Analisis Dampak Lingkungan Pemanfaatan Biomassa Menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF) dengan metode LCA
Abstract
Peningkatan populasi manusia berbanding lurus dengan perkembangan industri dan peningkatan kebutuhan energi. Bahan bakar fosil yang merupakan sumber energi akan menghasilkan dampak lingkungan emisi gas rumah kaca, perlu menjadi perhatian bersama. Pemanfaatan sumber energi terbarukan menjadi salah satu upaya untuk menurunkan dampak lingkungan tersebut. Biomassa merupakan salah satu solusi sumber energi yang berasal dari sampah. Salah satu produk dari biomassa adalah Refuse-Derived Fuel (RDF). Pembuatan RDF akan menurunkan jumlah timbulan sampah melalui proses pemilahan, pencacahan dan pengeringan. Karakteristik RDF berpengaruh pada proses dan hasil kinerja pembakaran pada boiler mini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan awal yang dihasilkan oleh RDF. Penelitian berskala laboratorium pada unit boiler mini akan menjadi model acuan untuk dampak lingkungan yang dihasilkan sebelum penggunaan skala besar. Metode analisis dampak lingkungan yang digunakan adalah Life Cycle Assesment (LCA). Batasan sistem yang digunakan adalah gate to gate mulai dari unit proses pembakaran RDF dalam boiler mini hingga dihasilkan limbah sisa pembakaran. Hasil analisis berdasarkan 5 kategori dampak yaitu Fine particulate matter formation sebesar 8,91E-07, Fossil resource scarcity sebesar 0.31610, dampak Freshwater ecotoxicity sebesar 5,55E-13, dan Global warming, Freshwater ecosystems sebesar 1,36E-15.

