Strategi Pengembangan dan Pengolahan Jamu Sebagai Inovasi Produk UMKM di Desa Balai Kasih
Abstract
Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Desa Balai Kasih memiliki potensi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang melimpah, namun pemanfaatannya sebagai produk bernilai ekonomi masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengembangkan dan mengolah jamu sebagai inovasi produk unggulan desa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan pendidikan masyarakat, pelatihan pengolahan jamu yang higienis, difusi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pendampingan pengembangan produk dan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam proses produksi jamu, diversifikasi produk menjadi jamu cair siap minum dan jamu serbuk instan, serta peningkatan kualitas kemasan dan pemahaman strategi pemasaran digital. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan UMKM dalam mengelola usaha secara lebih profesional dan berdaya saing. Dengan demikian, pengembangan jamu berbasis TOGA berpotensi menjadi sumber pendapatan berkelanjutan serta mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Balai Kasih.


