Analisis K3 Menggunakan Metode HAZOP pada PLTD PT. Nusabara Sinergi Bersama Ampenan

  • Muhamad Safari Universitas Mataram
  • Ida Ayu Sri Adnyani Universitas Mataram
  • I Ketut Wiryajati Universitas Mataram
Keywords: HAZOP; PLTD; Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3); Penilaian Risiko; Pengendalian Risiko; Risiko

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) merupakan salah satu sistem pembangkit energi yang memiliki karakteristik operasional dengan potensi risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Aktivitas operasional dan pemeliharaan pada PLTD melibatkan berbagai peralatan mekanik, sistem kelistrikan, serta penggunaan bahan bakar yang mudah terbakar, sehingga berpotensi menimbulkan bahaya bagi pekerja apabila tidak dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta merumuskan strategi mitigasi risiko menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) pada PLTD PT. Nusabara Sinergi Bersama Ampenan. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung di lapangan, penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, wawancara dengan operator, serta studi dokumentasi terkait prosedur operasional dan keselamatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya yang memiliki tingkat risiko yang berbeda, mulai dari kategori rendah hingga ekstrem, antara lain kebisingan mesin diesel, tumpahan bahan bakar dan oli, paparan gas buang, bahaya kelistrikan pada panel dan trafo, serta risiko ergonomi pada aktivitas perawatan. Analisis menggunakan matriks risiko menunjukkan bahwa beberapa potensi bahaya berada pada kategori risiko sedang hingga tinggi sehingga memerlukan penanganan prioritas. Rekomendasi mitigasi risiko disusun berdasarkan hirarki pengendalian risiko yang meliputi rekayasa teknik, pengendalian administratif, serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan implementasi K3 pada operasional PLTD serta menjadi referensi bagi penelitian lanjutan terkait manajemen risiko di sektor pembangkitan tenaga listrik berbasis diesel.

Published
2026-03-31