GAMBARAN SELF PRESENTATION PENGGUNA MEDIA SOSIAL PADA DEWASA AWAL YANG MEMILIKI KECENDERUNGAN GANGGUAN KEPRIBADIAN NARSISTIK DI KOTA KUPANG

  • Maruel Djawa Rambadeta Universitas Nusa Cendana
  • Rizky P. Manafe Universitas Nusa Cendana
  • Marleny P. Panis Universitas Nusa Cendana
  • Diana Aipipidely Universitas Nusa Cendana

Abstract

Perkembangan media sosial membuka ruang bagi individu untuk membangun dan menampilkan citra
diri (self presentation), terutama pada dewasa awal yang berada pada fase pencarian identitas. Pada
individu dengan kecenderungan gangguan kepribadian narsistik, perilaku ini cenderung menjadi
lebih intens dan digunakan sebagai strategi untuk memperoleh validasi serta pengakuan sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran self presentation pengguna media sosial pada
dewasa awal yang memiliki kecenderungan gangguan kepribadian narsistik di Kota Kupang.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa
wawancara semi terstruktur terhadap enam partisipan, terdiri atas lima subjek kunci berusia 20–23
tahun dan satu partisipan pendukung, yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan hasil
skrining kecenderungan gangguan kepribadian narsistik. Data dianalisis menggunakan analisis
tematik Braun dan Clarke, serta diuji keabsahannya melalui audit trail, member checking, dan
triangulasi sumber. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu (1) latar belakang self
presentation yang meliputi kebutuhan validasi sosial, keinginan memperoleh pujian, dan pencarian
identitas diri pada masa dewasa awal; (2) penampilan citra diri yang diwujudkan melalui penonjolan
prestasi, pengelolaan penampilan fisik atau body image, dan pengelolaan citra diri secara
menyeluruh; serta (3) makna self presentation sebagai sarana membangun citra diri, memperoleh
penerimaan sosial, bentuk aktualisasi diri, sekaligus memiliki dampak positif dan negatif. Temuan
menunjukkan bahwa self presentation pada partisipan bersifat ambivalen, yaitu memberikan manfaat
psikologis berupa peningkatan kepercayaan diri dan perluasan relasi sosial, namun juga berisiko
menimbulkan ketergantungan terhadap validasi sosial, kecemasan mempertahankan citra diri, serta
kecenderungan membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Penelitian ini memperkuat
kerangka dramaturgi Goffman dan memberikan kontribusi pemahaman mengenai dinamika
psikologis self presentation pada dewasa awal dengan kecenderungan narsistik.
Kata Kunci: self presentation; narsistik; dewasa awal; media sosial; kualitatif

Published
2026-07-02
How to Cite
Maruel Djawa Rambadeta, Rizky P. Manafe, Marleny P. Panis, & Diana Aipipidely. (2026). GAMBARAN SELF PRESENTATION PENGGUNA MEDIA SOSIAL PADA DEWASA AWAL YANG MEMILIKI KECENDERUNGAN GANGGUAN KEPRIBADIAN NARSISTIK DI KOTA KUPANG. IKRA-ITH ABDIMAS, 10(2), 1160-1171. Retrieved from https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-ABDIMAS/article/view/7273