai-nilai Amsal 11:3–8 dapat menjadi pedoman etis dan spiritual dalam membangun integritas di tengah perkembangan era digital.<br>Kata Kunci: Integritas, Era Digital, Amsal 11:3–8, Etika Kristen, Karakter Kristiani</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6686 Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Aktivitas Olahraga Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan (UNIMED): Studi Lapangan terhadap Pemahaman, Praktik, dan Etika Berolahraga 2026-06-30T19:58:35+07:00 Keysha Suci Ramadhani keyshasuciramadhani101@gmail.com Firyal Fakhriyah Sugi keyshasuciramadhani101@gmail.com Devina Lirazani keyshasuciramadhani101@gmail.com Najla Sari Ayumi keyshasuciramadhani101@gmail.com Nayla Wirya keyshasuciramadhani101@gmail.com Umar Mukhtar Siregar keyshasuciramadhani101@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Islam dalam aktivitas olahraga mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan (UNIMED), khususnya terkait pemahaman,praktik, dan etika berolahraga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memahami nilai-nilai Islam dalam olahraga, seperti sportivitas, disiplin,kejujuran, menjaga aurat, menghormati lawan dan pelatih, serta menjaga ibadah di tengah aktivitas olahraga.Dalam praktiknya, mahasiswa telah menerapkan beberapa nilai Islam melalui kebiasaan berdoa sebelum latihan,menjaga kerja sama tim, dan bersikap sportif saat pertandingan. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya pengendalian emosi, penggunaan bahasa yang kurang sopan, penundaan ibadah akibat jadwal latihan yang padat, serta pengaruh budaya kompetitif dalam olahraga. Faktor pendukung implementasi nilai Islam meliputi lingkungan kampus yang positif, pendidikan agama, dukungan teman dan pelatih, serta kesadaran pribadi mahasiswa. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan, dan fokus berlebihan pada kompetisi olahraga. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan karakter dan penguatan nilai religius secara berkelanjutan agar mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai Islam secara konsisten dalam aktivitas olahraga sehari-hari.</p> <p>Kata Kunci: Nilai-nilai Islam, Olahraga, Mahasiswa, Etika Olahraga, Sportivitas, Religiusitas.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6687 PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGATASI KONFLIK TANAH ADAT DI DESA TOU KECAMATAN KOTABARU KABUPATEN ENDE 2026-06-30T19:58:40+07:00 Paulus Cevianus Peu cevinpeuu@gmail.com Eusabius Separera Niron cevinpeuu@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Desa dalam mengatasi konflik<br>tanah adat di Desa Tou, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende. Penelitian ini menggunakan<br>metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara,<br>dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Desa, tokoh adat,<br>anggota BPD, tokoh masyarakat, dan pihak yang terlibat konflik. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa Pemerintah Desa memiliki peran penting dalam menyelesaikan<br>konflik tanah adat melalui pembentukan tim penyelesaian konflik, prosedur mediasi dan<br>musyawarah, serta implementasi keputusan adat maupun keputusan desa. Proses<br>penyelesaian konflik dilakukan melalui pendekatan partisipatif, terbuka, dan adil dengan<br>melibatkan lembaga adat serta masyarakat. Selain itu, kerja sama antara pemerintah desa<br>dan tokoh adat turut membantu menjaga keharmonisan sosial dan meningkatkan<br>kepercayaan masyarakat terhadap proses penyelesaian konflik. Meskipun masih terdapat kendala berupa ketidakjelasan batas tanah dan tumpang tindih klaim kepemilikan,<br>pendekatan mediasi dan musyawarah yang dilakukan pemerintah desa mampu meredakan<br>ketegangan serta menciptakan penyelesaian konflik yang lebih damai dan berkelanjutan.<br>Kata Kunci: Pemerintah Desa, Konflik Tanah Adat, Mediasi, Lembaga Adat, Desa Tou.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6688 The Representation of Social Issue in Song “We Pray” by Coldplay: A sociology of literature Analysis 2026-06-30T19:58:46+07:00 Alba Humam Faisal albakawar@gmail.com Paulus Krisna Ferdian Pakpahan pakpahanpaul238@gmail.com Mira Marissa Putri Nainggolan miraanainggolan0318@gmail.com Sondifa Fajar Abadi Simbolon sondisimbolon@gmail.com T. Thyrhaya Zein t.thyrhaya@usu.ac.id <p>This research discusses the social issues found in the lyrics of the song “We Pray” by Coldplay. The<br>lyrics are analyzed to show how social issues are presented in the song. Song as a literaly wors not<br>only created as a entertain people, but as a refelction reality in social. This study aims to<br>understand the meanings and symbols in the lyrics. The method used in this research is qualitative,<br>by collecting and analyzing data. The results show that the meanings and symbols in the song<br>represent spirituality, solidarity, empathy, peace, and togetherness. This song also contains<br>represent about world social condition and public struggle. Besides that, this song shows music<br>role as media social critic and facilites that people can use to deliver the critic. This research shows<br>that songs can be a good way to spread social awareness, not only has estetic thing, but contain<br>social condition that happening in current era. Writer hopes, this research can give deeper<br>understanding about connection between music and social condition.<br>Word keys: Sprituality, solidarity, emphaty, pray, social issue</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6691 LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN WARGA GEREJA (PWG) PERGAULAN YANG TIDAK SEHAT DI POS.PELAYANAN SIBADAK 2026-06-30T19:58:51+07:00 Inha Halawa inhahasudunganhalawa05@gmail.com Gracia Maria Nababan gracianababan769@gmail.com Juli Oppusunggu julioppusunggu31@gmail.com Yenny Sibagariang yennyvsibagariang@gmail.com Melina Agustina Sipahutar melinasipahutar1990@gmail.com <p>Kegiatan Pembinaan Warga Gereja (PWG) ini dilaksanakan di Pos Pelayanan Sibadak, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, dengan sasaran anak-anak Sekolah Minggu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan rohani mengenai pergaulan yang tidak sehat berdasarkan nilai-nilai iman Kristen. Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah masih terbatasnya pemahaman anak-anak tentang Tuhan Yesus, pentingnya kehidupan rohani, serta kemampuan dalam membedakan pergaulan yang sehat dan tidak sehat. Program pembinaan dilaksanakan secara tatap muka selama satu semester, mulai 8 Maret hingga 7 Mei 2026, melalui berbagai metode seperti cerita Alkitab, tanya jawab, ayat hafalan, permainan edukatif, pujian, dan doa bersama. Materi yang diberikan meliputi pentingnya pertemanan, membangun pergaulan yang sehat, mengenali ciri-ciri pergaulan yang tidak sehat, menghindari bullying, menjaga diri dalam pergaulan dunia maya, serta keberanian berkata “tidak” terhadap dosa. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman anak-anak mengenai prinsip-prinsip pergaulan yang sesuai dengan Firman Tuhan, tumbuhnya keberanian untuk menolak pengaruh negatif, meningkatnya partisipasi dalam kegiatan gereja, serta terbentuknya karakter Kristiani yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan mampu menjadikan Tuhan sebagai pedoman dalam memilih pergaulan dan mengambil keputusan yang benar.<br>Kata Kunci: Pembinaan Warga Gereja, Pergaulan Tidak Sehat, Anak Sekolah Minggu, Pendidikan Rohani, Karakter Kristiani.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6692 PENDAMPINGAN SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEKERJA SOSIAL DALAM MENGATASI PERMASALAHAN SOSIAL REMAJA DI PKBM RUMAH HIJAU 2026-06-30T19:58:57+07:00 Sani Susanti susanti.sani@gmail.com Michael Yudha Pratama michaelyudha@unimed.ac.id Elsy Virjita elsyvirjita06@gmail.com Ita Karina Manik itakarina1006@gmail.com Sabrina Maharani Putri sabrinamaharani402@gmail.com Seni Rasbina Br Karo Sekali senirasbinabrkarosekali@gmail.com Youlia Opita Sibuea youliaopita@gmail.com <p>Remaja merupakan kelompok usia yang sedang berada pada masa transisi dari<br>anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis,<br>emosional, dan sosial. Pada masa ini, remaja rentan menghadapi berbagai permasalahan<br>sosial yang dapat memengaruhi perkembangan dan keberfungsian sosialnya. Berbagai<br>permasalahan tersebut dapat berupa rendahnya kepercayaan diri, kesulitan dalam<br>berkomunikasi, pengaruh lingkungan pergaulan, kurangnya dukungan sosial, hingga<br>kesulitan dalam mengambil keputusan ketika menghadapi masalah. Jika tidak ditangani<br>dengan baik, permasalahan tersebut dapat berdampak terhadap kehidupan pribadi,<br>pendidikan, maupun hubungan sosial remaja.<br>Artikel ini merupakan pengembangan dari kegiatan mini riset yang dilakukan<br>melalui observasi lapangan terhadap kondisi remaja. Berdasarkan hasil observasi,<br>ditemukan beberapa permasalahan sosial yang memerlukan perhatian dan penanganan<br>yang tepat. Sebagai bentuk solusi, penulis menyusun sebuah buku saku yang memuat<br>informasi mengenai pendampingan sosial, peran pekerja sosial, dan bimbingan kelompok<br>sebagai strategi dalam membantu remaja mengatasi berbagai permasalahan yang<br>dihadapi. Selanjutnya, buku saku tersebut dikembangkan menjadi artikel ilmiah untuk<br>memperluas kajian dan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai<br>pentingnya pendampingan sosial bagi remaja.<br>Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif<br>dengan memanfaatkan hasil observasi lapangan dan studi literatur sebagai sumber data.<br>Hasil kajian menunjukkan bahwa pendampingan sosial merupakan strategi yang efektif<br>dalam membantu remaja mengembangkan kemampuan pemecahan masalah,<br>meningkatkan kepercayaan diri, memperkuat keterampilan sosial, serta meningkatkan<br>keberfungsian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penerapan bimbingan<br>kelompok mampu memberikan ruang bagi remaja untuk berbagi pengalaman,<br>memperoleh dukungan sosial, serta belajar dari pengalaman anggota kelompok lainnya.<br>Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa pendampingan sosial memiliki peran<br>yang sangat penting dalam membantu remaja menghadapi berbagai permasalahan sosial<br>yang muncul pada masa perkembangannya. Oleh karena itu, pendampingan sosial perlu<br>terus dikembangkan melalui kerja sama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pekerja<br>sosial guna mendukung terciptanya generasi muda yang mandiri, bertanggung jawab, dan<br>memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap perubahan sosial.<br>Kata Kunci: pendampingan sosial, pekerja sosial, remaja, permasalahan sosial,bimbingan kelompok.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6693 PERAMALAN HARGA SAHAM PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK MENGGUNAKAN METODE ARIMA 2026-06-30T19:59:02+07:00 Tyesa Junika Sihombing tyesajunika11@gmail.com Sebastian Hansen Siagian bastianhans60@gmail.com Yoel Manaek Simarmata yoelsimarmata10@gmail.com Faridawaty Marpaung farida2008.unim@gmail.com Angelita Siringo Ringo angelitasiringoringo7@gmail.com Anisa Husna anisahusna826@gmail.com Roberto Karlos Sinaga robertosinaga2003@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik data harga saham BBNI, menentukan model ARIMA terbaik, serta melakukan peramalan harga saham periode 2026–2028. Data yang digunakan berupa data harga penutupan harian saham Bank Negara Indonesia periode Januari 2023 hingga Desember 2025 sebanyak 712 pengamatan. Metode yang digunakan adalah Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA).<br>Hasil analisis menunjukkan bahwa data harga saham BBNI memiliki pola yang fluktuatif dan belum stasioner pada level, sehingga dilakukan differencing orde satu hingga data menjadi stasioner berdasarkan uji Augmented Dickey-Fuller (ADF). Berdasarkan proses identifikasi dan evaluasi model, diperoleh model ARIMA(0,1,2) sebagai model terbaik dengan nilai Normalized Bayesian Information Criterion (BIC) terkecil sebesar 9,010. Hasil uji Ljung-Box menunjukkan residual model bersifat white noise sehingga model layak digunakan untuk forecasting.<br>Hasil peramalan menggunakan model ARIMA(0,1,2) menghasilkan tingkat akurasi yang sangat baik dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 1,382%. Forecasting harga saham BBNI periode 2026–2028 diperkirakan bergerak fluktuatif dalam rentang Rp3.747 hingga Rp6.221.<br>Kata kunci: ARIMA, Forecasting, Harga Saham, BBNI, Time Series.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6621 Strategi Penguatan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Perlindungan Masyarakat Studi Kasus Kalimantan Timur Pasca Reformasi KUHAP 2026 2026-06-30T19:59:52+07:00 Sri Yunita sr.yunita@unimed.ac.id Nabila Kesya Azzahra Siregar nabilakesya1212@gmail.com Dira Febrina Sebayang dirafebrina21@gmail.com Ayu Primsa Tarigan ayuprimsa0@gmail.com Julius Kristianus Nainggolan juliuskristianusnainggolan@gmail.com Sastra Sefina Sitanggang sitanggangsastra@gmail.com Rahman Rahman rahman.ds2036@gmail.com <p>The 2026 Criminal Procedure Code (KUHAP) reform marks a paradigm shift in Indonesia's criminal justice system toward a more humane, transparent, and public-protection-oriented approach. The problem arises from the complexity of legal challenges in East Kalimantan as the strategic development area of the Nusantara Capital City (IKN), including weak law enforcement integrity and the "no viral, no justice" phenomenon reflecting a public trust crisis toward legal institutions. The theoretical framework includes the rule of law, law enforcement integrity, judicial transparency, restorative justice, legal aid, and public legal awareness and participation. This research employs a qualitative approach using a literature study method through analysis of legislation, government policies, official institutional publications, and relevant academic journals. The findings indicate that the 2026 KUHAP reform significantly impacts six strategic aspects: strengthening law enforcement integrity, optimizing judicial transparency through E-Court, expanding legal aid access for vulnerable groups, implementing restorative justice, enhancing public legal awareness and participation, and fostering collaboration between local governments and law enforcement agencies. Therefore, strengthening human resources, expanding legal aid, and improving public legal education are essential to realize a just, transparent, and society-oriented law enforcement system.