PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN SUMBER MATA AIR DI SUAKA MARGASATWA KATERI OLEH MASYARAKAT DUSUN NUMBEI, DESA KATERI, KECAMATAN MALAKA TENGAH, KABUPATEN MALAKA
Abstract
Hutan memegang peran penting dalam fungsi hidrologis yakni sebagai pengatur dan penyedia sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan peran kearifan lokal dalam menjaga keberlanjutan sumber mata air bagi
masyarakat Dusun Numbei sebagai pengguna mata air We Kafatu yang terletak di dalam kawasan suaka margasatwa (SM) Kateri, serta merumuskan strategi pengelolaan yang dapat diterapkan untuk mendukung kelestarian sumber mata air
tersebut berdasarkan hasil analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana, didukung oleh analisis SWOT melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan kunci. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa bentuk kearifan lokal masyarakat Dusun Numbei yang meliputi aturan dan larangan, ritual adat “Halamak Wematan” dan sanksi adat memiliki peran penting dalam pengelolaan mata air We Kafatu. Peran tersebut
mencakup dua aspek utama yaitu aspek ekologis dalam menjaga fungsi kawasan dan aspek sosial-budaya dalam memperkuat kesadaran dan membentuk mekanisme pengendalian perilaku masyarakat dalam pemanfaatan sumber mata air. Penelitian ini menekankan tiga strategi utama berdasarkan hasil analisis SWOT yaitu penguatan peran masyarakat melalui kemitraan konservasi, pengembangan pelatihan teknisi dan pemeliharaan vegetasi di sekitar mata air.
Kata Kunci: Kearifan lokal, mata air We Kafatu, pengelolaan sumber air, Suaka Margasatwa Kateri

