IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-teknologi
<p>Journals for the publication of papers in the field of Technology include majoring in Civil Engineering, Industrial Engineering, Architectural Engineering, Electrical Engineering, Chemical Engineering and other Engineering majors. Published 3 times a year in March, July and November.</p> <p>P-ISSN : <a title="2580-4308" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1497599451" target="_blank" rel="noopener">2580-4308</a></p> <p>E-ISSN : <a title="2654-8046" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1539940124" target="_blank" rel="noopener">2654-8046</a></p> <p>DOI : <a href="http://doi.org/10.37817/IKRAITH-Teknologi">10.37817/IKRAITH-Teknologi</a></p> <p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Akreditasi Jurnal:</strong></span></p> <p><a title="SINTA 5" href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/6180" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/jafar_octo/Sertifikat_akreditasi_Teknologi_001.png"></a></p>Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAIen-USIKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi2580-4308Analisis Co-Firing Jenis Bahan Bakar Biomassa Terhadap Efisiensi Boiler
https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-teknologi/article/view/5139
<p>Listrik merupakan kebutuhan esensial yang terus meningkat, sementara PLTU berbahan bakar batu bara masih menjadi sumber utama di Indonesia. Penggunaan batu bara menghasilkan emisi gas rumah kaca dan polusi udara, sehingga pemerintah menargetkan bauran energi terbarukan 23% pada 2025, termasuk melalui program Co-firing biomassa. Penelitian ini melakukan analisis Co-firing dengan jenis bahan bakar biomassa terhadap efisiensi boiler di PLTU Jeranjang dengan boiler tipe CFB. Biomassa yang digunakan adalah serbuk dan serpihan kayu. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi boiler dari 73,26% menjadi 75,23% dengan serbuk kayu dan 74,08% dengan serpihan kayu. Efisiensi pembangkit meningkat menjadi 20,18% dan 20,03%, dibandingkan 19,53% saat menggunakan batu bara. Emisi SO₂ dan CO menurun signifikan, sedangkan emisi NOx meningkat. Emisi CO₂ berkurang dari 12,13 kg/s menjadi 10,29 kg/s, menunjukkan potensi Co-firing dalam mengurangi dampak lingkungan. Dengan demikian, Co-firing biomassa dapat meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon, menjadikannya strategi efektif menuju transisi energi berkelanjutan.</p>Suanggoro LegowoIda Bagus Fery CitarsaIda Ayu Sri Adnyani
Copyright (c)
2025-11-012025-11-0193110