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6700 Penerapan Metode Ceramah dengan Bantuan Media PowerPoint dalam Pembelajaran di SMAN 1 PERCUT SEI TUAN 2026-06-30T20:00:04+07:00 Ade Asminaria Sihombing adesihombing776@gmail.com Excaudia Siringoringo excaudiaringo@gmail.com Nidia Izmi Azizah Batubara nidiaizminidia@gmail.com Pintar Rohsangapta Padang padangpintar@gmail.com Wanda Syakinah wandasyakinah13@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan metode ceramah dengan bantuan media PowerPoint dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di SMAN 1 Percut Sei Tuan. Metode ceramah sering kali dianggap monoton, namun dengan integrasi media visual yang dinamis seperti PowerPoint, diharapkan dapat meningkatkan perhatian, minat, dan pemahaman siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media PowerPoint dalam metode ceramah mampu mengubah suasana kelas menjadi lebih interaktif, membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih konkret, serta meningkatkan fokus belajar siswa di SMAN 1 Percut Sei Tuan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6721 When Justice Fails: Class Struggle and Violence in Kendrick Lamar’s XXX. through a Marxist Lens 2026-06-30T20:00:10+07:00 Joice Anita Siburian joiceanita@students.usu.ac.id T. Thyrhaya Zein t.thyrhaya@usu.ac.id Yulia Rahma Silalahi yuliarahma@students.usu.ac.id Priskila Anggi Marpaung priskilaanggi@students.usu.ac.id Rolan Siallagan rolandasma@students.usu.ac.id Yosia Situmorang yosiasaad@students.usu.ac.id <p>This study examines Kendrick Lamar’s song XXX. from the album DAMN. (2017) through a Marxist<br>literary perspective to explore the representation of class struggle, violence, and social inequality in<br>contemporary hip-hop music. While previous studies have primarily focused on race and identity in<br>hip-hop, limited attention has been given to the intersection of social class and violence within<br>specific musical texts. Using a qualitative research design, the study analyzes selected lyrics as<br>cultural texts that reflect power relations, ideology, and institutional failure. The findings reveal that<br>violence in XXX. is portrayed not merely as an individual reaction but as a consequence of structural<br>inequality, limited access to justice, and class oppression. Furthermore, the song exposes ideological<br>contradictions within capitalist society and critiques the failure of institutions to protect marginalized<br>communities. The study concludes that hip-hop functions as an influential medium of social criticism,<br>highlighting systemic injustice and the need for greater social equity and institutional accountability.<br>Keywords: Marxism, class struggle, social inequality, violence, ideology, hip-hop, Kendrick Lamar,XXX., systemic injustice.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6729 Analisis Praktik Tata Kelola Organisasi Publik Dalam Pengelolaan Bumdes Hendrosari Edu Wisata Lontar Sewu 2026-07-01T04:37:58+07:00 Diva Octaviona Nur Romadhoni 23041010018@student.upnjatim.ac.id Wiwin Khumayroh 23041010162@student.upnjatim.ac.id Hanan Titis Hidayat hanan_titis.adpub@upnjatim.ac.id <p><em>This study aims to analyze the organizational governance of the Hendrosari Edu Wisata Lontar Sewu Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Hendrosari Village, Gresik Regency, using the agile governance perspective. The study is motivated by the importance of organizational governance in supporting the success of BUMDes as a village economic institution, as well as a decline in the number of tourists, which indicates the need to strengthen organizational management. The method used is qualitative research with a descriptive approach. Data were obtained through interviews, observations, and documentation of the BUMDes Director, BUMDes Advisors, and the Head of the Tourism Business Unit. The research findings indicate that BUMDes have implemented the six principles of agile governance: good enough governance, business driven, human focused, based on quick wins, systematic and adaptive approach, and simple design and continuous refinement. The application of these principles is evident in the managers’ ability to adapt policies to on-the-ground conditions, develop businesses focused on improving community welfare, encourage resident participation, create early successes that impact the village economy, and engage in continuous innovation and evaluation. Nevertheless, BUMDes management still faces challenges such as a decline in tourist numbers, limited innovation, and suboptimal community participation. Therefore, strengthening strategies for innovation, promotion, and community empowerment is necessary to enhance the sustainability and competitiveness of tourism villages</em>.</p> <p>Keyword :&nbsp; <em>BUMDes, organizational governance, Agile Governance, tourism villages, community participation</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6730 Pemberdayaan Perempuan Melalui Progran Gaspol : Perempuan Pekerja Ojek Online Di Surabaya 2026-07-01T04:38:19+07:00 Nabila Nur Aysyah nabilanuraysyah@gmail.com Shinta Dwi Febia Kumalasari shintadwi725@gmail.com Shofia Rosyida shofiarosyida214@gmail.com Agus Widiyarta nabilanuraysyah@gmail.com <p>The growth of the digital economy has opened up employment opportunities for women as online motorcycle taxi drivers; however, they still face various challenges, such as limited skills, social vulnerability, and a lack of access to capacity-building opportunities. This study aims to analyze the empowerment of women through the GASPOL Program (Movement to Support Online Motorcycle Taxi Workers) for female online motorcycle taxi workers in the city of Surabaya. The study employs a descriptive qualitative approach using George C. Edwards III’s policy implementation theory, which encompasses communication, resources, dispositions, and bureaucratic structure. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, with data analysis following the Miles and Huberman model and source triangulation.&nbsp; The research results indicate that the implementation of the GASPOL Program has been quite successful in supporting the empowerment of female online motorcycle taxi workers in Surabaya. The communication aspect was carried out through community coordinators and WhatsApp groups; resources were supported by professional facilitators and adequate training facilities despite limited budgets; dispositions showed the commitment of implementers and the enthusiasm of participants; and the bureaucratic structure functioned in a fairly coordinated manner. Nevertheless, expanding the reach of information and enhancing the program’s capacity remain necessary so that the program’s benefits can be felt more widely by female online motorcycle taxi workers in the city of Surabaya.</p> <p>Keyword :&nbsp; <em>Women’s Empowerment, Policy Implementation, GASPOL Program, Female Online Motorcycle Taxi Drivers.</em></p> <p>The growth of the digital economy has opened up employment opportunities for women as online motorcycle taxi drivers; however, they still face various challenges, such as limited skills, social vulnerability, and a lack of access to capacity-building opportunities. This study aims to analyze the empowerment of women through the GASPOL Program (Movement to Support Online Motorcycle Taxi Workers) for female online motorcycle taxi workers in the city of Surabaya. The study employs a descriptive qualitative approach using George C. Edwards III’s policy implementation theory, which encompasses communication, resources, dispositions, and bureaucratic structure. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, with data analysis following the Miles and Huberman model and source triangulation.&nbsp; The research results indicate that the implementation of the GASPOL Program has been quite successful in supporting the empowerment of female online motorcycle taxi workers in Surabaya. The communication aspect was carried out through community coordinators and WhatsApp groups; resources were supported by professional facilitators and adequate training facilities despite limited budgets; dispositions showed the commitment of implementers and the enthusiasm of participants; and the bureaucratic structure functioned in a fairly coordinated manner. Nevertheless, expanding the reach of information and enhancing the program’s capacity remain necessary so that the program’s benefits can be felt more widely by female online motorcycle taxi workers in the city of Surabaya.</p> <p>Keyword :&nbsp; <em>Women’s Empowerment, Policy Implementation, GASPOL Program, Female Online Motorcycle Taxi Drivers.</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6728 Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah melalui Program Bank Sampah di Kelurahan Tegalsari Kota Surabaya 2026-07-01T04:38:41+07:00 Hanugrah Zain Perbawaningati 23041010026@student.upnjatim.ac.id Sigi Jenar Mahesa Ayu 23041010039@student.upnjatim.ac.id Fihaqi Izza Aldin Ramadhani 23041010246@student.upnjatim.ac.id Mohammad Ali 23041010026@student.upnjatim.ac.id <p>The increasing volume of waste in Surabaya City is inseparable from population growth and high economic activity, so that effective management solutions are needed, one of which is through community-based programs such as the Waste Bank. The purpose of this study is to analyze how the Waste Bank program in Tegalsari Village is implemented and what factors contribute to its success, based on the policy implementation theory of George C. Edwards III. This study uses a qualitative method with a case study approach, collecting primary data through in-depth interviews and secondary data sourced from related official documentation. The research findings show that the Waste Bank program has been implemented well and is in line with the factors in the policy implementation theory of George C. Edwards III, particularly in the aspects of communication, disposition, and bureaucratic structure, although there are still obstacles in the aspect of resources due to the uneven distribution of facilitation assistance from the government. Overall, the success of this program rests on the commitment of the managers, community participation, and cooperation with the private sector, but on the other hand it also requires improvements in terms of coordination and information transparency regarding government support so that waste management can run better and continue sustainably.</p> <p>Keyword :&nbsp; <em>policy implementation, waste banks, community participation</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6739 Pengaruh Komunikasi Pemasaran JAFRA Terhadap Keputusan Beli Komunitas Telegram Full of Grace 2026-07-01T04:38:50+07:00 Dede Sulaeman dedesulaeman@umbk.ac.id Heriyanti Heriyanti heriyanti@esaunggul.ac.id Thufaila Zalfa thufailazalfa@gmail.com <p>Perkembalngaln kosmetik di Indonesial mengallalmi perulbalhaln yalng salngalt pesalt dalri talhuln ke talhuln. JAlFRAl Cosmetics Internalsionall, salah satu brand kosmetik memalsulki palsalr Indonesial sejalk 2013. Balnyalknyal pesaling menuntut brand ini untuk menerapkan komulnikalsi pemalsalraln, memperkenallkaln produlk kepaldal konsulmen daln meningkaltkaln kesaldalraln konsulmen terhaldalp produlk yalng alkaln ditalwalrkaln. Penelitialn ini bertuljulaln ulntulk mengetalhuli pengalrulh komulnikalsi pemalsalraln JAlFRAl terhaldalp kepultulsaln beli komulnitals telegralm Fulll of Gralce. Metode yalng digulnalkaln yalitul menggulnalkaln metode kulalntitaltif. Popullalsi dallalm penelitialn ini aldallalh alnggotal komulnitals telegralm Fulll of Gralce. Teknik pengalmbilaln salmpel menggulnalkaln non-probalbility dengaln julmlalh salmpel sebalnyalk 96 responden. Metode alnallisis daltal yalng digulnalkaln, yalitul ulji valliditals, ulji relialbilitals, ulji normallitals, ulji linealritals, ulji regresi linealr sederhalnal, ulji signifikalnsi palrsiall (ulji-t), daln ulji koefisien determinalsi (ulji-R) dengaln menggulnalkaln alplikalsi SPSS 25. Halsil penelitialn menulnjulkkaln balhwal nilali t-hitulng (9,391) &gt; t-talbel (1,661); sementara halsil ulji-t diperoleh nilali signifikalnsi 0,000 ˂ 0,05. Hall ini dalpalt dinyatakan balhwal komulnilalsi pemalsalraln JAFRA berpengalrulh positif daln signifikaln terhaldalp kepultulsaln beli pelanggan. Halsil nilali R squlalre memiliki nilali 0,790, menunjukkan balhwal komulnikalsi pemalsalraln JAlFRAl mempengalrulhi kepultulsaln beli komulnitals telegralm Fulll of Gralce sebesalr 79%.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6746 FUNGSI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MENERTIBKAN PEDAGANG KAKI LIMA DI OBJEK WISATA KULINER KELAPA LIMA MENURUT PERATURAN DAERAH KOTA KUPANG NOMOR 56 TAHUN 2002 TENTANG PENGATURAN TEMPAT USAHA DAN PEMBINAAN PEDAGANG KAKI LIMA KOTA KUPANG 2026-07-01T04:38:56+07:00 Ahmad Abubakar ghazaahmad00@gmail.com Rafael Tupen ghazaahmad00@gmail.com Jenny Ermalinda ghazaahmad00@gmail.com <p>Pekerjaan dagang kaki lima merupakan bentuk usaha yang sangat terlihat jelas<br>sekaligus memiliki peran krusial bagi sebagian besar masyarakat berpenghasilan rendah di<br>wilayah perkotaan. Keberadaan pedagang kaki lima, terutama yang beroperasi tanpa izin<br>resmi, kerap menimbulkan dampak negatif pada penggunaan ruang publik karena memicu<br>ketidakteraturan, mengurangi kebersihan, serta mengganggu kerapian tata kota di Kupang.<br>Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya penataan melalui pembinaan, bimbingan, serta<br>penguatan kapasitas para pelaku usaha tersebut. Pemerintah Kota Kupang diharapkan bisa<br>merancang dan menerapkan kebijakan yang tepat agar para pedagang mampu menjalankan<br>kegiatan usahanya secara tertib serta sejalan dengan ketentuan dalam praturan Daerah.<br>Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang mana datanya diperoleh secara<br>langsung di lokasi penelitian yaitu di wilayah hukum kota kupang khususnya di Kantor Dinas<br>POLPP Penelitian ini menggunakan metode wawancara terhadap 13 responden, kemudian<br>data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pengaturan<br>fungsi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kupang dalam menertibkan Pedagang Kaki<br>Lima (PKL) telah memiliki dasar hukum yang jelas, yaitu praturan Pemerintah Nomor 6 Tahun<br>2010 dan praturan Daerah Kota Kupang Nomor 56 Tahun 2002. Hambatan dalam pelaksanaan<br>tugas Satpol PP Kota Kupang bersifat beragam, meliputi keterbatasan sumber daya manusia<br>dan anggaran, lemahnya koordinasi antarinstansi.<br>Kata kunci: Satuan PolPP, Pedagang Kaki Lima, Peraturan Daerah Kota Kupang</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6748 How Commissives Depend on Representatives: An Illocutionary Analysis of Collective Identity in Zohran Mamdani’s Election Victory Speech 2026-07-01T04:39:01+07:00 Dian Marisha Putri dian.marisha@usu.ac.id Sari Gracya Laura Sianturi dian.marisha@usu.ac.id Salwa Salsabillah dian.marisha@usu.ac.id Amila Nirina Nasution dian.marisha@usu.ac.id Maysa Lani dian.marisha@usu.ac.id <p>Political victory speeches are strategic discursive tools used to build public legitimacy and<br>construct political identity. This article investigates the linguistic strategies in Zohran<br>Mamdani’s 2025 mayoral victory speech, focusing on the interplay between representative and<br>commissive speech acts through John Searle’s pragmatic framework. Employing a descriptive<br>qualitative method, this study analyzes how the speaker constructs collective agency and aligns<br>political commitments with the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs). The<br>findings demonstrate that Mamdani utilizes representative acts as preparatory conditions to<br>vest political ownership in the collective, which subsequently transforms commissive acts into<br>collectivized commitments. Furthermore, the analysis reveals a significant alignment between<br>these policies and SDG targets 11.1, 11.2, 3.8, and 16.5, suggesting that the speech<br>performatively enacts the participatory governance prescribed by SDG 16.7. This research<br>contributes to the study of political pragmatics by highlighting the constitutive relationship<br>between speech acts, providing a framework for analyzing how discourse actively constructs<br>the collective agency necessary for democratic governance.