KOMPOSISI KIMIA SILASE CAMPURAN SORGUM (SORGHUM Bicolor l moench) DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera lam) DENGAN IMBANGAN BERBEDA

  • Agustinus Matti Bera Universitas Nusa Cendana
  • Marthen Yunus Universitas Nusa Cendana
  • Tara Tiba Nikolaus Universitas Nusa Cendana

Abstrak

Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui pengaruh silase komplit berbasis
sorgum-kelor dengan level yang berbeda, terhadap kecernaan NDF, ADF, dan
Lignin terhadap kandungan serat kasar, kecernaan bahan kering (KcBK), dan
kecernaan bahan organik (KcBO) secara in vitro. Penilitian ini menggunakan
metode eksprimen desain Rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan,
dan empat ulangan, yaitu: sk1;100% Sorgum sk2;75% Sorgum + 25% daun kelor
sk3 ;50% Sorgum + 50% daun kelor sk4;25% Sorgum + 75% daun kelor. Variabel
yang diukur adalah serat deterjen netral (NDF), serat deterjen asam (ADF), dan
lignin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya variasi kandungan NDF, ADF
dan lignin silase sorgum-kelor pada masing-masing perlakuan masa. Hasil analisis
statistik menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap NDF dan
ADF namun berpengaruh nyata terhadap kandungan lignin. Dapat disimpulkan
bahwa semakin tinggi daun kelor, maka kemampun kecernaan NDF, ADF dan
lignin semakin tinggi, karena kelor memiliki kandungan lignin yang rendah
dibandingkan hijauan berserat tinggi seperti sorghum. Hal ini menurunkan kadar
lignin total, meningkatkan daya cerna bahan kering (BK) dan bahan organiK (BO)
kelor juga kaya akan suplemen protein tinggi dan serat rendah serat berkualits
tinggi. Ketika di tambahkan ke sorghum, kelor mengencerkan (dilution effeck)
komponen serat yang tinggi pada sorghum, yang berujung pada penurunan kadar
NDF, ADF, dan lignin.
Kata kunci: Shorgum, Kelor, NDF, ADF, Lignin

Diterbitkan
2026-07-02