Perspektif Islam terhadap Fenomena Kecanduan Media Sosial dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental
Abstrak
Perkembangan media sosial telah memberikan berbagai kemudahan dalam komunikasi dan akses informasi. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan media sosial yang berdampak pada kesehatan mental, seperti kecemasan, stres, depresi, gangguan tidur, dan menurunnya kualitas interaksi sosial. Fenomena ini menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian, terutama pada kelompok remaja dan dewasa muda yang merupakan pengguna media sosial terbesar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kecanduan media social dan dampaknya terhadap kesehatan mental dalam perspektif Islam. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecanduan media sosial dapat dipahami sebagai perilaku berlebihan (israf) yang bertentangan dengan prinsip keseimbangan (wasathiyah) dalam Islam serta berpotensi mengganggu tujuan syariat dalam menjaga akal (hifz al-‘aql) dan jiwa (hifz al-nafs). Islam menawarkan berbagai upaya pencegahan dan penanganan melalui penguatan adab bermedia sosial, tazkiyatun nafs, muhasabah, dan peningkatan kualitas ibadah. Oleh karena itu, integrasi antara pendekatan Kesehatan masyarakat dan nilai-nilai Islam diperlukan untuk mendorong penggunaan media sosial yang lebih sehat dan seimbang di era digital.
Kata Kunci: kecanduan media sosial, kesehatan mental, perspektif Islam, kesehatan masyarakat, studi literatur.