<br>Keywords: Sustainable Development Goals, Speech act theory, Illocutionary Act</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6735 Peran Aktor Lokal dalam Implementasi Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kampung Jambangan Surabaya 2026-07-01T04:39:29+07:00 Ananda Nur Vadila Sukmawati 23041010083@student.upnjatim.ac.id Afidah Lailatul Khasanah 23041010200@student.upnjatim.ac.id Kalvin Edo Wahyudi 23041010083@student.upnjatim.ac.id <p>This study aims to examine the role of local actors in implementing a community-based waste management program in Kampung Jambangan, Surabaya, and analyze the influence of their involvement on the program's success. The method used is descriptive qualitative research to obtain a comprehensive picture of the program's implementation in the field. Research data were collected through interviews with relevant informants, observations of waste management activities, and review of various relevant documents. Furthermore, the data were analyzed using interactive analysis techniques referring to the concepts of Miles and Huberman. The results show that the program's success is supported by the synergy of various parties, such as the local government, environmental cadres, RT/RW administrators, and the local community. Each party plays a different but mutually supportive role, starting from policy formulation, community empowerment, activity coordination, and the implementation of waste management in daily life. In addition, smooth communication, resource availability, and active community participation are important elements that contribute to the sustainability of the community-based waste management program in Kampung Jambangan.</p> <p>Keyword :&nbsp; <em>ommunity-based waste management, local actors, community participation, community empowerment, Kampung Jambangan</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6736 Strategi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Dalam Menurunkan Angka Perceraian Di Kelurahan Putat Jaya Surabaya 2026-07-01T04:40:05+07:00 Fiska Devina Ramadhani 23041010143@student.upnjatim.ac.id Aliatun Nisa Rusliansyah 23041010016@student.upnjatim.ac.id Firdausi Firdausi 23041010003@student.upnjatim.ac.id Oktarizka Reviandani oktarizka.r.adneg@upnjatim.ac.id <p>This study aims to analyze the strategy of the Family Learning Center (PUSPAGA) in reducing divorce rates in Putat Jaya Village, Surabaya. The high divorce rate in the area has encouraged the need for preventive efforts through strengthening family resilience. This research employed a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation involving PUSPAGA administrators, counselors, village officials, and community members as service beneficiaries. The analysis used Fred R. David’s strategic management theory, which consists of strategy formulation, strategy implementation, and strategy evaluation. The results show that PUSPAGA implements its strategies through premarital classes, parenting programs, family counseling, community education, and the utilization of digital media and SIAPPPAK services. The strategies were implemented directly through activities at community halls and online to expand public access to services. Strategy evaluation was conducted through activity monitoring and community feedback regarding the provided services. The existence of PUSPAGA has contributed to improving public understanding of family resilience, household communication, and preventive family conflict resolution. However, the program implementation still faces challenges, including low community participation and limited resources in optimizing services. This study is expected to serve as a reference for local governments in strengthening family service strategies to reduce divorce rates.</p> <p>Keyword :&nbsp; <em>PUSPAGA; strategy; divorce; family resilience; public service</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6725 Cultural Tourism Product Authenticity and Tourist Value Perception: Testing Wang's Existential Authenticity Theory in World Heritage Destinations 2026-07-01T04:40:28+07:00 Solahuddin Nasution solahuddin.nst@usu.ac.id Safrizal Fazli Tarigan safrizalfazli@usu.ac.id Alifa Azzahra Nasution alifaazzahra@usu.ac.id Femmy I. Dalimunthe femmydalimunthe@poltekparmedan.ac.id <p>Wang's (1999) existential authenticity theory offers a richer conceptual framework than MacCannell's objective authenticity in explaining how tourists reconstruct selfhood through cultural experience. This study tests that theory in the context of North Sumatra's Toba Caldera UNESCO Global Geopark by examining relationships between cultural tourism product authenticity, tourist value perception, satisfaction, and post-visit behavioural intentions. PLS-SEM analysis of 412 tourist surveys confirms that existential authenticity directly influences perceived value (β=0.58, p&lt;.001) and satisfaction (β=0.47, p&lt;.001), substantially stronger than objective authenticity (β=0.32, p&lt;.05). Cultural tourism product type (intangible vs. tangible heritage) significantly moderates this relationship.</p> 2026-06-10T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6763 TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP UPAYA DALAM PERLINDUNGAN DATA PRIBADI PEMAIN JUDI ONLINE DI WILAYAH HUKUM POLDA NUSA TENGGARA TIMUR 2026-07-01T04:40:58+07:00 Alberto Talok bertotalok@gmail.com Deddy Manafe bertotalok@gmail.com Adrianus Dima bertotalok@gmail.com <p>Perjudian online dalam jaringan merupakan perjudian yang dilakukan dengan<br>menggunakan teknologi elektronik untuk mengakses dokumen elektronik maupun informasi<br>elektronik. Ada puluhan ribu lebih situs-situs di internet yang menyediakan fasilitas perjudian<br>dari model klasik yang hanya memainkan fungsi tombol keyboard sampai yang sangat canggih<br>yang membutuhkan pemikiran matang dan perhitungan-perhitungan adu keberuntung-an,<br>Modus ini menjanjikan banyak keuntungan bagi pemiliknya. Tidak diperlukan lagi perizinanperizinan<br>khusus untuk membuat sebuah usaha perjudian via internet. Cukup dengan<br>bermodalkan sebuah web dengan fasilitas perjudian menarik, setiap orang dapat memiliki<br>rumah perjudian di internet: Bagaimana proses penyelidikan data pribadi pemain judi online?,<br>Bagaimana modus operandi dalam permainan judi online?, Bagaimanakah upaya<br>penanggulangan terhadap data pribadi pemain judi online?<br>Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang datanya diperoleh secara<br>langsung di lokasi penelitian, yaitu di wilayah hukum Polda Nusa Tenggar Timur. Penelitian<br>ini menggunakan metode wawancara terhadap Penyidik Polda NTT, kemudian data dianalisis<br>secara deskriptif kualitatif.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Proses penyidikan dalam tindak pidana perjudian<br>online di Polda NTT dimulai dengan menerima laporan masyarakat atau dengan hasil dari<br>proses patroli cyber yang dilakukan oleh unit cyber Polda NTT dan Modus Operandi Tindak<br>Pidana Perjudian diwilayah Hukum Polda NTT adalah Modus operandi ini bermacam-macam<br>tipenya, ada yang masih dilakukan dengan cara konvensional ataupun dengan cara<br>tersistematis, modus operandi kejahatan perjudian online dapat digolongkan menjadi dua garis<br>besar berdasarkan transaksinya dan pemain judi online yang berada dalam posisi yang<br>dilematis; Mereka adalah pelaku aktivitas ilegal yang datanya berisiko tinggi disalahgunakan<br>oleh operator yang juga ilegal.<br>Kata Kunci : Judi Online, Data Pribadi, Modus Operandi, Proses Penyelilidikan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6764 KAJIAN KRIMINOLOGIS DESERSI PADA WAKTU DAMAI YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER III-15 KUPANG 2026-07-01T04:41:04+07:00 Fransisco Naiheli irvanjeager@gmail.com Heryanto Amalo irvanjeager@gmail.com Adrianus Dima irvanjeager@gmail.com <p>Pada umumnya, desersi sering dipahami sebagai bentuk ketidakpatuhan atau kegagalan dalam menjalankan tugas militer. Namun, pendekatan hukum militer semata belum cukup menjelaskan akar masalah dari perilaku desersi, terutama ketika terjadi pada masa damai.<br>Dalam konteks ini, pendekatan kriminologis menjadi penting untuk menggali faktor-faktor sosial, psikologis, ekonomi, maupun struktural yang mendorong seseorang meninggalkan kesatuannya. Faktor seperti tekanan mental, konflik internal dalam institusi, ketidakpuasan<br>terhadap sistem, hingga masalah keluarga atau ekonomi pribadi dapat menjadi pemicu yang belum tersentuh dalam pendekatan normatif. apakah yang menjadi faktor penyebab terjadinya desersi oleh anggota TNI pada Waktu Damai?, bagaimanakah Dampak desersi yang dilakukan oleh anggota TNI pada Waktu Damai?, bagaimanakah upaya penanggulangan desersi yang dilakukan oleh anggota TNI pada Waktu Damai? Metode penelitian yang digunakan adalah empiris, juga disebut sebagai penelitian sosiologis, dan sering diidentifikasi sebagai penelitian lapangan dengan Lokasi penelitian akan dilakukan di wilayah hukum Pengadilan Militer III-15 Kupang.Hasil penelitian: terjadinya tindak pidana desersi pada waktu damai dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal yang saling berkaitan. Faktor internal meliputi rendahnya kedisiplinan yang dipengaruhi oleh kondisi psikologis, kurangnya komitmen terhadap dinas, serta gaya hidup yang tidak sesuai dengan aturan, sehingga melemahkan tanggung jawab dan kontrol diri prajurit dalam menjalankan tugas di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Sementara itu, faktor eksternal berupa lingkungan pergaulan yang negatif turut memperkuat kecenderungan terjadinya desersi, karena interaksi dengan kelompok yang terbiasa melakukan perilaku menyimpang dapat memengaruhi pola pikir dan kebiasaan prajurit. tindak pidana desersi pada waktu damai menimbulkan dampak yang cukup luas bagi pelaku desersi, pihak institusi militer, pihak satuan atau rekan kerja, dan masyarakat serta negara. Tindakan yang diambil oleh penegak hukum untuk menangani tindak pidana desersi pada masa damai di wilayah Pengadilan Militer III-15 Kupang yaitu upaya preventif dan upaya represif.<br>Kata Kunci :Kriminologis, Desersi, Waktu Damai, Tentara Nasional Indonesia (TNI).</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6765 Kampus Mengajar sebagai Katalis Transformasi Pendidikan: Penguatan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Digital di SMK Kawasan Indonesia Timur 2026-07-01T04:41:32+07:00 Hariyanto Hariyanto hariyanto8078@gmail.com Satrio Lasimpala fitopribadi02@gmail.com <p><em>The Kampus Mengajar (Teaching Campus) Program is one of the strategic policies under the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) framework, encouraging university students to contribute directly to improving the quality of primary and secondary education in Indonesia. This study aims to describe the implementation of the 8th Batch Kampus Mengajar Program in 2024 at SMK Negeri 3 Manado, North Sulawesi, as a representative vocational high school in Eastern Indonesia. A qualitative descriptive method was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and activity documentation. The results indicate that the program successfully implemented eleven work programs encompassing literacy strengthening (Financial Literacy, Health Literacy, Show and Tell, Literacy Festival), numeracy (Market Day, Magic Paper), digital adaptation (Canva Graphic Design Training, Digital Awareness Campaign), and school environment development programs (Library Revitalization, Herbal Corner, 3R). The Minimum Competency Assessment (AKM) demonstrated improvements in students' literacy and numeracy from pre-test to post-test. The program also enhanced teachers' creativity in utilizing learning technology. The study concludes that the Kampus Mengajar Program is effective as a catalyst for educational transformation in vocational high schools, particularly in Eastern Indonesia where educational resource constraints remain significant.</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6767 GEREJA DAN TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN 2026-07-01T04:41:38+07:00 Enjelina Solin enjelinaenjelina780@gmail.com Putra J Rajagukguk putrarajagukguk84@gmail.com Sriwati Sihombing sriwatisihombing352@gmail.com Hesty Sinaga sinagahesty21@gmail.com Baginda Sitompul sitompul.baginda@gmail.com <p>Penelitian ini membahas gereja dan tanggung jawab pendidikan sebagai bagian integral dari misi gereja dalam membina, mengembangkan, dan memperkuat iman jemaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran gereja sebagai pusat pembinaan iman, mengkaji pelaksanaan pemuridan, pendidikan jemaat lintas usia, katekisasi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan pendidikan Kristen. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur teologis, jurnal ilmiah, dan sumber-sumber relevan yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa gereja memiliki tanggung jawab utama dalam membentuk kedewasaan rohani jemaat melalui pembinaan iman yang berkelanjutan, pemuridan yang kontekstual, pendidikan lintas generasi, serta katekisasi sebagai sarana pengajaran dasar-dasar iman Kristen. Selain itu, perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi gereja untuk memperluas jangkauan pelayanan pendidikan melalui media dan platform digital. Namun, era digital juga menghadirkan tantangan berupa krisis kebenaran, individualisme, kedangkalan spiritual, dan persoalan etika digital yang memerlukan respons teologis yang tepat. Oleh karena itu, gereja perlu mengintegrasikan pendidikan iman, pemuridan, katekisasi, dan teknologi digital secara seimbang agar mampu menghasilkan jemaat yang memiliki iman yang kokoh, karakter Kristiani yang matang, serta kesiapan untuk menjadi saksi Kristus di tengah perubahan zaman.<br>Kata Kunci: Gereja, Pendidikan Agama Kristen, Pembinaan Iman, Pemuridan, Katekisasi, Era Digital.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6772 Menuju Kota Masa Depan: Creative Hub sebagai Infrastruktur Sosial dalam Komunikasi Pembangunan 2026-07-01T04:41:44+07:00 Yusri Yusuf eli.mihardja@bakrie.ac.id Eli Jamilah Mihardja eli.mihardja@bakrie.ac.id <p>Transformasi perkotaan yang ditandai oleh urbanisasi, meningkatnya mobilitas penduduk, serta diversifikasi ekonomi menuntut kota-kota di Indonesia untuk tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga mempersiapkan masyarakat menghadapi perubahan sosial yang semakin kompleks. Berangkat dari penelitian terdahulu mengenai Malang Creative Center (MCC) sebagai media kota kreatif, artikel ini bertujuan untuk memahami kembali peran creative hub sebagai infrastruktur sosial dalam komunikasi pembangunan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental yang diperkaya perspektif foresight. Data diperoleh dari Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, observasi lapangan di MCC yang dilakukan pada tahun 2025, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MCC dimaknai oleh para penggunanya sebagai media komunikasi pembangunan yang memungkinkan terjadinya dialog antaraktor, pembentukan kesepakatan mengenai arah pembangunan kota, serta pengalaman langsung terhadap visi pembangunan yang diusung pemerintah daerah. Selain itu, MCC berfungsi sebagai infrastruktur sosial yang memperkuat ekosistem talenta, memperluas jejaring sosial, memfasilitasi pembelajaran lintas generasi, serta membangun kohesi sosial melalui praktik kolaboratif dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa creative hub tidak hanya berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif, tetapi juga membentuk kapasitas adaptif masyarakat dalam menghadapi perubahan. Dengan menggunakan perspektif foresight, artikel ini menawarkan refleksi bahwa kota masa depan memerlukan ruang komunikasi yang mampu menyiapkan manusianya untuk hidup dalam keberagaman dan transformasi yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini menjadi pijakan konseptual bagi agenda riset lanjutan mengenai kesiapan sosial masyarakat dalam menghadapi transformasi perkotaan di berbagai konteks pembangunan di Indonesia.