Rekayasa Sirkulasi dan Zonasi Ruang Berbasis Teori Antrian untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan Skrining Katarak

  • Nadia Diandra Universitas Pradita
  • Mulyadi Sugih Dharsono Universitas Pradita
  • Jason Lim Universitas Pradita
  • Van Basten Universitas Pradita
  • Pengki Suanto Universitas Pradita

Abstrak

Program CSR Operasi Katarak Gratis PT Summarecon Agung Tbk. menghadapi risiko penumpukan antrian karena proyeksi peserta skrining mencapai lebih dari 400 orang dalam waktu layanan terbatas, dengan mayoritas peserta yang lebih tua memiliki masalah mobilitas dan penglihatan. Selain itu, denah ruang terbuka panjang Saung Geulis memungkinkan crossing flow. Dengan menggunakan teori antrian, jalur sirkulasi satu arah dan plot relawan di titik-titik layanan, proyek PkM ini membagi area menjadi lima zona layanan. Dilakukan pada tanggal 25 April 2026 di Saung Geulis, Summarecon Bogor, dengan partisipasi 24 relawan Summarecon, 29 relawan pendukung, dan tenaga medis ERHA. Dari 359 orang yang menjalani skrining, 126 di antaranya dinyatakan layak untuk menjalani operasi katarak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai jadwal, mengurangi aliran lintasan, dan memberikan prioritas kepada orang tua dan pengguna kursi roda berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, metode ini dapat digunakan sebagai model untuk kegiatan serupa di masa mendatang

Diterbitkan
2026-07-29