STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA AIR TERJUN LAPUTI DI TAMAN NASIONAL MATALAWA DESA PRAING KAREHA, KECAMATAN TABUNDUNG, KABUPATEN SUMBA TIMUR

  • Servin Kara Wulang Universitas Nusa Cendana
  • Fadlan Pramata Universitas Nusa Cendana
  • Roni Haposan Sipayung Universitas Nusa Cendana
  • Nixon Rammang Universitas Nusa Cendana

Abstrak

Wisata air terjun Laputi memiliki potensi wisata alam yang menarik,
pemandangan alam yang indah, udara yang sejuk dan keunikan flora dan fauna. Akan
tetapi, dalam pengembangan wisata air terjun menghadapi berbagai kendala seperti
keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung wisata serta akses jalan menuju tempat
wisata yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi
pengembangan berbasis analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan metode
porposive sampling dan snowball sampling. Data yang dikumpulkan melalui wawancara,
observasi dan studi literatur dengan jumlah informan 26 orang, analisis data dengan
pendekatan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Hasil penelitian
menunjukkan posisi pengembangan wisata air terjun Laputi berada di kuadran satu yaitu
strategi agresif dengan nilai X = 1,19 dan Y = 1,00. Hal ini menunjukkan bahwa destinasi
wisata memiliki kekuatan dan peluang besar untuk dikembangkan. Strategi yang dapat
dilakukan adalah pengembangan sarana dan prasarana, kerja sama dengan masyarakat
lokal, memanfaatkan teknologi digital serta pengembangan wisata berbasis konservasi
untuk keberlanjutan destinasi wisata.
Kata kunci : Strategi Pengembangan, Wisata Alam, Air Terjun Laputi, Analisis SWOT,Taman Nasional Matalawa

Diterbitkan
2026-07-02