EFEKTIFITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER BERITA DALAM NEWSROOM TELEVISI

(STUDI KASUS KOMPAS TV)

  • Nasrullah Kusadjibrata Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) Jakarta

Abstrak

Media selalu berlomba-lomba untuk mendapatkan berita. Di era sebelum kehadiran sosial media, awak jurnalis di level redaktur atau produser berusaha untuk mendapatkan berita mengandalkan fakta lapangan dan network. Kini situasi berubah. Mereka banyak mengandalkan sosial media khususnya twitter, facebook (FB) dan instagram IG). Penelitian ini akan memberi sumbangan pada proses produksi di newsroom televisi yang sebelumnya hanya mengandalkan jaringan atau network awak media. Penggabungan antara media arus utama dengan media sosial dalam satu ranah newsroom televisi membuat pendekatan jurnalisme hibrida menjadi alat analisis persoalan. Sementara pada ranah metodologi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif konstruktivis Peter L Berger dengan metode studi kasus karena akan melihat proses teknis dan kekhasan yang terjadi di dalam pergumulan newsroom televisi berita. Penelitian ini mendeskripsikan bahwa keberadaan media sosial merupakan satu yang tidak bisa dihindari. untuk itu Kompas TV dalam mengadopsi media sosial sebagai ranah atau lembaga tersendiri. Jurnalisme hibrida ini memadukan atau mencampurkan antara online dan offline dalam dinamika di newsroom. Adapun prosesnya melalui : Pertama, Internalisasi (Mengadopsi masukan tidak hanya dari lapangan namun dari sosial media seperti twitter, FB, instragram dan lainnya). Kedua, obyektivasi (Proses produksi harus menyertakan trending topic dll agar berita bisa diterima masyarakat). Ketiga eksternalisasi (Keluaran ini tidak hanya di TV namun juga bisa lewat web atau sosial media).

Diterbitkan
2021-08-11