Pengaruh Konflik Peran dan Emotional intelligence Terhadap Kinerja Karyawan di Bank BTN Kantor Cabang Medan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik peran dan Emotional intelligence terhadap kinerja karyawan kredit di Bank BTN Kantor Cabang Medan. Konflik peran merupakan kondisi ketika karyawan menghadapi tuntutan pekerjaan yang tumpang tindih dari berbagai peran atau unit kerja,sedangkan Emotional intelligence merupakan kemampuan karyawan dalam mengenali, mengelola, dan memanfaatkan emosi secara efektif dalam pelaksanaan tugas dan interaksi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian terdiri atas 36 karyawan unit kredit Bank BTN Kantor Cabang Medan yang ditentukan dengan teknik sampel jenuh (total sampling). Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis
menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 2,579 dan nilai signifikansi 0,015 < 0,05. Emotional intelligence juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 3,175 dan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Secara simultan, konflik peran dan Emotional intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai F hitung sebesar 25,356 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,582 menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan 58,2% variasi kinerja karyawan, sedangkan 41,8% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Kata kunci: Konflik Peran, Emotional intelligence, Kinerja Karyawan


