Tingkat Pengetahuan Konsumsi Asam Folat Pada Wanita Reproduktif Untuk Mencegah Penyakit Neural Tube Defect

  • Feda Makkiyah
  • Tiwuk Susantiningsih
  • Fajriati Zulfa
  • Yuni Setyaningsih

Abstrak

Promosi kesehatan mutlak dilakukan untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Penelitian ini sekaligus
pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang memberikan promosi tentang pentingnya konsumsi asam folat yang
akan mencegah Neural Tube Defect (NTD) atau kegagalan penutupan selubung saraf pada bayi. NTD memiliki
prevalensi tinggi di Indonesia dan menyebabkan kejadian yang fatal dari otak bayi yang tidak terbentuk sampai
menyebabkan kematian janin. Akan tetapi, penyakit ini dapat dicegah. PKM ini berusaha meningkatkan
pengetahuan ibu masa reproduktif dan menyebarkan luaskan informasi tentang pentingnya konsumsi asam folat
yang bisa mencegah penyakit saraf dan jantung. Metode pelaksanaan dengan diskusi dan tanya jawab dan mengisi
pretest dan post tes. Data dari hasil pretest dan posttest dianalisis statistik univariate dan analisis regresi linier
dengan STATA 15. Hasil. Kebanyakan ibu berusia 37 tahun dan belum pernah mendengar tentang asam folat.
PKM ini berhasil meningkatkan pengetahuan tentang asam folat sebesar 28 % peningkatan dari hasil pretest dan
post-test. Tingkat pengetahuan asam folat tidak berhubungan dengan usia dan pendidikan. Kesimpulan penyuluhan
sangat penting dalam promosi kesehatan apalagi pada masyarakat perkotaan.

Diterbitkan
2020-11-09