POTENSI BIOMASSA DAN SERAPAN CO₂ PADA TEGAKAN HUTAN DI BLOK PEMANFAATAN TAMAN WISATA ALAM CAMPLONG

  • Rahel Sarina Kartika Robo Tadu Universitas Nusa Cendana
  • Lusia Sulo Marimpan Universitas Nusa Cendana
  • Roni Haposan Sipayung Universitas Nusa Cendana
  • Nixon Rammang Universitas Nusa Cendana

Abstrak

Hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui kemampuannya
menyerap karbon dioksida (CO₂) dan menyimpan karbon dalam bentuk biomassa. Informasi
mengenai potensi biomassa, simpanan karbon, dan serapan CO₂ pada kawasan konservasi
diperlukan sebagai dasar pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta mendukung upaya mitigasi
perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi biomassa, simpanan karbon,
serapan CO₂, dan valuasi ekonomi karbon pada tegakan hutan di blok pemanfaatan Taman
Wisata Alam (TWA) Camplong, Kabupaten Kupang. Penelitian dilaksanakan pada Januari–
Februari 2026 menggunakan metode non destructive dengan teknik line plot sampling pada 57
plot pengamatan. Perhitungan biomassa dilakukan menggunakan persamaan allometrik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi biomassa tegakan hutan sebesar 256,82 ton/ha
dengan simpanan karbon sebesar 120,75 ton/ha. Potensi serapan CO₂ pada blok pemanfaatan
TWA Camplong sebesar 443,14 ton/ha dengan total serapan mencapai 10.068,41 ton CO₂.
Berdasarkan nilai tersebut, diperoleh valuasi ekonomi karbon 38.360,68 US Dollar atau setara
dengan Rp 592.023.046.. Tingginya potensi biomassa, karbon, dan serapan CO₂ menunjukkan
bahwa tegakan hutan di TWA Camplong masih berperan penting sebagai penyerap karbon
(carbon sink) yang mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Oleh karena itu, pengelolaan
dan perlindungan kawasan perlu ditingkatkan untuk menjaga fungsi ekologis dan nilai ekonomi
karbon yang dimiliki kawasan tersebut
Kata Kunci : Biomassa, Karbon, Serapan CO2, Valuasi Ekonomi Karbon, TWA Camplong.

Diterbitkan
2026-07-02