Optimasi Preservasi Jalan Koridor Pesisir di Kabupaten Lampung Selatan Berbasis Software Provincial And Kabupaten Road Management System PKRMS
Abstrak
Tingginya intensitas lalu lintas angkutan logistik serta pengaruh lingkungan pesisir dengan muka air tanah yang tinggi memicu percepatan kerusakan perkerasan jalan pada koridor kawasan sentra produksi pangan akuatik di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas penanganan dan penganggaran pada jaringan jalan sepanjang 32,35 km tersebut menggunakan perangkat lunak Provincial and Kabupaten Road Management System (PKRMS). Metode kuantitatif deskriptif diterapkan untuk mengolah data survei kondisi jalan guna menentukan nilai Treatment Triggered Index (TTI) sebagai basis klasifikasi kerusakan, serta Treatment Priority Index (TPI) berbasis Multi Criteria Analysis (MCA) untuk menyusun skala prioritas. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ruas (074) Gunung Terang–Merak Belantung menjadi prioritas penanganan utama dengan nilai TPI tertinggi yaitu 90,4. Total proyeksi kebutuhan anggaran pemeliharaan selama periode 5 tahun (2027–2031) pada skenario Unlimited Budget mencapai Rp 61.720,0 Juta. Alokasi dana yang dikonsentrasikan pada tahun pertama sebesar Rp 50.564,0 Juta untuk intervensi rehabilitasi sepanjang 12,5 km terbukti efektif meningkatkan kemantapan jaringan jalan dari 62,5% menjadi 100%, yang selanjutnya dipertahaman melalui pemeliharaan rutin berkelanjutan. Penerapan pemaketan berkonsep Long Segment memberikan efisiensi tata kelola preservasi jalan daerah secara menyeluruh.

