Fear of Missing Out (FOMO) sebagai Determinan Stres Psikologis di Era Digital: Analisis Kesehatan Masyarakat dalam Perspektif Fiqih Kesehatan
Abstract
Media sosial meningkatkan keterpaparan individu terhadap kehidupan orang lain dan memunculkan rasa takut ketinggalan atau FOMO. Peristiwa ini berkontribusi terhadap meningkatnya tingkat stres dan masalah kesehatan mental, terutama di kalangan orang muda. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti FOMO dari sudut pandang kesehatan masyarakat serta fiqih kesehatan. Metode yang dipakai adalah kajian pustaka deskriptif yang bersifat kualitas terhadap jurnal ilmiah nasional yang relevan. Temuan dari kajian ini mengindikasikan bahwa FOMO berkaitan dengan stres, kecemasan, dan penurunan kesejahteraan mental, yang disebabkan oleh perbandingan sosial serta penggunaan media sosial yang berlebihan. Dalam konteks fiqih kesehatan, FOMO dianggap bertentangan dengan prinsip perlindungan jiwa dan akal. Dampaknya bisa diminimalkan melalui pengaturan emosi, peningkatan literasi digital, serta penerapan nilai-nilai Islam sebagai langkah pencegahan.
Kata Kunci: FOMO, kesehatan mental, media sosial, fiqih kesehatan

