SOSIALISASI DAUR ULANG SAMPAH DI KELURAHAN WARUNG JAUD, KECAMATAN KASEMEN, KOTA SERANG
Abstract
Permasalahan sampah masih menjadi isu serius di Indonesia, termasuk di Kota Serang. Meningkatnya jumlah penduduk dan pola konsumsi masyarakat menyebabkan volume sampah terus bertambah, sementara sistem pengelolaan yang ada masih belum optimal. Kondisi ini juga terjadi di Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, di mana sebagian besar sampah rumah tangga, pasar, dan usaha kecil menumpuk tanpa melalui proses pemilahan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi daur ulang sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pemasangan plang edukasi, serta pengangkutan sampah. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik, terciptanya lingkungan yang lebih bersih melalui sistem pengangkutan yang lebih teratur, serta partisipasi aktif warga, khususnya pemuda dan ibu rumah tangga. Pemasangan plang edukasi juga terbukti efektif dalam memberikan informasi visual yang mudah dipahami. Walaupun masih terdapat keterbatasan sarana pengangkutan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan budaya baru dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Ke depan, keberlanjutan program ini membutuhkan pendampingan berkelanjutan dan dukungan pemerintah daerah, sehingga target Indonesia Bebas Sampah 2025 dapat tercapai.

