Persepsi Mahasiswa Unimed terhadap Konsep Childfree dalam Perspektif Islam
Abstrak
Fenomena childfree sebagai pilihan pasangan suami istri untuk tidak memiliki anak semakin berkembang dalam masyarakat modern. Perubahan orientasi hidup, kemajuan sosial, serta meningkatnya kesadaran individu terhadap kualitas hidup turut memengaruhi cara pandang generasi muda terhadap makna pernikahan dan keberadaan keturunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) terhadap konsep childfree ditinjau dari perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya memahami childfree sebagai keputusan sadar pasangan untuk tidak memiliki anak dalam pernikahan. Sebagian besar responden cenderung menolak konsep tersebut apabila ditinjau dari ajaran Islam, karena keberadaan keturunan dipandang sebagai bagian penting dari tujuan pernikahan serta upaya menjaga keberlangsungan generasi (hifz al-nasl). Namun demikian, terdapat pula responden yang menunjukkan sikap lebih fleksibel dengan mempertimbangkan kondisi tertentu, seperti faktor kesehatan, kesiapan mental, dan aspek kemaslahatan. Dengan demikian, fenomena childfree dapat dipahami sebagai bentuk perubahan sosial dalam masyarakat modern yang memunculkan beragam perspektif, sehingga diperlukan kajian yang proporsional agar tetap selaras dengan nilai-nilai agama dan norma sosial.
Kata kunci: childfree, mahasiswa, perspektif Islam, pernikahan, generasi muda