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6771 The Dynamics of Friendship Environment on the Personality of Sociology Education Students (Faculty of Teacher Training and Education), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 2026-07-01T04:42:05+07:00 Vhia Aulia Salsabilla Vhia 2290230038@untirta.ac.id Keysha Nabih Qurrotun’ain 2290230069@untirta.ac.id Ahmad Ahmad 2290230072@untirta.ac.id Agung Fauzi agungfauzi@untirta.ac.id <p>This study aims to analyze the dynamics of friendship environments and their influence on the personality formation of Sociology Education students at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. This research employed a qualitative descriptive approach involving five students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings show that friendship dynamics are influenced by shared interests, backgrounds, interaction intensity, social media, academic goals, and conflict experiences. Friendship environments contribute to personality formation through social interaction, social support, and shared experiences. Positive impacts include increased self-confidence, adaptability, learning motivation, and communication skills, while negative impacts include interpersonal conflicts and emotional pressure. These findings indicate that friendship environments play a consistent role in shaping students’ personalities during their university life. The study concludes that friendship environments are important factors in students’ personality development.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6773 Budaya Religius Sekolah Membentuk Karakter Sosial Siswa MA AL-Khairiyah Rancaranji 2026-07-01T04:42:12+07:00 Riri Aas Astria lailatu2306@gmail.com Lailatu Ro’ihah lailatu2306@gmail.com Suryadi Agusti lailatu2306@gmail.com Agung Fauzi lailatu2306@gmail.com <p>Budaya religius sekolah merupakan salah satu upaya dalam membentuk karakter sosial peserta didik melalui pembiasaan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya religius sekolah dalam membentuk karakter sosial siswa di ma al-khairiyah rancaranji. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru agama, dan siswa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya religius yang diwujudkan melalui kegiatan tadarus al-qur’an, salat berjamaah, muhadhoroh, kultum, bahsul kutub, mentoring, dan tahfiz al-qur’an berperan dalam membentuk karakter sosial siswa. Karakter yang berkembang meliputi disiplin, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian sosial, kemampuan berinteraksi, dan kepercayaan diri. Berdasarkan teori konstruksi sosial berger dan luckmann, pembentukan karakter sosial terjadi melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi nilai-nilai religius yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, budaya religius berkontribusi dalam membentuk karakter sosial siswa yang positif.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6783 Peran Lingkungan Sosial dalam Membentuk Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Kota Serang 2026-07-01T04:42:18+07:00 Sauqi Ichsan Kamil 2290230020@untirta.ac.id Delvina Raissa 2290230020@untirta.ac.id Intan Nuraini 2290230020@untirta.ac.id Agung Fauzi 2290230020@untirta.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji peran lingkungan sosial dalam membentuk motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Kota Serang. Sampel penelitian terdiri atas 100 siswa kelas X–XII yang dipilih secara acak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi belajar dan kuesioner persepsi lingkungan sosial (keluarga, teman sebaya, dan sekolah). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kualitas lingkungan sosial dengan tingkat motivasi belajar siswa; nilai koefisien determinasi (R²) sekitar 0,45. Artinya, sekitar 45% variasi motivasi belajar dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lingkungan sosial. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menyebut dukungan keluarga dan guru berpengaruh pada semangat belajar siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya lingkungan sekolah dan sosial yang mendukung dalam meningkatkan motivasi belajar. Kesimpulan studi menyarankan agar stakeholder pendidikan lebih memperhatikan pembentukan iklim sosial yang positif dalam lingkungan siswa.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6785 AnalisisYuridis Kekerasaan Seksual Berbasis Eloktronik Di Lingkungan Perguruan Tinggi: Sudi Kasus Fakultas Hukum Indonesia Tahun 2026 2026-07-01T04:42:24+07:00 Eizza Adnan Adyesta ezaadnann@gmail.com Ratna Aini ratnaaini943@gmail.com Fanny Patrica Hutasoit fannypatriciahutasoit@gmail.com Virnie Nainggolan virnienainggolan@gmail.com Mardio Alfrend Barus barusmardio76@gmail.com Dewi Pika Lumban Batu dewi_pika_lumban@unimed.ac.id Parlaungan Gabriel Siahaan parlaungansiahaan@unimed.ac.id <p>Penelitian ini melakukan kajian hukum normatif tentang penanganan Kekerasan Seksual Berbasis<br>Elektronik (KSBE) di lingkungan perguruan tinggi, dengan fokus studi kasus di Fakultas Hukum<br>Universitas Indonesia (FHUI) pada tahun 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis<br>normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Sumber hukum primer<br>meliputi UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), UU<br>Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021.<br>Temuan penelitian mengindikasikan bahwa secara normatif, perlindungan korban KSBE telah<br>diakomodasi secara progresif melalui Pasal 14 UU TPKS. Namun, implementasi di tingkat perguruan<br>tinggi menghadapi kendala substantif berupa ketidakselarasan standar pembuktian digital internal<br>kampus dengan hukum acara pidana formal, serta kendala prosedural yang mencakup birokrasi<br>penanganan yang melampaui batas waktu ideal serta minimnya kompetensi forensik digital pada<br>Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). Rekomendasi yang<br>diajukan meliputi amandemen regulasi internal untuk integrasi Digital Evidence Handling,<br>pembentukan Unit Forensik Digital PPKS di tingkat fakultas, serta penguatan independensi yurisdiksi<br>Satgas dari intervensi struktural dekanat guna mewujudkan keadilan distributif dan ruang aman<br>akademis sesuai amanat konstitusi.<br>Kata Kunci: Perguruan Tinggi, Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE), UU TPKS, Satgas</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6776 Analisis Kesiapan Sumber Daya Dalam Mitigasi Kebakaran Pos Pemadam Kebakaran Tropodo Sidoarjo 2026-07-01T04:42:50+07:00 Farah Auliya Ludjiansjah 23041010224@student.upnjatim.ac.id Keista Romadhona Tribuana 23041010158@student.upnjatim.ac.id Nazwa Aulia Syafira 23041010217@student.upnjatim.ac.id <p>Densely populated residential and industrial areas like Tropodo have a high vulnerability to fire disasters due to narrow road access, thus demanding optimal operational readiness from the nearest fire station. This study aims to analyze the readiness of human resources, facilities and infrastructure, and operational strategies for fire mitigation at the Tropodo Fire Station, Sidoarjo. This descriptive qualitative research utilizes George C. Edwards III's policy implementation theory, focusing strictly on the resource variable. Data were collected through in-depth interviews, direct observations, and documentation, with the Squad Commander and station personnel serving as the primary sample. The findings indicate that while the human resources are qualitatively competent and certified, there is a significant quantitative shortage with only five personnel available per standby shift. Facilities are generally adequate but constrained by budget limitations for updating Personal Protective Equipment (PPE) and the lack of tactical fleets to access densely populated areas with narrow alleys. Operational strategies implemented include 24-hour shifts, utilization of the 112 Call Center, and community education, although challenges like traffic congestion and prank calls persist. The study recommends that the local government increase the number of field personnel, allocate specific budgets for PPE renewal and compact fire trucks procurement, and optimize community education regarding independent fire protection.</p> <p>Keyword :&nbsp; <em>Fire Mitigation, Resource Readiness, Fire Station</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6787 INTEGRITAS NILAI NILAI ISLAM DALAM PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KESEHATAN MAHASISWA 2026-07-01T04:43:32+07:00 Muhammad Arif Fadillah ariffadhillah300506@gmail.com Seppe Lingga ariffadhillah300506@gmail.com Wildan Rizqi Mulyana ariffadhillah300506@gmail.com Ahmad Saipul Padang ariffadhillah300506@gmail.com Umar Mukhtar Siregar ariffadhillah300506@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan jasmani dan<br>olahraga sebagai upaya pembentukan karakter dan kesehatan mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan<br>Universitas Negeri Medan (UNIMED). Penelitian menggunakan metode penelitian lapangan (field research)<br>dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis<br>menggunakan model Miles dan Huberman dengan landasan teori pendidikan karakter Thomas Lickona dan teori<br>pendidikan Islam Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai<br>Islam telah diterapkan melalui pembiasaan berdoa, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sportivitas, dan<br>penghormatan terhadap dosen, pelatih, serta sesama mahasiswa. Integrasi tersebut berkontribusi terhadap<br>pembentukan karakter mahasiswa, khususnya pada aspek disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kepemimpinan, dan<br>pengendalian diri, sekaligus meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan spiritual mahasiswa. Temuan ini sejalan<br>dengan konsep moral knowing, moral feeling, dan moral action dari Lickona serta konsep pendidikan Islam Al-<br>Attas yang menekankan keseimbangan aspek jasmani, intelektual, moral, dan spiritual. Meskipun demikian, masih<br>ditemukan kendala berupa pengaruh budaya kompetitif yang berlebihan dan belum konsistennya sebagian<br>mahasiswa dalam menerapkan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari institusi<br>pendidikan, dosen, dan pelatih agar integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan jasmani dan olahraga dapat<br>berjalan secara optimal dalam membentuk karakter dan kesehatan mahasiswa secara holistik.<br>Kata Kunci: Integrasi Nilai-Nilai Islam, Pendidikan Jasmani, Olahraga, Karakter, Kesehatan Mahasiswa.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6792 Budaya Nongkrong sebagai Ruang Pembentukan Perilaku Sosial Mahasiswa: Kajian Konformitas dalam Perspektif Psikologi Lintas Budaya 2026-07-01T04:43:38+07:00 Husniya Afsari 2290230044@untirta.ac.id Sunita Hamzah 2290230048@untirta.ac.id Zahrah Salsabila 2290230057@untirta.ac.id Agung Fauzi agungfauzi@untirta.ac.id <p>Budaya nongkrong telah menjadi fenomena sosial yang melekat dalam keseharian mahasiswa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya nongkrong berfungsi sebagai ruang pembentukan perilaku sosial mahasiswa, dengan menggunakan teori konformitas Solomon Asch sebagai kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap empat informan mahasiswa aktif yang rutin melakukan aktivitas nongkrong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nongkrong telah bergeser dari aktivitas rekreatif menjadi kebutuhan sosial-psikologis mahasiswa, lalu terdapat proses konformitas normatif dan informatif dalam dinamika kelompok tongkrongan, kemudian, mahasiswa mengalami penyesuaian perilaku, gaya bicara, dan cara berpikir sebagai respons terhadap tekanan kelompok, terakhir nongkrong berperan ganda sebagai ruang pembentukan identitas sosial sekaligus potensi tekanan konformitas. Temuan ini memperkuat relevansi teori Asch dalam konteks budaya kolektivistik Indonesia, sekaligus membuka ruang kajian psikologi lintas budaya berbasis fenomena lokal.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6794 HUBUNGAN BIOMEKANIKA GERAKAN LUNGE DENGAN RISIKO CEDERA EKSTREMITAS BAWAH PADA ATLET BULUTANGKIS: KAJIAN LITERATUR 2026-07-01T04:43:43+07:00 Nurhayati Sipatupang nurhayati@unimed.ac.id Tarisa Aulia Nastarazap@gmail.com Lia Aulia liaaulia2374@gmail.com Desman Zega desmanze18@gmail.com Muhammad Rizky Lubis desmanze18@gmail.com <p>Bulutangkis merupakan olahraga yang menuntut gerakan cepat dan perubahan arah secara<br>berulang, salah satunya melalui gerakan lunge. Gerakan ini berperan penting dalam<br>menunjang performa atlet, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko cedera pada<br>ekstremitas bawah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan biomekanika<br>gerakan lunge dengan risiko cedera ekstremitas bawah pada atlet bulutangkis. Metode yang<br>digunakan adalah Narrative Literature Review dengan pendekatan deskriptif kualitatif<br>melalui telah 10 jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa biomekanika gerakan<br>lunge, seperti gaya reaksi tanah, posisi kaki, dan pembebanan pada sendi lutut serta<br>pergelangan kaki, memiliki hubungan dengan risiko cedera ekstremitas bawah. Selain itu,<br>faktor kekuatan otot, fleksibilitas, dan teknik gerakan turut memengaruhi tingkat risiko<br>cedera. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman biomekanika gerakan lunge sangat penting<br>dalam upaya pencegahan cedera dan peningkatan performa atlet bulutangkis.<br>Kata Kunci: Bulutangkis, Gerakan Lunge, Cedera Ekstremitas Bawah.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6797 Post-Divorce Parenting Patterns Among Parents of Adolescent Children 2026-07-01T04:43:49+07:00 Evi Nurfaryanti evi.nurfaryanti@student.iou.edu.gm Muhammad Zein Permana zeinpermana@upi.edu <p>Meningkatnya angka perceraian telah menjadi isu penting karena memiliki implikasi terhadap perkembangan psikososial dan emosional remaja. Remaja idealnya tumbuh dalam lingkungan keluarga yang stabil dan suportif, namun perceraian orang tua sering kali mengganggu koordinasi pengasuhan, melemahkan ikatan emosional, serta mengubah peran orang tua, khususnya keterlibatan ayah. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan bagi regulasi emosi dan rasa aman remaja. Meskipun relevan, kajian lokal yang secara mendalam menelaah praktik pengasuhan pascaperceraian melalui perspektif kualitatif masih terbatas. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana dinamika pengasuhan pascaperceraian membentuk kesejahteraan perkembangan remaja dengan menekankan relasi emosional dan kesinambungan nilai dalam keluarga. