PENGUATAN MANAJEMEN KEUANGAN BERBASIS TEKNOLOGI PADA KOMUNITAS UMKM PONDOK MELATI
Abstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Namun demikian, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan administrasi dan manajemen keuangan, seperti belum adanya pemisahan keuangan usaha dan pribadi, rendahnya kemampuan penyusunan laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), serta terbatasnya pemanfaatan teknologi digital dalam pembukuan. Permasalahan tersebut juga dialami oleh Komunitas UMKM Pondok Melati, Kota Bekasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas administrasi dan manajemen keuangan melalui pelatihan, praktik penyusunan laporan keuangan sederhana, serta pendampingan penggunaan aplikasi pembukuan digital. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert. Kegiatan diikuti oleh 31 pelaku UMKM. Hasil evaluasi terhadap 30 responden menunjukkan bahwa rata-rata penilaian seluruh indikator berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi (3,10–3,80). Peserta menilai program relevan dengan kebutuhan usaha, meningkatkan pemahaman mengenai administrasi keuangan, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha. Program juga memperoleh tingkat kepuasan mitra yang tinggi dan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pendampingan berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi keuangan dan kesiapan UMKM dalam menerapkan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel dan berkelanjutan..

