Analisis Pemahaman Mahasiswa Universitas Negeri Medan tentang Wawasan Nusantara dalam Menghadapi Penyebaran Hoaks di Media Sosial
Abstract
Era digital telah mengubah pola konsumsi informasi mahasiswa secara signifikan, di mana media sosial menjadi sumber informasi utama sekaligus ruang subur bagi penyebaran hoaks yang berpotensi mengancam kohesi sosial dan persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pemahaman Wawasan Nusantara mahasiswa Universitas Negeri Medan dengan sikap mereka dalam menghadapi penyebaran hoaks di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (library research) dengan mengkaji buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman yang memadai mengenai nilai-nilai Wawasan Nusantara seperti nasionalisme, persatuan, toleransi, dan tanggung jawab sosial, internalisasi nilai tersebut dalam perilaku digital sehari-hari masih belum optimal. Budaya share before check masih ditemukan di kalangan mahasiswa, yang mengindikasikan rendahnya literasi digital meskipun latar belakang pendidikan tinggi telah dimiliki. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat korelasi positif antara pemahaman nilai kebangsaan dan kecenderungan bersikap kritis terhadap informasi di media sosial. Mahasiswa yang menginternalisasi nilai Wawasan Nusantara dengan baik terbukti lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Oleh karena itu, penguatan Wawasan Nusantara perlu dipadukan dengan peningkatan literasi digital dalam kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di perguruan tinggi guna membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berkomitmen terhadap persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.