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus instrumental, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen, yang dilengkapi dengan triangulasi sumber dan metode untuk meningkatkan kredibilitas penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik pengasuhan pascaperceraian bersifat dinamis dan adaptif, yang tercermin dalam enam tema yang saling berkaitan, yaitu sensitivitas emosional, regulasi dan penetapan batas, dukungan terhadap kemandirian, konsistensi pengasuhan, iklim emosional keluarga, serta pengasuhan berbasis spiritual yang berakar pada nilai sabar, tawakal, dan rahmah. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi dimensi psikologis dan spiritual berperan sebagai fondasi protektif yang mendorong stabilitas emosional, ketahanan internal, dan perkembangan psikososial yang lebih sehat pada remaja dalam konteks keluarga pascaperceraian.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6791 Pengembangan UI/UX Aplikasi Penjualan Buku Berbasis Website Dengan Metode Design Thinking (Studi Kasus: Bukabuku.Com) 2026-07-01T04:44:09+07:00 Muhammad Nurkholish nurkholish.muh@gmail.com Kartini Kartini kartini@esaunggul.ac.id <p>Bukabuku adalah salah satu toko buku yang telah memanfaatkan peran kemajuan teknologi dengan membangun aplikasi penjuaan berbasis website. Seiring berjalannya pengoperasian dari aplikasi website penjualan buku milik Bukabuku tentunya memungkinkan munculnya kendala atau permasalahan pada sistem terhadap pengguna. Berdasarkan hasil wawancara kepada pengguna, terdapat beberapa hal yang masih belum memenuhi kebutuhan pengguna, sehingga perlu adanya pengembangan dalam hal <em>User Interface</em> (UI) dan <em>User Experience</em> (UX). Dalam mewujudkan UI/UX yang baik dan dapat mempermudah penggunanya, diperlukan pengembangan atau perancangan ulang pada suatu website. Pengembangan dan desain ulang berfungsi agar website menjadi lebih nyaman dan lebih mudah digunakan oleh pengguna. Metode yang digunakan dalam pengembangan UI/UX dalam penelitian ini adalah <em>Design Thinking</em> dan menggunakan <em>tool</em> Figma dalam perancangan antarmuka penggunanya. Pada proses testing digunakan metode <em>System Usability Scale</em> (SUS). Setelah dilakukan testing pada desain baru website Bukabuku mendapatkan skor 83,2 yang tergolong dalam <em>rating Excellent</em>. Hasil tersebut menandakan bahwa desain baru website Bukabuku cukup baik dan mempermudah pengguna dalam menggunakan website Bukabuku.</p> 2026-06-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6812 Assertive and Performative in Spouse Text in Stardew Valley Ridgeside Village 2026-07-01T04:44:14+07:00 Bob Gian tenken75@student.esaunggul.ac.id Ria Saraswati ria.saraswati@esaunggul.ac.id <p>Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana asertif dan performatif berkontribusi dalam simulasi<br>hubungan romantis dan pernikahan dalam ekspansi game Stardew Valley Ridgeside Village.<br>Penelitian ini menyelidiki bagaimana bahasa berfungsi tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi<br>juga sebagai sikap dalam hubungan virtual. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif<br>kualitatif, dengan menganalisis dialog dalam game yang dipilih dari karakter pasangan untuk<br>mengidentifikasi tindakan yang menyampaikan fungsi emosional dan sosial. Data dikumpulkan<br>dari interaksi teks yang terjadi sebelum dan sesudah pernikahan, dengan fokus pada dialog yang<br>berulang kali terjadi mencerminkan rutinitas sehari-hari, ungkapan cinta, kepedulian, dan dinamika<br>hubungan. Temuan menunjukkan bahwa ucapan asertif digunakan untuk menegaskan identitas,<br>kondisi emosional, dan kebenaran dalam hubungan, sementara ucapan performatif<br>menyimulasikan kepedulian, kasih sayang, dan keintiman melalui tindakan linguistik dan bahasa<br>yang bersifat tindakan. Dialog-dialog ini mencerminkan pola komunikasi dunia nyata dalam<br>hubungan romantis, menunjukkan bahwa ruang digital mampu membangkitkan keterlibatan<br>emosional dan meniru irama kehidupan rumah tangga. Studi ini menyimpulkan bahwa bahasa<br>dalam game berfungsi sebagai alat naratif dan relasional yang kuat, memperkuat keterikatan<br>pemain melalui dialog yang bermakna dan disengaja.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6795 Kapabilitas Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Cibinong, Kabupaten Bogor: Analisis Upaya dan Tantangan 2026-07-01T04:44:36+07:00 Prastomo Ardi Sudaliyo ardieprastomo@gmail.com Kusuma Kusuma kusuma@idu.ac.id Bambang Wahyudi buangwahyu2761@gmail.com Wilopo Wilopo Wilopo02@gmail.com <h3>SMAN 1 Cibinong, sebagai salah satu sekolah unggulan dan strategis di pusat Kabupaten Bogor, memiliki peran penting dalam mewujudkan ketahanan pendidikan melalui implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kabupaten Bogor memiliki geografi wilayah yang terdiri dari gunung, ketinggian atau dataran tinggi, dan dataran rendah yang memiliki risiko bencana hidrometeorologi dan geologi yang signifikan. Wilayah Bogor sendiri yang merupakan Kota Hujan sering terjadi banjir di dataran rendahnya, pergeseran tanah pada dataran tinggi dan longsor di daerah pegunungan. Dalam konteks ini, Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya dan tantangan dalam pelaksanaan program SPAB di SMAN 1 Cibinong, khususnya pasca-penetapan Peraturan Bupati Bogor No. 53 Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan menggunakan studi kasus. Adapun pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan Tim SPAB Sekolah, observasi sarana prasarana, serta analisis dokumen internal sekolah. Hasil menunjukkan bahwa SMAN 1 Cibinong telah proaktif membentuk Satuan Tugas SPAB dan rutin melaksanakan simulasi (drill), serta mengintegrasikan materi kebencanaan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler/kurikulum. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi optimalisasi anggaran otonom sekolah (BOS/BOPD) untuk peningkatan infrastruktur struktural, dan menjamin keterlibatan seluruh komponen sekolah secara konsisten. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinkronisasi program SPAB SMAN 1 Cibinong dengan BPBD Kabupaten Bogor, terutama dalam dukungan teknis dan monitoring berkala.</h3> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6814 Analisis Perlindungan Hukum Konsumen dalam Transaksi E-Commerce di Indonesia: Kajian Literatur terhadap Regulasi Perlindungan Konsumen dan Perdagangan Elektronik 2026-07-01T04:44:43+07:00 Anugrah Sianturi anugrahs.7242441005@mhs.unimed.ac.id Irma Siagian anugrahs.7242441005@mhs.unimed.ac.id Sukma Aulia anugrahs.7242441005@mhs.unimed.ac.id Diana Naibaho anugrahs.7242441005@mhs.unimed.ac.id Ages Hazire Marbun anugrahs.7242441005@mhs.unimed.ac.id <p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pertumbuhan transaksi<br>perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia. Kemudahan yang ditawarkan dalam<br>transaksi digital memberikan berbagai manfaat bagi konsumen dan pelaku usaha, namun juga<br>menimbulkan berbagai risiko, seperti penipuan, ketidaksesuaian produk, serta penyalahgunaan<br>data pribadi. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya perlindungan hukum bagi konsumen<br>dalam transaksi e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum<br>konsumen dalam transaksi e-commerce di Indonesia melalui kajian literatur terhadap berbagai<br>regulasi yang berlaku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian<br>hukum normatif dan metode literature review. Data diperoleh dari bahan hukum primer berupa<br>peraturan perundang-undangan, yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang<br>Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan<br>Transaksi Elektronik beserta perubahannya, Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019<br>tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022<br>tentang Perlindungan Data Pribadi, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan artikel jurnal<br>ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki kerangka<br>regulasi yang cukup komprehensif dalam memberikan perlindungan hukum kepada konsumen<br>e-commerce. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti<br>tingginya kasus penipuan transaksi daring, rendahnya literasi digital masyarakat, serta risiko<br>kebocoran data pribadi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan<br>edukasi konsumen, serta harmonisasi regulasi untuk mewujudkan perlindungan hukum yang<br>lebih efektif bagi konsumen dalam transaksi e-commerce.<br>Kata Kunci: perlindungan konsumen, e-commerce, transaksi elektronik, perlindungan hukum,perdagangan digital.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6815 Tanggung Jawab Pidana Direksi, Komisaris, Dan Pemegang Saham Atas Utang Pajak Perseroan 2026-07-01T04:44:49+07:00 Adisti Putria W alexander161268@gmail.com Alexander Raphael alexander161268@gmail.com Cathrine Fransisca K alexander161268@gmail.com Walter Josua M alexander161268@gmail.com <p>Persoalan utang pajak perseroan tidak selalu berhenti pada kewajiban administratif. Dalam keadaan tertentu persoalan itu dapat bergerak ke wilayah pidana pajak terutama ketika pembayaran dan pelaporan pajak dipengaruhi oleh keputusan organ perseroan. Penelitian ini ditujukan untuk menelaah batas tanggung jawab direksi, komisaris, dan pemegang saham atas utang pajak perseroan dalam perspektif hukum pidana. Kajian dilakukan dengan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual.Bahan hukum yang digunakan mencakup pengaturan perseroan terbatas, ketentuan umum perpajakan, dan norma pertanggungjawaban pidana korporasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa utang pajak pada dasarnya dibebankan kepada perseroan sebagai wajib pajak badan. Namun tanggung jawab pribadi dapat dibuka apabila ditemukan kewenangan nyata, keterlibatan, kesalahan, atau penyalahgunaan perseroan. Direksi ditempatkan sebagai pihak yang paling dekat dengan pengurusan. Komisaris dapat dimintai tanggung jawab bila pengawasan dijalankan secara menyimpang atau sengaja dibiarkan. Pemegang saham tetap dilindungi prinsip tanggung jawab terbatas,kecuali perseroan dipakai dengan itikad buruk. Dengan demikian pertanggungjawaban pidana tidak dapat ditarik hanya dari adanya utang pajak, melainkan harus dibuktikan melalui unsur perbuatan pidana, kesalahan, dan hubungan kausal.<br>Kata Kunci : Tanggung Jawab Pidana; Direksi; Komisaris; Pemegang Saham; Utang Pajak Perseroan</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6819 Pengaruh Partisipasi Masyarakat, Kepemimpinan Transformasional, Dan Kejelasan Sasaran Anggaran Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa: Perspektif Syariah (Studi Kasus Desa Tebba, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone) 2026-07-01T04:45:47+07:00 Ghina Raudatul Jannah ginaraudatuljannah02@gmail.com Andi Patimbangi andipatimbangi85@gmail.com Masyhuri Masyhuri Masyhuri.akuntansi@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi masyarakat, kepemimpinan transformasional, dan kejelasan sasaran anggaran terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa perspektif syariah di Desa Tebba Kecamatan Salomekko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian berjumlah 400 orang dengan sampel sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan nilai t hitung 14,986 dan signifikansi 0,000. Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 12,176 dan signifikansi 0,000. Kejelasan sasaran anggaran juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 23,680 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,888 menunjukkan bahwa 88,8% akuntabilitas pengelolaan dana desa dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 11,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, partisipasi masyarakat, kepemimpinan transformasional, dan kejelasan sasaran anggaran berperan penting dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa sesuai prinsip syariah</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6820 Penerapan Ekonomi Sirkular dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia 2026-07-01T04:45:53+07:00 Erickson Sinaga bonarajapurba@unimed.ac.id Nidia Izmi Azizah Batubara bonarajapurba@unimed.ac.id Wanda Syakinah bonarajapurba@unimed.ac.id Bonaraja Purba bonarajapurba@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model ekonomi sirkular sebagai<br>strategi kunci dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Di tengah<br>ancaman krisis lingkungan dan penurunan cadangan sumber daya alam, model ekonomi<br>linier tradisional (take-make-dispose) dianggap tidak lagi relevan untuk mempertahankan<br>pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini<br>adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, mengkaji berbagai<br>kebijakan nasional dan praktik terbaik di berbagai sektor industri. Hasil analisis<br>menunjukkan bahwa transisi menuju ekonomi sirkular di Indonesia berpotensi besar<br>dalam mengurangi volume limbah secara signifikan, meningkatkan efisiensi penggunaan<br>sumber daya, serta menciptakan lapangan kerja baru di sektor hijau. Namun, keberhasilan<br>implementasinya sangat bergantung pada integrasi kebijakan pemerintah, kesiapan<br>infrastruktur teknologi, dan kolaborasi aktif antar pemangku kepentingan dalam<br>ekosistem produksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekonomi sirkular bukan hanya<br>solusi pengelolaan limbah, melainkan paradigma baru yang mengintegrasikan<br>pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian ekosistem guna mencapai target tujuan<br>pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.<br>Kata Kunci: Ekonomi Sirkular, Pembangunan Berkelanjutan, Lingkungan, Efisiensi Sumber Daya, Indonesia</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6854 Relevansi Konsep Kesehatan dan Kebugaran dalam Islam terhadap Pengembangan Gaya Hidup Sehat Melalui Aktivitas Olahraga pada Masyarakat Muslim 2026-07-01T04:45:58+07:00 Jahroniansyah ganzroni5@gmail.com M.Mutawalli Shodiq ganzroni5@gmail.com Rifki Gamal Hasan ganzroni5@gmail.com M.Deo Sahputra ganzroni5@gmail.com <p>Kesehatan dan kebugaran merupakan aspek penting dalam ajaran Islam yang berkaitan dengan upaya menjaga amanah Allah SWT terhadap tubuh manusia. Islam tidak hanya menekankan kesehatan spiritual, tetapi juga kesehatan jasmani sebagai sarana untuk menjalankan ibadah dan aktivitas kehidupan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi konsep kesehatan dan kebugaran dalam Islam terhadap pengembangan gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga pada masyarakat Muslim. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur, seperti Al-Qur’an, hadis,buku, dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan kesehatan, kebugaran, serta olahraga dalam perspektif Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk menjaga kesehatan melalui pola hidup seimbang, konsumsi makanan yang halal dan thayyib, menjaga kebersihan, serta melakukan aktivitas fisik yang bermanfaat. Aktivitas olahraga dipandang sebagai salah satu bentuk ikhtiar dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran tubuh. Selain memberikan manfaat fisik, olahraga juga berkontribusi terhadap kesehatan mental, sosial, dan spiritual apabila dilakukan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, konsep kesehatan dan kebugaran dalam Islam memiliki relevansi yang kuat dalam membentuk gaya hidup sehat masyarakat Muslim. Integrasi nilai-nilai Islam dengan aktivitas olahraga dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas hidup, produktivitas, dan kesejahteraan umat.