PENILAIAN KESEHATAN HUTAN DI TAMAN WISATA ALAM BIPOLO, DESA BIPOLO, KECAMATAN SULAMU, KABUPATEN KUPANG
Abstract
Taman Wisata Alam (TWA) Bipolo merupakan kawasan konservasi yang
menghadapi tekanan berupa alih fungsi lahan, kebakaran hutan, pembalakan liar,
serta kerusakan vegetasi yang berpotensi menurunkan kualitas ekosistem.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan hutan di TWA
Bipolo, Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Metode yang
digunakan adalah Forest Health Monitoring (FHM) dengan teknik purposive
sampling pada 31 klaster plot dengan intensitas sampling 10%. Penilaian
kesehatan hutan dilakukan berdasarkan empat indikator, yaitu vitalitas,
produktivitas, biodiversitas, dan kualitas tapak. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kondisi kesehatan hutan TWA Bipolo berada pada kategori sedang
dengan nilai akhir 2,719. Indikator vitalitas menunjukkan kondisi kerusakan
pohon tergolong sehat dengan nilai rata-rata 4,04 dan kondisi tajuk 3,17.
Produktivitas memiliki nilai rata-rata luas bidang dasar 0,134 dan volume pohon
1,449. Biodiversitas tergolong sedang dengan nilai 2,082, sedangkan kualitas
tapak menunjukkan pH tanah 6,13 (agak masam) dan kelembapan tanah 3,18
(lembap).
Kata Kunci : TWA Bipolo, Forest Health Monitorirng, Indikator

