ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PERAMBAHAN DI KAWASAN HUTAN LINDUNG ILE WUUNG (STUDI KASUS DESA WULUBLOLONG, KECAMATAN SOLOR TIMUR, KABUPATEN FLORES TIMUR)

  • Ade Irma Syamsudin Universitas Nusa Cendana
  • Nixon Rammang Universitas Nusa Cendana
  • Norman P. L. B Riwu Kaho Universitas Nusa Cendana
  • Fadlan Pramatana Universitas Nusa Cendana

Abstrak

Perambahan kawasan hutan lindung merupakan salah satu permasalahan yang
mengancam kelestarian fungsi ekologis hutan serta keberlanjutan sumber daya alam. Kawasan
Hutan Lindung Ile Wuung di Desa Wulublolong, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores
Timur mengalami tekanan akibat aktivitas masyarakat yang memanfaatkan kawasan hutan
untuk kepentingan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi terjadinya perambahan hutan di Kawasan Hutan Lindung Ile Wuung. Penelitian
menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan menggabungkan pendekatan
kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara,
dokumentasi, serta analisis data spasial menggunakan citra satelit Google Earth, Google Earth
Engine, dan Global Forest Watch (GFW). Responden penelitian terdiri atas 50 masyarakat
pelaku perambahan serta informan dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan tokoh
masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan analisis frekuensi, persentase, tematik dan
analisis geospasial untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perambahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi merupakan penyebab utama
terjadinya perambahan hutan, yang ditandai oleh rendah dan tidak stabilnya pendapatan
masyarakat serta tingginya ketergantungan terhadap sektor pertanian. Selain itu, faktor sosial
berupa sistem kepemilikan lahan secara turun-temurun, rendahnya tingkat pendidikan dan
pemahaman masyarakat mengenai fungsi serta status kawasan hutan lindung, keterbatasan
lahan pertanian, serta kurang optimalnya sosialisasi dan pengawasan turut mendorong
terjadinya perambahan. Analisis citra satelit tahun 2015, 2023, dan 2025 menunjukkan adanya
dinamika perubahan tutupan hutan yang mengindikasikan bahwa perambahan berlangsung
mengikuti tekanan sosial ekonomi dan kebutuhan lahan masyarakat.
Kata Kunci: Perambahan Hutan, Hutan Lindung Ile Wuung, Faktor Penyebab, Sosial Ekonomi.

Diterbitkan
2026-07-02