<br>Kata Kunci: kesehatan Islam, kebugaran, gaya hidup sehat, olahraga, masyarakat Muslim.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6855 TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) GURU SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD NEGERI 060791 MEDAN AREA 2026-07-01T04:46:03+07:00 Anzilnii Asy Syifa anzilniasysyifa@gmail.com Nurhairani anzilniasysyifa@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman guru sekolah dasar<br>terhadap komponen dasar Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang<br>meliputi Content Knowledge (CK), Pedagogical Knowledge (PK), dan Technological<br>Knowledge (TK), mendeskripsikan pengintegrasian komponen CK, PK, dan TK dalam<br>pembelajaran IPA, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengintegrasian<br>komponen tersebut di SD Negeri 060791 Medan Area. Penelitian ini menggunakan pendekatan<br>kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, dua guru<br>kelas V, dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,<br>dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.<br>Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memiliki pemahaman terhadap komponen CK,<br>PK, dan TK dalam pembelajaran IPA. Pada aspek CK, guru memahami materi IPA,<br>memanfaatkan berbagai sumber belajar, serta mengidentifikasi pemahaman siswa melalui<br>tanya jawab dan latihan soal. Pada aspek PK, guru menggunakan berbagai strategi, metode,<br>dan model pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa. Pada aspek TK, guru<br>memanfaatkan PowerPoint, video pembelajaran, TV digital, proyektor, dan Wordwall untuk<br>mendukung pembelajaran. Pengintegrasian CK, PK, dan TK dilakukan dengan memadukan<br>materi, strategi pembelajaran, dan teknologi dalam proses pembelajaran IPA. Faktor<br>pendukung meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, pelatihan, dukungan rekan sejawat,<br>serta kemampuan guru menyesuaikan teknologi dengan karakteristik siswa, sedangkan faktor<br>penghambat meliputi keterbatasan fasilitas, keterbatasan waktu, dan perbedaan kemampuan<br>siswa dalam mengikuti pembelajaran berbasis teknologi.<br>Kata Kunci: TPACK, Content Knowledge, Pedagogical Knowledge, Technological Knowledge, Pembelajaran IPA.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6857 IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA DI SDN 101050 MUARA SIGAMA T.A 2025/2026 2026-07-01T04:46:08+07:00 Putri Rahmadani Harahap putriharahap819@gmail.com Nurhairani putriharahap819@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran<br>Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SDN<br>101050 Muara Sigama Tahun Ajaran 2025/2026. Fokus penelitian meliputi pemahaman<br>guru terhadap model PBL, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPA menggunakan<br>PBL, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini<br>menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian terdiri<br>atas guru kelas, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,<br>dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang<br>meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik terhadap<br>konsep, tujuan, karakteristik, dan langkah-langkah model PBL. Guru mampu berperan<br>sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam proses pembelajaran berbasis masalah.<br>Perencanaan pembelajaran dilakukan secara sistematis melalui penyusunan modul ajar,<br>pemilihan masalah kontekstual yang dekat dengan kehidupan siswa, penggunaan media<br>pembelajaran yang sesuai, serta pengelolaan waktu pembelajaran. Pelaksanaan PBL telah<br>mengikuti tahapan utama pembelajaran berbasis masalah, mulai dari penyajian masalah,<br>pengorganisasian siswa, penyelidikan, presentasi hasil, hingga refleksi. Faktor pendukung<br>implementasi PBL meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama antar guru, ketersediaan<br>sarana pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, serta tingginya motivasi dan<br>keaktifan siswa. Adapun faktor penghambat yang ditemukan antara lain keterbatasan waktu<br>pembelajaran, perbedaan tingkat kemampuan dan partisipasi siswa dalam kelompok, serta<br>tantangan dalam mengelola proses diskusi dan penyelidikan. Meskipun demikian,<br>implementasi PBL mampu menciptakan pembelajaran IPA yang lebih aktif, bermakna, dan<br>berpusat pada siswa.<br>Kata Kunci: Problem Based Learning, pembelajaran IPA, implementasi pembelajaran,sekolah dasar, fenomenologi.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6894 Representation of National Identity Through Nusantara Cultural Symbols in Tifo La Grande Indonesia: A Cultural Communication Perspective 2026-07-01T19:46:30+07:00 Christopher Setiadi csetiadi28@gmail.com <p><em>In fostering unity within a nation, national identity is one of the important aspects to maintain the sustainability of unity and oneness. Furthermore, football as the most popular sport in the world also plays its role as a sport that can unite the existing diversity. This can be seen in the La Grande Indonesia tifo in the Indonesia vs China match in the 2026 World Cup Qualifiers group C. This tifo is present as a way of cultural communication as a means of conveying messages to the general public. In this study, the researcher applied a qualitative approach and phenomenological methods that exist in society related to the match. With the tifo image document study technique as a form of data collection technique, the study found that the La Grande Indonesia tifo displays a representation of national identity through cultural communication by displaying the figure of a warrior along with attributes from various tribes that are able to foster a sense of togetherness among people among the different tribes in Indonesia.</em></p> 2026-07-01T19:46:24+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6899 Strategi Komunikasi dan Publikasi melalui Instagram sebagai Media Publikasi Organisasi (Studi Kasus: Kegiatan Forsikatel Group Telkom Akses) 2026-07-01T19:49:59+07:00 Rini Dianti Fauzi dosen01425@unpam.ac.id Katry Anggraini dosen02033@unpam.ac.id <p>Perkembangan teknologi informasi telah menempatkan Instagram sebagai platform<br>komunikasi visual yang krusial bagi organisasi. Media sosial, khususnya Instagram,<br>menjadi platform vital bagi organisasi untuk publikasi, branding, dan penyebaran informasi<br>positif secara masif. Di Indonesia, Instagram menempati urutan kedua media sosial<br>terpopuler (84,8%), menjadikannya alat yang sangat efektif untuk komunikasi visual yang<br>menarik. Forsikatel Group Telkom Akses (FGTA) memanfaatkan akun Instagram<br>@forsikatelgrouptelkomakses sebagai media utama untuk berbagi informasi, agenda<br>kegiatan, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi FGTA dalam<br>memanfaatkan fitur-fitur Instagram sebagai media publikasi organisasi, menganalisis<br>tingkat efektivitasnya, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi.<br>Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi<br>kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FGTA menerapkan strategi pemanfaatan fitur<br>Instagram secara terstruktur dan adaptif: Feed digunakan sebagai etalase resmi dan arsip<br>dokumentasi kegiatan, Stories dimanfaatkan untuk konten real-time dan interaktif, serta<br>Reels dioptimalkan untuk memperluas jangkauan audiens. Instagram terbukti efektif<br>meningkatkan awareness, memperkuat citra organisasi sebagai lembaga yang aktif,<br>transparan, dan profesional, serta mendorong partisipasi anggota lebih tinggi dibandingkan<br>media komunikasi sebelumnya seperti WhatsApp.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6907 Analisis Kepatuhan Hukum Pelaku UMKM Terhadap Kewajiban Memiliki Nomor Induk Berusaha di Kota Depok 2026-07-02T21:29:07+07:00 Genta Arif Gunadi gentagunadi@gmail.com Gede Wijaya Kesuma gede.wijaya@stipan.ac.id Ratna Indriasari ratna.indriasari@stipan.ac.id <p>Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan identitas legal yang wajib dimiliki pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan perizinan berusaha berbasis risiko. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan hukum pelaku UMKM terhadap kepemilikan NIB di Kota Depok, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan, serta mengkaji implementasi kebijakan pemerintah dalam mendukung legalitas usaha. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap 15 informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui proses triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 pelaku UMKM telah memiliki NIB, sedangkan 5 pelaku UMKM belum memiliki NIB karena belum memahami prosedur pendaftaran melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan hukum dipengaruhi oleh tingkat literasi hukum, literasi digital, manfaat ekonomi legalitas usaha, serta efektivitas sosialisasi dan pelayanan pemerintah. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan kepatuhan terhadap kepemilikan NIB memerlukan penguatan edukasi hukum, pendampingan, dan optimalisasi implementasi OSS-RBA untuk mendukung keberlanjutan UMKM.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6911 Pengaruh Terpaan Konten Instagram ITSB Innovation and Research Centre @iirc.id Terhadap Brand Awareness (Survey pada Followers Akun Instagram @iirc.id) 2026-07-03T08:09:28+07:00 Muhammad Aditia Febriantama muh.aditia@student.tau.ac.id Erna Mariana Susilowardhani erna@tau.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah cara organisasi berkomunikasi dengan publik. Instagram menjadi salah satu platform yang banyak dimanfaatkan untuk membangun kesadaran merek, termasuk oleh ITSB Innovation Research Center (IIRC) melalui akun Instagram @iirc.id. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan konten Instagram @iirc.id terhadap brand awareness serta mengukur besarnya pengaruh yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 349 responden yang merupakan pengikut akun Instagram @iirc.id. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stimulus-Organism-Response (S-O-R) dan Goals, Plan, and Action (GPA), yang didukung oleh konsep komunikasi pemasaran, terpaan konten, dan brand awareness. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS versi 27.0 melalui uji validitas, reliabilitas, korelasi, regresi linear sederhana, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan konten Instagram @iirc.id berpengaruh signifikan terhadap brand awareness. Temuan ini menunjukkan bahwa penyajian konten yang konsisten, relevan, dan informatif melalui Instagram mampu meningkatkan kesadaran audiens terhadap merek IIRC. Dengan demikian, Instagram dapat menjadi media komunikasi pemasaran yang efektif dalam membangun dan memperkuat brand awareness di bidang pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia.</p> 2026-07-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6914 Puisi Sebagai Media Resistensi Buruh Perempuan terhadap Penindasan di Lantai Produksi Pabrik Garmen 2026-07-05T19:13:41+07:00 Nurul Fauziah nurul.fauziah@dsn.ubharajaya.ac.id Titis Nurwulan Suciati titis.nurwulan@dsn.ubharajaya.ac.id Yessi Sri Utami yessi.sri.utami@dsn.ubharajaya.ac.id <p style="text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-size: 10.0pt; color: black;">Women workers in the garment industry face various forms of oppression, including violations of their reproductive rights, verbal abuse, and the silencing of their voices, while access to formal advocacy channels remains limited. Poetry has emerged as an alternative medium through which women workers can directly articulate their experiences of injustice. This study aims to describe and explain how a poem written by DL, a female garment factory worker at the Kawasan Berikat Nusantara (KBN) industrial estate in Cakung, North Jakarta, functions as a medium of symbolic resistance. The study employs a descriptive qualitative approach using Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis (CDA) framework, focusing on textual analysis through three language functions: ideational, relational, and identity. The research data consist of a 31-line poem written and publicly performed by its author during the commemoration of Marsinah Day and International Workers’ Day in 2025. The findings reveal that, at the ideational level, the poem represents oppression through a shift in agency from the abstract labor system to the supervisor as the immediate perpetrator, and finally to the factory as the institution that reproduces unequal power relations. At the relational level, the poem constructs a discursive position that develops from asserting reproductive rights to encouraging collective solidarity. At the identity level, the transformation from the first-person singular<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>I</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>to the first-person plural<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>we</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>signifies a shift from personal experience to shared political consciousness. These findings demonstrate that poetry functions as a medium for advocacy communication, an alternative public sphere (<em>subaltern counterpublic</em>), and a form of symbolic resistance that enables women workers to produce counter-knowledge about the injustices they experience.</span></p> 2026-07-05T19:13:31+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6947 Perempuan Baduy di Persimpangan Budaya: Studi Hegemoni Gramsci Intervensi Modernisasi Selebgram dan Sanksi bagi Perempuan Baduy 2026-07-07T14:13:31+07:00 Adinda Zahrotundiniah adindazachra123@gmail.com Eli Jamilah Mihardja eli.mihardja@bakrie.ac.id <p>Modernisasi yang dilakukan oleh Perempuan Suku Baduy telah menjadi sorotan publik, terlebih Baduy merupakan suku adat yang masih menjunjung tinggi nilai budaya dan kearifan lokal serta kepercayaan suku adat. Penelitian ini mengkaji dinamika perempuan Baduy dalam menghadapi intervensi budaya modern melalui perspektif hegemoni Antonio Gramsci, dengan fokus pada kasus keterlibatan selebgram dalam menciptakan konten yang mengeksploitasi identitas mereka dan mengadopsi nilai budaya modern. Dalam konteks ini, hegemoni dipahami sebagai dominasi nilai-nilai modern yang tidak dilakukan secara koersif, melainkan melalui persetujuan. Daya tarik ekonomi menjadi salah satu aparatus yang digunakan. Perempuan Baduy, yang secara tradisional tunduk pada nilai-nilai adat dan aturan pikukuh karuhun, membuat dirinya berada pada persimpangan antara menjaga identitas budaya dan memenuhi tuntutan ekonomi modern. Konten yang diproduksi oleh selebgram seperti Vilmei menggambarkan hegemoni tersebut, dimana modernisasi dikemas dalam bentuk narasi menarik dan estetik yang menguntungkan ekonomis bagi kreator melalui pembuatan video yang di monetisasi, namun secara langsung hal ini dapat mengguncang integritas budaya komunitas Baduy khusunya bagi Perempuan Baduy yang terlibat. Penelitian ini menemukan bahwa bentuk resistensi muncul dari komunitas adat melalui teguran sosial dan sanksi terhadap perempuan Baduy yang dianggap melanggar nilai-nilai kolektif. Disisi lain, perempuan Baduy tidak sepenuhnya menolak modernitas, melainkan membuka ruang negosiasi dimana perempuan Baduy mencoba beradaptasi tanpa sepenuhnya keluar dari akar budayanya. Hubungan antara kepentingan hegemoni dan nilai adat menciptakan kondisi tarik-menarik yang kompleks, memperlihatkan bagaimana dominasi budaya modern tidak selalu diterima secara pasif, melainkan direspons secara aktif oleh subjek lokal yang memiliki kepentingan. Hal ini menciptakan dilema dan tantangan tersendiri bagi komunitas adat dan Pemerintah dalam upaya penguatan kekayaan budaya</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6949 Analisis Pengaruh Event Marketing Terhadap Keputusan Berkunjung Di Taman Wisata Goa Sunyaragi Kota Cirebon (Studi Kasus Festival Lumiland) 2026-07-07T14:43:08+07:00 Widia Ningsi widia@poltekparprima.ac.id Toni Ari Wibowo toni@poltekparprima.ac.id <p>Event marketing merupakan salah satu strategi pemasaran destinasi wisata yang bertujuan menciptakan pengalaman berkesan bagi wisatawan sehingga mampu meningkatkan daya tarik dan keputusan berkunjung. Taman Wisata Goa Sunyaragi Kota Cirebon sebagai salah satu destinasi wisata budaya mengembangkan strategi tersebut melalui penyelenggaraan Festival Lumiland yang menghadirkan atraksi iluminasi cahaya dan hiburan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh event marketing yang terdiri atas dimensi entertainment, excitement, dan enterprise terhadap keputusan berkunjung wisatawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory survey. