Pengaruh Brand Image dan Word of Mouth terhadap Keputusan Penggunaan InDrive Mahasiswa Politeknik Negeri Medan
Abstrak
InDrive memakai sistem tawar-menawar tarif antara penumpang dan pengemudi, tetapi posisinya pada Top Brand Index kategori transportasi daring masih jauh di bawah Gojek dan Grab. Penelitian ini menguji pengaruh citra merek (brand image) dan word of mouth terhadap keputusan penggunaan InDrive pada mahasiswa Politeknik Negeri Medan. Pendekatan yang dipakai adalah kuantitatif dengan survei kuesioner skala Likert kepada 100 mahasiswa aktif tahun akademik 2025/2026 yang pernah memakai InDrive. Sampel diambil dari populasi 8.109 mahasiswa melalui purposive sampling dan rumus Slovin. Data dianalisis dengan regresi linier berganda di SPSS setelah lolos uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan (B = 0,637; t = 9,823; p < 0,001), begitu pula word of mouth (B = 0,344; t = 4,918; p < 0,001). Secara simultan keduanya signifikan (F = 149,452; p < 0,001) dengan Adjusted R Square 0,750, artinya 75% variasi keputusan penggunaan dapat dijelaskan oleh kedua variabel. Brand image menjadi faktor yang lebih dominan, sedangkan pengaruh word of mouth terutama datang dari ulasan dan komentar pengguna lain.


