Jurnal Inovasi Kewirausahaan https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/inovasikewirausahaan <p>Jurnal ini mengeksplorasi kontribusi inovasi dalam lingkungan kewirausahaan terhadap pertumbuhan ekonomi. Analisis ini berfokus pada bagaimana para wirausahawan memanfaatkan inovasi untuk menciptakan nilai dan bagaimana hal ini mengubah lanskap pasar saat ini.Inovasi dalam Kewirausahaan: Penggerak Baru dalam Sistem Ekonomi Global inovasi dalam kewirausahaan dan bagaimana hal tersebut menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi di pasar global.Inovasi ditegaskan kembali sebagai inti dari kewirausahaan yang sehat dan dinamis.</p> <p>E-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20240216501058917">3046-6288</a> &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;P-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20240216131124004">3046-6296</a></p> Universitas Persada Indonesia YAI en-US Jurnal Inovasi Kewirausahaan 3046-6288 Inovasi Hidangan Italia Berbasis Ubi Jalar Kuning Studi pada Chicken Parmigiana dan Gnocchi https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/inovasikewirausahaan/article/view/6952 <p>Penelitian ini mengkaji dampak hidangan tinggi protein berbasis ubi jalar kuning Chicken Parmigiana dan Gnocchi<br>terhadap kesehatan dan pemanfaatan energi tubuh. Ubi jalar kuning digunakan sebagai sumber karbohidrat<br>kompleks yang lebih sehat dan bernutrisi tinggi. Metode penelitian meliputi literature review, uji dapur, dan food<br>testing pada responden. Hasil penilaian sensori menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat positif, dengan<br>komentar mengenai rasa yang seimbang, tekstur ayam yang matang sempurna, serta cita rasa yang enak secara<br>keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan ubi jalar kuning mampu meningkatkan nilai gizi dan<br>kualitas hidangan. Secara umum, hidangan ini berpotensi mendukung pelepasan energi yang lebih stabil serta<br>menjadi pilihan makanan tinggi protein yang sehat dan inovatif. Penelitian ini juga mendorong pemanfaatan bahan<br>lokal Indonesia dalam pengembangan kuliner modern.</p> Richie Marciano Kezia Elsty Ayleen Gavrila Wicaksono Copyright (c) 2026-06-30 2026-06-30 3 2 1 13 10.37817/jurnalinovasikewirausahaan.v3i2.6952 Pengembangan Nama Chocolate Berbasis Ubi Jalar Madu, Bebas Gluten sebagai alternatif Makanan Fungsional https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/inovasikewirausahaan/article/view/6954 <p>Perkembangan dalam produk kembang gula fungsional telah dirangsang oleh<br>meningkatnya permintaan akan diet berbasis tumbuhan, bebas susu, dan bebas gluten.<br>Karena ketergantungannya pada produk susu secara tradisional, cokelat Nama, makanan<br>cokelat mewah yang terkenal dengan rasa kaya dan teksturnya yang lembut, tidak semudah<br>itu diakses oleh orang-orang dengan pembatasan diet. Studi ini menggunakan ubi jalar<br>madu (Ipomoea batatas L.) sebagai bahan fungsional dan pengganti produk susu untuk<br>membuat cokelat Nama artisan nabati, bebas gluten, dan bebas susu. Produk ini<br>dikembangkan dan dioptimalkan melalui beberapa uji coba menggunakan metodologi<br>deskriptif kuantitatif dan eksperimental, dengan penekanan pada rasio bahan, teknik<br>pengolahan, kualitas sensorik, dan nilai gizi. Ubi jalar madu diolah melalui metode<br>panggang untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap tekstur dan rasa, dikombinasikan<br>dengan campuran kuvertur cokelat hitam vegan dan pemanis alami. Uji buta yang<br>mengukur aroma, warna, tekstur, rasa, dan penerimaan umum digunakan untuk<br>mengevaluasi indra pada 30 orang. Selain menawarkan manfaat nutrisi tambahan termasuk<br>serat makanan, kalium, dan tidak adanya kolesterol, resep akhir menghasilkan tekstur<br>lembut yang meleleh di mulut dengan rasa manis sedang dan penerimaan sensorik yang<br>baik. Menurut temuan, ubi jalar madu memiliki banyak potensi sebagai komponen yang<br>bermanfaat dalam manisan kelas atas, mendorong inovasi makanan berkelanjutan dan<br>kebutuhan diet inklusif. Penelitian ini memajukan penciptaan pengganti cokelat artisanal<br>yang lebih sehat dan lebih sesuai dengan gaya hidup dan tren kesehatan kontemporer.</p> Angelica Lovelin Harnoko Kezia Elsty Muhamad Dama Abitzar Copyright (c) 2026-06-30 2026-06-30 3 2 14 22 10.37817/jurnalinovasikewirausahaan.v3i2.6954 Sugar-Free Honey Sweet Potato Burnt Cheesecake: Inovasi Nutrisi Untuk Pencegahan Diabetes https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/inovasikewirausahaan/article/view/6955 <p>Prevalensi diabetes yang meningkat (19,1 juta kasus di Indonesia, Riskesdas 2023)<br>menuntut inovasi dessert rendah gula. Penelitian ini mengembangkan Sugar-Free Honey<br>Sweet Potato Burnt Cheesecake menggunakan ubi madu bakar (250g), keju krim berbasis<br>nabati (250ml), eritritol, dan telur, dipanggang pada 200°C untuk kulit khas Maillard.<br>Setiap 100g sajian mengandung 210 kcal, &lt;1g gula, 12g serat, 850% AKG vitamin A<br>dari β-karoten, dan ORAC 8.500μmol TE/100g antioksidan—melebihi blueberry. Uji<br>sensorik (n=30) mencapai skor 8,2/9 penerimaan hedonic. Analisis biaya menunjukkan<br>Rp1.250/irisan vs Rp5.000 konvensional, memungkinkan skalabilitas UKM. Formulasi<br>ini memajukan nutrisi kuliner dengan mengganti gula rafinasi dengan superfood lokal.</p> Mulia Dwi Andra Kezia Elsty Siti Nabilah Copyright (c) 2026-06-30 2026-06-30 3 2 23 30 10.37817/jurnalinovasikewirausahaan.v3i2.6955 Pemanfaatan Kulit Pisang dalam Pembuatan Kue Pisang Bebas Gluten https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/inovasikewirausahaan/article/view/6956 <p>Penelitian ini membahas cara membuat kue pisang bebas gluten menggunakan pisang,<br>tepung kulit pisang, tepung almond, dan tepung tapioka. Tujuannya adalah membuat kue<br>yang sehat, aman untuk orang yang tidak bisa mengkonsumsi gluten, dan tetap lezat.<br>Proyek ini juga bertujuan mengurangi limbah makanan dengan mengolah kulit pisang<br>menjadi tepung dan mengetahui kandungan gizi dalam kue tersebut. Hasilnya<br>menunjukkan bahwa kue memiliki tekstur lembut, aroma pisang yang kuat, dan rasa manis<br>alami. Sebagian besar penguji menyukai rasa, tekstur, dan tampilan kue. Tepung kulit<br>pisang membantu mengurangi limbah karena sebagian besar kulit pisang dapat diolah<br>menjadi tepung. Secara keseluruhan, kue pisang bebas gluten ini bergizi, enak, ramah<br>lingkungan, dan cocok sebagai camilan atau sarapan sehat.</p> Alexandra Gracia Cherish Phan Copyright (c) 2026-06-30 2026-06-30 3 2 31 42 10.37817/jurnalinovasikewirausahaan.v3i2.6956