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang pernah mengunjungi Festival Lumiland dengan teknik non-probability sampling. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS. Penelitian ini membuktikan bahwa dimensi event marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian memberikan kontribusi bagi pengembangan teori pemasaran pariwisata sekaligus menjadi dasar penyusunan strategi pengembangan event wisata budaya di Kota Cirebon khususnya di Taman Wisata Goa Sunyaragi Kota Cirebon sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7047 Konstruksi Citra Perempuan Dalam Kampanye #Gayahidupbaik Pada Brand Sustaination Di Instagram 2026-07-10T10:29:20+07:00 Putri Ramadaniar putri.pud@bsi.ac.id Ana Kuswanti anakuswanti@upnvj.ac.id M. Ghozali Moenawar ghozali@uai.ac.id <p>Citra perempuan di media sosial dalam kampanye hijau merupakan salah satu bukti nyata adanya keterlibatan peran perempuan dalam kegiatan pembangunan berkelanjutan. Dalam pandangan ekofeminisme, nilai-nilai feminin yang diadopsi oleh perempuan terhadap alam dapat menjadi bagian dari aktivitas politik ekologis dalam pembangunan berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan konten kampanye hijau berbasis digital yang sukses diproduksi oleh merek Sustaination di akun Instagram-nya, @sustaination. Melalui analisis semiotika John Fiske dan konsep Ekofeminisme Vandana Shiva, peneliti dapat melihat bagaimana konstruksi perempuan dalam kampanye #GayaHidupBaik pada merek Sustaination di Instagram</p> 2026-07-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7083 Strategi Komunikasi Pemasaran Assessment Center Polri dalam Meningkatkan Kepercayaan Publik 2026-07-10T23:13:33+07:00 Nurman Surachman nurman.surachman@students.paramadina.ac.id <p>Assessment Center Polri merupakan instrumen strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia berbasis kompetensi yang mendukung sistem rekrutmen, promosi, mutasi, dan pengembangan karier secara objektif. Meskipun demikian, pemahaman masyarakat mengenai fungsi, mekanisme, dan akuntabilitas Assessment Center masih terbatas sehingga diperlukan strategi komunikasi pemasaran yang mampu meningkatkan transparansi sekaligus membangun kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan Assessment Center Polri dalam meningkatkan kepercayaan publik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Assessment Center Polri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap asesor, pejabat pengelola Assessment Center, praktisi komunikasi kelembagaan, dan peserta assessment, disertai observasi serta analisis dokumen, publikasi media, dan konten digital resmi Polri. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan melalui teknik triangulasi sumber dan metode untuk menjamin kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Assessment Center Polri dibangun melalui penerapan Integrated Marketing Communication yang mengintegrasikan komunikasi digital, hubungan masyarakat, publikasi kelembagaan, edukasi publik, serta penyampaian informasi yang transparan mengenai proses dan hasil assessment. Strategi tersebut meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan, memperkuat persepsi objektivitas, serta mendorong tumbuhnya kepercayaan terhadap sistem pengelolaan SDM Polri. Penelitian ini memperkaya kajian komunikasi pemasaran pada organisasi sektor publik dengan menawarkan model komunikasi pemasaran Assessment Center berbasis transparansi, kredibilitas, dan partisipasi publik. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan komunikasi kelembagaan Polri serta penelitian selanjutnya mengenai komunikasi pemasaran organisasi publik di era digital.</p> 2026-07-10T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7089 ANALISIS EFEKTIVITAS WHATSAPP HELPDESK PADA APLIKASI TANGERANG LIVE DALAM PELAYANAN PUBLIK KOTA TANGERANG 2026-07-11T21:34:20+07:00 Sri Mulyati Sari Nasution sri.nasution@mercubuana.ac.id Rifa Zahro Nurhayati rifanurhayati123@gmail.com Ade Rahmah ade.rahma@umt.ac.id <p>Transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan e-government. Pemerintah Kota Tangerang mengembangkan aplikasi Tangerang LIVE yang dilengkapi dengan layanan WhatsApp Helpdesk sebagai media komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas WhatsApp Helpdesk pada aplikasi Tangerang LIVE dalam mendukung pelayanan publik di Kota Tangerang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas layanan tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola layanan serta masyarakat pengguna aplikasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Technology Acceptance Model (TAM) yang meliputi perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward using, behavioral intention to use, dan actual system usage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp Helpdesk memberikan kemudahan akses informasi, mempercepat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterlambatan respons pada kondisi tertentu, koordinasi antarperangkat daerah yang belum optimal, dan keterbatasan pengelolaan layanan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan komunikasi digital dalam pelayanan publik serta menjadi rekomendasi bagi Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan berbasis e-government.</p> 2026-07-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7101 PENGALAMAN KOMUNIKASI DALAM KELUARGA STRICT PARENTS PADA REMAJA PEREMPUAN 2026-07-13T11:26:43+07:00 Shela Febrian sm271265@gmail.com Siti Maryam sm271265@gmail.com <p>Penelitian ini didasarkan pada fenomena pola asuh orang tua yang ketat (strict parents) yang memengaruhi komunikasi dalam keluarga, khususnya pada remaja akhir perempuan. Pola asuh yang menekankan kontrol dan kepatuhan membentuk pengalaman komunikasi tertentu, namun masih jarang dikaji dari sudut pandang subjektif remaja perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana remaja perempuan menginterpretasikan komunikasi keluarga dengan orang tua yang ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik wawancara mendalam terhadap remaja perempuan yang dibesarkan dalam keluarga strict parents. Teori Pola Komunikasi Keluarga (Family Communication Patterns Theory/FCPT) digunakan sebagai kerangka analisis, yang mencakup dimensi conversation orientation dan conformity orientation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi keluarga strict parents cenderung memiliki orientasi percakapan yang rendah dan orientasi konformitas yang tinggi, sehingga komunikasi berlangsung satu arah dan hierarkis. Pola komunikasi keluarga informan diklasifikasikan sebagai tipe protective. Pola tersebut memengaruhi pengalaman komunikasi, reaksi emosional, serta strategi adaptasi komunikasi remaja perempuan</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6823 Pengaruh Literasi Keuangan, Faktor Demografis dan Pengalamn Keuangan terhadap Perilaku Menabung pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone 2026-07-13T13:20:43+07:00 Wanda Wulandari wandhawulandari5@gmail.com Andi Patimbangi andipatimbangi@yahoo.com Rahma Hidayati Darwis rahma_darwis@yahoo.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, faktor demografis, dan pengalaman keuangan terhadap perilaku menabung mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone angkatan 2023, 2024, dan 2025. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai signifikansi 0,000. Faktor demografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai signifikansi 0,001. Pengalaman keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai signifikansi 0,049. Secara simultan, literasi keuangan, faktor demografis, dan pengalaman keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku menabung mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,896 menunjukkan bahwa 89,6% variasi perilaku menabung mahasiswa dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 10,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan, karakteristik demografis yang mendukung, dan pengalaman keuangan yang baik dapat meningkatkan perilaku menabung mahasiswa</p> 2026-07-13T13:20:42+07:00 Copyright (c) 2026 https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7116 Intervensi Mengurangi Kesepian Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 03 Ciracas 2026-07-14T11:44:33+07:00 Zeni Afrilya zeni_afrilya@staff.gunadarma.ac.id Maryam Maryam Maryam@unusia.ac.id Ruri Handayani ruri.psi@gmail.com Roza Elmanika Putri Rozaelmanikaberkah@gmail.com <p>Intervensi diberikan pada lansia yang mengalami kesepian di panti sosial. Adapaun intervensi yang diberikan pada subjek adalah reality therapy yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, penerimaan subjek terhadap kondisi yang dialaminya. Subjek juga diberikan latihan relaksasi progresif yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan subjektif dan berpengaruh terhadap proses fisiologis lainnya. Evaluasi intervensi yang sudah dilakukan menunjukkan adanya perubahan yang terjadi sebelum dan sesudah intervensi dilakukan. Sesudah diberikan intervensi subjek jauh lebih menerima realita kehidupannya yang sekarang hidup di Panti Sosial. Selain itu, subjek jauh lebih tenang dan lebih berpikir Secara positif dalam menjalani kehidupannya di Panti Sosial.</p> 2026-07-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7128 Resiliensi Digital Polri: Peran Kepempimpinan Transformasional dalam Mitigasi Ancaman Disrupsi Informasi 2026-07-14T20:44:15+07:00 Fajar Kiansantang kiansantangfajar7@gmail.com <p>Penelitian ini menganalisis urgensi penguatan resiliensi digital Polri melalui kepemimpinan<br>transformasional dalam menghadapi ancaman disrupsi informasi yang semakin kompleks pada era<br>digital. Fokus kajian diarahkan pada hubungan antara profesionalisme kelembagaan, kinerja<br>organisasi, dan kapasitas kepemimpinan digital dalam merespons misinformasi, disinformasi, serta<br>tekanan terhadap legitimasi dan kepercayaan publik. Kajian ini menggunakan pendekatan<br>kualitatif deskriptif dengan menelaah literatur, dokumen kebijakan, dan data internal organisasi<br>untuk mengidentifikasi kondisi empirik serta tantangan strategis yang dihadapi. Hasil penelitian<br>menunjukkan bahwa kepemimpinan digital Polri pada dimensi leverages technology, encourages<br>collaboration, dan drives innovation belum berjalan optimal, sehingga belum sepenuhnya<br>menopang peningkatan kinerja organisasi dan penguatan resiliensi digital. Di sisi lain, organisasi<br>memiliki peluang eksternal berupa perkembangan teknologi informasi, transformasi pelayanan<br>digital, serta tuntutan akuntabilitas kinerja, tetapi juga menghadapi ancaman berupa serangan siber,<br>disrupsi informasi, ketergantungan teknologi, dan meningkatnya sikap kritis masyarakat.<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa resiliensi digital Polri tidak hanya ditentukan oleh<br>ketersediaan teknologi, melainkan terutama oleh kepemimpinan transformasional yang mampu<br>mengintegrasikan pemanfaatan teknologi, penguatan kolaborasi, dan dorongan inovasi ke dalam<br>tata kelola organisasi secara berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas digital personel<br>dan pimpinan, penguatan sistem manajemen kinerja, serta internalisasi budaya organisasi yang<br>adaptif menjadi langkah strategis untuk memperkuat profesionalisme Polri di tengah ancaman<br>disrupsi informasi.</p> 2026-07-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7123 Breach of Contract in Gold Pawn Agreement Based on Rahn Contract: Legal and Sharia Analysis at Pegadaian Syariah Setia Budi Medan 2026-07-14T21:29:53+07:00 Fitri Yanni Dewi Siregar fitriyanni@staff.uma.ac.id Muhammad Yusrizal Adi Syaputra yurizal@staff.uma.ac.id Nanang Tomi Sitorus nanang@staff.uma.ac.id <p><em>This study discusses the legal aspects of default in gold pawn agreements (rahn) at Pegadaian Syariah, Setia Budi Branch, Medan. Rahn is a pawn agreement made based on sharia principles, where customers hand over goods, such as gold bars or jewelry, as collateral for debt. In practice, default often occurs, namely the inability or negligence of customers to fulfill obligations, such as delays or failure to pay loans. This gold rahn agreement is regulated in the Compilation of Sharia Economic Law and DSN-MUI Fatwa No: 25 / DSN-MUI / III / 2002 and No: 26 / DSN-MUI / III / 2002. This study uses a normative-empirical juridical method with field interview techniques. The results of the study show that customers are charged a maintenance fee every 10 days. If there is a default, the pawnshop provides an extension of time and a warning letter. If the obligation is still not fulfilled, the collateral will be auctioned according to sharia principles. Settlement of default is carried out through applicable procedures by prioritizing deliberation and negotiation, reflecting the principles of justice and welfare in Islamic economic law, and protecting the rights and obligations of both parties.