Peran Dongeng Dalam Membangun Literasi Di Sd 155 Parmonangan

  • Tina Sinaga Universitas Muhammadiyah Medan
  • Indah Pratiwi Universitas Muhammadiyah Medan
Keywords: Literasi, Dongeng, Minat Baca, SD 155 Parmonangan, Pendidikan Karakter

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca dan kemampuan literasi siswa di SD 155 Parmonangan. Kondisi ini diperburuk oleh dominasi penggunaan gawai dan metode pembelajaran konvensional yang cenderung membosankan bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis metode dongeng sebagai instrumen inovatif dalam membangun budaya literasi yang menyenangkan dan bermakna. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa metode dongeng mampu menurunkan hambatan psikologis siswa dalam belajar (affective filter) serta merangsang imajinasi kreatif yang menjadi motor utama kecerdasan linguistik. Implementasi dongeng yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Sumatera Utara terbukti tidak hanya meningkatkan penguasaan kosakata baru secara alami, tetapi juga efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai karakter tanpa kesan mendikte. Karya ilmiah ini menyimpulkan bahwa kegiatan mendongeng merupakan langkah praktis yang dapat diadopsi dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS) untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang suportif dan inspiratif bagi siswa di SD 155 Parmonangan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-03-31
How to Cite
Sinaga, T., & Pratiwi, I. (2026). Peran Dongeng Dalam Membangun Literasi Di Sd 155 Parmonangan. IKRAITH-EKONOMIKA, 9(1), 1519-1527. Retrieved from https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/6458