</em></p> 2026-07-14T21:28:04+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7140 Self-compassion sebagai Faktor Protektif terhadap Stres Kerja pada Pekerja Sosial Kesehatan Mental 2026-07-15T21:25:43+07:00 𝐑𝐨𝐳𝐚 𝐄𝐥𝐦𝐚𝐧𝐢𝐤𝐚 𝐏𝐮𝐭𝐫𝐢 rozaelmanikaberkah@gmail.com 𝐑𝐮𝐫𝐢 𝐇𝐚𝐧𝐝𝐚𝐲𝐚𝐧𝐢 ruri.psi@gmail.com <p>Pekerja sosial yang menangani individu dengan gangguan psikososial dan permasalahan mental di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa menghadapi tantangan kerja yang besar, seperti beban emosional yang intens dan tuntutan kesiapsiagaan tinggi, yang berisiko memicu stres kerja. Salah satu faktor internal yang diduga dapat memitigasi dampak buruk tersebut adalah self-compassion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres kerja, tingkat self-compassion, serta peran Self-compassion terhadap stres kerja pada pekerja sosial tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial cenderung mengalami tingkat stres kerja yang cukup tinggi. Sementara itu, tingkat Self-compassion responden mayoritas berada pada kategori sedang (73%), diikuti kategori rendah (14%), dan tinggi (13%). Analisis data menunjukkan bahwa Self-compassion memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja (p &lt; 0,001 ; β = -0,060). Self-compassion terbukti berperan sebagai faktor pelindung (faktor protektif) psikologis dan strategi coping yang efektif bagi pekerja sosial dalam menghadapi tekanan pekerjaan</p> 2026-07-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7142 Peran Ekonomi Sirkular Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam: Systematic Literature Review 2026-07-16T08:19:55+07:00 Bonaraja Purba bonarajapurba@unimed.ac.id Harry Jaya Pramana harryjayapramana@gmail.com <p>Peningkatan eksploitasi sumber daya alam akibat pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan seperti penurunan kualitas ekosistem,meningkatnya timbunan limbah serta berkurangnya ketersediaan sumber daya alam. kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan konsep ekonomi circular sebagai pendekatan yang mendukung pemanfaatan sumber daya secara efisiensi dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk<br>menganalisis peran ekonomi sirkular dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam melalui pendekatan sistematik literatur review proses penelusuran literatur dilakukan pada database scopus,sains direct, springerlink, Google scholar dan Sinta dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan ekonomi circular dan pengelolaan sumber daya alam. Artikel yang dianalisis dipublikasikan pada periode 2015-2025 dan diseleksi menggunakan pedoman prisma berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi sirkuler berperan penting dalam meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya mengurangi ekspolitasi bahan baku primer meminimalkan timbulan<br>limbah serta menciptakan nilai tambah ekonomi penerapan prinsip reduce reuse recycle ripper and recover selain itu implementasi ekonomi sirkular juga mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengurangan emisi karbon peningkatan efisiensi produksi dan optimalisasi pemanfaatan limbah sebagai sumber daya baru. Namun demikian penerapan masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan teknologi rendahnya kesadaran masyarakat kurangnya investasi serta belum optimal kebijakan pemerintah oleh karena itu diperlukan sinergi antara pemerintah dunia usaha akademisi dan masyarakat untuk mempercepat implementasi ekonomi sirkuler dalam mendukung pengelolaan sumber<br>daya alam yang berkelanjutan.</p> <p>Kata kunci: ekonomi sirkular, sumber daya alam, pembangunan berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam, sistematik literatur review</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7145 Kepemimpinan Perempuan dalam Kajian Komunikasi Visual: Tinjauan Literatur Sistematis 2026-07-17T12:50:17+07:00 Andityas Bima Prasatya satyabilalyogya@gmail.com Eli Jamilah Mihardja eli.mihardja@bakrie.ac.id <p>Representasi kepemimpinan perempuan menjadi salah satu isu yang semakin berkembang dalam<br>kajian komunikasi seiring meningkatnya partisipasi perempuan dalam berbagai sektor publik.<br>Meskipun demikian, penelitian mengenai kepemimpinan perempuan masih cenderung<br>terfragmentasi pada aspek komunikasi organisasi, gender, komunikasi visual, maupun semiotika,<br>sehingga belum banyak penelitian yang mengintegrasikan keempat perspektif tersebut secara<br>komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan kajian, memetakan<br>tema-tema utama, serta menyusun sintesis konseptual mengenai representasi kepemimpinan<br>perempuan dalam komunikasi visual. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review<br>(SLR) dengan menganalisis 24 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2016–2025 dan<br>diperoleh dari berbagai sumber ilmiah bereputasi. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi,<br>seleksi, ekstraksi data, dan sintesis tematik terhadap fokus penelitian, metode, teori, serta temuan<br>utama masing-masing artikel. Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama, yaitu (1)<br>kepemimpinan perempuan sebagai konstruksi sosial, (2) komunikasi sebagai fondasi kepemimpinan<br>perempuan, (3) representasi visual pemimpin perempuan, (4) semiotika dan representasi gender,<br>serta (5) kepemimpinan perempuan dalam konteks budaya. Sintesis literatur menunjukkan bahwa<br>komunikasi visual berperan penting dalam membentuk citra, legitimasi, dan persepsi publik<br>terhadap kepemimpinan perempuan melalui berbagai simbol, narasi visual, dan praktik representasi<br>di media maupun ruang budaya. Penelitian ini juga mengidentifikasi masih terbatasnya kajian yang<br>menghubungkan komunikasi visual, kepemimpinan perempuan, dan representasi budaya, sehingga<br>membuka peluang bagi penelitian lanjutan pada konteks museum, pameran, dan warisan budaya.<br>Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian komunikasi dengan mengintegrasikan perspektif<br>kepemimpinan, komunikasi visual, semiotika, dan gender dalam satu kerangka konseptual.</p> 2026-07-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7146 Optimalisasi Hasil Belajar IPA melalui “Problem Based Learning” pada Materi Pengaruh Gaya terhadap Benda di Kelas IV SDN 016 Babulu 2026-07-16T10:58:36+07:00 Harisah Fitri harisah.fitri@polimedia.ac.id Septy Dwi Anggraeni Septydwianggraeni123@gmail.com Handini Rahmawati handini@polimedia.ac.id Muhammad Syukri Faiz muhammadsyukrifaiz@polimedia.ac.id <p>Rendahnya capaian IPA pada materi Pengaruh Gaya terhadap Benda menjadi persoalan<br>pembelajaran yang ditemukan di kelas IV SDN 016 Babulu. Pada kondisi awal, hanya 6 dari 17<br>peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kondisi tersebut menjadi dasar<br>penerapan Problem Based Learning (PBL) sebagai upaya memperbaiki proses belajar melalui<br>kegiatan pemecahan masalah. Perbaikan pembelajaran dilakukan dalam dua putaran tindakan<br>dengan rangkaian kegiatan berupa penyusunan rencana, penerapan tindakan, pengamatan proses<br>belajar, dan peninjauan kembali hasil tindakan. Perubahan capaian peserta didik ditelurusi melalui<br>pengamatan selama pembelajaran dan evaluasi pada setiap akhir tindakan. Temuan penelitian<br>memperlihatkan perubahan capaian kelas setelah PBL diterapkan. Pada tindakan pertama, rerata<br>nilai kelas mencapai 73,58 dengan 8 pesera didik atau 47,05% telah memenuhi KKM. Perbaikan<br>pembelajaran pada tindakan kedua menghasilkan nilai sebesar 80.94 dan meningkatkan jumlah<br>peserta didik yang tuntas menjadi 14 orang atau 82.35%. perubahan tersebut memperlihatkan bahwa<br>pembelajaran berbasis masalah dapat digunakan untuk memperkuat pemahaman peserta didik<br>terhadap materi Pengaruh Gaya terhadap Benda. Peningkatan jumlah peserta didik yang mencapai<br>KKM juga menunjukkan adanya perbaikan capaian belajar IPA selama tindakan berlangsung</p> 2026-07-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7147 DINAMIKA POLITIK IDENTITAS DI LEMBAGA DAKWAH KAMPUS UIN SUMATERA UTARA 2026-07-16T12:09:19+07:00 Umi Din Nurzanah Br. Sembiring umidinnurzanah@uinsu.ac.id Saiful Amir amirsaiful357@gmail.com <p><em>This research examines the dynamics of identity politics within the Campus Dawah Institute (Lembaga Dakwah Kampus / LDK) at UIN North Sumatra, focusing on the forms of identity politics, their causal factors, their impact on relations between members, and the organization's efforts to maintain togetherness. This study employs a descriptive qualitative method, utilizing in-depth interviews with three LDK board members, observation, and literature review. The results indicate that identity politics emerges during discussion processes, decision-making, and the determination of dawah directions, triggered by the organizational backgrounds and social environments of the members. Differences in religious identity do not always yield negative impacts; instead, they can enrich the organization if managed through deliberation (musyawarah) and mutual respect. LDK possesses internal deliberative mechanisms to maintain inclusivity. This research concludes that identity politics can be managed constructively as part of a productive organizational dynamic.</em></p> 2026-07-16T12:09:18+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7180 Stress Kerja Terhadap Keseimbangan Kehidupan Dan Pekerjaan (Work-Life Balance): Studi Pada Karyawan Milenial di Jakarta 2026-07-18T12:12:55+07:00 Aji Kresno Murti ajikresno@gmail.com Annisa Retno Utami annisa_utami@usahid.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab stres kerja, dampaknya terhadap keseimbangan kehidupan-kerja, serta strategi penanganan yang digunakan karyawan milenial di Jakarta. Penelitian menggunakan desain kualitatif eksploratif dengan dukungan pemetaan literatur terhadap 35 artikel Scopus periode 2019-2024. Data utama diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sembilan karyawan perusahaan swasta yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja terutama dipicu oleh beban kerja berlebih, target dan tenggat waktu yang ketat, multitasking, gangguan teknologi di luar jam kerja, serta konflik antara tanggung jawab profesional dan pribadi. Kondisi tersebut membatasi waktu pemulihan, memengaruhi kesehatan mental dan fisik, menurunkan motivasi serta produktivitas, dan mengurangi kebahagiaan hidup. Partisipan merespons tekanan melalui pengelolaan waktu, pembatasan notifikasi, aktivitas relaksasi, komunikasi dengan atasan, fleksibilitas kerja, dan dukungan sosial. Temuan menegaskan bahwa work-life balance bukan semata-mata hasil kemampuan individual, tetapi juga dipengaruhi desain kerja, kualitas dukungan supervisor, dan konsistensi kebijakan organisasi. Implikasi penelitian mengarah pada perlunya integrasi fleksibilitas kerja, batas komunikasi digital, layanan kesehatan mental, distribusi beban yang adil, dan pengembangan kompetensi supervisor dalam kebijakan manajemen sumber daya manusia.</p> 2026-07-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7178 STRATEGI DIGITALISASI DAN OTOMATISASI PROSES BISNIS SEBAGAI RESPONS TERHADAP KETIDAKPASTIAN EKONOMI GLOBAL 2026-07-18T22:40:29+07:00 Hatta Ridho hattaridho@usu.ac.id Husni Thamrin pungkut@usu.ac.id Solahuddin Nasution solahuddin.nst@usu.ac.id <p>Global economic uncertainty driven by tariff volatility, geopolitical conflict, and energy price fluctuations increasingly affects small-scale enterprises through rising energy and input costs, including community-based businesses such as laundry units operated by Islamic boarding schools (pesantren). This study aims to describe the current business process and level of digitalization and automation adoption at the Laundry unit of Yayasan Ulumul Qur'an Stabat, and to analyze the strategies and challenges of digitalization as a response to rising operational cost pressures and to strengthening the pesantren's economic independence. A qualitative descriptive approach with a single case study design was applied in Kwala Bingai Village, Stabat Subdistrict, Langkat Regency, North Sumatra Province, as part of a community partnership engagement grounded in a formal cooperation agreement with the foundation. Data were collected through observation, semi-structured interviews with the business manager, santri (students), and foundation administrators, and documentation, then analyzed descriptively. Findings show that the business unit remains at an early digitalization stage, characterized by manual bookkeeping, word-of-mouth promotion, cash-only payment, and conventional operations, shaped by limited santri working hours, limited capital, and low digital literacy among administrators. Low-cost digitalization strategies such as QRIS, WhatsApp Business, and Google Maps were identified as relevant first steps prior to considering more complex automation, while also serving as an entrepreneurship learning vehicle for santri, in line with national policy on strengthening pesantren economic independence.</p> 2026-07-18T22:40:29+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7192 Aplikatif Gugatan Perbuatan Tidak Bertindak Pejabat Tata Usaha Negara Dalam Pengangkatan Kepala Madrasah 2026-07-20T11:55:36+07:00 Syarif Hidayatullah syarifhidayatullah@ibi.ac.id Ahmad Sarmadi lawfirm.a2partner@gmail.com <p>Passive or unresponsive attitudes by state administrative officials toward applications submitted by citizens are not uncommon. Such passive attitudes by state administrative officials toward citizen applications constitute an omission that is detrimental to legal entities. This study analyzes the lawsuit filed by the Al-Mabrurotul Munawwaroh Foundation against the Supervisory Official of Madrasahs at the Ministry of Religious Affairs Office of Tangerang City regarding the failure to issue a recommendation for the appointment of a Madrasah Head and the failure to respond to a formal notice of default (somasi). Using a normative legal research method with a statutory and case-law approach, the primary legal materials include Law No. 5 of 1986 as amended by Law No. 51 of 2009, Law No. 30 of 2014, Supreme Court Regulation (PERMA) No. 6 of 2018, and Supreme Court Circular Letter (SEMA) No. 5 of 2021. The findings affirm that omission may be classified as an object of an administrative dispute if it satisfies the elements of being concrete, individual, final, and producing legal consequences. Under SEMA No. 5 of 2021, letter c, the plaintiff is not required to exhaust administrative remedies. Article 87 of Law No. 30 of 2014 serves as the basis for filing an objection, and an official's failure to respond within ten working days carries the implication of a fictieve beschikking (deemed decision). This study recommends legal certainty regarding the authority of the Administrative Court over omission disputes following the enactment of the Job Creation Law, as well as the strengthening of administrative sanctions against negligent officials.</p> 2026-07-20T11:55:35+07:00 Copyright (c) 2026 IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/7203 PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK ELEMEN VERIFIKASI DALAM BERITA 2026-07-20T13:34:59+07:00 Nadya Mutiara Ramli nadyamutiara21@gmail.com Syaifuddin Syaifuddin udin.sayuti@gmail.com Citra Pratiwi citramuchtars@gmail.com <p>Era digital menghadapkan media online untuk berada pada dua dilemma, yakni akurasi dan kecepatan. Dalam beberapa kasus, media online memiliki masalah demi mengejar kecepatan akhirnya mengorbankan proses verifikasi, di mana proses ini adalah jantung dari kode etik jurnalis. Penelitian ini ingin melihat bagaimana sebuah perusahaan media online di Indonesia dalam rangka menerapkan proses verifikasi. Penelitian ini menggunakan teori Bill Kovach yang berfokus pada salah satu 9 elemen Kode Etik Jurnalistik yaitu verifikasi. Dalam penelitian ini menggunakan kualitatif Studi Kasus. Sumber data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan penilit yaitu menggunakan teori Miles dan Huberman melalui tiga tahapan, yakni kondensasi, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Tribunews.com telah melakukan proses verifikasi dalam pemberitaan petugas Damkar Jakarta Timur cabuli anak kandung.</p> 2026-07-20T00:00:00+07:00 Copyright (c)